Kamu pasti pernah dengar pertanyaan “1 kg berapa kalori?” saat mulai diet. Sebenarnya, 1 kg lemak tubuh setara dengan sekitar 7.700 kalori. Penelitian menunjukkan bahwa untuk menghilangkan 1 kg lemak tubuh, seseorang perlu menciptakan defisit total sekitar 7.700 kalori. Salah satu klien Sozo Skin Clinic berhasil turun 8 kg dalam 3 bulan setelah memahami perbedaan antara penurunan lemak dan penurunan berat badan total.
Sayangnya, banyak orang yang salah paham soal angka ini. Mereka hanya fokus pada angka timbangan tanpa memahami komposisi tubuh. Akibatnya, diet jadi tidak efektif dan berakhir gagal. Di artikel ini, kamu akan belajar mengapa pertanyaan “1 kg berapa kalori” sering disalahpahami dan cara menghitung kalori yang tepat untuk turun berat badan.
Temukan Lokasi Sozo Skin Clinic Terdekat dari Lokasimu di Sini
Kenapa Pertanyaan “1 Kg Berapa Kalori” Sering Disalahpahami
Banyak orang berpikir bahwa 1 kg berat badan sama dengan 1 kg lemak. Padahal, berat badan bukan hanya terdiri dari lemak. Tubuh kamu juga mengandung otot, air, tulang, dan organ lainnya.
Ketika kamu timbang berat badan, angka yang muncul mencakup semua komponen tersebut. Jadi, turun 1 kg di timbangan tidak selalu berarti kamu kehilangan 1 kg lemak. Bisa jadi kamu hanya kehilangan cairan tubuh atau massa otot.
Kesalahan terbesar adalah menganggap semua penurunan berat badan itu baik. Faktanya, kehilangan otot justru bisa memperlambat metabolisme tubuh kamu. Ini membuat proses penurunan berat badan semakin sulit ke depannya.

Angka 7.700 kalori untuk 1 kg lemak hanya berlaku untuk lemak murni. Dalam praktiknya, tubuh juga akan kehilangan air dan komponen lainnya saat diet. Itulah mengapa hasil diet setiap orang bisa berbeda meski menerapkan defisit kalori yang sama.
Perbedaan 1 Kg Lemak, 1 Kg Otot, dan 1 Kg Berat Badan
1 Kg Lemak vs 1 Kg Otot
Meskipun beratnya sama, 1 kg otot lebih padat dan memerlukan ruang lebih sedikit dibandingkan 1 kg lemak. Ini menjelaskan mengapa seseorang dengan massa otot tinggi bisa terlihat lebih ramping meskipun berat badannya sama.
Otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak. Sekitar 4,5 kg otot di tubuh bisa membakar hingga 50 kalori saat istirahat seharian. Sementara untuk ukuran yang sama, 4,5 kg lemak hanya membakar sekitar 20 kalori saja.
Setiap 0,5 kg otot dapat membakar hingga 7 kalori tambahan per hari. Sebagai perbandingan, 0,5 kg lemak hanya membakar sekitar 2 kalori. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak massa otot dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh.
1 Kg Berat Badan: Kombinasi Berbagai Komponen
Berat badan total adalah gabungan dari lemak, otot, tulang, air, dan organ. Ketika kamu turun 1 kg dalam seminggu, komposisinya bisa bermacam-macam. Mungkin 0,5 kg lemak, 0,3 kg air, dan 0,2 kg otot.
Penurunan air biasanya terjadi di awal diet. Ini membuat berat badan turun drastis di minggu pertama. Namun, penurunan ini bersifat sementara dan bukan hasil pembakaran lemak yang sesungguhnya.
Hubungan Defisit Kalori dan Penurunan Berat Badan
Cara Menghitung Defisit Kalori

Defisit kalori adalah kondisi ketika kalori yang kamu bakar lebih banyak dari yang kamu konsumsi. Untuk menurunkan 1 kg lemak, kamu perlu defisit total 7.700 kalori.
Defisit kalori yang umumnya direkomendasikan adalah sekitar 500-750 kalori per hari. Defisit sebesar ini menghasilkan penurunan berat badan yang sehat, yaitu sekitar 0,5-1 kg per minggu.
Jika kamu menciptakan defisit 500 kalori per hari, dalam waktu sekitar 15 hari kamu akan mencapai defisit 7.700 kalori. Potensi kehilangan 1 kg berat badan pun bisa tercapai dengan pola yang konsisten.
Contoh Perhitungan Defisit Kalori
Misalnya, total kebutuhan kalori harian kamu adalah 2.325 kalori. Jika kamu ingin menciptakan defisit 500 kalori, maka target kalori harian adalah 2.325 – 500 = 1.825 kalori per hari.
Defisit 300 kalori per hari menghasilkan penurunan berat badan lebih lambat tapi stabil. Sedangkan defisit 500 kalori menghasilkan penurunan berat badan lebih optimal dan masih aman.
BACA JUGA: 15 Makanan Penyebab Gendut yang Sering Dianggap “Biasa Saja” & Sehat
Jangan membuat defisit kalori terlalu ekstrem. Konsumsi kalori minimal sebanyak 1.200 kalori per hari penting untuk mencegah rasa lapar berlebih dan mempertahankan metabolisme. Diet yang terlalu ketat justru bisa membuat tubuh masuk mode kelaparan.
Kenapa Berat Badan Bisa Stagnan Meski Hitung Kalori
Fase Plateau dalam Diet
Fase plateau adalah masa ketika berat badan tidak kunjung turun meski masih menjalani program diet. Kondisi ini bisa terjadi karena tubuh mencapai titik setel metabolisme sehingga menjadi lebih efisien dalam membakar kalori.
Penelitian dari jurnal The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa fase plateau dapat terjadi setelah sekitar 6 bulan menjalani diet rendah kalori. Ini adalah respons alami tubuh terhadap perubahan pola makan.
Metabolisme melambat sebagai bentuk pertahanan diri tubuh terhadap penurunan kalori yang masuk. Inilah yang menyebabkan pembakaran kalori menjadi lebih efisien dan berat badan pun jadi stagnan.
Penyebab Berat Badan Stuck
Penurunan metabolisme basal adalah salah satu alasan utama. Ketika berat badan berkurang, tubuh membutuhkan lebih sedikit kalori untuk berfungsi. Akibatnya, kalori yang sama dengan sebelumnya hanya cukup untuk mempertahankan berat badan.
Adaptasi tubuh juga berperan penting. Ketika diet dan latihan dilakukan secara konsisten, tubuh akan menyesuaikan diri dengan pola baru tersebut. Hal ini membuat penurunan berat badan menjadi lebih lambat atau berhenti sama sekali.
Asupan kalori yang tidak terkontrol bisa jadi penyebab lain. Kadang kala tanpa disadari, asupan kalori bisa meningkat seiring berjalannya waktu. Peningkatan ini mungkin terjadi karena porsi makan yang tidak terkendali atau camilan yang sering dikonsumsi.
Cara Melihat Progres Diet Selain Timbangan

Foto Sebelum dan Sesudah
Membandingkan foto adalah salah satu cara termudah untuk mengetahui perubahan tubuh. Ambil foto sebelum dan setelah program diet selesai. Metode ini memang tidak dapat menunjukkan angka pasti, namun dapat memberikan gambaran progres secara visual.
Kamu bisa melihat perubahan di area perut, lengan, dan paha. Foto juga membantu kamu tetap termotivasi saat angka timbangan stagnan. Ambil foto dari berbagai sudut untuk hasil yang lebih akurat.
Mengukur Lingkar Tubuh
Menggunakan meteran kain (metline) adalah cara efektif untuk memantau perubahan komposisi tubuh. Lakukan pengukuran lingkar perut, lingkar lengan, dan lingkar paha sebelum memulai program diet.
Setelah itu, kamu bisa membandingkan dengan hasil pengukuran setelah beberapa minggu diet. Perubahan angka pengukuran lingkar tubuh tersebut dapat menjadi indikator adanya perubahan berat badan maupun komposisi tubuh.
Lingkar perut yang berkurang menunjukkan penurunan lemak visceral yang berbahaya. Ini lebih penting daripada sekadar angka di timbangan. Ukur di pagi hari sebelum makan untuk hasil yang konsisten.
Perubahan Ukuran Pakaian
Gunakan perubahan pakaian sebagai salah satu pengukuran progres. Pasti pernah dong beberapa baju jadi sempit atau longgar dari biasanya. Ini menandakan ada perubahan komposisi tubuh meskipun angka timbangan tidak berubah drastis.
Celana jeans yang mulai longgar adalah tanda positif. Kamu kehilangan lemak di area yang tepat. Jangan hanya fokus pada angka timbangan karena otot lebih berat daripada lemak.
Tingkat Energi dan Performa
Merasa lebih berenergi dan kuat adalah indikator progres yang baik. Jika kamu bisa olahraga lebih lama atau angkat beban lebih berat, itu artinya massa otot meningkat. Ini adalah kemajuan yang positif meskipun berat badan tidak turun banyak.
Kualitas tidur yang membaik juga menunjukkan tubuh beradaptasi dengan baik. Kamu juga akan merasa lebih fokus dan produktif sepanjang hari. Catat perubahan ini di jurnal harian untuk memantau progres secara menyeluruh.
BACA JUGA: 5 Tipe Bentuk Body Goals dan Cara Efektif Mewujudkan Versi Terbaik Kamu
Konsultasi Slimming Treatment dan Program Diet Sehat di Sozo Skin Clinic
Kenapa Harus Konsultasi Profesional
Menghitung kalori dan memahami komposisi tubuh memang tidak mudah. Banyak orang merasa frustrasi karena diet mandiri tidak memberikan hasil maksimal. Di sinilah pentingnya konsultasi dengan profesional yang memahami kebutuhan tubuh kamu.
Di Sozo Skin Clinic, rencana diet dibuat lebih personal dan disesuaikan dengan kondisi tubuh kamu. Dokter berpengalaman akan membantu menentukan target defisit kalori yang aman dan efektif.
Konsultasi dokter gratis tersedia untuk membantu kamu memulai perjalanan diet yang tepat. Kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter yang ramah dan profesional. Mereka akan memberikan rekomendasi treatment terbaik sesuai kebutuhan.
Pilihan Slimming Treatment di Sozo Skin Clinic
Sozo Skin Clinic menawarkan berbagai slimming treatment untuk membantu kamu mencapai tubuh ideal. Program ini dirancang khusus untuk mengurangi lemak berlebih dan mengencangkan kulit.
Meso Treatment efektif menurunkan berat badan, mengurangi lemak tubuh, dan mengatasi selulit di dagu, lengan, perut, dan paha. Treatment ini menyuntikkan campuran obat, vitamin, dan enzim langsung ke jaringan lemak untuk mengurangi volumenya.
BACA JUGA: Suntik Kurus Tanpa Bedah? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
HIFU Treatment menghasilkan kulit yang lebih kencang dan halus. Treatment ini mengurangi kerutan dan mengencangkan kulit kendur tanpa operasi. Menggunakan gelombang ultrasonik untuk membentuk dan mengencangkan tubuh serta merangsang kolagen.
FatBurn Laser menggabungkan 3 teknologi untuk menghancurkan lemak, membentuk lekuk tubuh, dan mengencangkan kulit. Metode ini memberikan hasil yang terlihat cepat dan efektif.
UltraSculpt menggunakan teknologi elektromagnetik terfokus untuk membangun otot sekaligus membakar lemak. Proses ini membantu meningkatkan massa otot, mengurangi lemak, dan mengencangkan area tubuh. Treatment ini bersifat non-invasif tanpa memerlukan pembedahan atau waktu pemulihan.
Keunggulan Sozo Skin Clinic

Sozo Skin Clinic memiliki 50+ cabang yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan kota besar lainnya. Kamu bisa menemukan klinik kecantikan terdekat dari rumah dengan mudah.
Ditangani oleh dokter berpengalaman dan bersertifikat dengan teknologi terkini untuk hasil maksimal. Semua perawatan menggunakan mesin berkualitas tinggi dan produk yang terdaftar di BPOM.
Harga perawatan terjangkau dengan promo spesial untuk pasien baru. Kamu juga bisa mendapatkan diskon hingga Rp100.000 untuk semua jenis perawatan. Metode pembayaran fleksibel dengan cicilan 0% tersedia untuk kemudahan kamu.
Hasil treatment slimming mulai terlihat dalam 1-2 minggu dengan perasaan tubuh lebih ringan. Untuk hasil signifikan seperti pengurangan lemak dan pengencangan kulit, dibutuhkan 4-6 minggu. Hasil optimal tercapai dalam 12 minggu dengan perawatan ulang setiap 4-6 minggu.
Cara Reservasi dan Konsultasi

Reservasi di Sozo Skin Clinic sangat mudah dan cepat. Kamu bisa menghubungi melalui tombol “Reservasi Sekarang” di website atau chat WhatsApp untuk menanyakan ketersediaan jadwal.
Pilih slimming treatment perawatan dan cabang klinik kecantikan terdekat yang kamu inginkan. Setelah itu, kamu bisa mengunjungi klinik dan melakukan konsultasi pada kunjungan pertama.
Jangan tunggu lagi untuk memulai perjalanan diet yang tepat. Jadwalkan konsultasi saat kamu siap memulai program slimming treatment dan diet sehat. Dapatkan tubuh yang lebih ramping dan kulit yang lebih kencang dengan penawaran harga terbaik. Chat WhatsApp sekarang untuk mendapatkan promonya!



