Skincare pria tidaklah rumit. Mulai dari pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen, lalu tambahkan perawatan bahan aktif sesuai keluhan kulit. Jika punya masalah seperti jerawat yang sulit membaik, pertimbangkan konsultasi dengan dokter.
Belum terbiasa pakai skincare atau bingung harus mulai dari mana? Kamu tak perlu langsung mengikuti rutinitas panjang dengan banyak produk.
Cukup mulai dari pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen setiap pagi, lalu sesuaikan perawatannya dengan kondisi kulitmu.
Tiga langkah ini adalah dasar untuk memulai perawatan kulit agar tetap bersih. Jadi tak perlu langsung membeli banyak produk.
Yuk, pahami dulu apa saja yang perlu dilakukan dan rekomendasi skincare sesuai masalah pada wajah!
Apakah Kulit Pria Berbeda?

Ya, kulit pria cenderung lebih tebal dan menghasilkan lebih banyak minyak karena pengaruh hormon androgen seperti testosteron.
Akibatnya, sebagian pria memiliki wajah yang cenderung lebih berminyak atau pori-pori yang tampak lebih besar.
Namun, tidak bisa semua dipukul rata, karena kondisi kulit setiap orang tetap berbeda. Ada juga pria yang kulitnya kering atau sensitif, biasanya terjadi setelah mencukur.
Jadi, perawatan wajah pria sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit, bukan hanya karena kamu pria.
Rutinitas Dasar Perawatan Wajah Pria dalam 3 Langkah
Rutinitas perawatan wajah pria cukup sederhana, yaitu menggunakan pembersih wajah, pelembab dan sunscreen setiap pagi.
Untuk panduan lebih lengkapnya, mari simak pembahasan berikut:
| Langkah | Produk | Cara Menggunakannya |
| 1 | Pembersih wajah | Cuci muka pagi dan malam, serta setelah banyak berkeringat. |
| 2 | Pelembap | Oleskan setelah mencuci muka untuk menjaga kelembapan kulit. |
| 3 | Sunscreen | Gunakan setiap pagi sebelum beraktivitas di luar ruangan. |
1. Gunakan Pembersih yang Sesuai
Kalau selama ini kamu mencuci muka pakai sabun badan, coba mulai beralih ke facial wash sungguhan. Sabun justru bisa membuat kulit kering dan gatal.
Jadi pilihlah facial wash dan pastikan bahannya lembut. Kalau wajah terasa tertarik setelah dicuci, coba formula lain yang lebih lembut. Saat mencuci muka, tidak perlu menggosok wajah keras-keras.
2. Pilih Pelembap yang Nggak Bikin Gerah
Wajah terasa kering setelah mencuci muka? Jangan langsung menambah pakai serum. Coba gunakan pelembap terlebih dahulu untuk mencegah kulit kering.
Pilih produk pelembab tanpa pewangi jika kulitmu mudah iritasi. Kamu bisa mencoba tekstur gel atau lotion ringan untuk memulai.
3. Pakai Sunscreen yang Nyaman untuk Aktivitas Harian
Bagi yang kamu sering berkendara motor atau bekerja di luar ruangan, pastikan jangan lupa pakai sunscreen.
Pilih produk dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad-spectrum terhadap sinar UVA serta UVB.
Kalau sunscreen terasa lengket atau meninggalkan lapisan putih, coba tekstur lain yang lebih nyaman dan sesuai dengan warna kulitmu.
Baca Juga: Urutan Basic Skincare Untuk Pemula, Urutan Hingga Kandungannya
Tambahan Skincare Sesuai Keluhan Kulit

Setelah terbiasa dengan tiga langkah dasar, kamu bisa menambahkan produk sesuai masalah kulit. Pasalnya skincare dasar di atas hanya untuk perawatan.
Kalau perlu skincare yang lebih kuat untuk menargetkan masalah kulit, simak informasi berikut:
1. Kulit Berminyak dan Pori-Pori Terlihat Besar
Kalau wajah cepat mengilap, coba produk facial wash dengan salicylic acid. Bahan ini membantu membersihkan minyak dan sel kulit mati yang menumpuk di pori-pori.
Untuk pelembapnya, pilih dengan kandungan niacinamide agar bisa membantu mengontrol minyak. Pastikan semua produk skincare kamu berlabel non-comedogenic.
2. Jerawat yang Sering Muncul
Bahan aktif yang bisa kamu lirik untuk jerawat adalah salicylic acid dan benzoyl peroxide. Keduanya bisa mengiritasi kulit jika salah digunakan.
Mulailah dengan satu bahan aktif terlebih dahulu agar lebih mudah memantau reaksinya. Jika jerawat tidak kunjung sembuh, sebaiknya konsultasi dengan dokter. Bisa jadi yang kamu alami adalah jerawat hormonal atau breakout.
3. Kulit Kusam
Kalau kulit terlihat kusam, coba pakai niacinamide atau vitamin C. Keduanya bias bekerja untuk membantu menyamarkan noda gelap.
Selain itu, gunakan juga sunscreen setiap pagi agar kulit terlindungi dari paparan sinar UV yang dapat memperburuk hiperpigmentasi.
Agar hasil lebih maksimal, coba jalani facial treatment, yaitu prosedur di klinik untuk membantu membersihkan pori-pori dan mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kusam.
4. Kulit Perih atau Kemerahan Setelah Cukur
Kulit terasa perih setelah bercukur? Kamu bisa pakai pelembap dengan ceramide atau panthenol untuk membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi ringan.
Selama fase ini, hindari produk eksfoliasi seperti salicylic acid karena kulit bisa semakin terasa perih.
Tips Cukur yang Lebih Ramah untuk Kulit
Bagi pria, kamu pastinya akan melakukan cukur brewok secara berkala. Namun cara mencukur yang kurang tepat bisa memicu kulit iritasi.
Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, mari simak beberapa tips berikut:
- Basahi Wajah Sebelum Bercukur: Gunakan air hangat suam-suam kuku untuk membantu melembutkan rambut.
- Gunakan Krim Cukur: Oleskan krim agar pisau lebih mudah meluncur dan mengurangi gesekan.
- Cukur Searah Tumbuhnya Rambut: Cara ini membantu mengurangi risiko iritasi dan rambut tumbuh ke dalam.
- Jangan Menekan Pisau Terlalu Kuat: Biarkan pisau bekerja tanpa menarik kulit secara berlebihan.
- Bersihkan Pisau dengan Baik: Gunakan pisau yang bersih dan tajam, lalu ganti jika sudah tumpul.
- Pakai Pelembap Setelah Cukur: Pilih produk lembut untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Baca Juga: 10+ Cara Menumbuhkan Janggut dengan Gaya Hidup, Nutrisi, dan Treatment Klinik
Kapan Perlu Perawatan Wajah Pria di Klinik?
Perawatan klinik sebetulnya bukan kewajiban. Kalau kulitmu tidak memiliki keluhan khusus, skincare dasar di rumah sudah cukup.
Namun, konsultasi dengan dokter layak dipertimbangkan jika kamu mengalami kondisi seperti jerawat membandel atau iritasi berulang.
Dokter bisa merekomendasikan acne clear facial atau acne treatment untuk masalah jerawat yang lebih parah.
Daripada bingung menentukan mana yang sesuai, kamu bisa cari lokasi SOZO Skin Clinic terdekat dan bertanya langsung ke dokter.
Jangan lupa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk melihat pilihan treatment lainnya yang bisa menyehatkan kulit.
FAQ Seputar Perawatan Wajah Pria
Masih punya pertanyaan soal skincare pria? Berikut beberapa jawaban yang bisa kamu jadikan panduan untuk merawat wajah sehari-hari:
1. Apakah Pria Perlu Pakai Sunscreen?
Ya, sunscreen membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet, terutama saat kamu berkendara motor atau beraktivitas di luar ruangan. Pilih SPF minimal 30 dan gunakan ulang sesuai petunjuk produk.
2. Berapa Kali Pria Sebaiknya Cuci Muka Sehari?
Umumnya, cuci muka dua kali sehari, yaitu pagi dan malam. Kamu juga bisa mencuci muka setelah berolahraga atau berkeringat banyak, terutama jika wajah terasa kotor.
3. Apakah Pria Boleh Facial?
Boleh, selama jenis facial disesuaikan dengan kondisi kulitmu. Jika sedang mengalami jerawat meradang atau iritasi, konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum menjalani prosedur.
4. Skincare Apa yang Cocok untuk Pria dengan Kulit Berminyak?
Mulai dengan pembersih wajah yang lembut, pelembap ringan, dan sunscreen. Kamu juga bisa memilih produk berlabel non-comedogenic jika kulitmu mudah berjerawat.
5. Bagaimana Mencegah Iritasi Setelah Cukur?
Basahi wajah sebelum bercukur dan gunakan krim cukur untuk mengurangi gesekan pisau. Cukur searah tumbuhnya rambut, lalu gunakan pelembap yang lembut setelah selesai.
Referensi
Skin Care Tips for Men | American Academy of Dermatology (AAD)
Skincare Routine for Men: 3 Easy Steps for Better Skin | Men’s Health

