Lelah mencukur ketiak setiap minggu, kulit kasar, dan rambut yang terus tumbuh? Dua teknologi populer untuk menghilangkan rambut permanen adalah IPL dan laser. Keduanya bekerja dengan menargetkan folikel rambut menggunakan cahaya, tapi dengan mekanisme dan tingkat efektivitas yang berbeda. Artikel ini membahas cara kerja masing-masing, perbandingan sesi dan rasa sakit, serta kapan kondisi ketiak perlu penanganan dokter.
Mencukur ketiak setiap minggu memang melelahkan, apalagi kalau hasilnya membuat kulit kasar, gelap, dan rambut yang tumbuh kembali dengan cepat. Banyak orang akhirnya mencari solusi yang lebih permanen, dan dua pilihan yang paling populer adalah IPL dan laser hair removal.
Keduanya bekerja dengan prinsip yang sama: menargetkan melanin di folikel rambut menggunakan energi cahaya untuk merusak folikel dan memperlambat pertumbuhan rambut. Tapi cara kerja, efektivitas, dan tingkat kenyamanannya cukup berbeda.
Cara Kerja IPL
Menurut Vibrant Salon & Spa, Intense Pulsed Light (IPL) bekerja dengan memancarkan pulse cahaya broadband yang menargetkan melanin, pigmen yang memberikan warna pada rambut. Cahaya diserap oleh melanin di folikel rambut yang kemudian memanas dan merusak folikel, menyebabkan pertumbuhan rambut yang lebih lambat dalam beberapa sesi.
Yang perlu dipahami: IPL bukan teknologi laser sesungguhnya.
Menurut Spotless Laser, IPL menggunakan spektrum cahaya yang luas dengan lebih dari satu panjang gelombang. Namun, ini bisa menyebabkan energi yang tidak terfokus di sekitar jaringan, yang berarti banyak energi terbuang dan tidak seefektif laser dalam hal penyerapan folikel.
Cara Kerja Laser (Nd:YAG/Diode)
Laser menggunakan satu panjang gelombang tunggal yang terfokus, memberikan presisi dan efektivitas yang lebih tinggi.
Avalon Laser mengatakan, laser hair removal menggunakan sinar laser terfokus untuk menembus lebih dalam ke kulit dan menargetkan melanin di folikel rambut dengan presisi. Berbeda dari IPL, laser menggunakan panjang gelombang tunggal yang dioptimalkan untuk pengurangan rambut jangka panjang.
Dua jenis laser yang paling umum:
Diode Laser
Laser ini beroperasi pada 808-810nm. Menurut Pigment Clinics, diode laser berada di “sweet spot” yang sempurna dalam spektrum cahaya, cukup dalam untuk menargetkan akar rambut dengan aman tanpa merusak permukaan kulit, tapi dengan tingkat penyerapan yang cukup tinggi untuk menghancurkan melanin di folikel secara agresif.
Nd:YAG Laser
Laser ini beroperasi pada 1064nm. Nd:YAG laser paling aman untuk kulit lebih gelap karena melewati lapisan atas kulit untuk mengurangi iritasi.
Baca Juga: IPL Treatment: Definisi, Manfaat & Cara Kerjanya
Perbandingan Sesi dan Rasa Sakit
Dalam hal efektivitas, laser unggul cukup signifikan. Menurut studi yang dipublikasikan di PMC, persentase pengurangan rambut setelah delapan sesi treatment paling maksimal pada kelompok diode laser (92%), diikuti 90% pada kelompok Nd:YAG laser, dan 70% pada kelompok IPL.
Dalam hal jumlah sesi: IPL mungkin membutuhkan rata-rata 8-12 treatment untuk rambut yang lebih halus dan terang, sementara diode menawarkan pengurangan rambut yang terlihat hanya setelah 4-6 treatment, dan Nd:YAG mencapai pengurangan rambut moderat biasanya setelah 6-8 sesi.
Dalam hal rasa sakit: mengutip ICLS Dermatology, IPL cenderung menciptakan sedikit rasa tidak nyaman yang lebih tinggi saat digunakan, meskipun keduanya tidak menyakitkan secara langsung. Laser hair removal bebas rasa sakit untuk kebanyakan orang. Kedua metode bisa menyebabkan kemerahan kulit dan iritasi selama treatment.
Baca Juga: Apa Bedanya IPL dan DPL, dan Mana yang Lebih Efektif?
Kapan ke Dokter?
Sebelum memilih treatment hair removal, ada kondisi ketiak tertentu yang perlu dievaluasi dokter terlebih dahulu.
Segera konsultasikan ke dokter kulit jika muncul bisul atau abses berulang di area ketiak yang bisa menjadi tanda hidradenitis suppurativa, ada kista yang membengkak dan menyakitkan, kulit ketiak terus mengalami iritasi parah atau infeksi berulang, atau ada riwayat keloid yang membuat treatment laser perlu pertimbangan khusus.
Kondisi-kondisi ini membutuhkan penanganan medis terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan hair removal.
Untuk hasil yang jauh lebih efektif dan tahan lama dibanding perawatan salon biasa, laser hair removal medis di Sozo Skin Clinic ditangani oleh tenaga profesional dengan teknologi laser medis yang lebih presisi, aman untuk berbagai jenis kulit, dan disesuaikan dengan kondisi spesifik kulitmu.
Referensi
- ICLS Dermatology. IPL vs. Laser Hair Removal: What’s the Difference?
- Vibrant Salon & Spa. The Laser Hair Removal Battle: IPL vs Diode vs Nd:YAG.
- Avalon Laser. IPL vs Laser Hair Removal: What’s the Difference?
- Pigment Clinics. Diode vs. IPL vs. Nd:YAG: Which Laser Technology Works Best?
- Spotless Laser. Diode Laser Hair Removal VS. IPL Hair Removal.
- PMC. Comparative Study of Diode Laser Versus Nd:YAG Laser Versus IPL.
- PubMed. Long-pulsed Nd:YAG Laser vs. Intense Pulsed Light for Hair Removal in Dark Skin.
