Skin 6 mnt baca

Capek Waxing Terus? Ini Alasan Body Hair Removal Laser Lebih Tahan Lama

Capek Waxing Terus? Ini Alasan Body Hair Removal Laser Lebih Tahan Lama

Body hair removal laser menargetkan folikel rambut, sehingga pertumbuhannya dapat berkurang lebih lama dibandingkan waxing yang hanya mencabut rambut dari akarnya. Perbedaan cara kerja ini membuat laser dapat menjadi alternatif untuk mengurangi frekuensi waxing dalam jangka panjang.

Kalau kamu rutin waxing, mungkin kamu sudah akrab dengan siklus yang sama: rambut tumbuh, waxing lagi, lalu beberapa minggu kemudian harus mengulanginya.

Belum lagi rasa sakit saat rambut ditarik atau munculnya ingrown hair (rambut tumbuh ke dalam) yang bikin kulit terasa gradakan.

Masalahnya, waxing itu hanya mencabut rambut yang sudah tumbuh tanpa menargetkan folikel atau tempat tumbuhnya rambut secara permanen. Jadi, selama folikel masih ada, rambut pun bisa kembali tumbuh dan kamu perlu melakukan waxing lagi.

Nah, kalau kamu mulai lelah dengan rutinitas waxing, body hair removal dengan laser bisa menjadi pilihan yang lebih tahan lama.

Tapi, apakah laser benar-benar bisa membuat proses hair removal treatment jadi lebih praktis? Yuk, simak cara kerja, area yang dapat ditangani, sampai kebutuhan sesinya di bawah ini!

Waxing vs Laser: Kenapa yang Satu Tumbuh Cepat, yang Lain Tumbuh Lambat?

laser vs waxing
Ilustrasi Laser vs Waxing | Sumber: Fit4You Polyclinic

Perbedaan utama waxing dan laser ada pada bagian rambut yang menjadi target treatment. 

Waxing mencabut rambut yang sudah tumbuh, sedangkan laser menargetkan folikel rambut dengan energi cahaya untuk membantu mengurangi pertumbuhannya.

Sederhananya, cara kerja keduanya seperti ini:

  • Waxing: Wax menempel pada rambut lalu ditarik sehingga rambut tercabut dari kulit. Karena folikelnya tetap ada, rambut dapat kembali tumbuh dalam beberapa minggu.
  • Laser: Energi cahaya diserap oleh pigmen pada rambut dan diubah menjadi panas yang dapat merusak folikel secara bertahap. Setelah beberapa sesi, pertumbuhan rambut biasanya menjadi lebih lambat, lebih sedikit, dan lebih halus.

Jadi, kalau waxing hanya mencabut rambut yang sudah keluar dari kulit, laser menargetkan folikel yang menjadi tempat tumbuhnya rambut.

Inilah yang membuat hasil body hair removal dengan laser dapat bertahan lebih lama dibandingkan waxing.

Meski begitu, hasilnya dapat berbeda pada setiap orang dan sebagian orang tetap membutuhkan sesi maintenance.

Baca Juga: Laser Hair Removal: Manfaat, Prosedur, Efek Samping & Biaya

Area Tubuh Mana Saja yang Bisa Di-Laser?

body hair removal laser

Body hair removal laser dapat dilakukan pada berbagai area tubuh, terutama area yang cukup luas dan memiliki pertumbuhan rambut yang ingin dikurangi.

Area yang ditangani dapat disesuaikan dengan kondisi kulit, karakteristik rambut, dan luas area yang ingin kamu treatment. Beberapa contohnya, yaitu:

  • Tangan: Body hair removal dapat dilakukan pada area lengan untuk membantu mengurangi pertumbuhan rambut secara bertahap.
  • Kaki: Area kaki, mulai dari paha hingga betis, dapat ditangani untuk membantu membuat pertumbuhan rambut lebih jarang.
  • Punggung: Area punggung yang cukup luas juga dapat menjadi pilihan untuk body hair removal.
  • Ketiak: Area ketiak dapat ditangani dengan pengaturan yang disesuaikan dengan kondisi kulit dan rambut.
  • Area bikini: Area sekitar bikini dapat ditangani dengan penyesuaian treatment sesuai kondisi kulit dan karakteristik rambut.

Untuk area tubuh yang lebih luas, waktu treatment juga dapat berbeda dibandingkan area yang lebih kecil.

Karena itu, konsultasi tetap diperlukan agar dokter dapat menentukan area dan pengaturan treatment yang sesuai dengan kondisi kulit dan rambut kamu.

Baca Juga: Laser, IPL, atau Waxing untuk Bulu Ketiak? Mana yang Paling Tahan Lama?

Ekspektasi Selama Treatment: Benarkah Body Hair Removal Laser Terasa Panas?

hasil body hair removal laser
Ilustrasi Hasil Body Hair Removal Laser | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Body hair removal dengan laser bukan berarti benar-benar tanpa rasa sakit. Saat energi cahaya bekerja pada folikel rambut, kamu bisa saja merasakan sensasi hangat.

Namun, dibandingkan waxing yang memberikan sensasi kaget saat rambut dan wax ditarik sekaligus, laser tidak bekerja dengan cara mencabut rambut dari kulit. Karena itu, sensasi yang dirasakan cenderung lebih singkat dan terkontrol.

Perangkat hair removal treatment modern juga dapat dilengkapi sistem pendingin atau cooling yang membantu menjaga permukaan kulit tetap sejuk selama treatment.

Hal ini dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman, meski tingkat kenyamanannya tetap bisa berbeda pada setiap orang dan area tubuh.

Jadi, laser memang tetap bisa terasa, tetapi umumnya bukan rasa sakit yang terus-menerus seperti saat waxing. Pengaturan energi dan metode pendinginan juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan karakteristik rambut agar treatment tetap nyaman.

Butuh Berapa Sesi agar Bulu Hilang Maksimal?

Body hair removal laser umumnya membutuhkan beberapa sesi, bukan hanya satu kali treatment.

Hal Ini karena rambut tumbuh dalam siklus yang berbeda, sehingga tidak semua rambut berada pada fase pertumbuhan yang sama saat laser dilakukan.

Laser bekerja lebih efektif pada rambut yang sedang berada dalam fase pertumbuhan aktif. Maka dari itu, kamu perlu melakukan beberapa sesi dengan jeda tertentu agar rambut yang sebelumnya belum berada di fase tersebut bisa ditargetkan pada sesi berikutnya.

Secara umum, kamu bisa membutuhkan sekitar 2–6 sesi, dengan jeda beberapa minggu di antara setiap sesi. Namun, jumlah sesi dapat berbeda tergantung area tubuh, karakter rambut, jenis kulit, dan respons tubuh terhadap treatment.

Setelah beberapa sesi, pertumbuhan rambut biasanya akan berkurang secara bertahap. Rambut yang tumbuh kembali juga dapat menjadi lebih sedikit dan lebih halus, meski sebagian orang tetap membutuhkan sesi maintenance.

Baca Juga: Capek Waxing Tiap Bulan? Ini Cara Bikin Bulu Kaki Tumbuh Lebih Lama

FAQ Seputar Hair Removal Laser

Sebelum beralih dari waxing ke laser, ada beberapa hal praktis yang mungkin masih ingin kamu ketahui. Yuk, temukan jawabannya di sini!

1. Apakah boleh shaving sebelum laser?

Boleh, dan shaving justru umumnya dianjurkan sebelum laser karena hanya memangkas rambut di permukaan kulit tanpa mencabut folikelnya. Dengan begitu, folikel tetap dapat menjadi target saat treatment dilakukan.

2. Apakah boleh waxing sebelum laser?

Sebaiknya tidak melakukan waxing menjelang sesi laser karena waxing mencabut rambut dari folikelnya. Sementara itu, laser membutuhkan folikel rambut sebagai target untuk membantu mengurangi pertumbuhannya.

3. Apakah hasil laser permanen 100%?

Tidak, laser tidak menjamin seluruh rambut hilang secara permanen. Treatment ini membantu mengurangi pertumbuhan rambut dalam jangka panjang, meski sebagian rambut dapat tumbuh kembali dan membutuhkan maintenance.

4. Apakah semua warna rambut bisa di-laser?

Tidak semua warna rambut memberikan respons yang sama terhadap laser karena teknologi ini menargetkan pigmen pada rambut. Rambut putih, abu-abu, pirang, atau merah dapat lebih sulit ditangani dengan teknologi laser tertentu.

5. Apakah laser body hair removal aman untuk kulit gelap?

Bisa, tetapi pengaturan laser perlu disesuaikan dengan warna kulit dan karakteristik rambut. Konsultasi sebelum treatment membantu menentukan pengaturan yang sesuai agar prosesnya tetap aman dan nyaman.

Bebaskan Dirimu dari Siklus Waxing

Kalau kamu mulai lelah dengan siklus waxing, body hair removal laser tentu bisa menjadi pilihan untuk membantu mengurangi pertumbuhan rambut dalam jangka panjang.

Dengan hair removal treatment yang dilakukan secara rutin, kamu tidak perlu terus-menerus mengulang proses mencabut rambut seperti sebelumnya.

Namun, kebutuhan setiap orang bisa berbeda, mulai dari area yang ingin ditangani hingga karakteristik rambut dan kondisi kulit. Karena itu, konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting sebelum memulai sesi laser pertamamu.

Untuk mengetahui pilihan treatment yang tersedia, kamu bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic terlebih dahulu.

Setelah itu, cari lokasi SOZO Skin Clinic terdekat dan konsultasi langsung dengan dokter untuk mengetahui apakah body hair removal sesuai dengan kebutuhanmu dan memulai sesi pertamamu dengan lebih yakin.

Banner-CTA-Awareness-BLOG

Referensi

Laser Hair Removal: FAQs | American Academy of Dermatology

Laser Hair Removal: Overview | American Academy of Dermatology

Laser Hair Removal: Preparation | American Academy of Dermatology

Efficacy of Lasers and Light Sources in Long-Term Hair Reduction: A Systematic Review | PubMed

Evidence-Based Review of Hair Removal Using Lasers and Light Sources | PubMed

Adverse Events of Light-Assisted Hair Removal: An Updated Review | PubMed

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×