Hair 5 mnt baca

Apakah Hasil PRP Rambut Permanen? Ini Soal Maintenance

Apakah Hasil PRP Rambut Permanen? Ini Soal Maintenance

Program PRP rambut sudah selesai, rambut terasa lebih tebal, lalu dokter menyinggung soal sesi maintenance? Wajar kalau kamu jadi bertanya-tanya, apakah ini harus “langganan” selamanya. Jawaban jujurnya: hasil PRP rambut tidak permanen. Pada kebotakan pola, kerontokan cenderung terus berjalan seiring waktu, jadi sesi lanjutan berkala biasanya dianjurkan untuk mempertahankan hasil.

Maintenance memang terdengar merepotkan, tapi alasannya ada pada sifat kebotakan pola itu sendiri, bukan karena treatment-nya gagal.

Apakah Hasil PRP Rambut Permanen?

Tidak permanen, tapi bukan berarti hasilnya cepat hilang. Hasil PRP bisa bertahan cukup lama, dan maintenance berfungsi menjaga hasil itu supaya tidak perlahan kembali ke kondisi awal.

Ini yang disebut sumber-sumber terkait:

  • Halaman PRP Hair Sozo Skin Clinic menyebut hasilnya bisa bertahan lama, tapi tidak permanen karena tetap dipengaruhi usia, hormon, stres, dan nutrisi. Karena itu, sesi pemeliharaan disarankan.
  • University Hospital Zurich menyebut sesi lanjutan secara rutin mungkin diperlukan untuk mempertahankan hasil yang sudah dicapai.

Jadi, kalau dokter membicarakan maintenance setelah program awal, itu bagian dari rencana jangka panjang, bukan tanda ada yang salah.

Alasan Hasil PRP Rambut Perlu Dipertahankan

Singkatnya, PRP membantu folikel rambut, tapi penyebab kebotakan pola tetap ada. Ada tiga alasan utama kenapa hasilnya perlu dijaga.

Kebotakan Pola Terus Berjalan

Kebotakan pola terjadi karena faktor keturunan. American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa gen yang diwariskan membuat folikel rambut perlahan mengecil, lalu lama-kelamaan berhenti menumbuhkan rambut.

AAD juga menegaskan bahwa tanpa pengobatan, kerontokan akan terus berlanjut. Artinya, proses yang menyebabkan rambutmu menipis tetap berjalan, bahkan setelah program PRP selesai.

PRP Mendukung Folikel, Tidak Mengubah Faktor Keturunan

Review Paichitrojjana dan Paichitrojjana (2022) menjelaskan bahwa PRP diduga membantu sel folikel bertahan lebih lama dan memperpanjang fase anagen, yaitu fase pertumbuhan aktif rambut. Meski begitu, review yang sama menyebut mekanisme pasti PRP pada rambut belum sepenuhnya dipahami.

Bayangkan PRP seperti memberi pupuk pada tanaman. Pupuk membantu tanaman tumbuh lebih baik, tapi tidak mengubah sifat bawaan tanamannya. Kami tidak menemukan sumber yang menyebut PRP bisa menghentikan faktor keturunan penyebab kebotakan pola, sehingga dukungan pada folikel perlu diberikan berkala.

Data Daya Tahan Jangka Panjang Masih Terbatas

Sejauh ini, data soal berapa lama hasil PRP rambut bertahan masih terbatas. Dalam meta-analisis Dervishi dkk. yang diringkas MDedge, studi-studi PRP rambut umumnya hanya menilai hasil 3 sampai 6 bulan setelah treatment dimulai.

Para penulisnya juga menyarankan studi lanjutan untuk melihat efek samping jangka panjang. Karena pemantauan yang panjang masih jarang, belum ada angka pasti soal berapa lama hasil PRP rambut bertahan tanpa maintenance.

Pola Maintenance yang Umum Dibahas

Belum ada jadwal maintenance yang baku untuk semua orang. Yang ada adalah gambaran dari protokol yang pernah diusulkan dalam literatur.

Review Paichitrojjana dan Paichitrojjana mengutip satu usulan protokol dari Stevens dan Khetarpal: PRP diberikan sebulan sekali selama 3 bulan pertama, lalu setiap 3 bulan sampai akhir tahun pertama. Untuk jadwal setelah tahun pertama, kami belum menemukan sumber yang menetapkan angka bakunya.

Review yang sama juga menyebut jumlah dan jarak sesi yang paling optimal masih perlu diteliti lebih lanjut. Karena itu, jadwal maintenance sebaiknya ditentukan dokter berdasarkan evaluasi kondisi rambutmu, bukan mengikuti angka yang sama untuk semua orang.

Yang Terjadi Bila Berhenti PRP

Kalau kamu berhenti, rambut umumnya kembali mengikuti proses alaminya. Pada kebotakan pola, artinya kerontokan cenderung berjalan lagi seperti sebelum treatment, karena AAD menyebut tanpa pengobatan kerontokan akan terus berlanjut.

Kami belum menemukan penelitian yang secara khusus memantau apa yang terjadi setelah PRP rambut dihentikan. Jadi, kami juga tidak bisa menyebut rambut akan rontok “lebih parah dari sebelumnya”. Yang lebih masuk akal: manfaat PRP perlahan berkurang, sementara proses kebotakan pola tetap berjalan.

Berhenti juga bukan keputusan yang salah. Kalau biaya atau waktu jadi pertimbangan, diskusikan dengan dokter, karena mungkin ada pilihan lain untuk menjaga rambutmu.

BACA JUGA: Berapa Kali PRP Rambut? Ini Jadwal dan Alasan Jaraknya

Cara Membantu Menjaga Hasil Lebih Lama

Selain maintenance, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan supaya hasil PRP tidak cepat memudar:

  • Ikuti jadwal evaluasi dari dokter. Evaluasi berkala membantu menentukan kapan maintenance memang perlu, dan kapan belum.
  • Tangani penyebab lain kerontokan. AAD menyebut kekurangan zat besi, protein, biotin, atau zinc, serta gangguan tiroid, juga bisa menyebabkan rambut rontok. Kalau ada salah satunya, rambut bisa tumbuh kembali setelah penyebabnya ditangani.
  • Kurangi gaya rambut yang menarik terlalu kencang. AAD mengingatkan bahwa ikatan rambut yang terus menarik kulit kepala bisa menyebabkan kerontokan permanen.
  • Diskusikan kombinasi treatment. Review Paichitrojjana dan Paichitrojjana menyebut obat penumbuh rambut seperti minoxidil oles sudah disetujui untuk kebotakan pola. Dokter bisa menilai apakah kombinasi obat atau treatment klinik lain cocok untukmu. Untuk obat resep, gunakan hanya lewat dokter.

Pertanyaan Seputar Daya Tahan Hasil PRP Rambut

Berapa Lama Hasil PRP Rambut Bertahan?

Belum ada patokan baku. Daya tahannya bergantung pada kondisi rambutmu, kebiasaan sehari-hari, dan apakah sesi maintenance dilakukan.

Apakah Maintenance Harus Selamanya?

Tidak ada jawaban yang sama untuk semua orang. Kebutuhan maintenance sebaiknya dievaluasi dokter secara berkala, dan jadwalnya bisa disesuaikan dengan perkembangan rambutmu.

Memutuskan Komitmen Program Bersama Dokter

Hasil PRP rambut tidak permanen, karena kebotakan pola memang proses yang terus berjalan. Maintenance adalah cara mengelola kondisi itu dalam jangka panjang, bukan tanda bahwa treatment gagal.

Sebelum memulai atau melanjutkan PRP Hair, tanyakan ke dokter soal rencana jangka panjangnya: berapa sesi program awal, kapan evaluasi, dan bagaimana gambaran maintenance-nya. Kalau kamu belum siap dengan komitmen jangka panjang, sampaikan saja. Dokter bisa membantu mencari pilihan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kemampuanmu.

Referensi:

PRP Treatment (Autologous Blood Therapy) for Hair Loss | University Hospital Zurich

Hair Loss: Who Gets and Causes | American Academy of Dermatology

Platelet Rich Plasma and Its Use in Hair Regrowth: A Review | Drug Design, Development and Therapy

Meta-Analysis Finds Platelet-Rich Plasma May Improve Hair Growth | MDedge

PRP Hair Treatment | Sozo Skin Clinic

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?