Skin booster dan filler sama-sama menggunakan teknik injeksi, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Skin booster lebih ditujukan untuk meningkatkan kualitas kulit, sedangkan filler digunakan untuk menambah volume atau membentuk kontur wajah.
Skin booster biasanya dipilih untuk membantu memperbaiki kondisi kulit yang terasa kering dan kusam.
Karena sama-sama dilakukan dengan teknik injeksi, treatment ini kadang dianggap mirip dengan filler.
Padahal, tujuan keduanya berbeda. Skin booster lebih berfokus pada peningkatan kualitas kulit, sedangkan filler digunakan untuk menambah volume atau membentuk kontur wajah.
Pastikan kamu memahami perbedaan skin booster dan filler agar tidak salah memilih treatment. Dengan mengetahui fungsi dan hasil yang ditawarkan masing-masing, kamu bisa lebih mudah menentukan perawatan sesuai kebutuhan kulit.
Mari simak perbedaan keduanya sebagai berikut!
Mengapa Masih Banyak yang Salah Paham tentang Skin Booster?
Apakah skin booster itu suntik vitamin? Anggapan ini masih cukup sering muncul. Padahal, skin booster memiliki arti yang luas dan bukan sekadar memasukkan vitamin ke dalam kulit.
Formula skin booster dapat mengandung hyaluronic acid, polynucleotide, asam amino, peptide, maupun bahan aktif lainnya.
Karena formulanya berbeda-beda, manfaat yang ditawarkan juga tidak selalu sama. Ada skin booster yang lebih difokuskan untuk hidrasi, ada yang membantu memperbaiki tekstur, dan ada pula yang ditujukan untuk mendukung elastisitas serta regenerasi kulit.
Skin booster juga sering dianggap sama dengan filler karena keduanya diberikan melalui injeksi.
Padahal, skin booster ditujukan untuk memperbaiki kualitas kulit, sementara filler lebih berfokus pada volume dan kontur wajah.
Perbedaan Mendasar Skin Booster vs Filler: Jangan Sampai Salah Pilih

Meski sama-sama dilakukan melalui injeksi, skin booster dan filler sering dianggap memiliki fungsi yang serupa.
Padahal, keduanya bekerja dengan tujuan hingga hasil akhir yang berbeda. Supaya tidak salah menentukan treatment, berikut beberapa aspek yang membedakan skin booster dan filler:
1. Tujuan Perawatan
Skin booster lebih ditujukan untuk meningkatkan kualitas kulit. Perawatan ini dapat dipertimbangkan ketika kulit terasa kering, kusam, kurang kenyal, atau mulai menunjukkan tanda penuaan seperti garis halus.
Di sisi lain, filler treatment memiliki tujuan yang berbeda. Filler digunakan untuk menambah atau mengembalikan volume pada area tertentu, misalnya pipi atau dagu.
2. Karakter Bahan
Keduanya memang sering menggunakan kandungan bahan hyaluronic acid di dalam formulanya.
Namun pada skin booster berbasis hyaluronic acid, formulanya dibuat untuk membantu hidrasi dan tersebar pada area kulit yang ditangani.
Berbeda dengan itu, filler memiliki karakter HA khusus yang ditujukan untuk mempertahankan volume dan memberikan struktur pada area tertentu.
3. Teknik Injeksi
Cara penempatan bahan juga menjadi pembeda. Skin booster umumnya diberikan melalui sejumlah titik injeksi kecil pada area kulit yang ingin diperbaiki.
Pada filler, titik dan kedalaman injeksi ditentukan berdasarkan struktur wajah serta area yang ingin diberikan tambahan volume.
4. Hasil yang Terlihat
Perubahan dari skin booster biasanya dinilai melalui kualitas kulit yang berkembang secara bertahap.
Kulit dapat terasa lebih lembap atau tampak lebih segar terlebih dahulu, sedangkan perubahan tekstur dan elastisitas dapat membutuhkan waktu serta beberapa sesi.
Adapun untuk hasil filler umumnya dapat terlihat lebih cepat setelah tindakan, meskipun hasil akhirnya tetap perlu dinilai setelah pembengkakan awal mereda.
Agar lebih mudah melihat perbandingan keduanya secara langsung, berikut ringkasannya:
Aspek | Skin Booster | Filler |
| Tujuan | Memperbaiki hidrasi dan kualitas kulit | Menambah atau mengembalikan volume |
| Target Hasil | Kulit lebih lembap, kenyal, dan halus | Kontur atau bentuk area wajah lebih terlihat |
| Penempatan | Umumnya lebih dekat dengan lapisan kulit | Kedalaman disesuaikan dengan area yang ingin dibentuk |
| Hasil Visual | Perubahan kualitas kulit berlangsung bertahap | Perubahan volume dapat terlihat lebih cepat |
| Cocok untuk | Dehidrasi, tekstur tidak merata, atau tanda penuaan awal | Area cekung atau bagian wajah yang membutuhkan tambahan volume |
Baca Juga: Perbedaan Botox dan Filler: Mana yang Kamu Butuhkan?
4 Jenis Skin Booster Sesuai Kebutuhan dan Budget

Setiap formula memiliki kandungan dan tujuan yang berbeda, sehingga pilihan yang tepat perlu disesuaikan dengan kondisi kulit serta hasil yang ingin dicapai.
Terdapata empat jenis skin booster yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan, yaitu:
1. Jalupro – Fokus pada Kualitas Tekstur
Jalupro mengombinasikan Hyaluronic Acid dengan kompleks asam amino. Formula ini bertujuan untuk meningkatkan kelembapan kulit sekaligus mendukung proses pembentukan kolagen.
Prosedur ini dapat dipertimbangkan kamu mengalami masalah seperti munculnya garis halus atau berkurangnya kekenyalan kulit.
Jalupro juga bisa menangani area bawah mata yang biasanya tampak kendur seiring bertambahnya usia.
Tujuan Perawatan:
- Membantu meningkatkan kualitas tekstur dan kelembapan kulit.
- Mendukung pembentukan kolagen untuk menjaga elastisitas kulit.
- Membantu menyamarkan tampilan garis halus pada area yang sesuai.
2. Xela Rederm – Memberikan Efek Wajah Terhidrasi
Kombinasi Hyaluronic Acid dan Succinic Acid menjadi daya tarik Xela Rederm. Formula tersebut membantu meningkatkan hidrasi.
Bagi kamu yang mengalami beberapa masalah kulit seperti dehidrasi atau warna kulit tidak merata, bisa memilih Xela Rederm.
Tujuan Perawatan:
- Membantu meningkatkan hidrasi pada kulit kering.
- Membantu memperbaiki tampilan kulit kusam dan pigmentasi.
- Membantu menjaga elastisitas sekaligus menyamarkan tanda penuaan awal.
3. Exosome – Mendukung Regenerasi Kulit
Berbeda dari skin booster yang lebih menonjolkan efek hidrasi, Exosome Skin Booster diarahkan pada proses regenerasi dan pemulihan kualitas kulit.
Prosedur ini direkomendasikan untuk kondisi kulit dengan tekstur kurang merata atau membutuhkan perbaikan yang lebih menyeluruh.
Tujuan Perawatan:
- Mendukung proses regenerasi dan pemulihan kualitas kulit.
- Membantu memperbaiki tekstur kulit agar terasa lebih optimal.
- Membantu menjaga kondisi kulit agar tampak lebih sehat dan terawat.
4. Aquashine – Prosedur untuk Kulit Kering
Untuk kulit yang tampak kurang segar, Aquashine dapat menjadi salah satu pilihan skin booster yang dipertimbangkan.
Efek kelembapan yang diberikan juga dapat membantu membuat kulit terasa lebih halus dan kenyal.
Tujuan Perawatan:
- Membantu meningkatkan kelembapan pada kulit kering atau dehidrasi.
- Membantu membuat tekstur kulit terasa lebih halus dan kenyal.
- Membantu membuat tampilan kulit terlihat lebih segar dan terawat.
Realita Skin Booster: Biasanya Tidak Cukup Sekali Treatment
Sebelum menjalani skin booster, kamu perlu memahami dua hal, yaitu jumlah sesi yang dibutuhkan dan keamanan produk yang digunakan.
Keduanya bisa memengaruhi hasil perawatan. Untuk itu kamu perlu tahu berapa kali sesi yang dibutuhkan dan apa yang perlu diwaspadai saat memilih skin booster:
Berapa Sesi Skin Booster yang Dibutuhkan?
Hasil skin booster biasanya tidak langsung berubah drastis kalau hanya dilakukan satu kali. Beberapa jenis perawatan membutuhkan beberapa sesi agar hasilnya lebih maksimal, lalu dapat dilanjutkan dengan sesi maintenance sesuai kebutuhan kulit.
Perubahannya juga muncul secara bertahap. Jika tujuan skin booster lebih banyak pada hidrasi, efek lembap mungkin bisa terasa lebih cepat.
Namun, jika menargetkan perubahan pada tekstur kulit, biasanya dibutuhkan waktu yang lebih lama.
Setelah treatment, kamu juga bisa mengalami reaksi ringan seperti kemerahan. Reaksi tersebut umumnya hanya muncul sementara setelah prosedur injeksi.
Waspada Harga Skin Booster yang Terlalu Murah
Harga skin booster yang murah tidak selalu berarti produknya palsu atau prosedurnya tidak aman.
Namun, jika selisih harganya jauh dari harga pada umumnya, sebaiknya periksa lebih dulu produk dan prosedur yang digunakan.
Karena bahan akan disuntikkan langsung ke kulit, beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Nama Produk: Pastikan kamu mengetahui produk yang akan digunakan untuk prosedur.
- Kemasan dan Nomor Lot: Periksa identitas produk serta nomor batch yang tertera pada kemasan.
- Tanggal Kedaluwarsa: Pastikan produk masih berada dalam masa penggunaan yang aman.
- Tenaga Medis: Pastikan prosedur injeksi dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten.
- Kondisi Produk: Jika memungkinkan, perhatikan produk saat dibuka dan dipersiapkan sebelum digunakan.
Baca Juga: 5 Efek Samping Skin Booster: Mana yang Wajar, Mana yang Berbahaya?
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Tidak semua masalah kulit yang terlihat mirip membutuhkan skin booster yang sama. Misalnya, kulit kusam kadang langsung dianggap membutuhkan skin booster untuk hidrasi.
Kalau langsung memilih treatment tanpa mengetahui penyebab utamanya, hasil yang didapat mungkin tidak sesuai dengan harapan.
Karena itu, kamu perlu jadwalkan konsultasi dan buat janji temu dengan dokter sebelum menentukan apakah perlu skin booster atau filler treatment.
Melalui konsultasi, dokter dapat menentukan masalah yang perlu diprioritaskan, lalu memberikan rekomendasi treatment yang lebih sesuai.
Jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk mengetahui pilihan layanan yang tersedia. Pastikan cari lokasi klinik terdekat agar tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan perawatan.
FAQ tentang Skin Booster
Sebelum menjalani skin booster, mungkin masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab. Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering muncul seputar skin booster.
1. Apakah Skin Booster Sama dengan Suntik Vitamin?
Tidak. Skin booster merupakan kelompok treatment injeksi dengan formula yang dapat berupa hyaluronic acid, asam amino, atau bahan aktif lain sesuai produknya. Vitamin hanya dapat menjadi salah satu komponen dalam formula tertentu.
2. Apakah Skin Booster Bisa Memancungkan Hidung?
Tidak untuk tujuan pembentukan struktur seperti filler. Skin booster lebih diarahkan pada kualitas kulit, sedangkan pembentukan volume atau kontur membutuhkan treatment yang berbeda.
3. Apa Bedanya Skin Booster dengan Filler jika Sama-Sama Mengandung Hyaluronic Acid?
Perbedaannya terletak pada formula, tujuan, serta cara material ditempatkan. Skin booster diarahkan untuk hidrasi dan tekstur, sedangkan filler dirancang untuk mempertahankan volume pada area tertentu.
4. Berapa Kali Skin Booster Harus Dilakukan?
Jumlah sesi bergantung pada produk dan kondisi kulit. Beberapa program menggunakan beberapa sesi awal sebelum masuk ke tahap maintenance, sehingga jadwal sebaiknya ditentukan setelah konsultasi.
5. Apakah Skin Booster Langsung Glowing Setelah Satu Sesi?
Efek hidrasi dapat terasa lebih awal pada sebagian orang, tetapi perubahan kualitas kulit berkembang secara bertahap. Hasil setiap orang juga dapat berbeda sesuai kondisi kulit dan produk yang digunakan.
6. Apakah Skin Booster Bisa Menggantikan Skincare?
Tidak. Skincare tetap diperlukan untuk perawatan sehari-hari, sedangkan skin booster merupakan prosedur medis tambahan yang bekerja melalui injeksi.
7. Apakah Skin Booster Murah Berarti Palsu?
Tidak selalu. Harga yang terlalu jauh dari kisaran umum sebaiknya membuat kamu memeriksa nama produk, kemasan, nomor lot, serta tenaga medis yang melakukan tindakan sebelum memutuskan.
8. Jalupro, Xela Rederm, Exosome, atau Aquashine yang Paling Bagus?
Tidak ada satu produk yang paling bagus untuk semua kondisi kulit. Jalupro lebih menonjol pada kolagen, Xela Rederm pada kombinasi hidrasi dan pigmentasi, sedangkan pilihan Exosome atau Aquashine memiliki fokus yang berbeda.
9. Apakah Skin Booster Memiliki Downtime?
Downtime umumnya ringan, tetapi kemerahan, bengkak, memar, atau bentol kecil dapat muncul pada titik suntikan. Durasi pemulihan bergantung pada produk, teknik, dan respons kulit masing-masing.
Referensi:
What is a Skin Booster? Procedure and Recovery | Cellinique
Skin Boosters: Definitions and Varied Classifications | PMC
Dermal Fillers: What They Are, Types, Benefits & Side Effects | Cleveland Clinic
How Do Fillers Work? | Glowday


