Banyak orang menyukai hasil wajah yang glowing setelah perawatan facial. Tampilan wajah yang bersih dan cerah memang bikin percaya diri meningkat. Namun, setelah selesai treatment, mungkin kamu akan merasakan beberapa efek samping facial wajah.
Cukup ringan, tapi tentu perlu kamu pahami sejak awal supaya nanti tidak panik. Dengan perawatan yang tepat, efek samping ini akan cepat hilang dan kamu akan mendapatkan wajah cerah dan bersih yang kamu inginkan!
Yuk, simak selengkapnya tentang treatment ini, beserta efek samping facial wajah dan cara mengatasinya juga!
Apa Itu Facial Wajah?
Facial wajah adalah perawatan kulit yang bertujuan untuk membersihkan pori, mengangkat sel kulit mati, dan menutrisi kulit. Perawatan ini biasanya mencakup beberapa tahapan:
- Pembersihan: Wajah dibersihkan dari sisa makeup, debu, dan kotoran terlebih dahulu agar treatment selanjutnya bisa lebih maksimal.
- Uap wajah: Wajah diberi uap hangat selama beberapa menit untuk membuka pori-pori dan melunakkan komedo.
- Eksfoliasi: Proses membersihkan wajah, termasuk ekstraksi komedo membandel.
- Massage ringan: Pijatan pada wajah, leher, dan bahu untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merelaksasi otot.
- Masker perawatan: Pengaplikasian masker yang disesuaikan dengan jenis kulit untuk menenangkan dan menutrisi.
- Skincare sederhana: Toner untuk menyeimbangkan pH, diikuti serum, pelembap, dan sunscreen (jika siang hari) untuk melindungi kulit.
Manfaatnya cukup banyak. Mulai dari membuat kulit lebih cerah, mengurangi komedo, hingga membantu regenerasi kulit.
Tapi perlu diingat, setiap jenis kulit punya respons berbeda. Apa yang cocok untuk satu orang belum tentu cocok untuk orang lain. Karena itu, penting untuk tahu seperti apa efek samping facial yang mungkin terjadi.

7 Efek Samping Facial Wajah
Meskipun facial aman dilakukan di klinik profesional, beberapa efek samping berikut bisa muncul terutama setelah perawatan pertama kali.
1. Ruam Kemerahan Ringan
Setelah facial, kemerahan ringan adalah hal yang normal. Ini terjadi karena kulit sedang beradaptasi setelah proses pembersihan mendalam dan ekstraksi komedo.
Namun, jika kemerahan berlangsung lebih dari 48 jam, bisa jadi kulit kamu mengalami iritasi. Kompres dingin dan penggunaan soothing gel bisa membantu meredakannya.
2. Purging Ringan
Ironisnya, facial yang bertujuan membersihkan wajah kadang justru membuat jerawat baru muncul.
Inilah yang disebut purging, di mana kotoran atau sebum terdorong keluar ke permukaan kulit. Biasanya kondisi ini berlangsung 3–7 hari, lalu kulit mulai membaik.
3. Kulit Kering dan Mengelupas

Beberapa produk facial mengandung bahan aktif seperti salicylic acid atau enzim alami yang bisa membuat kulit agak kering. Hasilnya, kulit terasa tight dan mudah mengelupas.
Tenang saja, kamu bisa gunakan moisturizer ringan beberapa kali sehari untuk menjaga kelembapan kulit setelah facial.
4. Iritasi atau Gatal
Lapisan pelindung kulit atau skin barrier bisa sedikit terganggu setelah proses pembersihan dan pengelupasan. Akibatnya, muncul sensasi sedikit gatal pada wajah.
Hindari menggaruk atau menggosok wajah, karena bisa memperparah kondisinya. Jika rasa gatal tak kunjung hilang, konsultasikan ke dokter terdekat.
BACA JUGA: Facial Treatment Adalah Kunci Kulit Sehat? Pahami Manfaatnya di Sini
5. Kulit Lebih Sensitif
Pada beberapa kondisi tertentu, facial treatment mungkin akan membuat kulit terasa lebih sensitif. Apalagi jika kamu adalah orang yang sering beraktivitas outdoor di bawah sinar matahari. Jangan lupa untuk gunakan tabir surya minimal SPF 30 setiap hari, terutama setelah facial.
6. Luka Kecil atau Lecet
Jika proses ekstraksi dilakukan terlalu keras, kulit bisa mengalami luka kecil. Luka ini bisa menjadi pintu masuk bakteri penyebab jerawat baru.
Pastikan facial dilakukan oleh tenaga ahli berpengalaman seperti di Sozo Skin Clinic, di mana setiap proses selalu mengikuti protokol dermatologis.
7. Reaksi Alergi
Bahan-bahan seperti essential oils atau masker tertentu bisa menimbulkan reaksi alergi bagi kulit sensitif.
Tanda-tandanya biasanya berupa gatal, ruam, atau rasa panas berlebih. Maka dari itu, di klinik profesional pasti semua pasien akan diarahkan untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Beritahu jika kamu pernah mengalami alergi pada bahan skincare tertentu sebelum perawatan dimulai ya!
BACA JUGA: Punya Kulit Kering? Ini Cara Tepat Memilih Facial Wash Terbaik
Pantangan Setelah Facial Wajah
Untuk mempercepat pemulihan dan mencegah iritasi, jangan abaikan pantangan berikut setelah menjalani facial.
1. Jangan Terpapar Sinar Matahari Langsung
Kulit setelah facial lebih sensitif terhadap sinar UV. Hindari berjemur atau bepergian tanpa pelindung. Gunakan topi lebar dan sunscreen SPF 50 untuk perlindungan maksimal.
2. Hindari Makeup Minimal 24 Jam
Lapisan kulitmu baru saja dibersihkan dan masih terbuka. Aplikasikan makeup terlalu cepat bisa menyumbat pori dan mengundang jerawat baru. Tunggu setidaknya satu hari sebelum kembali berdandan.
3. Jangan Cuci Muka dengan Air Panas

Air panas bisa membuat kulit makin kering dan memperburuk kemerahan. Gunakan air dingin atau suhu kamar untuk membilas wajah setelah facial.
4. Hindari Olahraga atau Berkeringat
Keringat bisa memperparah iritasi setelah facial. Selain itu, bakteri dari keringat dapat masuk ke pori yang masih terbuka. Sebaiknya tunda olahraga intens selama 1–2 hari.
5. Jangan Sentuh atau Memencet Wajah
Menyentuh wajah dengan tangan yang tidak bersih dapat memindahkan bakteri dan memperparah peradangan. Apalagi jika masih ada luka kecil dari proses ekstraksi.
6. Hindari Produk dengan Bahan Aktif Kuat (Retinol, AHA/BHA)
Bahan aktif seperti retinol, glycolic acid, atau salicylic acid bisa membuat kulit makin sensitif. Tunggu 3–5 hari setelah facial sebelum kembali menggunakannya.
7. Hindari Eksfoliasi Tambahan (Scrub, Peeling)
Facial sudah termasuk proses eksfoliasi. Jika kamu langsung memakai scrub atau peeling tambahan, kulit bisa teriritasi berat. Cukup gunakan soothing mask atau pelembap ringan saja.
BACA JUGA: Bagaimana Chemical Peeling Bikin Wajah Glowing & Bebas Noda?
Tips Facial Treatment Aman Minim Efek Samping
Tenang, facial treatment bisa tetap aman dan efektif jika kamu memperhatikan beberapa hal penting berikut:
1. Konsultasi dengan Dermatologis
Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan berbeda. Konsultasi sebelum facial akan membantu menentukan jenis perawatan yang paling cocok untukmu.
2. Pilih Klinik & Tenaga Ahli Profesional
Klinik profesional seperti Sozo Skin Clinic Jakarta memiliki tim medis berpengalaman dan menggunakan alat steril sesuai standar dermatologis. Ini penting untuk mencegah risiko infeksi.
3. Gunakan Pelembap dengan Efek Soothing
Sesudah facial, kulitmu butuh hidrasi ekstra. Pilih moisturizer dengan kandungan aloe vera atau ceramide untuk menenangkan sekaligus melembapkan kulit.
4. Minum Banyak Air
Kulit yang terhidrasi dari dalam akan pulih lebih cepat setelah facial. Pastikan kamu minum cukup air putih minimal 2 liter per hari.
5. Jadwalkan Facial 3–5 Hari Sebelum Acara Penting
Perlu waktu 2–3 hari bagi kulit untuk pulih sepenuhnya dan mencapai tampilan terbaik. Jadi, hindari melakukan facial H-1 sebelum acara besar seperti pesta atau pemotretan.

Pentingnya Konsultasi Terlebih Dahulu Sebelum Facial
Setiap kulit unik dan bisa bereaksi berbeda terhadap perawatan. Karena itu, sebelum mencoba jenis facial baru, pastikan kamu konsultasi dahulu dengan dokter kulit yang berpengalaman.
Jika kamu ingin pengalaman facial treatment yang aman dan hasilnya terlihat alami, Sozo Skin Clinic menawarkan berbagai perawatan facial modern, mulai dari Soothing Facial, Anti-Acne Facial, hingga HydraGlow, yang disesuaikan dengan kondisi kulitmu.
Kamu bisa booking appointment dengan klik banner berikut ini.

Dapatkan analisis kulit gratis dari tim ahli dan rekomendasi jenis facial yang paling pas buatmu. Perawatan yang tepat akan membuat kulit bukan hanya glowing sementara, tapi juga lebih sehat dan seimbang dalam jangka panjang.