Slimming 5 mnt baca

Sauna Sebelum atau Sesudah Olahraga, Mana yang Tepat?

Sauna Sebelum atau Sesudah Olahraga, Mana yang Tepat?

Ada yang sauna dulu biar badan panas sebelum latihan, ada juga yang menjadikannya penutup setelah olahraga. Kalau harus memilih, sauna setelah olahraga ringan sampai sedang lebih masuk akal, asal kamu sudah pendinginan dan minum dulu. Sauna sebelum latihan berat sebaiknya kamu hindari, karena tubuhmu sudah kehilangan cairan bahkan sebelum mulai bergerak.

Jawabannya juga bisa sedikit berbeda, tergantung jenis latihanmu. Yuk, kita bahas per skenario.

Lebih Baik Sauna Sebelum atau Sesudah Olahraga?

Umumnya sesudah. Sauna setelah olahraga lebih aman kalau kamu memberi jeda untuk pendinginan dan mengganti cairan dulu, bukan langsung masuk sauna saat masih terengah-engah dan haus.

Pendinginan setelah latihan, sekitar 5 sampai 10 menit dengan gerakan pelan, membantu denyut jantung dan tekanan darah kembali bertahap ke kondisi sebelum latihan. Setelah itu, minum dulu, karena latihan dan sauna sama-sama membuatmu kehilangan cairan lewat keringat.

Risiko Sauna Sebelum Latihan Berat

Sauna sebelum olahraga, apalagi latihan berat, membuatmu memulai latihan dalam kondisi yang kurang ideal.

  • Cairan tubuh sudah berkurang. Dalam sesi sauna singkat, tubuh bisa mengeluarkan sekitar setengah liter keringat. Kalau langsung lanjut latihan berat, kamu mulai bergerak dalam kondisi sudah kehilangan cairan.
  • Tekanan darah dan denyut nadi berubah. Selama sauna, denyut nadi bisa naik 30% atau lebih, dan tekanan darah bisa naik pada sebagian orang serta turun pada yang lain.
  • Risiko kepanasan meningkat. Aktivitas fisik berat di lingkungan panas, ditambah dehidrasi, bisa memicu heat exhaustion, yaitu kondisi saat tubuh kewalahan oleh panas. Gejalanya antara lain keringat berlebihan, pusing, kram otot, mual, dan denyut nadi cepat tapi lemah.
  • Suhu inti dan denyut jantung naik lebih cepat. Dalam satu studi kecil, orang yang bersepeda sambil memakai baju sauna mengalami kenaikan suhu inti tubuh dan denyut jantung yang lebih tinggi dibanding tanpa baju sauna. Beban panas dan latihan memang saling menambah.

Panduan per Jenis Latihan

Urutannya tetap sama, yaitu latihan dulu lalu sauna, tapi kehati-hatiannya berbeda tergantung seberapa berat latihanmu. Soal manfaat sauna setelah gym untuk performa atau otot, buktinya masih terbatas, jadi fokus utamanya tetap keamanan.

Latihan Kardio Intensitas Tinggi atau Lari Jarak Jauh

Latihan seperti ini membuatmu kehilangan banyak cairan. Jadi prioritaskan pendinginan dan minum yang cukup sebelum sauna.

Kalau setelah latihan kamu masih terengah-engah, pusing, atau kram, lewati dulu sesi sauna hari itu.

Latihan Beban

Setelah latihan beban, beri waktu untuk pendinginan dan minum dulu sebelum sauna. Kalau ototmu kram atau kamu merasa pusing, tunda sesinya.

Olahraga Ringan seperti Jalan Kaki atau Yoga

Kalau latihanmu ringan, misalnya jalan kaki santai atau yoga, keringat yang keluar biasanya lebih sedikit dibanding latihan berat. Tetap lakukan pendinginan singkat dan minum dulu, lalu sesi sauna bisa jadi penutup yang nyaman.

Hari Tanpa Olahraga

Kamu juga bisa menjalani sesi sauna blanket di hari tanpa olahraga. Kalau kamu menjalani sauna blanket treatment di klinik, persiapannya tetap sama: makan dulu supaya tidak datang dengan perut kosong, dan cukupi minummu.

Jeda dan Rehidrasi di Antara Latihan dan Sesi

Supaya transisi dari latihan ke sauna lebih aman, ikuti urutan ini:

  1. Pendinginan dulu. Selesai latihan, lakukan gerakan pelan sekitar 5 sampai 10 menit supaya denyut jantung dan tekanan darah turun bertahap.
  2. Ganti cairan yang hilang. Minum sebelum masuk sauna, apalagi setelah latihan yang bikin kamu banyak berkeringat.
  3. Mulai dengan sesi pendek. Kalau baru mencoba, jangan langsung lama. Sebagai patokan umum, sesi sauna sebaiknya tidak lebih dari 15 sampai 20 menit.
  4. Minum lagi setelah sesi. Minum 2 sampai 4 gelas air sejuk setelah tiap sesi sauna.

BACA JUGA: Boleh Langsung Mandi Setelah Sauna Blanket? Cek Jedanya

Kapan Boleh Latihan Berat Lagi Setelah Treatment

Belum ada patokan baku soal jeda latihan berat setelah sesi sauna blanket. Cara paling aman adalah mengikuti arahan tim yang menangani sesimu.

Di halaman caloburn treatment, anjuran perawatan setelah sesi yang tercantum adalah minum air putih yang cukup dan menunggu minimal 10 menit sebelum mandi. Untuk jadwal latihan berat sesudahnya, tanyakan langsung saat konsultasi, terutama kalau kamu sedang menjalani beberapa sesi berturut-turut.

Sementara itu, dengarkan sinyal tubuhmu. Kalau setelah sesi kamu masih merasa lemas atau pusing, beri waktu istirahat sebelum latihan berat lagi.

Tanda Harus Menunda Sesi Setelah Olahraga

Tunda dulu sesi sauna kalau setelah olahraga kamu mengalami:

  • Masih terengah-engah, pusing, mual, atau kram otot
  • Keringat berlebihan dengan kulit terasa sejuk dan lembap, atau denyut nadi cepat tapi lemah
  • Belum bisa minum dengan cukup
  • Merasa tidak enak badan atau sedang sakit

Kalau gejala kepanasan tidak membaik dalam satu jam, atau muncul rasa bingung, segera cari pertolongan medis.

Pertanyaan Seputar Sauna Blanket dan Olahraga

Apakah Sauna Bisa Menggantikan Pemanasan?

Tidak. Pemanasan menyiapkan jantung dan otot lewat gerakan latihan yang kamu lakukan pelan-pelan, misalnya jalan cepat 5 sampai 10 menit sebelum lari, sedangkan sauna tidak memberi persiapan gerak seperti itu.

Berapa Lama Jeda dari Gym ke Sauna Blanket?

Beri waktu untuk pendinginan sekitar 5 sampai 10 menit, lalu minum dulu. Masuk sauna saat napas dan denyut jantungmu sudah lebih tenang.

Apakah Sauna Setelah Gym Mempercepat Pembentukan Otot?

Belum ada bukti langsung yang menunjukkan hal itu. Pembentukan otot tetap bergantung pada latihan, asupan, dan istirahatmu, jadi anggap sauna sebagai pelengkap, bukan kunci utama.

Latihan Dulu, Pendinginan, Minum, Baru Sauna

Urutan sederhananya: latihan, pendinginan, minum, baru sauna blanket. Kalau latihanmu berat, beri jeda lebih panjang dan pastikan cairan tubuhmu sudah tergantikan.

Kalau kamu punya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau sering pusing setelah olahraga, bicarakan dulu dengan dokter sebelum menggabungkan sauna dengan latihan.

Referensi:

Sauna Health Benefits: Are saunas healthy or harmful? | Harvard Health

Heat exhaustion: Symptoms and causes | Mayo Clinic

Aerobic exercise: How to warm up and cool down | Mayo Clinic

Physiological and perceptual responses to exercising in restrictive heat loss attire with use of an upper-body sauna suit | PMC

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?