Acne 5 mnt baca

Benjolan Setelah Rejuran Scar, Normal atau Bahaya?

Kamu bercermin setelah treatment dan wajahmu penuh titik-titik kecil yang menonjol? Tenang dulu. Benjolan kecil seperti bekas gigitan nyamuk memang termasuk efek yang bisa muncul setelah Rejuran Scar, bersama bengkak, kemerahan, lebam, gatal, dan nyeri di area suntikan. Downtime-nya umumnya sekitar 1 sampai 2 hari, tergantung kondisi kulit.

Kamu juga perlu tahu, meski biasanya ini bagian dari proses, ada beberapa tanda yang sebaiknya nggak ditunggu sampai hilang sendiri. Di bawah ada patokan sederhana untuk membedakannya.

Alasan Benjolan Kecil Muncul Setelah Injeksi

Benjolan itu muncul karena produknya disuntikkan sedikit demi sedikit di banyak titik di dalam kulit. Gel yang baru masuk membuat permukaan kulit di titik itu sedikit terangkat untuk sementara, sampai produknya menyebar dan diserap.

Kamu mungkin juga merasa benjolan setelah Rejuran S lebih terlihat dibanding cerita temanmu yang menjalani Rejuran jenis lain. Itu masuk akal. Rejuran S memang dibuat lebih kental dan padat karena ditujukan untuk bopeng dan bekas luka, sementara Rejuran untuk area mata dibuat lebih cair supaya tidak meningkatkan risiko benjolan.

Soal berapa lama benjolannya bertahan, nggak ada angka yang sama untuk semua orang. Patokan yang bisa kamu pegang adalah downtime sekitar 1 sampai 2 hari. Kalau benjolan terasa keras dan nggak membaik dalam 1 sampai 2 minggu, sebaiknya hubungi dokter.

Efek yang Umumnya Normal Setelah Rejuran Scar

Sebagian besar reaksi setelah Rejuran Scar bersifat ringan dan sementara. Ini daftar yang umumnya masih wajar:

  • Benjolan kecil seperti gigitan nyamuk di titik suntikan.
  • Bengkak ringan di sekitar area yang disuntik.
  • Kemerahan di area treatment.
  • Lebam atau memar di beberapa titik.
  • Gatal ringan.
  • Nyeri atau rasa sensitif saat area itu tersentuh.

Kamu bisa sedikit lebih tenang melihat data penelitian juga. Pada studi produk polinukleotida lain (bukan Rejuran) untuk bopeng sedang sampai berat, efek yang tercatat hanya 10 dari 122 tindakan. Sembilan di antaranya ringan dan satu sedang, berupa memar, bengkak, dan kumpulan darah kecil di bawah kulit, tanpa efek serius.

Cara Merawat Kulit Selama Benjolan Masih Ada

Selama benjolan masih ada, prinsipnya sederhana: biarkan kulit pulih tanpa banyak diganggu, dan ikuti arahan dokter yang menanganimu.

1. Jangan dipencet, dipijat, atau digaruk.
Benjolan ini bukan jerawat, jadi nggak ada yang perlu dikeluarkan. Peserta penelitian polinukleotida untuk bopeng juga diminta tidak memijat area yang disuntik. Kalau terasa gatal, tahan dulu dan tanyakan ke dokter apa yang boleh dilakukan.

2. Bersihkan wajah dengan lembut.
Pakai gerakan pelan tanpa menggosok, dan ikuti arahan pembersihan dari dokter. Hindari scrub atau alat pembersih wajah yang menekan kulit.

3. Tunda makeup dan skincare aktif sampai diizinkan.
Area suntikan masih berupa luka kecil. Tanyakan ke dokter kapan kamu boleh kembali memakai makeup dan produk seperti eksfolian atau retinol.

4. Tanyakan dulu sebelum olahraga berat atau ke sauna.
Di hari-hari awal, kulit masih bengkak dan kemerahan. Sebaiknya pastikan ke dokter kapan aktivitas yang bikin wajah panas dan berkeringat sudah boleh dilakukan lagi.

Tanda yang Perlu Segera Diperiksakan ke Dokter

Sebagian besar benjolan akan mereda sendiri, tapi beberapa tanda sebaiknya langsung diperiksakan. Kuncinya: reaksi normal cenderung membaik dari hari ke hari, sedangkan tanda masalah justru memburuk.

Kemungkinan masih normalSebaiknya segera hubungi dokter
Benjolan kecil seperti gigitan nyamuk yang makin hari makin samarBenjolan membesar, terasa keras, dan nggak membaik dalam 1 sampai 2 minggu
Bengkak ringan yang mereda dalam 1 sampai 2 hariBengkak makin berat setelah 48 jam
Kemerahan di sekitar titik suntikanKemerahan meluas, terasa panas, atau muncul nanah
Nyeri ringan saat disentuhNyeri makin hebat dari hari ke hari, atau disertai demam
Lebam kecil di beberapa titikLebam meluas tanpa sebab yang jelas

Kamu juga nggak perlu menunggu semuanya sendirian. Di Sozo, kontrol lanjutan dijadwalkan 2 minggu setelah tindakan, jadi itu waktu yang tepat untuk menanyakan benjolan yang masih tersisa. Tapi kalau muncul tanda di kolom kanan, jangan tunggu jadwal kontrol.

BACA JUGA: Jerawat Masih Muncul, Sudah Boleh Rejuran Scar?

Pertanyaan Seputar Benjolan Setelah Rejuran Scar

Boleh Dikompres?

Di klinik, kulit biasanya diberi pendinginan setelah injeksi supaya terasa lebih nyaman. Untuk kompres di rumah, tanyakan dulu ke dokter yang menanganimu, termasuk jenis kompres dan berapa lama yang aman, karena arahannya bisa berbeda tergantung kondisi kulitmu.

Kalau Ada Acara 3 Hari Lagi?

Downtime Rejuran Scar umumnya sekitar 1 sampai 2 hari, tapi lebam pada sebagian orang bisa bertahan lebih lama. Kalau acaranya penting, lebih aman menjadwalkan treatment dengan jeda yang lebih longgar daripada mepet beberapa hari sebelumnya.

Tenang, Pantau, dan Hubungi Klinik Bila Ragu

Kamu nggak perlu panik melihat bentol kecil setelah Rejuran Scar. Dalam banyak kasus, itu tanda produk baru saja masuk ke kulit dan akan mereda dalam beberapa hari.

Yang penting, pantau arahnya. Kalau makin hari makin membaik, lanjutkan perawatan lembut dan tunggu jadwal kontrol. Kalau justru memburuk, atau kamu sekadar ragu, hubungi klinik tempat kamu treatment. Nggak ada pertanyaan yang terlalu kecil soal kulitmu sendiri.

Kalau kamu belum menjalani treatment dan masih menimbang-nimbang, kamu bisa membandingkan dulu pilihan Scar Treatment lain atau jenis Skin Booster yang berbeda saat konsultasi. Tanyakan juga perkiraan downtime untuk kondisi kulitmu, supaya kamu bisa memilih waktu treatment yang pas.

Referensi:

Rejuran S (Scar) Treatment Untuk Bopeng & Bekas Luka | Sozo Skin Clinic

Treatment Rejuran Adalah Apa? Kenali Manfaat, Jenis & Cara Kerjanya | Sozo Skin Clinic

Rejuran Scar: Manfaat, Prosedur, dan Perawatan untuk Bekas Luka | Sozo Skin Clinic

Rejuran S: Jenis, Treatment, & 5 Prosedurnya! | Sozo Skin Clinic

Polynucleotides High Purification Technology: A Real-World Prospective Study in a Hospital Outpatient Setting Supports PN HPT as a Regenerative Medicine Option for Acne Scar Management | Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?