Slimming 8 mnt baca

Liftera HIFU: Apa Bedanya dengan HIFU Lain?

Liftera HIFU: Apa Bedanya dengan HIFU Lain?

Liftera merupakan salah satu pilihan HIFU untuk membantu mengencangkan kulit dengan fitur dan aplikator yang berbeda dari perangkat lain. Kecocokan kulit, pengaturan alat, dan keaslian perangkat tetap perlu diperhatikan sebelum menjalani treatment.

Liftera adalah salah satu merek alat HIFU asal Korea Selatan yang digunakan untuk membantu mengencangkan kulit tanpa operasi. Produsennya mengklaim alat ini punya fitur yang bisa membuat treatment lebih nyaman dan cepat, tetapi cara kerjanya tetap mengikuti prinsip HIFU pada umumnya.

Nah, kalau kamu sedang mempertimbangkan treatment Liftera HIFU dan masih bingung apakah ini pilihan yang tepat untukmu, wajar kok. Yuk, cari tahu apa bedanya dengan HIFU lain dan apa saja yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memilihnya.

Liftera Itu Apa, dan Bedanya dengan HIFU Lain?

Liftera adalah merek alat HIFU yang digunakan untuk membantu mengencangkan kulit. HIFU sendiri bekerja dengan memfokuskan gelombang ultrasound ke lapisan kulit untuk merangsang pembentukan kolagen, yaitu protein yang membantu menjaga kekencangan kulit.

Menurut produsennya, Liftera memiliki fitur Thermal Diffusion Treatment serta dua jenis aplikator, yaitu line dan pen pada model tertentu. Fitur ini diklaim bisa membuat treatment lebih nyaman dan efisien, tetapi bukan berarti Liftera pasti lebih unggul daripada merek HIFU lainnya. 

Lalu, apa bedanya dengan HIFU lain? Perbedaannya bisa dilihat dari fitur, desain aplikator, dan cara kerja masing-masing alat, jadi belum tentu satu merek lebih cocok untuk semua orang.

Klaim Produsen vs yang Perlu Kamu Tanyakan

Saat mencari informasi tentang Liftera, kamu mungkin menemukan klaim soal kenyamanan, fitur aplikator, atau kecepatan treatment.

Nah, biar kamu bisa menilai penawaran klinik dengan lebih objektif, kamu bisa menggunakan klaim tersebut sebagai bahan untuk bertanya langsung kepada dokter.

Klaim atau fitur yang ditawarkanYang perlu kamu tanyakan
Fitur Liftera diklaim membuat treatment lebih nyaman.Bagaimana sensasi yang mungkin saya rasakan, dan apa yang dilakukan jika terasa nyeri?
Liftera memiliki aplikator line dan pen pada model tertentu.Aplikator mana yang akan digunakan untuk area wajah saya, dan kenapa?
Liftera digunakan untuk membantu mengencangkan kulit.Seberapa realistis perubahan yang bisa diharapkan pada kondisi kulit saya?
Treatment ditawarkan dengan durasi atau jumlah tembakan tertentu.Berapa lama treatment untuk area yang akan saya jalani, termasuk persiapannya?

Kamu nggak harus memahami semua teknologi di balik alatnya. Yang penting, dokter bisa menjelaskan alasan pemilihan alat dan pengaturannya sesuai kondisi kulitmu, bukan sekadar menjanjikan hasil yang bagus.

Baca Juga: HIFU untuk Kulit Sawo Matang: Aman atau Tidak?

Siapa yang Cocok untuk Liftera?

liftera hifu

Liftera bisa dipertimbangkan kalau kulitmu mulai kendur ringan hingga sedang dan kamu ingin membantu mengencangkannya tanpa operasi. Namun, kecocokannya tetap perlu dinilai dokter berdasarkan kondisi kulit dan hasil yang ingin kamu capai.

Secara umum, Liftera cocok jika kamu:

  • Mulai mengalami kulit kendur: Misalnya, kulit pipi atau garis rahang mulai kehilangan kekencangannya.
  • Ingin membantu mempertegas kontur wajah: Terutama jika keluhannya berkaitan dengan kekenduran kulit, bukan hanya lemak berlebih atau berkurangnya volume wajah.
  • Menginginkan perawatan tanpa operasi: HIFU tidak memerlukan sayatan, tetapi hasilnya bertahap dan tidak bisa menggantikan operasi untuk mengatasi kulit yang kendur berat.
  • Memiliki ekspektasi hasil yang realistis: Hasil treatment bisa berbeda pada setiap orang dan tidak selalu membuat kulit kembali sekencang sebelumnya.

Ada juga beberapa kondisi yang perlu kamu konsultasikan lebih dahulu dengan dokter, seperti sedang hamil atau menyusui, memiliki implan atau alat medis yang ditanam, serta pernah menjalani tanam benang atau treatment estetika lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa membaca panduan tentang HIFU saat hamil dan menyusui serta hal yang perlu diperhatikan jika memiliki implan atau pernah tanam benang.

Seperti Apa Rasanya dan Efek Setelahnya?

Meski produsen Liftera mengklaim teknologinya dapat membuat treatment lebih nyaman, kamu tetap mungkin merasakan ketidaknyamanan selama prosedur.

Selama treatment, kamu mungkin merasakan:

  • Sensasi hangat di area yang dirawat.
  • Rasa cekit-cekit atau nyeri singkat saat energi ultrasound diberikan.

Setelah treatment, efek yang mungkin muncul meliputi:

  • Kemerahan atau bengkak ringan.
  • Nyeri saat area wajah disentuh.
  • Sensasi kebas sementara.

Efek tersebut bisa berbeda pada setiap orang, termasuk tingkat keparahan dan lamanya berlangsung. Kalau ingin tahu lebih lanjut, kamu juga bisa baca panduan tentang wajah bengkak atau kebas setelah HIFU dan kapan perlu diperiksa.

Baca Juga: HIFU Bikin Wajah Kempes? Kenali Penyebab dan Risiko

Yang Lebih Menentukan Hasil daripada Merek

Liftera HIFU | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Nama alat memang penting, tetapi bukan satu-satunya penentu hasil HIFU. Kondisi kulit, pengaturan alat, dan pengalaman dokter juga berpengaruh pada hasil yang bisa kamu dapatkan.

Untuk itu, ada beberapa faktor yang sebaiknya kamu perhatikan sebelum memilih klinik:

  • Kondisi dan tujuan kulit: Tingkat kekenduran, ketebalan jaringan, dan bentuk wajah membantu dokter menilai apakah HIFU sesuai dengan kebutuhanmu.
  • Pengaturan energi dan kedalaman: Dokter perlu memilih pengaturan serta kedalaman yang sesuai dengan area yang dirawat.
  • Pengalaman dokter: Pemahaman tentang anatomi wajah membantu dokter menentukan area dan teknik treatment yang sesuai.
  • Kondisi dan spesifikasi alat: Model perangkat, kondisi aplikator, dan pemeliharaan alat perlu diperhatikan untuk mendukung pelaksanaan treatment yang sesuai.
  • Respons tubuh dan perawatan setelahnya: Pembentukan kolagen berlangsung bertahap, sehingga hasil dan waktu kemunculannya bisa berbeda pada setiap orang.
  • Ekspektasi hasil: HIFU bisa membantu memperbaiki kekencangan kulit, tetapi hasilnya bertahap dan tidak selalu sama pada setiap orang.

Sebelum memilih, kamu bisa meminta dokter menjelaskan target treatment, alasan pemilihan kedalaman, dan hasil yang realistis untuk kondisi kulitmu.

Jika tujuan utamamu adalah mengatasi kulit kendur, kamu juga bisa mendiskusikan HIFU Treatment atau Radiofrequency Treatment sebagai pilihan teknologi pengencangan dengan mekanisme yang berbeda.

Pastikan Alatnya Asli dan Resmi

Sebelum menjalani treatment Liftera, kamu boleh kok menanyakan merek, model, dan izin edar alat yang digunakan klinik. Ini langkah sederhana untuk memastikan informasi perangkatnya jelas.

Supaya lebih mudah, kamu bisa melakukan hal berikut:

  • Tanyakan identitas alat: Minta informasi nama merek dan model perangkat yang akan digunakan.
  • Minta nomor izin edar: Tanyakan nomor izin edar alat kesehatan yang terdaftar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
  • Cek melalui situs resmi: Buka Info Alkes dan PKRT Kemenkes, lalu cari berdasarkan nama produk atau nomor izin edarnya.
  • Cocokkan informasinya: Periksa apakah nama produk, merek, dan informasi registrasinya sesuai dengan yang diberikan klinik.

Kalau informasi yang kamu temukan belum cocok, jangan ragu meminta penjelasan lebih lanjut sebelum memutuskan treatment.

Kisaran Biaya

Biaya Liftera tidak bisa disamaratakan karena bergantung pada model alat, area treatment, jumlah tembakan (shot) atau garis yang digunakan, serta kebijakan klinik dan dokter yang menangani.

Secara umum, beberapa faktor yang memengaruhi biaya HIFU meliputi:

  • Area treatment: Biaya untuk wajah penuh bisa berbeda dari area tertentu, seperti bawah dagu atau leher.
  • Jumlah shot atau garis: Jumlah yang dibutuhkan bergantung pada luas area dan rencana treatment.
  • Model perangkat: Setiap perangkat bisa memiliki spesifikasi dan fitur yang berbeda, sehingga pilihan alat dapat memengaruhi harga.
  • Pemeriksaan dan layanan tambahan: Biaya bisa mencakup konsultasi, tindakan, atau layanan tambahan lainnya, tergantung pada paket yang ditawarkan klinik.

Di Sozo Skin Clinic sendiri, harga treatment Liftera HIFU mulai dari Rp699.000, tetapi biaya akhirnya bisa bergantung pada pilihan layanan dan rencana treatment.

Kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu untuk mengetahui pilihan treatment dan biaya yang sesuai dengan kondisi kulitmu

Pastikan Liftera Pilihan yang Tepat untukmu

Liftera bisa jadi salah satu pilihan HIFU, tapi jangan memilih hanya karena mereknya. Pastikan kulitmu memang cocok untuk HIFU, tanyakan bagaimana pengaturan alat disesuaikan untukmu, dan pastikan perangkat yang digunakan resmi.

Kalau masih ragu, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mengetahui apakah HIFU cocok untuk kondisi kulitmu.

Kamu juga bisa menjelajahi layanan HIFU Treatment, termasuk Signature HIFU, serta layanan treatment lainnya. Jika ingin datang langsung, kamu bisa mencari lokasi klinik SOZO Skin Clinic terdekat.

Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah treatment yang kamu pilih dengan informasi yang cukup dan sesuai kebutuhan kulitmu, bukan semata-mata karena nama yang sedang ramai dibicarakan.

 

FAQ Seputar Liftera HIFU

Masih punya pertanyaan tentang Liftera HIFU? Yuk, simak beberapa jawaban singkat berikut sebelum kamu memutuskan untuk menjalani treatment.

1. Apa bedanya Liftera dengan Ultherapy?

Liftera dan Ultherapy sama-sama menggunakan teknologi ultrasound terfokus untuk membantu mengencangkan kulit, tetapi keduanya punya perangkat dan fitur yang berbeda. Ultherapy memiliki fitur visualisasi jaringan secara langsung, sedangkan fitur Liftera bergantung pada model alatnya.

2. Apakah Liftera sakit?

Selama treatment, kamu mungkin merasakan sensasi hangat, kesemutan, atau nyeri singkat. Tingkat ketidaknyamanannya bisa berbeda pada setiap orang dan area yang dirawat.

3. Hasil Liftera bertahan berapa lama?

Hasil HIFU tidak permanen dan bisa bertahan berbeda-beda pada setiap orang. Kondisi kulit, proses penuaan, dan respons tubuh ikut memengaruhi berapa lama hasilnya terlihat.

4. Bagaimana cara tahu klinik memakai alat Liftera yang asli?

Kamu bisa menanyakan merek, model, dan nomor izin edar alat kepada klinik. Setelah itu, cocokkan informasinya melalui Info Alkes dan PKRT Kementerian Kesehatan.

5. Apakah Liftera cocok untuk kulit sawo matang?

Kulit sawo matang tidak otomatis membuatmu tidak cocok menjalani HIFU. Namun, dokter tetap perlu menilai kondisi kulit dan faktor lainnya sebelum menentukan treatment yang sesuai untukmu.

 

Referensi

Liftera Products – Liftera | Liftera

Focused Ultrasound Stimulator System for Aesthetic Use – FDA | U.S. Food and Drug Administration

Product Classification: Focused Ultrasound for Tissue Heat or Mechanical Cellular Disruption – FDA | U.S. Food and Drug Administration

Registrasi Alat Kesehatan | Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?