Rambut bercabang adalah salah satu tanda kerusakan rambut yang paling umum. Kika dibiarkan, kerusakan bisa menjalar dari ujung ke atas batang rambut sehingga semakin sulit ditangani. Artikel ini membahas apa itu rambut bercabang, ciri-cirinya, penyebab, jenis-jenisnya, apakah bisa diperbaiki, cara mengatasinya, hingga kapan perlu penanganan profesional.
Rambut bercabang merupakan salah satu masalah rambut yang paling sering dialami, terutama pada orang yang memiliki rambut panjang atau sering melakukan styling. Kondisi ini terjadi ketika lapisan pelindung rambut rusak sehingga ujung rambut terbelah menjadi dua atau lebih bagian. Meski terlihat ringan, rambut bercabang dapat menjadi tanda bahwa rambut sedang mengalami kerusakan dan membutuhkan perawatan yang tepat.
Menurut Clinikally, rambut bercabang atau trichoptilosis terjadi ketika lapisan kutikula pelindung di sekeliling batang rambut mengalami kerusakan.
Jika tidak ditangani, kerusakan dapat menjalar lebih jauh ke atas batang rambut dan membuat kondisinya semakin parah.
Apa Itu Rambut Bercabang?
Menurut Dr. Sandra Lee, MD, dermatologis dan pendiri SLMD Skincare, seperti dikutip SLMD Skincare, dari akar folikel rambut, batang rambut tumbuh ke atas.
Kelenjar sebaceous memproduksi minyak yang bergerak naik sepanjang batang rambut ke permukaan untuk melumasi rambut dan kulit.
Ujung rambut adalah bagian tertua dan paling jauh dari sumber nutrisi ini, sehingga paling rentan terhadap kerusakan.
Ketika kutikula rusak, lapisan pelindung yang seharusnya menjaga rambut tetap utuh tidak lagi bisa berfungsi. Hasilnya adalah ujung rambut yang terbelah, tampak bercabang, dan semakin mudah patah.
Ciri-Ciri Rambut Bercabang
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan:
- Ujung rambut terlihat terbelah menjadi dua atau lebih bagian saat diperiksa dekat.
- Rambut tampak frizzy dan kusam secara keseluruhan.
- Seiring waktu, rambut bercabang bisa memberi tampilan yang frizzy atau berbulu pada rambut.
- Ujung rambut terasa kasar dan tidak rata saat disentuh.
- Rambut mudah kusut dan sulit diurai.
- Rambut terlihat tipis di bagian ujung meskipun batangnya masih cukup tebal.
Baca Juga: 5 Penyebab Rambut Bercabang dan Cara Mengatasinya Agar Tidak Kusam
Penyebab Rambut Bercabang
1. Panas berlebihan dari alat styling
Penggunaan berlebihan alat styling panas seperti flat iron, curling iron, dan hair dryer bisa menyebabkan kerusakan pada batang rambut jika digunakan berlebihan atau pada suhu tinggi.
2. Perlakuan kimia
Menurut Color Wow, perm, relaxer, dan smoothing treatment bekerja dengan cara memecah dan mereset struktur internal rambut.
Tidak semua ikatan terbentuk kembali dengan sempurna, membuat rambut lebih lemah dan lebih rentan terhadap percabangan.
Pewarnaan memaksa kutikula terbuka untuk menyimpan pigmen di dalam batang rambut, mengganggu ikatan protein internal secara kumulatif.
3. Rambut kering dan kurang kelembapan
Menurut Cécred, rambut kering dan rapuh lebih rentan terhadap percabangan dan patah. Rambut yang kurang kelembapan menjadi tidak fleksibel, membuatnya lebih mudah melepuh dan patah.
4. Penanganan yang kasar
Menurut Color Wow, penyikatan yang kasar terutama saat rambut basah menciptakan fraktur stres di sepanjang batang rambut.
Gaya rambut yang ketat seperti ponytail atau bun juga bisa memberikan tekanan berkepanjangan pada rambut yang menyebabkan patah dan bercabang.
5. Faktor lingkungan
Paparan sinar matahari, angin, dan polusi dapat merusak rambut dan menyebabkan bercabang.
6. Kekurangan nutrisi
Diet yang kurang nutrisi esensial dapat menyebabkan rambut lemah dan rapuh, sehingga lebih rentan terhadap percabangan.
Jenis-Jenis Rambut Bercabang yang Perlu Diketahui
Menurut For Hers, ketika ujung rambut mulai melepuh, ia bisa terbelah menjadi dua bagian, kadang membentuk bentuk Y.
Jika ditarik atau digosok dengan cara yang salah, perpecahan bisa terus menjalar ke atas batang rambut.
Jenis rambut bercabang yang paling umum:
- Y-split adalah jenis paling klasik di mana ujung rambut terbelah menjadi dua bagian membentuk huruf Y.
- Baby split adalah percabangan kecil yang baru mulai terbentuk, dan stadium paling awal yang masih mudah dicegah berkembang lebih jauh.
- Deep split terjadi ketika percabangan sudah menjalar cukup jauh ke atas batang rambut.
- Taper split ditandai dengan ujung rambut yang mengecil seperti runcing dan tampak lebih rapuh dari bagian rambut lainnya.
- Feather split menghasilkan tampilan seperti bulu di ujung rambut, di mana batang terurai menjadi banyak helai kecil.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Rambut Bercabang Tanpa Potong Pendek
Apakah Rambut Bercabang Bisa Diperbaiki?
Berdasarkan dr. Sandra Lee, MD dari SLMD Skincare, meskipun rambut bercabang tidak bisa diperbaiki sepenuhnya, penampilannya bisa diperbaiki dan perkembangannya bisa dihentikan.
Produk yang mengklaim “menyambung kembali” rambut bercabang hanya memberikan perbaikan sementara yang hilang saat keramas berikutnya.
Satu-satunya cara permanen untuk menghilangkan rambut bercabang adalah memotongnya.
Cara Mengatasi Rambut Bercabang
1. Potong ujung rambut secara teratur
Trim atau potong sedikit pada ujung rambut secara teratur adalah cara paling efektif untuk menghilangkan rambut bercabang dan mencegahnya semakin parah.
Trim minimal setiap 6-8 minggu untuk mencegah percabangan menjalar lebih jauh ke atas batang.
2. Deep conditioning intensif
Deep conditioning dengan kandungan seperti hyaluronic acid, argan oil, dan keratin dapat meningkatkan kesehatan rambut dan membuatnya kurang rentan terhadap percabangan.
3. Gunakan hair mask protein mingguan
Protein treatment memperkuat struktur rambut dan membantu mencegah percabangan baru terbentuk.
4. Aplikasikan finishing oil atau serum di ujung rambut
Beberapa tetes argan oil atau hair serum di ujung rambut membantu “menyegel” lapisan kutikula sementara dan mengurangi tampilan bercabang antara sesi trim.
5. Kurangi panas dan bahan kimia
Batasi frekuensi penggunaan alat panas, selalu gunakan heat protectant, dan beri jeda yang cukup antara proses kimia.
Cara Mencegah Rambut Bercabang
1. Keringkan rambut dengan benar
Menurut Healthline, alih-alih menggosok rambut basah dengan handuk, tepuk-tepuk rambut untuk menghindari patah dan kerusakan. Rambut basah sangat rentan terhadap kerusakan.
2. Gunakan sisir bergigi jarang
Menurut AAD yang dikutip Healthline, direkomendasikan untuk menggunakan sisir bergigi jarang karena giginya yang lebih lebar memungkinkan sisir meluncur melewati rambut tanpa merusak ujung atau menyebabkan patah.
3. Batasi treatment kimia berulang
Tambahkan waktu antar treatment. Jika memungkinkan, coba beri jarak 8-10 minggu antara touch-up. Hanya lakukan satu jenis treatment kimia sekaligus.
4. Jaga kelembapan rambut
Gunakan kondisioner setiap keramas dan tambahkan hair mask mingguan. Rambut yang terhidrasi jauh lebih tahan terhadap percabangan dibanding rambut yang kering.
5. Tidur dengan sarung bantal satin
Gesekan dengan sarung bantal katun biasa berkontribusi pada kerusakan kutikula dan percabangan secara kumulatif.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengatasi Rambut Bercabang agar Lebih Sehat
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter atau Klinik Rambut?
Rambut bercabang yang disebabkan oleh kebiasaan styling biasanya bisa diatasi dengan perubahan rutinitas. Pertimbangkan konsultasi profesional dan perawatan rambut di klinik kecantikan jika rambut terus bercabang parah meski sudah mengubah kebiasaan selama beberapa bulan, bercabang disertai patah berlebihan dan penipisan rambut yang signifikan, atau ada dugaan kondisi medis yang mendasari.
Perawatan Profesional untuk Membantu Mengatasi Rambut Rusak dan Bercabang
Sozo Skin Clinic menyediakan berbagai hair treatment profesional yang membantu memulihkan kondisi rambut rusak dari akarnya:
- Hair Grow Booster Treatment: kombinasi serum aktif bernutrisi tinggi dengan microneedling untuk penyerapan nutrisi optimal ke folikel, membantu memulihkan kesehatan kulit kepala dan mendukung pertumbuhan rambut yang lebih kuat.
- Biolight Hair Treatment: red light therapy untuk meregenerasi sel kulit kepala dan melancarkan sirkulasi darah ke folikel rambut.
- PRP Hair Treatment: growth factor dari plasma darah pasien sendiri untuk menstimulasi folikel yang melemah.
Referensi
- For Hers. What Are Split Ends? Causes, Prevention, and Treatment.
- Clinikally. Doctor Tips to Prevent Split Ends in Hair.
- SLMD Skincare. Dr. Pimple Popper Explains What Causes Split Ends.
- Color Wow. Ask Dr. Joe: What Causes Split Ends & How To Prevent Them.
- Cécred. What Causes Split Ends and How to Prevent Them.
- Healthline. How to Prevent Split Ends.
- AAD. How to Stop Damaging Your Hair.
