Skin 16 mnt baca

Jalupro Treatment: Kandungan dan Manfaatnya untuk Stimulasi Kolagen

Jalupro Treatment: Kandungan dan Manfaatnya untuk Stimulasi Kolagen

Jalupro adalah skin booster injectable yang menggabungkan Hyaluronic Acid dan amino acid complex untuk memperbaiki kualitas kulit dari dalam. Jalupro dapat membantu mengatasi kulit kusam hingga tanda penuaan dini. Hasilnya mulai terlihat dalam 3–7 hari, sedangkan hasil optimalnya biasanya mulai terlihat dalam 2–4 minggu.

Kulit kusam, kering, atau mulai kehilangan kekenyalannya sering menjadi tanda bahwa kualitas kulit sedang menurun. 

Sayangnya, skincare saja tidak selalu mampu menjangkau lapisan kulit bagian dalam yang berperan dalam pembentukan kolagen.

Karena itu, banyak orang mulai mempertimbangkan skin booster treatment seperti Jalupro. Treatment ini dirancang untuk membantu meningkatkan hidrasi sekaligus menstimulasi proses regenerasi kulit dari dalam melalui kombinasi Hyaluronic Acid (HA) dan amino acid complex.

Namun sudahkah tahu apa itu Jalupro, bagaimana cara kerjanya, dan siapa saja yang cocok menjalani treatment ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut!

Apa Itu Jalupro?

Jalupro
Jalupro | Sumber: Jalupro

Jalupro adalah skin booster injectable yang diproduksi oleh perusahaan di Swiss. Skin booster ini diformulasikan menggunakan kombinasi Hyaluronic Acid (HA) dan amino acid complex.

Dengan dua kombinasi bahan tersebut, Jalupro dirancang untuk memperbaiki kualitas kulit melalui stimulasi regenerasi jaringan dan pembentukan kolagen.

Produk ini dikenal dengan konsep amino acid replacement therapy berkat kombinasi asam amino dan Hyaluronic Acid.

Keduanya dapat mendukung aktivitas fibroblast dalam memproduksi kolagen di dalam kulit. Jika menjalani perawatan ini secara konsisten, kamu bisa mendapatkan kulit yang lebih lembab dan kenyal berkat meningkatnya jumlah kolagen.

Kandungan Utama Jalupro

Sebelum memahami manfaat Jalupro, ada baiknya kamu mengetahui dulu mengapa formula ini berbeda dari skin booster lainnya. 

Perbedaannya terletak pada kombinasi dua komponen utama yang bekerja saling melengkapi di dalam kulit, yaitu:

1. Hyaluronic Acid (HA)

Hyaluronic Acid adalah molekul alami yang sebenarnya sudah terdapat di dalam tubuh, terutama pada kulit dan jaringan ikat. 

Kemampuan utamanya adalah mengikat air dalam jumlah besar sehingga bagus menjaga kelembapan jaringan.

Pada treatment Jalupro, Hyaluronic Acid berperan menciptakan lingkungan yang terhidrasi. Hidrasi yang optimal dapat mengurangi tampilan garis-garis halus akibat kulit kering.

2. Amino Acid Complex

Komponen pembeda Jalupro terletak pada kandungan amino acid complex yang berfungsi mendukung pembentukan kolagen.

Beberapa asam amino utama yang terdapat dalam formulasi Jalupro meliputi:

  • Glycine
  • L-Proline
  • L-Lysine
  • L-Leucine

Keempat asam amino tersebut berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan protein kolagen yang menjadi komponen utama dermis.

Baca Juga: Meso Treatment: Manfaat, Efek Samping, dan Pantangannya 

Mengapa Asam Amino dalam Jalupro Bagus untuk Kulit?

Untuk memahami cara kerja Jalupro, kamu perlu memahami peran asam amino dalam tubuh. Secara biokimia, asam amino merupakan building blocks atau unit penyusun protein. 

Berbagai protein di dalam tubuh, termasuk kolagen, membutuhkan asam amino sebagai salah satu bahan pembentuknya.

Selain itu, fibroblast juga memerlukan pasokan asam amino yang cukup untuk memproduksi kolagen baru. 

Tanpa bahan baku yang memadai, proses regenerasi jaringan tidak dapat berjalan secara optimal.

inilah salah satu tujuan kandungan asam amino dalam Jalupro, yaitu menyediakan bahan baku yang dibutuhkan fibroblast selama proses sintesis kolagen.

Baca Juga: Apa itu Filler Treatment? Jenis, Efek Samping & Bedanya dengan Botox 

Bagaimana Jalupro Bekerja pada Kulit?

Jalupro dibuat untuk mendukung proses regenerasi kulit dari dalam. 

Kombinasi (HA) dan amino acid complex di dalamnya saling bekerja di antaranya:untuk 

Hal ini berkat kedua bahan yang terkandung di dalamnya. Keduanya  dikombinasikan menstimulasi fibroblast. 

Fibroblast adalah sel di lapisan dermis yang bertanggung jawab memproduksi kolagen. Seiring bertambahnya usia, aktivitas fibroblast secara alami menurun. 

Dampaknya, produksi kolagen ikut melambat, padahal kerusakan sel-sel kulit akibat stres oksidatif terus berlangsung. 

Agar hal itu bisa dihambat, Jalupro bekerja dengan menyediakan bahan baku yang dibutuhkan fibroblast untuk regenerasi jaringan.

Dengan menyediakan kombinasi HA dan asam amino secara langsung ke dalam jaringan, Jalupro dapat mendukung proses biologis yang terlibat dalam perbaikan kualitas kulit.

Fibroblast dapat memperoleh pasokan asam amino untuk memulai proses sintesis kolagen baru.

Di sisi lain, kandungan Hyaluronic Acid di dalamnya bekerja dengan menarik dan mempertahankan kelembapan di dalam jaringan kulit. Saat kadar air kulit meningkat, kulit akan tampak lebih segar dan kenyal.

Manfaat Jalupro untuk Kulit

Jalupro ditujukan untuk memberikan hidrasi pada kulit dan menstimulasi fibroblast. Efek yang dihasilkan akan berdampak pada permukaan kulit hingga kualitas jaringan kulit.

Mari simak berbagai manfaat Jalupro untuk kulit:

1. Meningkatkan Hidrasi Kulit

Kandungan HA dapat meningkatkan kemampuan kulit dalam mempertahankan kelembapan. Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya tampak lebih sehat, segar, dan bercahaya dibandingkan kulit yang mengalami dehidrasi.

2. Mengurangi Garis Halus

Dengan kombinasi efek hidrasi dan stimulasi fibroblast, Jalupro dapat membuat garis-garis halus tampak lebih samar. 

Hasilnya tidak instan, melainkan berkembang secara bertahap seiring berlangsungnya proses regenerasi jaringan.

3. Meningkatkan Elastisitas Kulit

Elastisitas kulit dipengaruhi oleh kualitas kolagen dalam dermis. Karena Jalupro mendukung aktivitas fibroblast, kulit dapat terasa lebih elastis dan tidak mudah tampak kendur dibanding sebelumnya.

4. Membuat Kulit Tampak Lebih Kenyal

Kulit yang kehilangan kolagen biasanya terlihat lebih tipis dan kurang bervolume. Perbaikan hidrasi jaringan dari Jalupro dapat mendukung pembentukan kolagen, sehingga tampil kulit yang lebih kenyal dan sehat secara alami tanpa menambah volume seperti filler.

5. Meratakan Tekstur Kulit

Tekstur kulit yang kasar biasanya dikarenakan kualitas jaringan yang menurun. Dengan mendukung proses pembentukan jaringan baru, Jalupro dapat membuat permukaan kulit terasa lebih halus dan merata.

6. Membuat Kulit Kusam Tampak Lebih Cerah

Kulit kusam sering terjadi akibat dehidrasi atau kerusakan akibat faktor lingkungan. Saat hidrasi meningkat dan kualitas jaringan membaik, kulit biasanya akan terlihat lebih sehat dan memiliki kilau alami yang lebih baik.

7. Mendukung Proses Anti-Aging

Penuaan kulit merupakan proses kompleks yang melibatkan penurunan kolagen dan kemampuan regenerasi sel.

Karena Jalupro bekerja pada beberapa mekanisme tersebut sekaligus, treatment ini sering digunakan sebagai bagian dari program skin rejuvenation dan healthy aging untuk menjaga kualitas kulit dalam jangka panjang.

Masalah Kulit Apa Saja yang Bisa Diatasi Jalupro?

Meskipun Jalupro bukan solusi untuk semua masalah kulit, treatment ini sering dipertimbangkan pada kondisi yang berkaitan dengan penurunan kualitas jaringan. 

Melalui rangkaian mekanisme kerjanya tadi, terdapat beberapa kondisi yang dapat dikelola dengan Jalupro. yaitu:

1. Kulit Kusam dan Dehidrasi

Kulit yang kekurangan hidrasi biasanya terlihat lebih kusam, kasar, dan kehilangan cahaya alaminya.

Kandungan HA dalam Jalupro membantu meningkatkan kadar air di dalam jaringan sehingga kulit tampak lebih segar dan sehat.

2. Garis Halus dan Kerutan Awal

Kerutan awal sering muncul akibat kombinasi berkurangnya kolagen dan berkurangnya kelembapan kulit.

Melalui stimulasi fibroblast dan dukungan sintesis kolagen, Jalupro dapat membantu memperbaiki kualitas kulit pada tahap awal penuaan.

3. Penurunan Elastisitas Kulit

Kulit yang mulai terasa kendur sering menandakan adanya perubahan pada kolagen dan elastin di dermis.

Jalupro dapat menjadi salah satu opsi untuk membantu meningkatkan elastisitas kulit melalui pendekatan regeneratif yang berfokus pada kualitas jaringan.

4. Photoaging Akibat Paparan UV

Paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang dapat mempercepat kerusakan kolagen. Karena Jalupro mendukung proses regenerasi jaringan dan pembentukan kolagen baru, treatment ini sering digunakan untuk membantu memperbaiki tanda-tanda photoaging.

5. Area Mata yang Mulai Menua

Kulit di sekitar mata memiliki karakteristik yang lebih tipis dibanding area wajah lainnya sehingga tanda penuaan sering muncul lebih awal.

Karena alasan tersebut, tersedia varian khusus seperti Jalupro Young Eye yang dirancang untuk membantu memperbaiki kualitas kulit area periokular.

6. Kulit Leher dan Tangan yang Kehilangan Kekenyalan

Leher dan punggung tangan sering menunjukkan tanda penuaan lebih cepat karena kulit di area tersebut relatif tipis dan terus terpapar lingkungan.

Jalupro dapat digunakan tidak hanya pada wajah, tetapi juga pada area leher dan tangan untuk membantu meningkatkan hidrasi, elastisitas, dan kualitas kulit secara keseluruhan.

Jenis-jenis Jalupro

Jalupro tidak hanya hadir dalam satu formula. Seiring perkembangan teknologi skin booster, tersedia beberapa varian Jalupro yang untuk kebutuhan kulit yang berbeda. 

Perbedaannya terletak pada konsentrasi HA, karakteristik molekul HA, dan tujuan klinis dari masing-masing produk.

Mari simak beberapa jenis Jalupro:

1. Jalupro Classic

Jalupro Classic adalah varian yang paling dikenal. Formulanya menggabungkan low molecular weight HA dengan kompleks asam amino yang terdiri dari glycine, L-proline, L-lysine, dan L-leucine.

Jalupro Classic dipakai untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dini seperti kulit kusam, tekstur tidak merata, dan garis halus.

Selain untuk wajah, Jalupro Classic juga cukup bisa dipakai sebagai bagian dari program perbaikan bekas luka, penguatan rambut, hingga body rejuvenation.

2. Jalupro HMW

Jalupro HMW menggunakan High Molecular Weight HA yang memberikan efek hidrasi lebih intens dibandingkan versi Classic.

Kombinasi HA dengan berat molekul lebih tinggi dan amino acid complex untuk  meningkatkan kelembapan jaringan sekaligus mendukung perbaikan kualitas kulit secara menyeluruh.

Area yang sering ditangani menggunakan Jalupro HMW meliputi:

  • Wajah
  • Leher
  • Punggung tangan
  • Décolleté (area dada atas)

Menariknya, Jalupro HMW juga dapat digunakan untuk membantu memperbaiki kualitas kulit bibir sehingga tampak lebih lembap tanpa menciptakan efek volume seperti filler bibir.

3. Jalupro Super Hydro

Jalupro Super Hydro merupakan generasi yang lebih baru dalam keluarga Jalupro. Formula ini dirancang untuk tidak hanya meningkatkan kualitas kulit, tetapi juga membantu mendukung struktur jaringan penyangga wajah.

Selain mengandung HA dan amino acid complex, Jalupro Super Hydro dikembangkan untuk mendukung fungsi jaringan ikat yang berperan menjaga kestabilan struktur wajah.

Produk ini sering dipilih pada pasien yang mulai mengalami penurunan kontur wajah ringan hingga sedang. 

Efek yang dicari bukanlah penambahan volume, melainkan dukungan terhadap jaringan sehingga wajah tampak lebih segar, terangkat, dan terdefinisi secara alami.

4. Jalupro Young Eye

Area mata merupakan salah satu bagian wajah yang paling cepat menunjukkan tanda penuaan karena kulitnya jauh lebih tipis dibanding area lainnya.

Jalupro Young Eye dirancang untuk area periokular dengan fokus pada perbaikan kualitas kulit bawah mata.

Treatment ini sering dipertimbangkan untuk membantu mengatasi:

  • Lingkar hitam tertentu
  • Fine lines di sekitar mata
  • Kulit bawah mata yang tampak tipis
  • Area mata yang terlihat lelah dan kurang segar

Karena diformulasikan khusus untuk area sensitif, Jalupro Young Eye memiliki pendekatan yang lebih spesifik dibanding skin booster wajah secara umum.

Jalupro vs Profhilo, Apa Bedanya?

Perbedaan Jalupro vs Profhilo
Perbedaan Jalupro vs Profhilo

Karena sama-sama termasuk kategori skin booster injectable, banyak orang menganggap Jalupro dan Profhilo adalah treatment yang sama. 

Padahal keduanya memiliki cara kerja yang berbeda meskipun sama-sama menggunakan HA sebagai komponen utama.

Mari simak perbedaan keduanya melalui tabel berikut:

AspekJaluproProfhilo
Kandungan utamaHA dan amino acid complexHA murni
Fungsi utamaStimulasi pembbentukan kolagen dan hidrasiBioremodeling dan hidrasi
MekanismeMemberikan bahan baku pembentukan kolagenMenstimulasi remodeling jaringan
Direkomendasikan untukKulit kusam, fine lines, bekas jerawat tertentuKulit kendur dan dehidrasi
Efek volumeTidakTidak

Intinya, Jalupro bekerja dengan menyediakan bahan baku berupa HA dan asam amino yang dibutuhkan fibroblast untuk memproduksi kolagen baru.

Di sisi lain, Profhilo menggunakan teknologi stabilisasi HA konsentrasi tinggi untuk mendukung proses bioremodeling, yaitu merangsang perbaikan kualitas jaringan melalui distribusi HA yang luas di bawah kulit.

Bukan berarti salah satu lebih baik dari yang lain. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit, keluhan utama, serta hasil yang ingin dicapai.

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Hitam di Pipi yang Terbukti Ampuh 

Prosedur Jalupro dan Berapa Kali Treatment Dibutuhkan?

Secara umum, Jalupro treatment biasanya membutuhkan sekitar 2–4 sesi untuk mendapatkan hasil yang optimal. Setiap sesi umumnya dilakukan dengan jarak 2–4 minggu.

Namun, jumlah sesi yang dibutuhkan dapat berbeda pada setiap orang. Dokter akan menyesuaikannya berdasarkan kondisi kulit. 

Nantinya, setiap sesi treatment berlangsung sekitar 30–45 menit. Selama waktu tersebut, kamu akan menjalani prosedur berikut:

1. Konsultasi dan Analisis Kulit

Treatment diawali dengan konsultasi bersama dokter untuk mengevaluasi berbagai aspek kulit, mulai dari tingkat hidrasi hingga tanda-tanda penuaan yang muncul.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan menentukan apakah kamu membutuhkan Jalupro Classic, Jalupro HMW, Jalupro Super Hydro, atau Jalupro Young Eye.

2. Proses Injeksi Jalupro

Setelah area treatment dibersihkan, dokter akan menyuntikkan Jalupro ke beberapa titik pada area yang telah direncanakan.

Karena menggunakan jarum yang sangat halus, prosedur ini umumnya dapat ditoleransi dengan baik. 

Pada beberapa pasien, dokter juga dapat mengaplikasikan krim anestesi untuk membantu meningkatkan kenyamanan selama tindakan.

3. Tindakan Setelah Prosedur

Setelah menjalani Jalupro treatment, kulit umumnya memerlukan waktu singkat untuk beradaptasi dengan proses regenerasi yang sedang berlangsung. 

Adapun beberapa hal yang disarankan yaitu:

  • Hindari menyentuh atau memijat area yang disuntik selama 6–24 jam pertama.
  • Hindari penggunaan makeup selama 12–24 jam setelah treatment.
  • Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari.
  • Gunakan pelembap secara rutin.
  • Hindari konsumsi alkohol selama 24 jam setelah treatment.
  • Tunda sementara penggunaan skincare yang berpotensi mengiritasi, seperti retinol, tretinoin, AHA, BHA, dan exfoliating scrub, selama sekitar 3–7 hari.

banner promo skin

Kapan Hasil Jalupro Mulai Terlihat dan Berapa Lama Bertahan?

Hasil awal biasanya mulai terlihat dalam 3–7 hari setelah treatment. Pada fase ini, kulit akan terasa lebih lembap dan kenyal karena peningkatan hidrasi pada jaringan kulit.

Untuk hasil yang lebih optimal dari perbaikan kualitas kulit setelah proses regenerasi kolagen, biasanya mulai terlihat dalam 2–4 minggu. 

Setelah itu, kulit dapat tampak lebih halus dan garis halus mulai tersamarkan. Hasil Jalupro treatment akan terus berkembang selama beberapa minggu karena proses pembentukan kolagen berlangsung secara alami di dalam kulit.

Berapa Lama Hasil Jalupro Bertahan?

Secara umum, hasil Jalupro dapat bertahan sekitar 4–6 bulan, meskipun durasinya dapat berbeda pada setiap orang.

Lama bertahannya hasil dipengaruhi oleh usia, kondisi kulit, paparan sinar UV sehari-hari, kebiasaan merokok, hingga pola hidup.

Karena proses penuaan tetap berlangsung secara alami, dokter biasanya merekomendasikan sesi maintenance setiap 4–6 bulan untuk membantu menjaga kualitas kulit.

Efek Samping Jalupro dan Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Treatment

Sebagian besar efek samping akan membaik dalam beberapa jam hingga beberapa hari setelah Jalupro treatment, terutama jika prosedur dilakukan di klinik kecantikan terpercaya.

Sebagai gambaran, berikut sejumlah efek samping dari Jalupro treatment:

1. Kemerahan pada Area Suntikan

Kemerahan ringan merupakan efek samping yang sering muncul setelah injeksi Jalupro. Kondisi ini terjadi karena jarum suntik menyebabkan respons inflamasi ringan pada kulit.

Pada sebagian besar pasien, kemerahan akan berangsur membaik dalam beberapa jam hingga 1–2 hari setelah tindakan. 

2. Bengkak Ringan

Kandungan HA dalam Jalupro memiliki kemampuan mengikat air sehingga dapat menimbulkan efek fullness sementara pada area yang dirawat. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan mereda secara bertahap. 

3. Memar Ringan

Memar dapat terjadi apabila jarum mengenai pembuluh darah kecil saat proses injeksi. Tingkat keparahan memar berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi pembuluh darah. 

Sebagian besar memar ringan akan menghilang dalam beberapa hari hingga sekitar satu minggu.

4. Rasa Tidak Nyaman Sementara

Beberapa orang dapat merasakan sensasi seperti nyeri pada area yang disuntik. Keluhan ini bersifat sementara dan menjadi bagian dari proses pemulihan alami tubuh. 

Baca Juga: 7+ Pantangan Setelah Treatment HIFU agar Hasil Maksimal

Siapa yang Cocok Menjalani Jalupro?

Mengingat mekanismenya berfokus pada perbaikan kulit dari dalam, treatment ini cocok untuk kondisi kulit yang mulai menunjukkan tanda penuaan akiibat penurunan kualitas kulit.

Adapun beberapa kelompok yang direkomendasikan menjalani Jalupro treatment yaitu:.

1. Usia 25 Tahun ke Atas yang Ingin Preventive Aging

Produksi kolagen mulai menurun secara bertahap sejak pertengahan usia 20-an. Penurunan ini berlangsung perlahan sehingga tanda-tanda penuaan sering kali belum terlihat jelas.

Jalupro bisa dipilih sebagai metode preventive aging guna mempertahankan kualitas kulit sebelum muncul kerutan yang lebih nyata.

2. Kulit Kusam dan Dehidrasi

Kulit yang kekurangan hidrasi sering terlihat lebih kusam. Kandungan HA dalam Jalupro dapat meningkatkan kemampuan kulit mempertahankan air sehingga tampil lebih berkilau.

3. Kulit dengan Fine Lines

Garis-garis halus adalah salah satu tanda awal berkurangnya kolagen. Dengan menyediakan kombinasi HA dan asam amino yang dibutuhkan dalam sintesis kolagen, Jalupro dapat memperbaiki tampilan fine lines secara bertahap.

4. Kulit yang Mulai Kehilangan Elastisitas

Seiring bertambahnya usia, aktivitas fibroblast menurun sehingga produksi kolagen menjadi lebih lambat dan membuat kulit terasa lebih kendur. 

Jalupro digunakan untuk mendukung kualitas matriks ekstraseluler (extracellular matrix/ECM) yang berperan menjaga kekencangan kulit.

5. Bekas Jerawat Ringan Tertentu

Karena Jalupro bertujuan untuk stimulasi regenerasi jaringan dan pembentukan kolagen baru, treatment ini terkadang digunakan sebagai bagian dari program perbaikan tekstur kulit sesuai hasil evaluasi dokter.

6. Area Mata yang Menunjukkan Tanda Penuaan

Kulit sekitar mata adalah salah satu area yang paling cepat menunjukkan tanda penuaan karena lebih tipis dibanding area wajah lainnya.

Untuk itu, terdapat treatment Jalupro Young Eye yang memang dirancang khusus untuk area mata.

Apakah Jalupro Termasuk Filler?

Jalupro bukan dermal filler. Treatment ini tidak dirancang untuk menambah volume wajah atau mengisi area wajah yang cekung.

Cara kerja Jalupro adalah memperbaiki kualitas kulit melalui kekuatan dari kombinasi HA dan amino acid.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, keduanya adalah bahan baku yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas fibroblast dalam proses regenerasi jaringan dan pembentukan kolagen.

Karena bekerja pada kualitas jaringan kulit, hasil Jalupro cenderung terlihat lebih natural daripada dermal filler

Kulit akan menjadi lebih terhidrasi, kenyal, dan tampak sehat tanpa perubahan bentuk wajah yang signifikan.

FAQ Seputar Jalupro

Simak juga beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar Jalupro agar lebih mudah memahami cara kerjanya:

1. Apakah Jalupro termasuk Filler?

Tidak. Jalupro adalah skin booster berbasis Hyaluronic Acid dan amino acid yang ditujukan untuk masalah perbaikan kualitas kulit, bukan penambahan volume wajah.

2. Berapa Lama Hasil Jalupro Bertahan?

Hasil Jalupro umumnya dapat bertahan selama beberapa bulan. Durasinya dipengaruhi oleh usia, kondisi kulit, gaya hidup, jenis Jalupro yang digunakan, dan jumlah sesi treatment yang dijalani.

3. Kapan Hasil Jalupro Mulai Terlihat?

Perbaikan hidrasi biasanya mulai terlihat lebih cepat dalam 1 atau 2 minggu setelah treatment. Namun hasil terbaik baru terlihat setelah 3 atau 6 minggu berikutnya setelah produksi kolagen mulai optimal.

4. Apa Perbedaan Jalupro Classic dan Jalupro HMW?

Jalupro Classic menggunakan kombinasi amino acid dengan low molecular weight HA dan biasanya digunakan untuk tanda penuaan dini, bekas luka tertentu, hingga hair strengthening.

Di sisi lain, Jalupro HMW mengandung high molecular weight HA yang berfokus pada hidrasi intensif dan rejuvenasi area wajah, leher, tangan, décolleté, hingga bibir.

5. Apakah Jalupro Bisa Dikombinasikan dengan Treatment Lain?

Ya, pada beberapa kasus Jalupro dapat dikombinasikan dengan treatment lain sebagai bagian dari program peremajaan kulit yang lebih komprehensif.

Kombinasi yang sering dipadukan antara lain microneedling, laser treatment, dan skin booster lainnya. Namun, pemilihan kombinasi treatment harus disesuaikan rekomendasi dokter.

6. Apa Saja Efek Samping Jalupro?

Efek samping yang paling umum meliputi kemerahan ringan, pembengkakan sementara, memar ringan, dan rasa tidak nyaman pada area suntikan. Efek tersebut biasanya bersifat sementara dan membaik dalam beberapa hari.

7. Siapa yang Cocok Menjalani Treatment Jalupro?

Jalupro pas untuk kamu yang mengalami kulit kusam, dehidrasi, fine lines, penurunan elastisitas, bekas jerawat ringan tertentu, maupun area mata yang mulai menunjukkan tanda penuaan.

Kapan Sebaiknya Berkonsultasi dengan Dokter?

Kalau kamu mulai merasa kulit terlihat kusam dan kurang kenyal, salah satu cara untuk memulihkannya bisa dengan menjalani Jalupro treatment.

Treatment ini direkomendasikan untuk memperbaiki kualitas kulit secara bertahap dengan perpaduan kandungan asam amino dan hyaluronic acid

Keduanya dapat menstimulasi aktivitas fibroblas, yaitu sel yang berperan dalam produksi kolagen. Dengan meningkatnya produksi kolagen, kulit dapat terasa lebih lembap dan kenyal.

Namun, tidak semua kondisi kulit membutuhkan jenis skin booster yang sama. Karena itu, dokter perlu melakukan evaluasi kondisi kulit secara menyeluruh.

Jalupro Treatment di Sozo Skin Clinic
Jalupro Treatment di Sozo Skin Clinic

Lakukan konsultasi gratis dengan dokter di klinik kecantikan terdekat Sozo Skin Clinic untuk mengetahui apakah Jalupro Treatment sesuai dengan kebutuhan kulitmu. 

Kamu bisa booking pemeriksaan via WhatsApp atau mendatangi langsung ke salah satu dari 60+ cabang Sozo Skin Clinic yang tersebar di Pulau Jawa.

Dokter akan membantu menyusun rekomendasi perawatan yang dipersonalisasi agar proses regenerasi kulit berjalan lebih optimal!

chat untuk konsultasi

Referensi:

 

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?