
Baru selesai mengaplikasikan foundation, tapi tekstur wajah tetap terlihat tidak rata? Lalu, ada bintik-bintik putih kecil yang membuat riasan tidak menempel sempurna dan kulit terasa “gradakan” saat disentuh? Sekecil apapun ukurannya, komedo putih punya kemampuan luar biasa untuk mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.
Yang lebih frustrasi lagi, komedo putih jauh lebih sulit dihilangkan dibanding komedo hitam.
Tidak seperti komedo hitam yang bisa “didorong keluar”, whitehead bersifat tertutup di dalam pori.
Kondisi ini membuat penanganannya lebih menantang karena sumbatan tidak bisa diakses dari permukaan.
Karena itulah kamu perlu mengetahui cara menghilangkan komedo putih yang tepat. Yuk, simak tips lengkapnya di bawah ini!
BACA JUGA: Cara Menghilangkan Komedo dan Jerawat: Solusi Tuntas dari Akar
Cara Mengobati Komedo Putih
1. Bersihkan Wajah Secara Rutin
Fondasi dari semua perawatan komedo putih adalah rutinitas pembersihan yang konsisten.
Dengan perawatan kulit dan treatment yang tepat dan konsisten, kamu mungkin mulai melihat perbedaan dalam delapan hingga dua belas minggu. Namun memang butuh waktu, dan konsistensi adalah kuncinya.
Cuci muka minimal dua kali sehari saat pagi dan malam. Gunakan gentle cleanser berbahan salicylic acid yang membantu mencegah penumpukan sel kulit mati di dalam pori.
2. Lakukan Eksfoliasi Wajah
Eksfoliasi adalah cara paling langsung untuk mencegah dan mengatasi penumpukan sel kulit mati yang menjadi “bahan baku” komedo putih. Ada dua pendekatan:
Chemical exfoliation (AHA/BHA) adalah pilihan yang paling direkomendasikan dermatologis. Menurut Dr. Michele Green, dermatologis bersertifikat dari michelegreenmd.com, salicylic acid tersedia dalam konsentrasi 1–2% over-the-counter dan ketika diaplikasikan ke kulit, membantu mengurangi produksi sebum dan meningkatkan pergantian sel kulit untuk membersihkan pori dari minyak dan kotoran berlebih.
Physical exfoliation bisa dilakukan dengan scrub lembut 1–2 kali seminggu. Tapi perlu hati-hati: over-eksfoliasi justru merangsang produksi sebum lebih banyak dan memperparah kondisi. Hindari scrub dengan partikel kasar yang bisa mengiritasi kulit.
3. Gunakan Obat Jerawat (Bahan Aktif)
Ini adalah lini pertahanan utama yang didukung bukti ilmiah terkuat:
Salicylic acid (BHA): bekerja oil-soluble, menembus langsung ke dalam pori untuk melarutkan sumbatan dari dalam. Gunakan 1–3 kali sehari dalam bentuk cleanser, toner, atau serum.
Retinoid: Adapalene adalah retinoid OTC yang sangat efektif dan harus diaplikasikan ke seluruh wajah, bukan hanya sebagai spot treatment. Untuk kulit kering atau sensitif, mulai dengan penggunaan setiap 2–3 malam, lalu tingkatkan menjadi setiap malam sesuai toleransi kulit.
Benzoyl peroxide: menarget bakteri penyebab jerawat di permukaan kulit, mencegah komedo putih berkembang menjadi jerawat inflamasi.
Azelaic acid: pilihan yang lebih ringan untuk kulit sensitif. Azelaic acid sangat efektif untuk mengurangi pori yang tersumbat sekaligus memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengatasi pigmen merah yang sering menyertai breakout.
BACA JUGA: 10 Produk Menghilangkan Komedo Hitam Paling Ampuh
4. Gunakan Bahan-Bahan Alami
Bagi yang mencari alternatif lebih natural, beberapa bahan memiliki bukti pendukung:
Madu (terutama Manuka honey)
Menurut Oliva Clinic, sifat antibakteri dan anti-inflamasi madu membantu mengurangi jerawat dan breakout — ketika diaplikasikan ke wajah, madu membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat, komedo hitam, dan komedo putih, sementara enzim alami dalam madu membantu mengeksfoliasi kulit secara lembut dan mengangkat sel kulit mati. Oleskan tipis-tipis ke wajah selama 15 menit lalu bilas bersih.
Tea tree oil
Tea tree oil adalah antiseptik alami yang bekerja mirip benzoyl peroxide 5% dalam mengurangi bakteri penyebab jerawat. Selalu encerkan dengan carrier oil sebelum diaplikasikan ke kulit.
Aloe vera
Mengutip Healthline, Mayo Clinic melaporkan bahwa aloe vera bisa membantu mengatasi jerawat ketika digunakan bersama produk perawatan jerawat lainnya.
Penting dicatat: bahan-bahan alami bekerja lebih lambat dan hasilnya lebih bervariasi dibanding bahan aktif yang sudah terbukti klinis. Anggap sebagai pelengkap, bukan pengganti.
5. Hindari Paparan Sinar Matahari Berlebihan
Ini sering diabaikan dalam konteks komedo putih, padahal dampaknya signifikan.
Menurut panduan dari Dot & Key, sinar UV memperparah bekas jerawat dan hiperpigmentasi.
Sebuah studi di Clinical Dermatology 2025 menemukan bahwa pasien jerawat yang menggunakan SPF 30 berbasis zinc mengalami penurunan lesi sebesar 20% dalam 12 minggu.
Kuncinya: pilih sunscreen berlabel oil-free dan non-comedogenic, bukan menghindari sunscreen sama sekali, karena sunscreen dengan formula yang salah justru bisa menyumbat pori dan memperburuk komedo putih.
6. Uap Hangat pada Wajah (Steam)
Steam adalah salah satu cara paling simpel dan terjangkau untuk membantu membuka pori yang tersumbat.
Kamu bisa mengisi mangkuk dengan air panas dan mendekatkan wajah ke uapnya — tutup kepala dengan handuk di atas mangkuk untuk memusatkan uap ke arah wajah dan leher. Jangan biarkan air panas langsung menyentuh wajah karena bisa berdampak negatif dan memperburuk kondisi.
Lakukan steam selama 5–10 menit, lalu lanjutkan dengan pembersihan atau masker untuk hasil yang lebih optimal.
7. Hindari Penggunaan Produk Wajah yang Tidak Sesuai
Meski kulit tampak sudah bersih, beberapa minyak berlemak dan produk occlusif tertentu tetap bisa menyumbat pori dan menyebabkan whitehead.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan: pilih produk berlabel non-comedogenic untuk semua langkah skincare, hindari foundation berbasis minyak berat, dan pastikan membersihkan makeup secara tuntas sebelum tidur. Double cleansing dengan cleansing oil diikuti facial wash sangat direkomendasikan untuk pengguna makeup.
BACA JUGA: Cara Membersihkan Komedo di Hidung Tanpa Bikin Pori Membesar
Kapan Harus ke Dokter?
Perawatan mandiri dengan bahan aktif yang tepat biasanya sudah cukup untuk mengatasi whitehead ringan hingga sedang. Namun ada kondisi yang membutuhkan penanganan profesional.
Tanpa penanganan yang tepat, comedonal acne bisa berkembang menjadi jerawat inflamasi yang menyakitkan dan lebih terlihat.
Segera pertimbangkan konsultasi ke dokter kulit jika whitehead tidak membaik setelah 3–4 bulan perawatan mandiri yang konsisten, komedo putih berkembang menjadi jerawat kistik atau inflamasi yang menyakitkan, muncul dalam jumlah besar dan meluas ke area punggung atau dada, atau meninggalkan bekas hiperpigmentasi yang sulit hilang.
Untuk penanganan profesional yang lebih efektif, Sozo Skin Clinic menyediakan berbagai pilihan skin treatment yang dirancang khusus untuk mengatasi komedo putih secara menyeluruh, termasuk:
Facial Treatment treatment wajah profesional yang membersihkan pori secara mendalam, mengangkat sel kulit mati yang menyumbat folikel, dan menstimulasi regenerasi kulit — memberikan hasil yang jauh lebih tuntas dibanding perawatan mandiri di rumah.
Chemical Peeling — prosedur yang mengaplikasikan larutan kimia untuk mengeksfoliasi lapisan kulit lebih dalam, membuka pori yang tersumbat, dan mempercepat pergantian sel kulit baru. Sangat efektif untuk kasus whitehead yang membandel dan tersebar luas.
Konsultasikan kondisi kulitmu dengan tim dokter Sozo untuk mendapatkan evaluasi dan rencana treatment yang paling sesuai dengan jenis kulit dan tingkat keparahan komedomu, yuk!

Sumber:
- https://www.michelegreenmd.com/treating-closed-comedones
- https://www.olivaclinic.com/blog/honey-benefits-for-skin/
- https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-get-rid-of-whiteheads
- https://www.dotandkey.com/blogs/skin-care/does-sunscreen-cause-acne