Skin 7 mnt baca

Laser Bekas Luka: Seberapa Efektif, dan Kapan Sebaiknya Mulai?

Laser Bekas Luka: Seberapa Efektif, dan Kapan Sebaiknya Mulai?

Laser bekas luka dapat membantu menyamarkan perubahan warna dan tekstur jaringan parut, tetapi hasilnya bergantung pada jenis, kondisi, dan usia bekas luka. 

Bekas luka jatuh dari motor, terkena knalpot, atau bekas operasi kadang masih terlihat meski lukanya sudah lama sembuh. Kalau keberadaannya bikin kamu kurang percaya diri, Laser Treatment bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu menyamarkannya.

Tapi, bukan berarti semua bekas luka perlu langsung dilaser, ya. Jenis bekas luka, kondisi kulit, dan waktu perawatan ikut menentukan hasilnya, bahkan beberapa bekas luka bisa memudar sendiri seiring waktu.

Yuk, cari tahu jenis bekas luka yang bisa dibantu laser, kapan waktu yang tepat untuk memulai, dan hasil seperti apa yang realistis untuk kamu harapkan.

Bekas Lukamu Termasuk yang Mana?

Sebelum memilih perawatan, penting untuk mengenali bentuk bekas luka yang kamu miliki. Soalnya, bekas luka yang datar tentu membutuhkan pendekatan berbeda dari bekas luka yang menonjol atau cekung.

Jenis bekas lukaCiri-ciriPilihan perawatan
Datar dan gelapRata, tetapi warnanya berbeda dari kulit sekitarLaser untuk menyamarkan warna
Menonjol (hipertrofik)Timbul, tetapi terbatas di area luka awalScar Treatment, termasuk laser atau kombinasi perawatan
KeloidTumbuh melewati batas luka awalKombinasi perawatan, misalnya injeksi keloid dan laser
CekungPermukaan kulit tampak masuk ke dalamFractional laser atau kombinasi perawatan
Bekas luka bakarBisa berubah warna, menonjol, atau membuat kulit tertarikScar Treatment sesuai kondisi
Masih merahBerwarna merah muda hingga merahLaser atau IPL Treatment

Catatan: Pilihan di atas merupakan gambaran umum. Dokter perlu memeriksa kondisi bekas luka terlebih dahulu untuk menentukan perawatan yang sesuai

Laser Bisa Membantu Bekas Luka Apa Saja?

Ilustrasi Bekas Luka | Sumber: Livingstone Dermatology

Laser bisa membantu menyamarkan bekas luka dengan memperbaiki warna atau tekstur kulit. Tapi, jenis perawatan yang cocok tetap bergantung pada jenis bekas luka yang kamu miliki.

1. Bekas luka jatuh dan luka knalpot motor

Bekas jatuh dari motor bisa meninggalkan noda gelap, kulit tidak rata, atau bekas luka yang menonjol. Begitu juga dengan bekas kena knalpot motor, yang bisa meninggalkan perubahan warna atau jaringan parut akibat luka bakar.

Laser bisa membantu menyamarkannya, tetapi kalau luka masih baru, kamu mungkin cukup merawatnya dulu sambil menunggu kulit pulih.

2. Bekas luka operasi

Bekas operasi, termasuk operasi caesar, bisa tampak kemerahan, lebih gelap, atau sedikit menonjol. Laser bisa dipertimbangkan untuk membantu menyamarkannya setelah luka sembuh.

Kalau bekasnya makin tebal, gatal, atau melebar, sebaiknya periksa ke dokter dulu karena mungkin perlu perawatan lain.

3. Bekas luka bakar

Bekas luka bakar bisa meninggalkan noda, membuat kulit tidak rata, atau terasa tertarik. Laser bisa membantu memperbaiki sebagian kondisi tersebut, tetapi belum tentu cukup jika jaringan parutnya cukup dalam atau mengganggu gerakan.

4. Bekas luka menonjol dan keloid

Bekas luka menonjol tumbuh di area luka awal, sedangkan keloid bisa melebar melewati batas luka. Laser bisa membantu mengurangi kemerahan atau ketebalannya, tetapi keloid biasanya membutuhkan kombinasi perawatan sesuai kondisi kulitmu.

Baca Juga: Laser Bekas Jerawat Mana yang Cocok untukmu? Panduan Sebelum Konsultasi

Kapan Waktu Terbaik untuk Mulai?

Kalau bekas lukamu masih baru, kamu nggak harus buru-buru menjalani laser. Sebagian bekas luka bisa memudar sendiri seiring waktu, jadi beri kesempatan kulitmu pulih terlebih dahulu.

Nah, langkah yang bisa kamu pertimbangkan bisa disesuaikan dengan kondisi bekas luka berikut ini:

  • Bekas luka baru: utamakan perawatan luka yang benar dan tunggu hingga kulit menutup serta pulih sesuai arahan tenaga medis.
  • Bekas luka lama: laser bisa dipertimbangkan jika bekas luka masih mengganggu, tetapi jenis dan kedalaman jaringan parut tetap menentukan pilihan treatment.
  • Bekas luka yang makin menonjol: sebaiknya periksa lebih awal jika bekas luka terus menebal, melebar, terasa gatal, atau nyeri.

Perlu diingat, sebelum menjalani laser, dokter perlu memeriksa kondisi bekas lukamu untuk memastikan apakah kulit sudah siap atau ada perawatan lain yang lebih sesuai.

Yang Bisa Kamu Lakukan Sambil Menunggu

laser bekas luka
Laser Bekas Luka | Sumber: Pristyn Care

Sambil menunggu bekas luka pulih atau jadwal konsultasi, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu menjaga kondisi kulit.

  • Lindungi dari matahari: gunakan sunscreen minimal SPF 30 pada kulit yang sudah menutup dan tidak lagi berupa luka terbuka, atau tutupi dengan pakaian untuk membantu mencegah bekas luka makin gelap.
  • Jaga kelembapan kulit: setelah luka menutup, gunakan pelembap yang sesuai agar kulit tidak terlalu kering.
  • Pertimbangkan gel atau lembaran silikon: produk silikon dapat membantu mengurangi atau mencegah bekas luka menonjol pada kondisi tertentu, tetapi hanya digunakan setelah luka menutup.
  • Hindari menggaruk atau mengelupas kulit: kebiasaan ini dapat mengganggu proses penyembuhan dan memperburuk kondisi kulit.

Kalau bekas luka berasal dari luka bakar yang cukup dalam atau luka yang belum sembuh, mintalah arahan tenaga medis sebelum menggunakan produk atau mencoba perawatan apa pun.

Berapa Sesi dan Seperti Apa Hasilnya?

Laser bekas luka umumnya membutuhkan beberapa sesi agar perubahannya terlihat. Sebagai gambaran, perawatan laser untuk jaringan parut bisa memerlukan sekitar 3–6 sesi, dengan jarak antarsesi yang disesuaikan oleh dokter.

Hasilnya juga bertahap, bukan langsung mulus setelah satu kali treatment. Bekas luka bisa menjadi lebih samar atau teksturnya membaik, tetapi tidak selalu hilang sepenuhnya.

Jumlah sesi dan hasil akhirnya bergantung pada jenis, ketebalan, serta kondisi bekas luka. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa melihat pilihan Laser Treatment dan Scar Treatment di Sozo Skin Clinic, lalu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui perawatan yang sesuai.

Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Setelah laser, kulit bisa mengalami kemerahan, bengkak ringan, rasa perih, atau perubahan warna sementara. Keluhan dan waktu pemulihannya bergantung pada jenis laser, intensitas perawatan, serta kondisi kulit masing-masing.

Ada beberapa hal yang sebaiknya kamu sampaikan kepada dokter sebelum treatment:

  • Kulit sawo matang: beberapa jenis laser berisiko memicu hiperpigmentasi pascainflamasi, yaitu munculnya noda lebih gelap setelah kulit mengalami iritasi atau peradangan.
  • Riwayat keloid: beri tahu dokter jika kamu atau keluarga memiliki kecenderungan membentuk keloid agar pilihan perawatannya bisa dipertimbangkan dengan lebih hati-hati.
  • Sedang hamil: sampaikan kondisi kehamilan kepada dokter karena prosedur elektif dapat ditunda atau disesuaikan berdasarkan kondisi dan jenis perawatannya.
  • Ada infeksi atau luka terbuka: jangan menjalani laser pada area tersebut sebelum diperiksa dan dinyatakan siap oleh tenaga medis.

Jadi, Kapan Sebaiknya Laser Bekas Luka?

Laser bisa membantu menyamarkan bekas luka, tetapi hasilnya bergantung pada jenis dan kondisi jaringan parut.

Kalau bekas lukamu masih baru, rawat dulu dengan melindunginya dari matahari dan menjaga kelembapan kulit. Jika sudah lama atau menonjol, dokter bisa membantu menilai apakah laser atau kombinasi perawatan lain lebih sesuai.

Nah, buat yang masih ragu, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mendiskusikan kondisi bekas luka dan pilihan perawatannya tanpa perlu terburu-buru.

Kamu juga bisa menjelajahi layanan treatment lainnya, termasuk Scar Treatment, Laser Treatment, dan IPL Treatment. Kalau ingin berkonsultasi secara langsung, kamu bisa mencari lokasi Sozo Skin Clinic terdekat.

Ingat, bekas luka adalah bagian dari ceritamu, tetapi bukan berarti kamu harus selalu merasa kurang nyaman karenanya. Kamu tetap berhak merasa nyaman dengan kulitmu, apa pun pilihan perawatan yang akhirnya kamu ambil

Banner-CTA-Awareness-BLOG

FAQ

Masih punya pertanyaan sebelum mencoba laser untuk bekas luka? Berikut beberapa hal yang sering bikin penasaran.

1. Apakah bekas luka lama bisa hilang dengan laser?

Bekas luka lama masih bisa disamarkan dengan laser, tergantung jenis dan kondisinya. Namun, hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang dan bekas luka belum tentu hilang sepenuhnya.

2. Berapa kali laser untuk bekas luka operasi?

Jumlah sesi bergantung pada warna, tekstur, dan ketebalan bekas operasi, serta respons kulit terhadap perawatan. Dokter akan membantu memperkirakan jumlah sesi setelah memeriksa kondisi bekas lukamu.

3. Apakah laser bisa menghilangkan keloid?

Laser bisa membantu mengurangi kemerahan atau ketebalan keloid, tetapi biasanya perlu dikombinasikan dengan perawatan lain. Keloid juga bisa tumbuh kembali, sehingga penanganannya perlu disesuaikan dan dipantau oleh dokter.

4. Bekas luka knalpot motor bisa hilang nggak?

Bekas luka knalpot motor bisa disamarkan dengan perawatan tertentu, termasuk laser jika kondisinya sesuai. Pilihan perawatannya bergantung pada kedalaman luka bakar, perubahan warna, dan apakah jaringan parutnya menonjol.

5. Kapan bekas luka boleh dilaser setelah luka sembuh?

Nggak ada patokan waktu yang berlaku untuk semua bekas luka. Dokter perlu memastikan kulit sudah pulih dan menilai apakah laser sudah sesuai atau ada pilihan perawatan lain yang lebih tepat.

 

Referensi

10 Things to Know Before Having Laser Treatment for Your Scar | American Academy of Dermatology (AAD)

Scars: Diagnosis and Treatment | American Academy of Dermatology (AAD)

Keloid Scars: Diagnosis and Treatment | American Academy of Dermatology (AAD)

Hypertrophic Scar: What It Is, Causes, Treatment | Cleveland Clinic

Scars | National Health Service (NHS)

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?