Skin 6 mnt baca

Kapan Boleh Makeup dan Skincare Setelah Filler Wajah?

Kapan Boleh Makeup dan Skincare Setelah Filler Wajah?

Filler baru selesai, besok pagi ada meeting, dan yang langsung kepikiran: boleh pakai foundation belum? Jawaban singkatnya, tunggu minimal 12 jam sebelum makeup. Skincare aktif seperti retinol atau AHA/BHA sebaiknya ditunda lebih lama, sampai kulit di area suntik terasa tenang dan dokter bilang boleh.

Jeda ini memberi waktu bekas tusukan jarum untuk menutup dan kulit yang masih sensitif untuk pulih. Kalau kamu paham alasannya, kamu akan lebih mudah memutuskan sendiri saat ragu.

Jadi, Kapan Boleh Makeup dan Skincare Setelah Filler Wajah?

Untuk makeup, batas minimal yang sering dipakai klinik adalah 12 jam setelah filler. Banyak dokter memberi jeda lebih panjang, misalnya sampai keesokan harinya, terutama untuk area bibir dan bawah mata.

Untuk skincare aktif, belum ada angka baku yang berlaku untuk semua orang. Patokan yang lebih masuk akal adalah kondisi kulitmu: tunggu sampai kemerahan, bengkak, dan rasa perih di area suntik mereda.

Pemulihan setelah filler memang berbeda-beda untuk tiap orang dan tiap jenis filler. Jadi anggap angka di atas sebagai batas minimal, bukan jaminan aman.

Kenapa Kulit Perlu Jeda Dulu Sebelum Makeup dan Skincare?

Ada empat hal yang sedang terjadi di kulitmu setelah filler, dan semuanya butuh waktu. Sama seperti injection treatment lain, filler masuk lewat jarum, jadi kulit perlu pulih dulu dari tusukan itu.

Bekas Tusukan Jarum Masih Terbuka

Setelah filler, biasanya ada titik-titik merah kecil bekas jarum. Titik ini belum sepenuhnya menutup, sementara makeup dan alatnya bisa membawa bakteri.

Infeksi tercatat sebagai salah satu risiko filler, meskipun tidak umum. Menunggu tidak menjamin kamu bebas infeksi, tapi mengurangi peluang kotoran masuk saat lukanya masih baru.

Kulit Jadi Lebih Gampang Iritasi

Kemerahan, gatal, nyeri saat disentuh, dan ruam termasuk efek samping filler yang umum. Artinya, kulit di sekitar suntikan sedang dalam kondisi sensitif.

Bahan aktif yang biasanya aman-aman saja bisa terasa lebih perih di masa ini. Iritasi baru juga bikin kamu sulit membedakan mana reaksi dari skincare dan mana dari filler.

Area Suntikan Sebaiknya Tidak Ditekan atau Digosok

Setelah filler, kamu sebaiknya tidak banyak menyentuh wajah supaya filler tidak bergeser dari posisinya. Masalahnya, memakai foundation dengan spons atau menghapus makeup dengan kapas sering melibatkan tekanan dan gosokan.

Kalau dokter memintamu memijat area tertentu, misalnya untuk meratakan benjolan, ikuti caranya persis seperti yang diajarkan.

Bengkak dan Memar Masih dalam Proses

Bengkak dan memar setelah filler biasanya membaik dalam hitungan jam sampai beberapa hari. Selama masih ada, kulit di area itu lebih sensitif, dan menutupinya dengan makeup tebal bisa bikin kamu sulit memantau perubahannya.

Perkiraan Timeline Makeup dan Skincare Setelah Filler

Supaya gampang diingat, ini gambaran kasarnya. Patokannya gabungan antara jam dan kondisi kulit.

WaktuYang bolehYang ditunda
0–12 jamMembersihkan wajah dengan lembut, tanpa menggosokMakeup, menyentuh atau menekan area suntik
Setelah 12 jamMakeup tipis dengan produk higienis, kalau dokter mengizinkanMakeup tebal di titik suntik, skincare aktif
Saat bengkak dan kemerahan meredaKembali ke skincare biasa secara bertahapBahan aktif yang masih terasa perih
Facial, laser, peelingIkuti jadwal dari dokterJangan dijadwalkan sendiri tanpa konsultasi

Tabel ini perkiraan umum. Kalau dokter memberimu jadwal yang berbeda, ikuti jadwal dari dokter.

Bahan Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Ditunda Sementara?

Yang perlu ditunda terutama bahan yang bisa bikin perih atau yang dipakai dengan cara digosok. Ini yang paling sering ada di rak skincare:

• AHA dan BHA. AHA (misalnya asam glikolat dan asam laktat) dan BHA (asam salisilat) adalah bahan pengelupas yang sering ada di toner eksfoliasi, serum “glowing”, atau sabun muka untuk kulit berjerawat. Di kulit yang sedang merah atau gatal, bahan ini bisa menambah iritasi.

• Retinoid, termasuk retinol. Biasanya ada di serum atau krim malam anti-aging. Bahan ini cukup sering bikin kulit kering dan perih, jadi lebih baik dipakai lagi setelah kulit tenang.

• Scrub dan alat pembersih yang menggosok. Termasuk scrub butiran, sikat wajah elektrik, atau handuk yang digosok-gosok. Gerakan ini memberi tekanan ke area suntikan.

Kamu tetap bisa merawat kulit dengan yang sederhana: pembersih lembut, pelembap tanpa bahan aktif berat, dan perlindungan dari matahari saat keluar rumah.

Cara Memakai Makeup Lagi dengan Aman

Begitu jedanya lewat, kamu boleh mulai makeup lagi. Lakukan dengan cara yang menjaga kebersihan dan tidak menekan kulit.

  1. Pastikan jeda dari dokter sudah lewat. Kalau dokter bilang tunggu sampai besok, tunggu sampai besok, meskipun kulit sudah terlihat normal.
  2. Pakai produk yang baru atau higienis. Produk lama yang sering tercelup jari lebih berisiko membawa bakteri.
  3. Cuci kuas dan spons, dan jangan berbagi alat makeup. Alat yang kotor atau dipakai bergantian bisa jadi tempat bakteri.
  4. Oleskan dengan sentuhan ringan. Tepuk tipis-tipis dan hindari menekan atau menggosok tepat di titik suntikan.
  5. Bersihkan makeup sebelum tidur tanpa digosok. Pakai pembersih lembut, lalu keringkan wajah dengan cara ditepuk.

Anjuran Dokter yang Menangani Tetap Jadi Patokan

Kalau dokter memberimu jadwal yang berbeda dari angka di artikel ini, ikuti anjuran dokter. Waktu pemulihan memang bisa berbeda untuk tiap orang dan tiap jenis filler, dan area seperti bibir atau bawah mata bisa punya aturan sendiri.

Aturan aftercare, yaitu perawatan setelah tindakan, juga bisa berbeda antara satu jenis injectable treatment dengan yang lain. Kalau kamu sedang mempertimbangkan filler treatment, tanyakan kapan boleh makeup dan skincare lagi saat konsultasi, sebelum hari tindakan. Dengan begitu, kamu bisa mengatur jadwal supaya tidak terlalu dekat dengan acara penting.

Setelah tindakan, mintalah aturan perawatannya secara tertulis sebelum pulang, supaya kamu nggak perlu menebak-nebak di rumah.

BACA JUGA: Filler Dahi untuk Dahi Cekung: Cocok untuk Siapa?

Keluhan Setelah Filler yang Perlu Segera Dikonsultasikan

Sedikit bengkak dan memar itu wajar. Tapi segera hubungi dokter atau cari pertolongan medis kalau kamu mengalami:

• Nyeri yang tidak biasa atau terasa makin hebat
• Gangguan penglihatan
• Kulit di sekitar suntikan berubah warna menjadi putih, abu-abu, atau kebiruan
• Gejala mirip stroke, misalnya sulit bicara, wajah mencong, atau lemah di satu sisi tubuh
• Reaksi mirip alergi seperti biduran dan bengkak
• Luka terbuka, bernanah, atau koreng di titik suntikan

Pertanyaan Seputar Makeup dan Skincare Setelah Filler

Bolehkah Pakai Sunscreen Setelah Filler?

Melindungi kulit dari matahari tetap penting, apalagi saat kulit sedang merah. Soal kapan sunscreen boleh dioles tepat di area suntik, tanyakan ke dokter, lalu oleskan dengan cara ditepuk tanpa digosok.

Kapan Boleh Facial Setelah Filler?

Facial melibatkan pijatan, tekanan, dan gosokan di wajah, padahal area suntik sebaiknya tidak banyak disentuh. Jadi tanyakan dulu ke dokter kapan aman, jangan jadwalkan sendiri.

Gimana Kalau Terlanjur Pakai Makeup di Hari yang Sama?

Nggak perlu panik. Bersihkan pelan-pelan dengan pembersih lembut tanpa digosok, lalu perhatikan beberapa hari ke depan apakah muncul bengkak disertai nyeri, kemerahan yang meluas, atau nanah. Kalau ada keluhan seperti itu, hubungi dokter yang menanganimu.

Kembali ke Rutinitas Kecantikan Pelan-Pelan

Di hari pertama, kamu cukup bersabar sedikit: biarkan wajah bersih tanpa makeup, pakai skincare sederhana, dan jangan sentuh area suntikan. Setelah itu, kembalikan makeup dan bahan aktif satu per satu sambil memperhatikan reaksi kulit.

Kalau ada acara penting yang jaraknya mepet dengan jadwal filler, tanyakan langsung ke dokter sebelum tindakan. Dokter bisa membantu menentukan jadwal yang paling pas, dan kalau jaraknya terlalu dekat, bisa jadi jawabannya adalah menggeser jadwal filler. Itu pilihan yang sama sahnya.

Referensi:

• Dermal Fillers Recovery | ASPS
• Dermal Fillers (Soft Tissue Fillers) | FDA
• Dermal Filler Do’s and Don’ts | FDA
• I have acne! Is it okay to wear makeup? | American Academy of Dermatology
• Makeup After a Botox or Filler Treatment: Good or Bad Idea? | Dokter Frodo

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?