Belakangan dahi terasa makin lebar di foto, terutama di sudut kiri dan kanan? Wajar kalau kamu jadi kepikiran. Kabar baiknya, PRP bisa membantu menebalkan rambut dan memperlambat kerontokan di garis rambut yang baru mulai mundur, selama folikel (kantong tempat rambut tumbuh) di area itu masih ada. Area yang sudah licin tanpa rambut sama sekali lebih sulit diharapkan tumbuh kembali.
Garis rambut memang bisa dibantu, tapi waktu memulainya sangat menentukan.
Apa yang Realistis Diharapkan dari PRP untuk Garis Rambut Mundur?
Yang realistis: rambut di garis depan bisa jadi lebih padat dan kerontokan melambat. Yang kurang realistis: berharap garis rambut kembali persis seperti saat remaja. PRP bekerja dengan memperkuat folikel yang masih ada, bukan membuat folikel baru.
Ini yang sejauh ini diketahui:
- Ada bukti PRP menambah kepadatan rambut. Meta-analisis Dervishi dkk. yang diringkas MDedge meninjau 13 uji klinis acak dengan 343 orang yang mengalami kebotakan pola. Dari 7 studi yang mengukur kepadatan rambut, 5 menunjukkan peningkatan kepadatan yang bermakna dibanding plasebo, sedangkan 2 lainnya tidak.
- PRP bisa “membangunkan” folikel yang tidur. DermNet menyebut PRP dapat menghidupkan kembali folikel yang sedang tidak aktif dan merangsang pertumbuhan rambut baru pada kebotakan pola pria.
- Belum ada data khusus untuk garis rambut depan. Studi yang ada mengukur kepadatan rambut secara umum, belum memisahkan hasil di dahi dengan hasil di ubun-ubun. Jadi, respons di garis rambutmu bisa berbeda dengan area kepala lain.
Penulis meta-analisis itu juga mencatat bukti efektivitas PRP untuk rambut masih terbatas. PRP belum disetujui sebagai pengobatan rambut rontok, dan di Eropa serta Amerika Serikat masih dipakai dalam uji klinis atau di luar indikasi resminya. Artinya, PRP masuk akal dicoba dengan ekspektasi yang terukur.
Tanda Garis Rambut Mundur karena Kebotakan Pola
Pada pria, garis rambut mundur sering jadi tanda pertama kebotakan pola. American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa kebotakan pola terjadi karena faktor keturunan yang membuat folikel rambut perlahan mengecil, lalu lama-kelamaan berhenti menumbuhkan rambut.
Beberapa tanda yang perlu kamu kenali:
- Pada pria, tanda awalnya sering berupa garis rambut yang mundur atau area botak di puncak kepala (AAD).
- Pada wanita, tanda awalnya lebih sering berupa rambut yang menipis secara merata atau belahan rambut yang makin lebar (AAD).
- Usia mulainya bervariasi. Pengecilan folikel bisa dimulai sejak remaja, tapi biasanya muncul di usia yang lebih dewasa (AAD).
Garis rambut mundur juga tidak selalu karena faktor keturunan. AAD mencatat gaya rambut yang terus menarik kulit kepala, seperti ikatan yang terlalu kencang, juga bisa menyebabkan kerontokan di area ini. Karena penyebabnya berbeda, cara menanganinya juga berbeda. Kalau kamu ingin tahu cara umum menumbuhkan rambut di area dahi, kami bahas lengkap di artikel tentang receding hairline.
Tahap Garis Rambut yang Paling Relevan untuk PRP
PRP paling masuk akal saat rambut di garis depan mulai menipis tapi masih ada. Tabel ini bisa jadi gambaran awal sebelum kamu konsultasi.
| Kondisi garis rambut | Relevansi PRP | Catatan |
|---|---|---|
| Mulai menipis, masih ada rambut halus | Paling relevan | Halaman PRP Hair Sozo Skin Clinic menyebut PRP ditujukan untuk rambut rontok ringan sampai sedang, rambut menipis, dan garis rambut mundur |
| Kebotakan pola tahap awal | Relevan | Termasuk kondisi yang disebut cocok di halaman PRP Hair Sozo Skin Clinic |
| Area licin, tanpa rambut sama sekali dalam waktu lama | Sulit diharapkan | Pada kebotakan pola, folikel bisa sampai berhenti menumbuhkan rambut (AAD). Dokter mungkin membahas opsi lain, misalnya tanam rambut |
Cara menilai tahapnya tidak cukup lewat foto. Dokter biasanya perlu memeriksa langsung kulit kepala untuk melihat apakah masih ada rambut halus dan folikel yang aktif di area garis rambutmu.
Timeline Hasil PRP pada Garis Rambut
Hasil PRP datang bertahap, jadi jangan berharap perubahan besar di minggu-minggu awal. Tanda pertama biasanya berupa berkurangnya kerontokan, baru kemudian rambut baru mulai terlihat.
Sebagai gambaran dari halaman PRP Hair Sozo Skin Clinic:
- Minggu ke-2 sampai ke-4: kerontokan mulai terasa berkurang.
- Bulan ke-2 sampai ke-3: rambut halus baru (baby hair) dan tambahan volume mulai terlihat lebih jelas.
- Program awal: umumnya 3 sampai 4 sesi dengan jarak 4 sampai 6 minggu per sesi, lalu dilanjutkan sesi pemeliharaan berkala.
Dalam penelitian, hasil PRP biasanya dinilai 3 sampai 6 bulan setelah treatment dimulai. Studi-studi yang ditinjau Dervishi dkk. memberikan PRP sebanyak 1 sampai 8 kali dalam rentang 1 sampai 5 bulan. Jadi, beri waktu beberapa bulan sebelum menilai apakah PRP cocok untukmu.
Baca juga: Berapa Sesi, Interval, dan Waktu PRP Rambut Agar Hasil Terlihat?
Kombinasi PRP dengan Treatment Lain untuk Garis Rambut
PRP juga bisa menjadi bagian dari rencana perawatan yang lebih lengkap. Dokter biasanya menyesuaikan kombinasinya dengan penyebab dan tingkat kerontokanmu.
- Kombinasi dengan obat penumbuh rambut. Tiga studi dalam meta-analisis Dervishi dkk. menguji PRP yang ditambahkan ke minoxidil, finasteride, atau PDRN, lalu membandingkannya dengan terapi yang sama tanpa PRP.
- Kombinasi dengan treatment rambut lain. Di Sozo Skin Clinic, ada pilihan treatment rambut lain seperti Hair Grow Booster dan Biolight Hair yang bisa dipertimbangkan dokter sesuai kondisimu.
- Obat resep hanya lewat dokter. Obat seperti finasteride adalah obat resep, jadi penggunaannya perlu lewat pemeriksaan dan resep dokter. Jangan membeli dan memakainya sendiri.
Pertanyaan Seputar PRP untuk Garis Rambut Mundur
Apakah Garis Rambut Bisa Maju Lagi?
Jangan terlalu berharap garis rambut bergeser maju seperti dulu. Studi PRP mengukur kepadatan rambut, bukan posisi garis rambut, jadi fokus PRP adalah menebalkan rambut yang ada dan memperlambat kerontokan.
Apakah Hasilnya Permanen?
Tidak permanen. Halaman PRP Hair Sozo Skin Clinic menyebut hasilnya bisa bertahan lama, tapi tetap dipengaruhi usia, hormon, stres, dan nutrisi, sehingga sesi pemeliharaan disarankan. AAD juga mengingatkan bahwa tanpa penanganan, kebotakan pola akan terus berlanjut.
Mulai Lebih Awal dengan Evaluasi Dokter
Kalau garis rambutmu baru mulai mundur, ini justru waktu yang tepat untuk diperiksakan. AAD menegaskan bahwa penanganan kebotakan pola bekerja lebih baik bila dimulai lebih awal.
Langkah pertama yang paling berguna adalah memastikan penyebabnya, apakah kebotakan pola, tarikan gaya rambut, atau hal lain. Setelah itu, dokter bisa menilai apakah PRP Hair masih relevan untuk tahap garis rambutmu, perlu dikombinasikan dengan treatment lain, atau justru opsi lain yang lebih cocok. Kalau garis rambutmu belum banyak berubah dan kerontokannya masih wajar, belum perlu buru-buru treatment. Cukup pantau perubahannya dan periksakan saat mulai terasa mengganggu.
Referensi:
Meta-Analysis Finds Platelet-Rich Plasma May Improve Hair Growth | MDedge (ringkasan Dervishi dkk. 2019, Journal of Cosmetic Dermatology)
Platelet-Rich Plasma: Dermatological Applications | DermNet
Hair Loss: Who Gets and Causes | American Academy of Dermatology
PRP Hair Treatment | Sozo Skin Clinic
