Skin 7 mnt baca

Filler Pipi untuk Wajah yang Mulai Tampak Lelah: Cara Kerja, Hasil, dan Risikonya

Filler Pipi untuk Wajah yang Mulai Tampak Lelah: Cara Kerja, Hasil, dan Risikonya

Filler pipi membantu mengembalikan volume pada pipi yang mulai cekung agar wajah tampak lebih segar. Penyebab pipi cekung bisa beragam, mulai dari usia dan penurunan berat badan hingga bentuk wajah bawaan. 

Melihat pipi mulai cekung saat bercermin mungkin membuatmu ingin mempertimbangkan perawatan di klinik kecantikan. 

Salah satu pilihan yang sering dipertimbangkan adalah filler pipi, yaitu filler treatment yang tujuannya membantu mengembalikan volume wajah.

Namun, tidak semua pipi cekung cocok ditangani dengan filler. Penyebabnya bisa berbeda-beda.

Untuk itu, mari pahami pilihan perawatannya sesuai penyebab pipi cekung. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Filler Pipi Itu Apa dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Cara Kerja Filler
Cara Kerja Filler | Sumber: Skin Worthy

Filler pipi adalah filler treatment yang diberikan melalui injeksi berisi gel ke area pipi. Tujuannya untuk menambah volume atau memperbaiki kontur pipi yang sudah cekung. 

Bahan isi yang umum digunakan adalah asam hialuronat atau hyaluronic acid/HA. Zat ini secara alami terdapat dalam tubuh dan sifatnya mampu mengikat air.

Anggap gel filler ini sebagai bantalan lembut yang ditempatkan di area pipi yang kehilangan volume. 

Setelah disuntikkan oleh dokter, gel ini membantu memberi dukungan pada jaringan sehingga pipi bisa tampak lebih berisi.

Namun, filler tidak dapat menghentikan proses penuaan alami. Jadi, setelah efek filler berkurang, pipi cekung pun bisa tampak kembali.

Baca Juga: Pelipis Cekung: Peran Filler, Hasil, dan Risikonya 

Kenapa Pipi Bisa Tampak Cekung?

Pipi cekung atau pipi kempot bisa muncul karena beberapa faktor. Penyebabnya perlu dikenali dari awal agar kamu bisa menentukan penanganan yang tepat.

Adapun beberapa penyebab umum yaitu:

Penyebab Pipi CekungPilihan yang Umumnya Dipertimbangkan
Usia dan Berkurangnya VolumeFiller untuk volume yang berkurang.
Kulit KendurHIFU atau threadlift agar kulit lebih kencang.
Kualitas Kulit MenurunSkin booster untuk membantu menutrisi kulit.
Berat Badan Turun DrastisEvaluasi penyebab penurunan berat badan.
Pipi Cekung Setelah Treatment Pengurang Lemak atau HIFU BerulangDokter perlu mengevaluasi kondisi jaringan.

Faktor yang Memengaruhi Bentuk Pipi

Bentuk Pipi
Bentuk Pipi | Sumber: Top Trend Beauty Clinic

Bentuk pipi bisa berubah seiring waktu, dan penyebabnya tidak selalu sama pada setiap orang. Beberapa hal yang dapat memengaruhi tampilan pipi antara lain:

  • Usia: Seiring bertambahnya usia, volume lemak wajah dapat berkurang dan kulit kehilangan sebagian elastisitasnya.
  • Perubahan Berat Badan: Penurunan berat badan yang cukup besar dapat mengurangi lemak di wajah, termasuk area pipi.
  • Bentuk Wajah Bawaan: Struktur tulang dan distribusi lemak alami membuat sebagian orang memiliki pipi yang lebih cekung.
  • Treatment Sebelumnya: Prosedur yang memengaruhi lemak wajah dapat mengubah kontur pipi.
  • Kondisi Kulit: Perubahan elastisitas dan kekencangan kulit dapat memengaruhi tampilan area pipi.
  • Kondisi Kesehatan: Pipi yang tiba-tiba tampak lebih cekung, terutama jika disertai keluhan lain, perlu diperiksa untuk mencari penyebabnya.

Filler Pipi Cekung: Kapan Cocok, Kapan Tidak?

Filler pipi bisa cocok jika penyebab pipi cekung yang kamu alami terjadi karena volume wajah berkurang dan kamu ingin mengembalikan tampilan pipi yang sebelumnya lebih berisi. 

Perawatan ini juga bisa dipertimbangkan kalau tujuannya adalah memperbaiki cekungan pada pipi karena efek berat badan kurus.

Jenis filler sendiri tidak hanya satu. Ada Korean Filler untuk hasil volumen wajah yang lebih natural dan filler pelipis atau area lainnya sesuai kebutuhan. Namun, filler belum tentu menjadi pilihan pertama. 

Jika masalah pipi cekung adalah kulit kendur, maka bukan filler solusinya. Untuk itu, dokter perlu menilai apakah filler sesuai atau pilihan lain lebih membantu.

Cara Mengenali Perubahan Volume Pipi

Untuk mengenali perubahan volume pipi, kamu bisa mulai dengan membandingkan foto wajah beberapa tahun lalu dengan foto terbaru. 

Perhatikan apakah pipi tampak lebih cekung saat tersenyum maupun ketika wajah dalam keadaan rileks.

Beberapa hal berikut bisa kamu perhatikan saat membandingkan foto:

  • Cekungan di Pipi: Apakah area pipi terlihat lebih masuk ke dalam dibandingkan sebelumnya?
  • Perubahan Saat Tersenyum: Apakah cekungan tampak lebih jelas ketika kamu tersenyum?
  • Tampilan Wajah Saat Rileks: Apakah pipi tetap terlihat cekung meski ekspresi wajah netral?
  • Perubahan Kontur: Apakah bentuk pipi atau peralihan pipi ke area bawah mata tampak berbeda?
  • Waktu Perubahan: Kapan kamu mulai menyadari pipi terlihat lebih cekung?
  • Pemicu yang Mungkin: Apakah perubahan terjadi setelah berat badan turun atau menjalani treatment tertentu?

Sampaikan hasil pemeriksaan ini kepada dokter agar bisa direkomendasikan perawatan yang sesuai.

Seperti Apa Hasil Filler Pipi yang Natural?

Ilustrasi Hasil Filler Pipi yang Natural
Ilustrasi Hasil Filler Pipi yang Natural

Hasil filler pipi yang natural adalah pipi menjadi tampak lebih segar tanpa terlihat terlalu penuh atau mengubah karakter wajahmu. 

Ingat, tujuan  treatment bukan membuat pipi sebesar mungkin, melainkan mengembalikan volume secukupnya agar kontur tetap proporsional. Kadang, filler diberikan secara bertahap agar bisa mengurangi risiko volume berlebihan. 

Berapa Lama Filler Pipi Bertahan?

Filler pipi berbahan asam hialuronat umumnya bertahan sekitar 6–18 bulan, tetapi durasinya dapat berbeda tergantung respons tubuh.

Namun, filler akan diserap tubuh secara bertahap, jadi hasil filler pipi akan berkurang seiring waktu. 

Jika ingin mempertahankan hasil, kamu bisa berkonsultasi untuk evaluasi ulang, tetapi tidak perlu melakukan touch-up sebelum dokter menilai bahwa tindakan tersebut memang dibutuhkan.

Baca Juga: Filler Dagu Tahan Berapa Lama? Ini Rentang Umum dan Faktor yang Memengaruhinya 

Efek Samping dan Tanda Bahaya Filler Pipi

Setelah filler, kamu mungkin mengalami efek samping ringan seperti bengkak, kemerahan, nyeri, atau memar di area suntikan. 

Keluhan ini umumnya bersifat sementara dan dapat mereda dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.

Meski jarang, filler juga memiliki risiko serius berupa sumbatan pembuluh darah. Kondisi ini dapat mengganggu aliran darah ke jaringan dan menyebabkan kerusakan kulit atau gangguan penglihatan.

Segera cari pertolongan medis jika kamu mengalami tanda-tanda berikut setelah filler:

  • Nyeri Hebat: Rasa sakit yang berat atau semakin memburuk setelah tindakan.
  • Perubahan Warna Kulit: Kulit tampak pucat, kebiruan, atau berubah warna secara tidak biasa.
  • Gangguan Penglihatan: Pandangan kabur atau kehilangan penglihatan secara mendadak.
  • Kulit Terasa Dingin: Area yang disuntik terasa lebih dingin dibandingkan bagian sekitarnya.
  • Luka atau Perubahan Kulit: Muncul luka atau perubahan kulit yang tidak biasa di area suntikan.
  • Gejala yang Memburuk: Bengkak atau keluhan lain semakin berat, bukan berangsur membaik.

Pilihan Lain Selain Filler Pipi

Jika pipi cekung bukan disebabkan oleh kehilangan volume, kamu mungkin perlu treatment lain selain filler.

Adapun beberapa pilihan treatment lain selain filler pipi:

  • HIFU Treatment: Dapat dipertimbangkan jika keluhan utamanya adalah kulit kendur. HIFU menggunakan energi ultrasound untuk membantu mengencangkan jaringan, bukan menambahkan volume pipi.
  • Threadlift Treatment: Benang khusus digunakan untuk membantu mengangkat jaringan yang mulai turun. Treatment ini tidak menggantikan volume yang hilang.
  • Skin Booster: Membantu meningkatkan hidrasi dan memperbaiki kualitas kulit, tetapi tidak dirancang untuk mengisi cekungan pipi secara signifikan.

Baca Juga: HIFU Bikin Wajah Kempes? Kenali Penyebab dan Risiko 

Berapa Biaya Filler Pipi?

Biaya filler pipi di klinik dapat berbeda tergantung jenis produk dan jumlah filler yang dibutuhkan. 

Sebagai gambaran, harga filler wajah sekitar Rp2.500.000–Rp7.000.000 per sesi. Hal ini karena filler perlu dilakukan oleh dokter spesialis yang memahami anatomi wajah.

Hindari memilih filler hanya berdasarkan harga karena keamanan produk dan kompetensi dokter juga perlu menjadi pertimbangan.

Kapan Harus ke Dokter?

Kalau pipimu mulai cekung karena volume berkurang, filler bisa membantu wajah tampak lebih segar. 

Namun, jika penyebabnya kulit kendur atau penurunan berat badan drastis, lebih baik coba pilihan lain seperti HIFU.

Kalau masih mempertimbangkan pilihan perawatan lain, kamu juga bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut.

Dokter dapat membantu mengevaluasi penyebab pipi cekung dan menentukan perawatan yang sesuai dengan kondisi wajahmu. Kamu bisa konsultasi dan buat janji temu untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat.

chat untuk konsultasi

FAQ Seputar Filler Pipi

Sebelum memutuskan menjalani filler pipi, ada baiknya memahami ketahanan hasil, kemungkinan efek samping, dan pilihan perawatan lainnya.

1. Berapa Lama Filler Pipi Bertahan?

Filler pipi berbahan asam hialuronat umumnya bertahan sekitar 6–18 bulan, tergantung produk dan respons tubuh. Dokter dapat membantu menentukan kapan evaluasi ulang diperlukan.

2. Apakah Filler Pipi Bisa Membuat Wajah Tampak Tidak Natural?

Bisa, terutama jika volume filler berlebihan atau tidak sesuai dengan struktur wajah. Pendekatan bertahap dan konservatif membantu menjaga hasil tetap proporsional.

3. Apakah Filler Pipi Cocok untuk Wajah Kurus?

Filler bisa dipertimbangkan jika wajah kurus disertai cekungan akibat kehilangan volume. Namun, bentuk wajah kurus tidak selalu membutuhkan filler, sehingga pemeriksaan dokter tetap diperlukan.

4. Apa Efek Samping Filler Pipi?

Efek samping yang umum meliputi bengkak, kemerahan, nyeri, dan memar sementara. Risiko yang lebih serius adalah sumbatan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan atau gangguan penglihatan.

5. Lebih Cocok Filler Pipi atau HIFU untuk Pipi Cekung?

Filler lebih sesuai untuk membantu mengembalikan volume yang berkurang, sedangkan HIFU ditujukan untuk membantu mengencangkan kulit yang kendur. Dokter perlu menilai penyebab pipi cekung sebelum menentukan pilihan.

Referensi

Dermal Fillers (Soft Tissue Fillers)⁠ | U.S. Food and Drug Administration (FDA)

Fillers: FAQs⁠ | American Academy of Dermatology (AAD)

Dermal Fillers Risks and Safety⁠ | American Society of Plastic Surgeons (ASPS)

Safety and Effectiveness of Hyaluronic Acid Filler, VYC-20L, via Cannula for Cheek Augmentation⁠ | Dermatologic Surgery (2021)

How Facial Rejuvenation Procedures Can Improve Aging Skin⁠ | Johns Hopkins Medicine

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?