Hair 11 mnt baca

15 Perawatan Mengatasi Rambut Kering dan Mengembang yang Sulit Diatur

15 Perawatan Mengatasi Rambut Kering dan Mengembang yang Sulit Diatur

Rambut kering terjadi ketika batang rambut kehilangan kelembapan akibat kutikula rusak atau berkurangnya minyak alami rambut. Perawatan rambut kering berfokus pada menjaga kelembapan, melindungi kutikula, dan mengurangi faktor penyebab kerusakan.

Rambut kering terjadi ketika batang rambut kehilangan kemampuan mempertahankan kelembapan, biasanya akibat kutikula rusak atau berkurangnya minyak alami dari kulit kepala. 

Tujuan perawatan rambut kering bukan untuk mengubah struktur alami rambut, melainkan membantu mengembalikan kelembapan dan menjaga kutikula agar tetap rapat. 

Ketika kutikula terbuka, air lebih mudah menguap dari dalam batang rambut sehingga rambut tampak mengembang (frizz). 

Masalah ini sering membuat rambut terlihat megar dan terasa kasar saat disentuh, bahkan dapat disertai kulit kepala kering atau ketombe

Terdapat beberapa cara mengatasi rambut yang bisa dilakukan di rumah, mari simak satu per satu pembahasannya!

Cara Mengatasi dan Merawat Rambut Kering & Mengembang

Ilustrasi Rambut Kering
Ilustrasi Rambut Kering

Meskipun rambut kering tidak dapat diubah menjadi tipe rambut yang berbeda secara permanen, tampilannya tetap dapat diperbaiki.

Berikut beberapa perawatan rambut kering di rumah yang dapat dilakukan:

1. Gunakan Shampo Bebas Sulfate

Rambut kering membutuhkan formula shampo yang bebas sulfat karena lebih lembut. Sulfat adalah zat deterjen, seperti SLS (Sodium Lauryl Sulfate), yang berfungsi menghasilkan busa berlebih tetapi dapat mengangkat minyak alami dari rambut kering.

Jika rambutmu kering, pilihlah shampo dengan kandungan pelembap seperti glycerin, hyaluronic acid, aloe vera, argan oil, atau ceramide.

Beberapa contoh shampo untuk rambut kering yaitu L’Oréal Professionnel Serie Expert Absolut Repair Shampoo, OGX Renewing + Argan Oil of Morocco Shampoo dan Mise En Scene Perfect Serum Original Shampoo.

Langkah-langkah:

  • Aplikasikan shampoo pada kulit kepala dan pijat secara perlahan menggunakan ujung jari.
  • Hindari menggosok batang rambut terlalu keras agar kutikula tidak semakin kasar.
  • Bilas hingga bersih menggunakan air bersuhu normal.

2. Jangan Lewatkan Conditioner Setelah Keramas

Ilustrasi Pemakaian Conditioner Setelah Keramas
Ilustrasi Pemakaian Conditioner Setelah Keramas

Conditioner berfungsi mengembalikan kelembapan rambut setelah proses pembersihan menggunakan shampoo. 

Produk ini bekerja dengan melapisi batang rambut agar kutikula lebih rata dan gesekan antarhelai rambut lebih berkurang.

Kunci penggunaannya adalah mengaplikasikan conditioner pada batang hingga ujung rambut, bukan langsung pada kulit kepala.

Contoh conditioner untuk rambut kering yaitu Pantene 3 Minute Miracle Conditioner, TRESemmé Keratin Smooth Conditioner dan Dove Hair Therapy Intensive Repair Conditioner.

Langkah-langkah:

  • Gunakan conditioner setelah shampoo dan setelah rambut dibilas bersih.
  • Aplikasikan conditioner dari bagian tengah hingga ujung rambut.
  • Diamkan beberapa menit agar kandungan pelembap bekerja.
  • Bilas hingga tidak ada sisa produk yang tertinggal.

3. Gunakan Hair Mask untuk Deep Hydration

Produk ini membantu memberikan hidrasi lebih mendalam pada batang rambut yang kering. Meskipun dapat memperbaiki tampilan rambut, hair mask tidak dapat mengubah struktur rambut secara permanen.

Penggunaan hair mask untuk rambut kering sebaiknya dilakukan 1 hingga 2 kali seminggu. Jika rambut kering, frekuensinya dapat ditingkatkan hingga 3 kali seminggu.

Beberapa hair mask untuk rambut kering yang bisa digunakan yaitu Kérastase Nutritive Masquintense, L’Oréal Professionnel Absolut Repair Mask dan Wella Professionals Fusion Intense Repair Mask.

Langkah-langkah:

  • Gunakan hair mask setelah shampo pada rambut yang masih lembap.
  • Aplikasikan produk pada batang hingga ujung rambut, terutama bagian yang paling kering.
  • Diamkan sesuai waktu yang dianjurkan pada kemasan.
  • Bilas hingga bersih setelah perawatan selesai.

4. Tambahkan Leave-in Conditioner

Leave-in conditioner adalah produk perawatan tanpa bilas yang digunakan setelah keramas untuk memberikan kelembapan tambahan sepanjang hari. 

Berbeda dengan conditioner biasa yang bekerja lalu dibilas, leave-in conditioner tetap berada pada permukaan rambut untuk mempertahankan kelembapan. 

Produk ini paling baik diaplikasikan setelah keramas dan rambut masih setengah basah. Namun, jumlahnya perlu disesuaikan agar tidak membuat rambut terasa berminyak.

Beberapa produk yang bisa dicoba yaitu Moroccanoil All In One Leave-In Conditioner, It’s a 10 Miracle Leave-In Product, dan Kérastase Nutritive Nectar Thermique.

Langkah-langkah:

  • Gunakan pada rambut yang masih sedikit lembap.
  • Aplikasikan produk pada batang hingga ujung rambut.
  • Ratakan menggunakan tangan atau sisir bergigi jarang.
  • Lanjutkan dengan proses styling jika diperlukan.

Baca Juga: 10 Cara Pakai Kondisioner dengan Benar agar Rambut Tidak Lepek

5. Aplikasikan Hair Oil untuk Mengunci Kelembapan

Hair oil membantu rambut kering dengan membentuk lapisan lipid pada permukaan batang rambut yang dapat mengurangi kehilangan kelembapan. 

Pilih hair oil dengan kandungan argan oil, coconut oil, jojoba oil, atau olive oil yang bisa membantu membuat rambut terasa lebih halus. 

Hair oil sebaiknya digunakan sesuai dengan instruksi produknya, antara sebelum keramas atau setelah keramas pada rambut setengah basah/kering. Cukup gunakan 2–3 tetes di ujung rambut agar tidak membuat rambut lepek.

Beberapa rekomendasi hair oil untuk rambut kering yaitu Moroccanoil Treatment Original, L’Oréal Paris Extraordinary Oil Serum dan Kérastase Elixir Ultime L’Huile Originale.

6. Coba Pre-Shampoo Treatment Sebelum Keramas

Perawatan rambut kering berikutnya yaitu melakukan pre-shampoo treatment. Perawatan ini dilakukan sebelum menggunakan shampo untuk melindungi rambut yang kering. 

Teknik ini bisa membantu mengurangi efek proses cleansing yang dapat mengangkat sebagian minyak alami rambut, terutama pada rambut yang sangat kering. 

Biasanya treatment ini menggunakan hair oil yang diaplikasikan pada batang rambut agar tetap terasa lebih lembut setelah proses pencucian.

Langkah-langkah:

  • Aplikasikan minyak rambut seperti coconut oil atau olive oil pada batang hingga ujung rambut sebelum keramas.
  • Diamkan selama kurang lebih 30 menit agar kandungan minyak membantu melapisi rambut.
  • Lanjutkan dengan shampo dan conditioner seperti biasa.

7. Lakukan Hot Oil Treatment secara Berkala

Ilustrasi Pemakaian Hair Oil Treatment
Ilustrasi Pemakaian Hair Oil Treatment

Hot oil treatment merupakan perawatan menggunakan minyak yang telah dihangatkan untuk memberikan kelembapan tambahan pada rambut kering. 

Suhu hangat membantu minyak lebih mudah menyebar pada permukaan rambut sehingga rambut terasa lebih lembut dan fleksibel. 

Hot oil treatment sebaiknya digunakan seminggu sekali atau 2 minggu sekali. Biarkan minyak bekerja selama 15 hingga 30 menit dan bungkus rambut dengan shower cap agar maksimal.

Langkah-langkah:

  • Pilih minyak rambut seperti coconut oil, argan oil, atau almond oil.
  • Hangatkan minyak secukupnya dengan suhu yang tidak terlalu panas.
  • Aplikasikan pada batang hingga ujung rambut.
  • Diamkan selama beberapa menit sebelum dibilas menggunakan shampo.

8. Kurangi Penggunaan Alat Styling Panas

Penggunaan alat styling seperti catokan, curling iron, dan hair dryer dengan suhu tinggi dapat mempercepat hilangnya kelembapan rambut. 

Panas berlebihan dapat merusak lapisan kutikula sehingga air lebih mudah keluar dari batang rambut dan membuat rambut mudah mengembang. 

Jika tetap perlu menggunakan alat styling, gunakan suhu yang lebih rendah dan aplikasikan produk heat protectant

9. Keringkan Rambut dengan Cara yang Lebih Lembut

Rambut dalam kondisi basah memiliki struktur yang lebih rentan rusak karena kutikula sedang dalam keadaan lebih terbuka. 

Kebiasaan mengeringkan rambut dengan handuk secara kasar dapat membuat batang rambut mudah patah. 

Sebagai gantinya, gunakan bahan yang lebih lembut seperti microfiber towel atau kain katun untuk menyerap air.

10. Hindari Keramas Terlalu Sering

Pemilik rambut kering seharunsya tidak perlu mencuci rambut setiap hari. Keramas sekitar 2 hingga 3 kali seminggu dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang, tetapi tetap perlu disesuaikan dengan aktivitas masing-masing.

Keramas terlalu sering dapat membuat rambut semakin kering karena shampo dapat mengangkat minyak alami yang berfungsi sebagai lapisan pelindung rambut. 

11. Gunakan Sisir dengan Jarak Gigi Lebar

Menyisir dengan Sisir dengan Jarak Gigi Lebar
Menyisir dengan Sisir dengan Jarak Gigi Lebar | Sumber: Cultivator

Gunakan sisir dengan jarak gigi yang lebih lebar (wide-tooth comb) untuk rambut yang mudah kusut. 

Hal ini karena rambut kering memiliki struktur yang lebih rapuh sehingga lebih mudah mengalami patah ketika terkena tarikan. 

Penggunaan sisir yang terlalu rapat dapat memperparah rambut kusut dan menyebabkan ujung rambut semakin bercabang. 

12. Lindungi Rambut dari Faktor Lingkungan

Paparan sinar ultraviolet (UV), debu, dan polusi dapat memengaruhi kondisi rambut dengan merusak kutikula. 

Maka kamu perlu melindunginya dengan mengenakan pelindung rambut seperti topi atau syal guna mengurangi paparan langsung matahari.

13. Cek Dampak Air Keras (Hard Water) pada Rambut

Air dengan kandungan mineral tinggi seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan residu pada permukaan rambut. 

Penumpukan mineral (mineral buildup) dapat membuat rambut terasa lebih kasar dan sulit menyerap produk perawatan. Untuk cek air keras di rumah, kamu dapat menggunakan tes botol sabun. 

Langkah-langkah:

  • Siapkan botol plastik kecil yang bersih dan isi dengan air keran setinggi sepertiga bagian. 
  • Teteskan beberapa tetes sabun cair murni.
  • Tutup botol dan kocok kuat-kuat selama 10 detik.
  • Jika sedikit atau tidak ada busa, air tersebut adalah hard water. Jika busa melimpah, air tergolong lunak (soft water).

14. Gunakan Protein Treatment

Rambut yang rusak akibat bleaching, pewarnaan berulang, atau proses kimia lainnya dapat kehilangan sebagian protein penyusunnya sehingga menjadi lebih rapuh. 

Protein treatment membantu memperbaiki kondisi batang rambut dengan kandungan seperti keratin dan amino acid. 

Namun, penggunaan protein treatment perlu diseimbangkan dengan hidrasi karena terlalu banyak protein dapat membuat rambut terasa kaku.

Baca Juga: Keratin Hair Treatment: Manfaat, Resiko Efek Samping & Harganya 

15. Gunakan Silk/Satin Pillowcase

Gesekan antara rambut dan sarung bantal saat tidur dapat memperparah rambut kering karena membuat kutikula lebih mudah terganggu. 

Sebaiknya ganti dan gunakan sarung bantal berbahan silk atau satin di rumah untuk membantu mengurangi gesekan sehingga rambut lebih terlindungi dari kusut. 

Perawatan sederhana ini dapat menjadi kebiasaan tambahan untuk menjaga rambut tetap lembut.

banner promo hair

Kesalahan Umum dalam Merawat Rambut Kering yang Justru Memperparah

Beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sederhana justru dapat membuat rambut kering semakin sulit diatasi. Hindari kesalahan berikut agar kelembapan rambut tetap terjaga:

  • Keramas Terlalu Sering: Terlalu sering mencuci rambut dapat menghilangkan sebum alami yang berfungsi menjaga kelembapan rambut.
  • Gunakan Air Panas saat Keramas: Air panas dapat mengangkat minyak alami rambut sehingga rambut terasa lebih kering dan kasar.
  • Pakai Alat Styling tanpa Perlindungan: Penggunaan catokan atau hair dryer tanpa heat protectant dapat meningkatkan risiko kerusakan kutikula.
  • Gosok Rambut dengan Handuk: Gesekan kuat saat mengeringkan rambut dapat membuat kutikula rusak sehingga rambut lebih mudah patah dan kusut.
  • Gunakan Terlalu Banyak Produk Minyak: Pemakaian hair oil berlebihan dapat membuat rambut terasa berat, berminyak, dan mudah lepek.
  • Mengabaikan Kondisi Kulit Kepala: Kulit kepala yang terlalu kering atau bermasalah dapat memengaruhi keseimbangan kelembapan rambut.
  • Sering Mengganti Produk: Terlalu cepat mengganti produk membuat sulit mengetahui apakah formula tersebut sebenarnya cocok untuk kondisi rambut.

Baca Juga: Cara Melemaskan Rambut Kaku dan Mengembang Tanpa Merusak Struktur Alami

Kapan Perawatan di Rumah Saja Tidak Lagi Cukup?

Tidak semua masalah rambut kering dapat diselesaikan hanya dengan mengganti shampo atau menggunakan hair mask secara rutin. 

Perawatan rumahan biasanya efektif untuk menjaga kelembapan rambut, tetapi jika disertai kondisi kerontokan parah, tentu membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Segera konsultasi dan buat janji temu dengan dokter di Sozo Skin Clinic agar rambut kering tidak bertambah parah.

Di sini, kamu bisa memilih hair treatment yang sesuai, seperti PRP Hair Treatment, Biolight Hair Treatment, Hair Growth Treatment dan masih banyak lagi.

Langsung saja jelajahi layanan Sozo Skin Clinic lebih lanjut untuk melihat detail prosedur dan harganya. 

Kalau masih bingung, kamu bisa cari lokasi klinik terdekat agar bisa mendapatkan pemeriksaan langsung.

klaim promo treatment

FAQ Seputar Rambut Kering dan Mengembang

Masih memiliki pertanyaan tentang cara mengatasi rambut kering dan mengembang? Simak jawaban dari beberapa pertanyaan yang paling sering dicari berikut:

1. Berapa Lama Rambut Kering Bisa Pulih dengan Perawatan Rutin?

Rambut yang terasa lebih lembut mulai terlihat dalam 2–8 minggu setelah menggunakan rutinitas perawatan yang sesuai. 

Namun, rambut dengan kerusakan kutikula berat membutuhkan waktu lebih lama karena batang rambut yang rusak tidak dapat memperbaiki diri sepenuhnya.

2. Apakah Rambut Kering Bisa Disembuhkan Total?

Rambut kering dapat dikontrol agar terlihat lebih sehat. Namun, struktur rambut yang sudah mengalami kerusakan berat tidak dapat kembali seperti kondisi awal secara permanen.

3. Perawatan Rambut Kering yang Paling Penting Jika Harus Memilih Satu?

Jika harus memilih satu, gunakan conditioner setiap selesai keramas karena membantu menjaga kelembapan dan mengurangi gesekan pada batang rambut. 

4. Apakah Rambut Kering dan Mengembang Bisa Dicegah?

Bisa. Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kelembapan rambut, membatasi penggunaan alat panas, serta melakukan perawatan rutin seperti conditioner dan hair mask 1–2 kali seminggu sesuai kebutuhan.

5. Berapa Kali Keramas untuk Rambut Kering?

Rambut kering umumnya cukup dicuci sekitar 2–3 kali dalam seminggu agar minyak alami rambut tetap terjaga. Frekuensinya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan aktivitas harian.

6. Apakah Rambut Kering Bisa Dicatok?

Bisa, tetapi gunakan heat protectant sebelum styling dan pilih suhu yang lebih rendah untuk mengurangi risiko kerusakan kutikula. Sebaiknya batasi penggunaan catokan agar rambut tidak semakin kehilangan kelembapan.

7. Apakah Rambut Kering Boleh Diwarnai?

Boleh, tetapi proses kimia seperti pewarnaan dapat meningkatkan risiko rambut menjadi lebih kering dan rapuh. Gunakan perawatan khusus rambut berwarna dan beri jeda antarproses kimia untuk menjaga kondisi rambut.

8. Apakah Boleh Memakai Vitamin Rambut Saat Rambut Kering?

Boleh. Vitamin rambut kering dapat digunakan secara rutin sesuai petunjuk produk untuk membantu menjaga kelembapan permukaan rambut dan membuatnya terasa lebih lembut.

9. Apakah Minyak Zaitun Bisa untuk Rambut Kering?

Bisa digunakan sebagai perawatan tambahan karena minyak zaitun membantu melapisi batang rambut dan mengurangi rasa kasar. Gunakan beberapa tetes saja agar rambut tidak terasa berat atau mudah lepek.

Referensi:

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×