Thermage dan Ultherapy bisa menjadi pilihan untuk membantu mengatasi kulit kendur, tetapi keduanya tidak cocok untuk semua orang. Thermage menggunakan energi radiofrekuensi, sementara Ultherapy mengandalkan ultrasound terfokus untuk membantu merangsang kolagen.
Kalau kamu ingin kulit lebih kencang tanpa operasi, mungkin kamu pernah mendengar Thermage dan Ultherapy.
Keduanya cukup menarik perhatian karena bisa membantu mengencangkan kulit tanpa perlu menjalani operasi. Namun, meski tujuannya mirip, cara kerja kedua treatment ini berbeda.
Thermage menggunakan teknologi radiofrekuensi (RF) untuk memanaskan jaringan kulit, sedangkan Ultherapy menggunakan energi ultrasound.
Jadi, mana yang lebih cocok untukmu? Mari bedah dulu cara kerja dan ekspektasi hasil keduanya!
Thermage vs Ultherapy dalam Satu Tabel

Thermage dan Ultherapy adalah prosedur tightening dengan tujuan yang mirip, tetapi teknologi dan cara kerjanya berbeda.
Ada baiknya pahami perbedaan keduanya sebagai berikut:
| Aspek | Thermage | Ultherapy |
| Teknologi | Radiofrekuensi (RF) | Ultrasound terfokus (MFU-V) |
| Cara Kerja | Memanaskan jaringan, merangsang kolagen | Memusatkan energi pada kedalaman tertentu |
| Kedalaman Kerja | Bergantung pada perangkat dan tip | Sekitar 1,5 mm, 3 mm, dan 4,5 mm |
| Area yang Dirawat | Wajah dan sekitar mata | Alis, bawah dagu, dan leher |
| Fokus Perawatan | Kekencangan, garis halus, tekstur | Kekencangan dan kontur wajah |
| Sensasi Treatment | Panas singkat, diselingi pendinginan | Ngilu atau sengatan singkat |
| Kapan Hasil Terlihat | Berkembang selama 2–6 bulan | Umumnya 2–3 bulan, hingga 6 bulan |
| Perkiraan Hasil Bertahan | Sekitar 1–2 tahun | Sekitar 1 tahun atau lebih |
| Jumlah Sesi | Umumnya satu sesi | Umumnya satu sesi |
Baca Juga: HIFU Bikin Wajah Kempes? Kenali Penyebab dan Risiko
Cara Kerjanya, Tanpa Bahasa Ribet

Sebelum memilih treatment, ada baiknya kamu pahami dulu cara kerja keduanya dalam menargetkan jaringan kulit:
Thermage: Panas Radiofrekuensi untuk Merangsang Kolagen
Thermage menggunakan energi radiofrekuensi (RF) untuk memanaskan jaringan di bawah permukaan kulit.
Panas ini membantu merangsang perubahan kolagen, yaitu protein yang menjaga kulit tetap kuat dan kencang.
Supaya lebih mudah dipahami, begini cara kerjanya:
- Menghasilkan Panas: Energi RF memanaskan jaringan kulit yang menjadi target perawatan.
- Merangsang Kolagen: Panas membantu memicu proses pembentukan dan perubahan kolagen.
- Mendukung Kekencangan Kulit: Seiring waktu, perubahan kolagen dapat membantu kulit terlihat lebih kencang dan halus.
Ultherapy: Ultrasound Terfokus untuk Menargetkan Jaringan
Ultherapy menggunakan energi ultrasound yang dipusatkan pada titik tertentu di bawah permukaan kulit.
Berbeda dari Thermage, energi ini diarahkan ke kedalaman jaringan yang dituju. Pada perangkat Ultherapy dengan fitur visualisasi, dokter juga dapat melihat lapisan jaringan selama prosedur.
Begini cara kerjanya:
- Memusatkan Energi: Ultrasound diarahkan ke titik tertentu pada jaringan yang menjadi target.
- Menghasilkan Panas Terfokus: Energi menghasilkan panas pada titik target untuk memicu respons pembentukan kolagen.
- Mendukung Pengencangan Kulit: Proses ini membantu memperbaiki kekencangan kulit secara bertahap.
Jadi, Apa Perbedaan Cara Kerjanya?
Keduanya sama-sama menggunakan panas untuk merangsang respons kolagen, tetapi sumber energi dan cara menargetkan jaringan berbeda.
Singkatnya:
- Thermage: Menggunakan energi RF untuk memanaskan jaringan kulit.
- Ultherapy: Menggunakan ultrasound terfokus untuk menghasilkan panas pada titik target di kedalaman tertentu.
Jadi, bukan berarti Thermage hanya bekerja di permukaan dan Ultherapy selalu bekerja lebih dalam. Kedalaman target bergantung pada teknologi dan pengaturan perangkat yang digunakan.
Mana yang Cocok untuk Kondisimu?

Tidak ada satu treatment yang cocok untuk semua orang. Coba sesuaikan pilihanmu dengan masalah kulit yang ingin diperbaiki, misalnya:
1. Kulit Mulai Kurang Kencang dan Ingin Lebih Halus
Thermage bisa menjadi pilihan untuk dibahas saat konsultasi jika kamu ingin membantu mengencangkan kulit sekaligus memperbaiki tampilan garis halus.
Teknologi radiofrekuensinya bekerja dengan memanaskan jaringan kulit untuk merangsang kolagen.
2. Garis Rahang Kurang Tegas atau Kulit Bawah Dagu Mengendur
Ultherapy bisa dipertimbangkan jika kamu ingin membantu mengencangkan kulit di area rahang atau bawah dagu.
Teknologi ultrasound terfokusnya menargetkan lapisan jaringan tertentu, tetapi hasilnya tidak setara dengan operasi pengangkatan wajah, terutama pada kulit yang sangat kendur.
3. Kamu Khawatir dengan Rasa Sakit
Thermage dapat menimbulkan sensasi panas, sedangkan Ultherapy bisa terasa ngilu atau nyeri pada titik tertentu.
4. Kamu Mengharapkan Hasil yang Cepat dan Signifikan
Thermage dan Ultherapy merangsang proses pembentukan serta perbaikan kolagen, sehingga hasilnya berkembang secara bertahap.
Jika kulit sudah sangat kendur, hasil kedua treatment ini mungkin terbatas dan dokter dapat membahas pilihan lain.
Baca Juga: HIFU untuk Kulit Sawo Matang: Aman atau Tidak?
Rasa Saat Treatment dan Masa Pemulihan
Thermage dan Ultherapy tidak memerlukan sayatan seperti operasi, tetapi keduanya tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.
Pengalaman setiap orang berbeda, jadi ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum treatment:
- Thermage: Sensasi panas singkat, diselingi pendinginan dan terkadang getaran.
- Ultherapy: Rasa ngilu atau nyeri saat energi dihantarkan.
- Efek Sementara: Kemerahan, pembengkakan, nyeri tekan, atau kebas.
- Waktu Pemulihan: Sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas setelah prosedur.
- Tanda Bahaya: Nyeri berat atau keluhan yang semakin memburuk perlu diperiksakan.
Kapan Hasilnya Terlihat dan Berapa Lama Bertahan?
Hasil Thermage maupun Ultherapy berkembang secara bertahap selama beberapa bulan karena keduanya merangsang proses yang melibatkan kolagen.
Sebaiknya tanyakan dokter untuk estimasi hasilnya. Namun umumnya:
Thermage
Hasil Thermage dapat mulai terlihat setelah treatment dan berkembang selama sekitar 2–6 bulan.
Menurut informasi resmi dari website Thermage, hasilnya dapat bertahan sekitar 1–2 tahun, tetapi durasinya bergantung pada kondisi kulit dan proses penuaan.
Ultherapy
Hasil Ultherapy biasanya mulai terlihat dalam sekitar 2–3 bulan dan dapat terus berkembang hingga sekitar 6 bulan.
Efeknya dapat bertahan sekitar satu tahun atau lebih, tergantung pada kondisi kulit dan respons tubuh.
Merek atau Teknologinya yang Penting?
Merek perangkat dan teknologi yang digunakan sama-sama penting saat memilih treatment. Thermage dan Ultherapy merupakan nama merek, sedangkan radiofrekuensi dan ultrasound adalah teknologi yang digunakan untuk membantu mengencangkan kulit.
Perangkat dengan teknologi serupa belum tentu memberikan hasil yang sama. Fitur alat, pengaturan energi, dan teknik penggunaannya dapat memengaruhi hasil,
Sebelum memilih treatment, pertimbangkan beberapa hal berikut:
- Kondisi Kulit: Tingkat kekenduran dan area yang ingin diperbaiki.
- Fitur Perangkat: Teknologi dan fitur yang tersedia pada alat.
- Pengaturan Energi: Parameter yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit.
- Pengalaman Dokter: Pemahaman dokter dalam menggunakan perangkat.
- Target Hasil: Perubahan realistis sesuai kondisi awal kulit.
Jika kekenduran kulit membutuhkan pendekatan lain, kamu juga dapat berdiskusi mengenai Threadlift Treatment.
Prosedur ini menggunakan benang untuk membantu mengangkat jaringan, sehingga cara kerjanya berbeda dari radiofrekuensi dan ultrasound.
Kapan Keduanya Belum Perlu atau Kurang Cocok?
Jika kulitmu masih kencang dan belum ada keluhan yang ingin diperbaiki, kamu tidak harus memilih Thermage atau Ultherapy hanya karena sedang populer.
Keduanya juga memiliki keterbatasan. Pertimbangkan beberapa kondisi berikut sebelum mengambil keputusan.
- Belum Ada Kekenduran: Manfaat treatment mungkin belum sebanding dengan biaya dan rasa tidak nyaman.
- Kulit Sangat Kendur: Hasil treatment nonbedah mungkin terbatas.
- Sedang Hamil: Sebaiknya tunda treatment estetika berbasis energi.
- Memiliki Implan atau Alat Medis: Konsultasikan jenis implan dan lokasi pemasangannya kepada dokter.
- Mengalami Infeksi atau Iritasi Aktif: Periksakan kondisi kulit sebelum treatment.
- Memiliki Kondisi Medis Tertentu: Sampaikan riwayat kesehatan agar dokter dapat menilai risikonya.
Pilih Berdasarkan Kondisi Kulit, Bukan Tren
Thermage dan Ultherapy sama-sama dapat membantu mengencangkan kulit, tetapi keduanya menggunakan teknologi yang berbeda.
Namun, keduanya tidak selalu cocok untuk setiap kondisi kulit dan bukan pengganti operasi jika kekenduran sudah berat.
Kalau tujuanmu adalah memperbaiki kekencangan sekaligus tampilan tekstur kulit, kamu bisa cari tahu lebih lanjut tentang HIFU treatment.
Sebaiknya jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk mengenal pilihan perawatan yang tersedia.
Kalau ingin menemukan klinik yang lebih mudah dijangkau, kamu juga bisa cari lokasi klinik terdekat dan konsultasi dan buat janji temu agar tidak antre lama di lokasi.
FAQ Seputar Thermage dan Ultherapy
Masih bingung membedakan kedua treatment ini? Berikut beberapa pertanyaan yang bisa membantu kamu mempertimbangkan pilihan sebelum berkonsultasi.
1. Thermage atau Ultherapy, Mana yang Lebih Sakit?
Keduanya dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi sensasinya berbeda. Thermage cenderung menimbulkan sensasi panas, sedangkan Ultherapy dapat terasa ngilu atau nyeri pada titik tertentu.
2. Apakah Thermage dan Ultherapy Bisa Dikombinasikan?
Kombinasi keduanya mungkin dipertimbangkan pada pasien tertentu, tetapi tidak selalu diperlukan. Dokter perlu menilai kondisi kulit, tujuan perawatan, jarak antartreatment, dan risiko sebelum menyarankan kombinasi.
3. Umur Berapa Sebaiknya Mulai Thermage atau Ultherapy?
Tidak ada satu usia yang otomatis membuat seseorang perlu menjalani Thermage atau Ultherapy. Pertimbangan utamanya adalah kondisi kulit dan adanya keluhan yang ingin diperbaiki.
4. Apa Bedanya Ultherapy dengan HIFU Biasa?
Ultherapy merupakan merek perangkat yang menggunakan teknologi microfocused ultrasound dengan visualisasi. HIFU adalah singkatan dari high-intensity focused ultrasound, yaitu teknologi ultrasound terfokus yang digunakan oleh berbagai perangkat.
5. Hasil Thermage Bertahan Berapa Lama?
Menurut informasi resmi Thermage, hasilnya pada sebagian pasien dapat bertahan sekitar 1–2 tahun. Namun, durasi sebenarnya bergantung pada kondisi kulit dan proses penuaan. Dokter dapat membantu menentukan waktu evaluasi berdasarkan respons kulit setelah treatment.
Referensi
How Ultrasound Skin Lifting Works | Ultherapy Official
Non-Invasive Body Contouring Technologies | U.S. Food and Drug Administration (FDA)

