Skin 8 mnt baca

AHA BHA untuk Pemula: Cara Pakai, Jenis, dan Manfaatnya

Logo Tim Editor Sozo Skin Clinic

Tim Editor Sozo Skin Clinic

Klinik Estetika & Kecantikan

AHA BHA untuk Pemula: Cara Pakai, Jenis, dan Manfaatnya

Memiliki kulit wajah yang cerah dan bebas komedo adalah impian banyak orang. Namun, penumpukan sel kulit mati seringkali membuat wajah tampak kusam dan kasar.Studi dermatologi menunjukkan bahwa pergantian sel kulit melambat secara signifikan setelah usia 25 tahun. Hal ini menyebabkan sel mati menumpuk dan menyumbat pori-pori wajah kamu.

“Wajahku jadi jauh lebih halus dan cerah setelah rutin melakukan eksfoliasi yang tepat,” ungkap Sarah, salah satu pasien setia klinik kecantikan.

Salah satu solusi paling efektif untuk masalah ini adalah penggunaan AHA BHA. Kandungan aktif ini mampu mengangkat sel kulit mati tanpa perlu digosok secara kasar. Jika kamu masih pemula dalam dunia chemical peeling, artikel ini adalah panduan yang tepat. Mari kita bahas tuntas cara kerja dan manfaatnya untuk kulitmu.

Apa Itu AHA dan BHA?

Sebelum mencoba produknya, kamu harus memahami perbedaan mendasar antara kedua kandungan ini. AHA dan BHA adalah jenis asam yang berfungsi sebagai eksfoliator kimiawi. Keduanya bekerja dengan cara meluruhkan ikatan sel kulit mati di permukaan wajah. Proses ini merangsang pertumbuhan sel kulit baru yang lebih sehat. Meskipun tujuannya sama, cara kerja dan target masalah kulitnya sedikit berbeda. Memilih jenis yang tepat adalah kunci keberhasilan perawatan wajah kamu.

Jenis-Jenis AHA yang Perlu Kamu Tahu

Alpha Hydroxy Acid atau AHA adalah asam yang larut dalam air. Kandungan ini bekerja sangat baik di permukaan kulit terluar. AHA sangat direkomendasikan untuk kamu yang memiliki masalah kulit kering atau kerusakan akibat sinar matahari.

Berikut adalah jenis-jenis AHA yang populer:

1. Glycolic Acid

Jenis ini merupakan AHA yang paling populer dan sering ditemukan dalam produk skincare. Glycolic acid memiliki ukuran molekul paling kecil dibandingkan jenis lainnya. Ukuran molekul yang kecil memungkinkannya menembus lapisan kulit dengan cepat dan dalam. Ini membuatnya sangat efektif untuk mengatasi hiperpigmentasi dan garis halus. Namun, karena penetrasinya yang cepat, risiko iritasi juga mungkin terjadi pada kulit sensitif. Kamu perlu memperkenalkannya secara perlahan ke dalam rutinitas harian.

2. Lactic Acid

Lactic acid biasanya berasal dari fermentasi susu atau dibuat secara sintetis di laboratorium. Asam ini dikenal lebih lembut dibandingkan glycolic acid. Kelebihan utama lactic acid adalah sifatnya yang juga melembapkan kulit. Ia bekerja sebagai humektan yang menarik air ke dalam lapisan kulit. Jenis ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki kulit kering namun ingin mencoba eksfoliasi kimia. Hasilnya adalah kulit yang lebih cerah dan tetap terhidrasi.

3. Mandelic Acid

Jika kamu memiliki kulit yang sangat sensitif, mandelic acid bisa menjadi sahabat barumu. Asam ini berasal dari ekstrak almond pahit. Molekul mandelic acid berukuran paling besar di antara jenis AHA lainnya. Artinya, ia meresap ke dalam kulit secara perlahan dan bertahap. Proses penyerapan yang lambat ini meminimalkan risiko kemerahan atau iritasi. Kamu tetap bisa mendapatkan manfaat eksfoliasi tanpa rasa perih berlebih.

Jenis BHA dan Cara Kerjanya di Pori-pori

Berbeda dengan AHA, Beta Hydroxy Acid atau BHA memiliki sifat larut dalam minyak. Sifat unik ini memungkinkannya bekerja hingga ke dalam pori-pori. Jenis BHA yang paling umum digunakan dalam produk perawatan kulit adalah Salicylic Acid. Kandungan ini adalah musuh utama bagi komedo dan jerawat.

BHA mampu menembus sebum atau minyak alami yang menyumbat pori-pori kamu. Ia membersihkan kotoran yang terperangkap jauh di dalam kulit. Selain membersihkan, BHA juga memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri. Ini sangat membantu meredakan kemerahan pada jerawat yang sedang meradang. Bagi pemilik kulit berminyak atau acne-prone, BHA adalah kandungan wajib dalam rutinitas. Penggunaan rutin dapat mencegah timbulnya jerawat baru di masa depan.

Manfaat Gabungan AHA BHA untuk Masalah Kulit

Banyak produk kini menggabungkan AHA BHA dalam satu formulasi. Kombinasi ini menawarkan perawatan menyeluruh untuk berbagai masalah kulit. AHA bekerja membereskan tekstur kasar di permukaan kulit wajah kamu. Sementara itu, BHA sibuk membersihkan minyak berlebih di dalam pori-pori.

Sinergi keduanya memberikan efek kulit yang lebih halus, cerah, dan bersih secara mendalam. Berikut adalah manfaat spesifik dari penggunaan gabungan keduanya:

  • Mencerahkan noda bekas jerawat dan meratakan warna kulit.
  • Mengurangi tampilan pori-pori besar yang mengganggu penampilan.
  • Mencegah munculnya komedo putih (whitehead) dan komedo hitam (blackhead).
  • Memperbaiki tekstur kulit yang tidak rata atau bopeng ringan.

BACA JUGA: Bingung dengan Kulit Kusam dan Komedo? Coba Facial Ini!

Tips Memilih Kadar AHA BHA Sesuai Tipe Kulit

Sebagai pemula, memilih konsentrasi asam yang tepat sangatlah krusial. Menggunakan kadar yang terlalu tinggi bisa merusak skin barrier kamu. Mulailah dengan persentase yang rendah untuk melihat toleransi kulitmu. Kamu bisa meningkatkannya secara bertahap seiring berjalannya waktu.

Untuk Kulit Kering

Fokuslah pada produk dengan kandungan AHA sebagai bahan utamanya. Konsentrasi AHA sekitar 5% hingga 8% sudah cukup efektif untuk pemula. Pilihlah jenis Lactic Acid karena sifatnya yang melembapkan. Hindari penggunaan BHA berlebih karena bisa membuat kulit semakin kering.

Untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Kulit berminyak biasanya lebih tahan banting terhadap bahan aktif eksfoliasi. Kamu bisa mencari produk dengan kandungan BHA 1% hingga 2%. Jika ingin menggunakan kombinasi, cari toner dengan rasio seimbang. Pastikan produk tersebut tidak mengandung alkohol yang terlalu tinggi.

Untuk Kulit Sensitif

Pemilik kulit sensitif harus ekstra hati-hati dalam memilih produk eksfoliasi. Pilihlah Mandelic Acid atau PHA (Poly Hydroxy Acid) sebagai alternatif. Gunakan produk dengan konsentrasi sangat rendah dan frekuensi jarang. Cukup gunakan satu kali seminggu di awal pemakaian.

Cara Pakai AHA BHA untuk Pemula

Menggunakan AHA BHA tidak boleh sembarangan agar hasilnya maksimal. Berikut adalah langkah-langkah yang aman untuk kamu ikuti:

1. Lakukan Patch Test

Sebelum mengoleskan ke seluruh wajah, tes produk di area belakang telinga. Tunggu selama 24 jam untuk melihat reaksi kulitmu. Jika tidak ada rasa gatal atau panas berlebih, kamu bisa melanjutkannya. Langkah ini penting untuk mencegah reaksi alergi parah.

2. Gunakan pada Kulit Kering

Aplikasikan produk eksfoliasi hanya pada kulit yang sudah bersih dan kering. Air pada wajah bisa meningkatkan penetrasi asam dan memicu iritasi. Tunggu beberapa menit setelah mencuci muka sebelum mengoleskan toner atau serum. Pastikan wajah benar-benar bebas dari sisa air.

3. Mulai Secara Perlahan

Jangan langsung menggunakan produk eksfoliasi setiap hari di awal pemakaian. Cukup gunakan 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Biarkan kulit beradaptasi dengan bahan aktif tersebut terlebih dahulu. Jika kulitmu merespons baik, kamu bisa meningkatkan frekuensinya perlahan.

4. Wajib Gunakan Pelembap

Eksfoliasi bisa membuat kulit menjadi sedikit lebih kering dari biasanya. Kunci kelembapan kulitmu dengan moisturizer yang menghidrasi. Pilihlah pelembap dengan kandungan ceramide atau hyaluronic acid. Bahan ini membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit setelah eksfoliasi.

BACA JUGA: Punya Kulit Kering? Begini Cara Memilih Moisturizer yang Tepat

5. Jangan Lewatkan Sunscreen

Penggunaan AHA dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Kulitmu akan lebih mudah terbakar jika tidak dilindungi. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap pagi. Aplikasikan ulang setiap beberapa jam jika kamu banyak beraktivitas di luar.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan AHA BHA

Banyak pemula yang gagal mendapatkan hasil maksimal karena kesalahan sepele. Menghindari kesalahan ini akan menyelamatkan kulitmu dari iritasi.

Mencampur dengan Retinol

Hindari menggunakan AHA BHA berbarengan dengan retinol dalam satu waktu. Kombinasi ini terlalu keras dan berisiko tinggi menyebabkan over-exfoliation. Gunakan keduanya di hari yang berbeda atau waktu yang berbeda. Misalnya, gunakan AHA BHA di pagi hari dan retinol di malam hari.

BACA JUGA: Anti Aging Adalah Kunci Kulit Awet Muda: Skincare & Treatment Paling Efektif

Menggosok Wajah Terlalu Keras

Saat menggunakan exfoliating toner dengan kapas, usapkan secara lembut. Jangan menekan atau menggosok kapas terlalu kuat ke wajah. Biarkan cairan asam bekerja dengan sendirinya mengangkat sel kulit mati. Gesekan fisik yang kasar hanya akan melukai permukaan kulitmu.

Efek Samping dan Cara Menghindarinya

Setiap bahan aktif pasti memiliki potensi efek samping, termasuk acid. Reaksi yang umum terjadi adalah rasa sedikit cekit-cekit saat aplikasi. Rasa ini biasanya normal dan akan hilang dalam beberapa menit. Namun, jika rasa perih berlanjut dan disertai kemerahan hebat, segera bilas.

Mengenal Purging

Istilah purging sering terdengar saat pertama kali menggunakan produk eksfoliasi. Ini adalah proses pembersihan pori-pori yang memicu munculnya jerawat kecil. Purging biasanya terjadi di area yang memang sering bermasalah. Proses ini bersifat sementara dan akan membaik setelah satu siklus kulit. Bedakan purging dengan breakout akibat ketidakcocokan produk. Breakout biasanya muncul di area baru disertai rasa gatal dan panas.

Tanda Over-Exfoliation

Wajah yang tampak sangat mengkilap seperti plastik adalah tanda bahaya. Ini menunjukkan bahwa lapisan pelindung kulitmu sudah terlalu tipis. Gejala lainnya adalah kulit terasa kaku, perih saat terkena air, dan kemerahan. Jika ini terjadi, hentikan penggunaan semua bahan aktif sementara waktu. Fokuslah pada perbaikan skin barrier dengan pelembap dasar. Kembalilah menggunakan eksfoliator setelah kondisi kulit benar-benar pulih.

Konsultasi Skincare dan Perawatan Eksfoliasi di Sozo Skin Clinic

Mencoba produk skincare yang dijual bebas memang langkah awal yang baik. Namun, terkadang kulit membutuhkan penanganan yang lebih spesifik dan profesional. Kadar asam dalam produk pasaran biasanya dibatasi agar aman digunakan sendiri. Untuk hasil yang lebih signifikan, perawatan medis mungkin diperlukan. Di Sozo Skin Clinic, kami menyediakan layanan konsultasi mendalam untuk menganalisis kulitmu. Dokter kami akan menentukan jenis perawatan yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Kami memiliki perawatan Chemical Peeling dengan formulasi medis yang teruji. Konsentrasi asam yang digunakan lebih tinggi namun tetap aman di bawah pengawasan dokter. Perawatan ini efektif untuk mengatasi jerawat parah, melasma, hingga tekstur kulit kasar. Hasilnya tentu lebih cepat terlihat dibandingkan penggunaan produk rumahan biasa.

Jangan ragu untuk mendiskusikan masalah kulitmu bersama tim ahli kami. Mendapatkan arahan profesional akan menghindarkan kamu dari risiko kerusakan kulit akibat eksperimen sendiri. Merawat kulit adalah investasi jangka panjang yang memerlukan kesabaran dan pengetahuan. Dengan pemahaman yang tepat tentang AHA BHA, kulit sehat impianmu bukan lagi sekadar angan. Mulailah perjalanan kulit sehatmu hari ini dengan langkah yang tepat. Kulit yang bersih dan bercahaya siap menunjang rasa percaya dirimu setiap hari.