Tanam benang pipi cocok untuk membantu mengangkat jaringan yang mulai kendur, terutama di area pipi dan garis rahang. Namun, treatment ini tidak mengurangi lemak sehingga belum tentu cocok kalau pipi memang tembem sejak dulu.
Tanam benang pipi paling cocok untuk mengangkat pipi yang mulai turun, termasuk kulit yang mengendur di sekitar garis rahang.
Namun, kalau pipimu tembem dari dulu, treatment ini belum tentu membuatnya lebih tirus karena tanam benang tidak dirancang untuk mengurangi lemak pipi.
Kalau kamu mulai merasa pipi terlihat turun atau wajah tampak lebih lelah dibandingkan beberapa tahun lalu, wajar kalau kamu tertarik mencoba threadlift treatment.
Sebelum memutuskan, yuk, kenali dulu perbedaan pipi turun dan pipi tembem supaya kamu tidak berharap pada hasil yang sebenarnya bukan tujuan treatment ini!
Pipimu Turun atau Memang Tembem?

Pipi yang terlihat penuh belum tentu kendur, lho. Ada orang yang memang punya pipi tembem dari dulu, tetapi ada juga yang merasa pipinya makin turun seiring bertambahnya usia. Sekilas terlihat mirip, padahal penyebabnya bisa berbeda.
Coba bandingkan foto wajahmu beberapa tahun lalu dengan sekarang. Apakah pipimu memang sudah tembem sejak dulu, atau baru belakangan terlihat turun.
Kamu juga bisa mencoba mengangkat pipi perlahan ke arah telinga saat bercermin. Perhatikan apakah kontur wajah terlihat berbeda.
Kalau pipimu memang tembem dari dulu, tanam benang belum tentu membuatnya terlihat lebih kecil.
Baca Juga: Pipi Tembem Padahal Kurus? Kenali 6 Penyebabnya
Bagian Pipi yang Bisa Dibantu Tanam Benang

Tanam benang bisa dipertimbangkan saat perubahan bentuk pipi terjadi karena jaringan yang mulai turun. Area perawatannya disesuaikan dengan bagian wajah yang ingin diperbaiki.
1. Pipi Tengah
Saat pipi dekat tulang pipi mulai turun, wajah bisa terlihat lebih lelah. Pengangkatan di area ini bisa membantu mengembalikan tampilan pipi yang lebih terangkat, terutama jika perubahan terjadi akibat jaringan yang kendur.
2. Pipi Bawah
Bagian bawah pipi yang mulai kendur bisa membuat wajah terlihat lebih berat. Dengan menopang jaringan di area tersebut, kontur pipi diharapkan tampak tidak terlalu menggantung.
3. Garis Senyum (Smile Line)
Garis dari samping hidung hingga sudut mulut bisa terlihat makin dalam ketika jaringan pipi di sekitarnya turun. Mengangkat jaringan tersebut dapat membantu menyamarkan garis senyum, meski lipatannya belum tentu hilang sepenuhnya.
4. Jowls di Sekitar Garis Rahang
Ketika kulit dan jaringan pipi mulai menggantung di dekat rahang, garis wajah bisa terlihat kurang tegas.
Area ini menjadi salah satu fokus Perfect Facelift di Sozo Skin Clinic, yang menggunakan delapan benang untuk membantu mengangkat bagian bawah wajah.
Kapan Tanam Benang Pipi Kurang Cocok?

Tanam benang bukan jawaban untuk semua keluhan pipi. Ada kondisi ketika hasilnya mungkin kurang sesuai dengan harapanmu, misalnya:
- Kalau Pipimu Tembem dari Dulu: Tanam benang belum tentu membuat wajah lebih tirus karena fungsinya mengangkat jaringan, bukan mengurangi lemak di pipi.
- Kalau Kulit Pipi Belum Kendur: Kalau bentuk pipimu memang penuh sejak dulu dan tidak mengalami perubahan, kamu mungkin belum membutuhkan tanam benang.
- Kalau Wajah Sudah Tirus atau Kehilangan Volume: Dokter bisa mempertimbangkan filler treatment jika sesuai dengan kondisimu.
- Kalau Keluhan Utamanya Pipi Cekung: Tanam benang tidak mengisi bagian pipi yang cekung, jadi penyebabnya perlu diperiksa sebelum menentukan perawatan yang tepat.
- Kalau Kulit Sudah Sangat Kendur: Tanam benang lebih sesuai untuk kekenduran ringan hingga sedang. Hasilnya mungkin kurang maksimal jika kulit sangat kendur.
- Kalau Belum Tahu Penyebab Perubahan Pipi: Pipi yang terlihat turun bisa disebabkan oleh faktor berbeda, jadi sebaiknya konsultasikan kondisimu sebelum mencoba.
Kalau ingin membandingkan pilihan perawatan untuk pipi, kamu juga bisa membaca panduan cara mengencangkan pipi dan artikel HIFU dengan implan atau tanam benang.
Facelift atau Perfect Facelift, Bedanya Apa?
Di Sozo Skin Clinic, ada dua pilihan tanam benang wajah yang bisa kamu diskusikan dengan dokter, yaitu Facelift dan Perfect Facelift.
Keduanya membantu mengangkat jaringan yang mulai kendur, tetapi berbeda dalam jumlah benang dan fokus area perawatannya. Adapun perbedaannya:
| Aspek | Facelift | Perfect Facelift |
| Jumlah Benang | Menggunakan 4 benang | Menggunakan 8 benang |
| Fokus Perawatan | Membantu mengangkat jaringan yang mulai kendur | Berfokus pada area bawah wajah |
| Area yang Diperhatikan | Disesuaikan dengan area yang membutuhkan pengangkatan | Smile line, marionette line, dan jowls di sekitar rahang |
| Pertimbangan Pemilihan | Bisa didiskusikan untuk perubahan kontur wajah, termasuk pipi yang mulai turun | Bisa dipertimbangkan jika perubahan kontur lebih terlihat di area bawah wajah |
Baca Juga: Pipi Kendur Bisa Kencang Lagi tanpa Operasi? Coba 13 Cara Ini!
Apakah Tanam Benang Cocok untuk Pipimu?
Kalau pipimu mulai turun dan wajah terlihat lebih lelah, tanam benang layak dipertimbangkan. Namun, kalau pipimu tembem dari dulu, kamu mungkin belum perlu tanam benang.
Untuk memahami kondisi pipi dan pilihan treatment yang sesuai, kamu bisa konsultasi dan buat janji temu dengan dokter SOZO Skin Clinic.
Sampaikan perubahan yang kamu rasakan dan hasil yang kamu inginkan, lalu pertimbangkan rekomendasi dokter tanpa perlu terburu-buru.
Agar tidak bingung, jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk detail prosedur yang tersedia. Kamu bisa cari lokasi klinik terdekat kalau lebih suka datang langsung.
FAQ Seputar Tanam Benang Pipi
Masih punya pertanyaan sebelum mencoba tanam benang pipi? Simak jawaban singkat untuk memahami manfaat, jumlah benang, hingga hasil yang bisa kamu harapkan.
1. Apakah Tanam Benang Bisa Mengecilkan Pipi Tembem?
Tidak, tanam benang tidak mengurangi lemak pipi. Treatment ini membantu mengangkat jaringan yang mulai turun agar kontur wajah terlihat lebih tegas. Kalau pipimu tembem dari dulu dan masih kencang, kamu mungkin belum membutuhkannya.
2. Tanam Benang Pipi Berapa Benang?
Jumlah benang bergantung pada kondisi wajah dan jenis treatment yang dipilih. Di Sozo Skin Clinic, Facelift menggunakan empat benang, sedangkan Perfect Facelift menggunakan delapan benang. Dokter akan membantu menentukan pilihan yang sesuai untukmu.
3. Tanam Benang Pipi atau HIFU, Mana yang Lebih Cocok?
Tanam benang membantu mengangkat jaringan menggunakan benang, sedangkan HIFU menggunakan energi ultrasonik untuk memanaskan jaringan di bawah kulit. Keduanya memiliki cara kerja dan pertimbangan yang berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada kondisi pipi dan hasil yang kamu inginkan.
4. Apakah Pipi Bisa Terlihat Tidak Rata Setelah Tanam Benang?
Ya, kulit bisa terlihat berlekuk atau tidak rata setelah tindakan. Kondisi ini termasuk risiko tanam benang yang perlu kamu pahami sebelum menjalani prosedur. Jika ketidakrataan memburuk atau tidak membaik, segera hubungi dokter yang menangani.
5. Kapan Hasil Tanam Benang Pipi Terlihat?
Efek pengangkatan bisa terlihat setelah tindakan, tetapi hasil awal masih dapat berubah selama pemulihan. Pembengkakan juga bisa memengaruhi tampilan pipi untuk sementara. Dokter akan menjelaskan perkiraan hasil sesuai kondisi dan treatment yang kamu jalani.
Referensi:
Thread Lift | Plastic Surgery

