Skin 6 mnt baca

Filler Dagu Pria vs Wanita: Apakah Bentuknya Beda?

Filler Dagu Pria vs Wanita: Apakah Bentuknya Beda?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah dagu pria dan wanita diisi dengan cara yang sama? Jawaban singkatnya, teknik dasarnya sama, tapi bentuk akhir yang dikejar dokter biasanya berbeda. Dagu pria umumnya diarahkan lebih lebar dan tegas, sedangkan dagu wanita cenderung dijaga lebih ramping dan halus.

Kamu juga perlu tahu, perbedaan ini bukan rumus baku. Proyeksi dan lebar dagu memang bisa diatur, tapi penyesuaiannya tetap mengikuti proporsi wajahmu sendiri, bukan patokan yang sama untuk semua pria atau semua wanita.

Prinsip Dasar yang Sama antara Dagu Pria dan Wanita

Kamu nggak perlu khawatir prosedurnya beda total. Bahan, area suntik, dan tujuan dasarnya sama untuk pria maupun wanita. Yang membedakan adalah bentuk akhir yang ingin dicapai.

Prosedur Filler Dagu memakai filler berbahan HA (asam hialuronat, zat yang secara alami ada di kulit) yang disuntikkan di area dagu. Tujuannya menambah proyeksi, yaitu seberapa maju dagu terlihat dari samping, sekaligus memperbaiki proporsi wajah bagian bawah.

Kamu baru akan merasakan bedanya di tahap perencanaan. Dalam literatur filler, dokter memang diingatkan untuk memahami perbedaan ciri wajah pria dan wanita supaya hasilnya natural, misalnya agar wajah pria tidak berubah jadi terkesan feminin. Karena itu, pola suntikan dan sebaran volumenya bisa berbeda walau bahannya sama.

Ciri Dagu yang Umum Dikejar pada Pasien Pria

Pada pria, dagu umumnya dibentuk supaya terlihat lebih kokoh, baik dari samping maupun dari depan.

  • Proyeksi lebih maju. Dalam literatur bedah plastik, posisi dagu pria secara tradisional dibuat sejajar garis vertikal imajiner yang ditarik dari garis acuan wajah (Frankfort horizontal, yaitu garis dari tepi bawah rongga mata ke bagian atas lubang telinga). Hasilnya, dagu tampak lebih maju dan tegas dibanding standar pada wanita.
  • Bentuk lebih persegi atau lebar. Dagu yang ujungnya lebih lebar atau sedikit kotak umumnya dianggap maskulin dan lebih mudah diterima pada wajah pria. Literatur estetika menyebut lebar dagu pria biasanya mengacu sampai kira-kira sejajar sudut bibir.

Kamu mungkin bertanya, apakah prinsip ini berlaku juga untuk filler, bukan hanya implan? Literatur filler HA juga menggambarkan perbedaan bentuk yang serupa: dagu pria cenderung lebih datar dan lebar, dagu wanita lebih runcing dan sempit. Bedanya, pada filler, bentuk tersebut dicapai lewat pola suntikan. Salah satu panduan teknik filler dagu, misalnya, menyarankan suntikan di sisi kiri dan kanan dagu untuk melebarkan dagu hanya pada pasien pria.

Ciri Dagu yang Umum Dikejar pada Pasien Wanita

Pada wanita, dagu biasanya diarahkan supaya tetap menonjol secukupnya tanpa membuat wajah terkesan keras.

  • Proyeksi sedikit di belakang garis wajah. Sebagian ahli bedah plastik menilai dagu wanita yang dibuat semaju standar pria bisa terlihat berlebihan dan membuat profil samping terkesan maskulin. Karena itu, mereka sering menempatkan titik dagu wanita sedikit di belakang garis vertikal wajah tadi.
  • Lebar lebih sempit dari rahang. Lebar dagu wanita umumnya dijaga lebih ramping dibanding lebar rahang, supaya wajah terlihat lebih halus. Sebagai gambaran, lebar dagu wanita sering diukur kira-kira selebar jarak antara kedua sudut dalam mata.
  • Tampilan dari depan sama pentingnya. Kamu mungkin lebih sering melihat wajahmu dari depan atau dari sudut tiga perempat, bukan hanya dari samping. Itu sebabnya bentuk dagu dari depan dianggap hampir sama penting dengan seberapa menonjol dagu dari samping.

Mengapa Perbedaan Ini Bukan Patokan Kaku

Kamu sebaiknya melihat ciri maskulin dan feminin tadi sebagai titik awal diskusi, bukan target yang harus dicapai persis. Keputusan akhirnya tetap bertumpu pada proporsi wajahmu sendiri.

Kamu bisa membayangkannya begini. Wanita dengan rahang lebar mungkin terlihat lebih seimbang dengan dagu yang sedikit lebih tegas. Sebaliknya, pria dengan wajah ramping bisa terlihat janggal kalau dagunya dibuat terlalu kotak. Penelitian tentang pola pemakaian filler pada pria dan wanita juga menyimpulkan bahwa rencana treatment sebaiknya dibuat individual, menyesuaikan anatomi dan tujuan estetik masing-masing pasien.

Kamu juga punya ruang untuk menyampaikan keinginan. Preferensi bentuk, apakah ingin lebih tegas atau lebih halus, bisa kamu sampaikan saat konsultasi dan analisis wajah, yang memang menjadi tahap awal prosedur.

Satu hal yang perlu kamu pegang: hasil filler dagu nggak bisa dijanjikan sama persis dengan bentuk tertentu tanpa melihat kondisi wajah aslimu. Kalau ada yang menjanjikan hal itu tanpa memeriksa wajahmu lebih dulu, wajar kalau kamu bertanya lebih lanjut.

Pertanyaan Seputar Filler Dagu Pria dan Wanita

Apakah Dosis Filler Dagu Pria dan Wanita Berbeda?

Nggak ada patokan dosis khusus untuk pria atau wanita. Jumlah filler ditentukan dari seberapa banyak koreksi yang dibutuhkan, ukuran wajah, dan bentuk yang dituju, jadi angkanya baru bisa ditentukan dokter setelah pemeriksaan.

Bisakah Wanita Meminta Dagu yang Lebih Tegas seperti Pria?

Bisa. Dokter tetap akan mempertimbangkan proporsi wajahmu secara keseluruhan supaya hasilnya terlihat tegas tanpa terkesan nggak natural.

Apakah Pria Bisa Meminta Dagu yang Lebih Halus?

Bisa juga, prinsipnya sama. Hasil akhirnya mengikuti kesepakatan antara kamu dan dokter saat konsultasi.

Menyampaikan Preferensi Bentuk Dagu Saat Konsultasi

Kamu akan lebih puas dengan hasilnya kalau aktif berdiskusi, bukan menebak-nebak sendiri. Konsultasi adalah tempat untuk menyamakan gambaran antara keinginanmu dan apa yang realistis untuk wajahmu.

Beberapa hal yang bisa kamu siapkan:

  • Bawa foto referensi. Pilih foto profil samping dan tampak depan yang bentuk dagunya kamu suka. Foto membantu dokter memahami arah yang kamu inginkan, walau hasilnya tetap disesuaikan dengan wajahmu.
  • Sampaikan keluhan utamamu. Misalnya dagu terasa pendek, terlihat asimetris, atau kurang tegas. Keluhan yang jelas memudahkan dokter menentukan prioritas.
  • Ceritakan kesan yang kamu cari. Lebih tegas, lebih halus, atau sekadar lebih seimbang dengan hidung dan bibir.

Kamu nggak perlu kaget kalau dokter memeriksa area lain selain dagu. Proporsi dagu, rahang, dan wajah bagian tengah akan dinilai bersama sebelum dokter menentukan pola suntikan. Di Sozo, tahap ini juga menjadi bagian awal sebelum filler dagu dilakukan.

Kalau kamu masih ragu bentuk seperti apa yang kamu mau, atau wajahmu sebenarnya sudah terlihat seimbang, menunda juga keputusan yang masuk akal. Langkah paling aman sekarang adalah konsultasi dan analisis wajah dulu, lalu putuskan setelah kamu punya gambaran yang jelas.

Referensi:

Chin Augmentation in Women | Explore Plastic Surgery

Filler Dagu | Sozo Skin Clinic

Talent & Techniques: Nonsurgical Genioplasty with Hyaluronic Acid: The Fundamental Role of the Chin in Facial Contouring | The Aesthetic Guide

Journal of Aesthetic Nursing, April 2024, Volume 13 Issue 3 | Journal of Aesthetic Nursing

Hyaluronic acid fillers and botulinum toxin type A: Cross-Sectional analysis for optimizing outcomes based on sex and age | PubMed Central

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?