Pernahkah kamu merasa sudah dandan maksimal dan memilih outfit terbaik, tapi mendadak tidak percaya diri saat harus berfoto dari sudut tertentu?
Salah satu masalah penampilan yang paling sering bikin kesal adalah munculnya double chin atau dagu berlipat.
Lipatan lemak di bawah rahang ini sering kali membuat wajah terlihat lebih bulat, menyamarkan garis rahang (jawline), dan bahkan bisa membuat kamu terlihat lebih tua dari usia aslinya.
Banyak orang yang langsung mengira bahwa dagu berlipat ini hanya dialami oleh mereka yang memiliki berat badan berlebih. Namun faktanya, tidak jarang orang yang bertubuh kurus pun tetap memiliki double chin yang membandel.
Kondisi ini tentu membuat kamu bertanya-tanya, apa sebenarnya yang menyebabkan timbulnya lipatan di bawah dagu tersebut? Apakah ada cara yang benar-benar ampuh untuk menghilangkannya secara permanen?
Kabar baiknya, kamu tidak perlu khawatir lagi. Di dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas mulai dari penyebab utama di balik munculnya dagu berlipat, cara-cara alami yang bisa kamu praktikkan di rumah, hingga pilihan perawatan modern yang bisa memberikan hasil instan dan aman. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: Ini Menu Diet Sehat 7 Hari untuk Turunkan Berat Badan!
Apa itu Double Chin?

Secara sederhana, double chin adalah kondisi estetika di mana terbentuk lipatan atau “dagu kedua” tepat di bawah dagu asli kamu. Dalam dunia medis, area di bawah dagu ini dikenal dengan sebutan lapisan submental. Lapisan ini dilapisi oleh lemak subkutan dan kulit luar yang memiliki kemampuan untuk meregang serta mengendur.
Ketika volume di area tersebut meningkat, garis rahang (jawline) kamu akan menjadi kurang jelas dan samar, sehingga menciptakan ilusi seolah-olah kamu memiliki dua atau bahkan tiga dagu sekaligus.
Meskipun kondisi ini sangat sering dijumpai pada orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, penting untuk kamu ketahui bahwa double chin tidak melulu soal lemak berlebih. Ada beberapa poin penting yang perlu kamu pahami tentang apa sebenarnya double chin itu:
- Bukan Hanya Sekadar Tumpukan Lemak: Sebagian besar double chin memang terbentuk karena adanya penumpukan sel lemak subkutan di bawah rahang. Namun, kondisi ini juga bisa muncul murni karena kulit leher yang kehilangan elastisitasnya sehingga mengendur dan menggelambir ke bawah.
- Perbedaan Lemak dan Kulit Kendur: Lemak submental berbeda dengan otot atau kulit yang kendur, meskipun pada banyak kasus, lemak membandel dan kulit yang meregang ini sering kali muncul bersamaan seiring berjalannya waktu.
- Masalah Estetika, Bukan Penyakit: Double chin murni merupakan perhatian di bidang estetika dan penampilan wajah, bukan sebuah kondisi penyakit yang berbahaya bagi kesehatan fisikmu.
- Bisa Dialami Siapa Saja: Lipatan dagu ini bersifat sangat fleksibel. Artinya, kamu tetap bisa memiliki double chin yang terlihat jelas meskipun secara keseluruhan postur dan berat badan tubuh kamu tergolong kurus atau ideal.
Berbagai Penyebab Munculnya Double Chin
Munculnya dagu berlipat sebenarnya tidak terjadi begitu saja, melainkan disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Dengan mengetahui apa saja pemicunya, kamu bisa menentukan metode penanganan yang paling tepat dan efektif.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang bisa menjadi penyebab double chin muncul di wajah kamu:
1. Penambahan Berat Badan dan Obesitas
Ini adalah penyebab yang paling umum terjadi. Ketika kamu mengonsumsi kalori melebihi apa yang dibakar oleh tubuh, berat badan akan bertambah dan memicu penumpukan lemak di berbagai area tubuh. Tak terkecuali pada area wajah, lemak subkutan ini akan berkumpul di bawah dagu dan sekitarnya sehingga membentuk lipatan yang tebal.
2. Proses Penuaan alami dan Faktor Usia
Usia memegang kendali penuh atas perubahan setiap sudut tubuh kamu. Saat kamu masih muda, lemak pada wajah tersebar secara merata dan kencang. Namun seiring bertambahnya usia, kulit kamu akan kehilangan volume kolagen dan elastisitasnya. Lemak wajah perlahan menggumpal, bergeser ke bawah, dan melonggar di sekitar dagu serta leher, sehingga terbentuklah lipatan double chin.
3. Faktor Keturunan atau Genetik
Jika berat badan kamu tergolong normal atau kurus tapi dagu tetap terlihat berlipat, kemungkinan besar ini disebabkan oleh faktor genetik. Bentuk rahang, struktur tulang wajah, hingga tingkat elastisitas kulit yang dimiliki orang tua sangat mungkin diturunkan ke kamu. Anak dengan riwayat keluarga ber-double chin atau obesitas memiliki risiko jauh lebih tinggi untuk mengalami kondisi yang sama.
4. Konsumsi Makanan Asin dan Tinggi Garam
Pola makan yang buruk, seperti terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung banyak sodium atau garam (misalnya junk food), bisa memicu double chin. Konsumsi garam berlebih akan membuat tubuh kamu menahan air lebih lama di dalam jaringan untuk mengencerkannya. Akibatnya, wajah kamu akan terlihat bengkak (bloated) dan dagu tampak seperti berlipat.
5. Konsumsi Gula Berlebih dan Efek Kecanduan Makan
Sering mengonsumsi makanan atau minuman manis juga bisa menjadi bumerang. Gula berlebih memiliki kalori tinggi namun miskin nilai gizi, serta tidak memberikan rasa kenyang yang lama seperti makanan padat.
Menariknya, studi di Neuroscience and Biobehavioral Reviews menunjukkan bahwa gula bisa meningkatkan hormon dopamin di otak yang memberikan efek ketagihan mirip alkohol. Jika kamu terjebak kecanduan makan gula dan junk food, asupan kalori harian akan melonjak bebas, memicu obesitas, dan berakhir pada penumpukan lemak di dagu.
6. Postur Tubuh yang Buruk saat Menunduk
Tanpa kamu sadari, kebiasaan harian seperti sering menunduk terlalu lama saat bermain smartphone atau mengetik di depan komputer (forward head posture) bisa mempercepat munculnya double chin. Postur yang buruk ini secara perlahan akan melemahkan otot-otot di sekitar leher dan rahang kamu, sehingga kulit di area bawah dagu jadi lebih cepat kendur dan membentuk lipatan.
7. Penggunaan Obat Antidepresan
Ada beberapa jenis pengobatan medis yang memiliki efek samping berupa kenaikan berat badan secara tidak langsung, salah satunya adalah obat antidepresan. Terapi obat ini terkadang memicu peningkatan nafsu makan yang berhubungan dengan perbaikan suasana hati, atau membuat tubuh menjadi kurang berolahraga karena efek depresi sebelumnya. Kenaikan berat badan inilah yang memicu penumpukan lemak di area dagu kamu.
8. Masalah Hormonal (Resitensi Hormon Leptin)
Hormon leptin bertugas melepaskan sinyal ke otak untuk mengatur asupan makanan dan menekan nafsu makan saat sel lemak tubuh sudah cukup. Namun pada penyandang obesitas, karena kadar leptin dalam darah terlalu tinggi, otak justru kehilangan kepekaannya (mengalami resistensi leptin). Akibatnya, sinyal kenyang tidak tersampaikan, membuat kamu ingin terus-menerus makan, dan memperparah penimbunan lemak di bawah dagumu.
Berbagai Cara Ampuh Mengatasi Double Chin
Memiliki dagu berlipat terkadang memang bisa menurunkan rasa percaya diri kamu. Untungnya, ada berbagai pendekatan yang bisa kamu ambil untuk mengurangi atau bahkan melenyapkan double chin, mulai dari metode alami yang bisa kamu coba sendiri di rumah hingga prosedur medis profesional. Pilihan terbaiknya tentu tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan lipatan dagu kamu.
Berikut adalah pilihan cara mengatasi double chin yang bisa kamu coba:
Pendekatan Alami dan Perubahan Gaya Hidup
Pendekatan ini sangat cocok jika double chin kamu disebabkan oleh faktor kenaikan berat badan. Tujuannya adalah mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan dan melatih otot-otot di area leher serta rahang agar kembali kencang.
- Penerapan Diet Sehat dan Penurunan Berat Badan: Mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan adalah langkah pertama yang paling penting. Kamu bisa mulai merencanakan pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, biji-biji utuh, serta protein tanpa lemak seperti ikan. Sebaliknya, batasi konsumsi gorengan, kurangi camilan manis, hindari makanan olahan, serta kontrol porsi makan harian kamu untuk memangkas kalori.
- Senam Wajah dan Leher secara Rutin: Melakukan gerakan latihan wajah diyakini bisa membantu membakar lemak lokal dan mengencangkan otot-otot rahang yang kendur. Beberapa gerakan mudah yang bisa kamu lakukan setiap hari antara lain:
- Pemanasan Leher: Awali dengan memutar kepala secara perlahan ke depan, bawah, dan searah jarum jam, lalu balikkan arah gerakan. Rentangkan rahang ke kiri, depan, kanan, dan belakang dengan menahan tiap posisi selama 1-2 detik agar otot tidak cedera.
- Bersiul Menghadap Langit-Langit (Chin Lifts): Duduk tegak dengan bahu rileks, miringkan kepala ke belakang hingga menatap langit-langit, lalu kerutkan bibir kamu seolah-olah sedang bersiul atau ingin mencium langit-langit. Rasakan kontraksi pada otot leher, tahan selama 10-20 detik, dan ulangi sebanyak 10-15 kali.
- Menekan Lidah (Tongue Presses): Tekan lidah kamu ke langit-langit mulut dengan kuat sampai kamu merasakan otot di bawah dagu mengencang. Tahan selama beberapa detik dan ulangi 10-15 kali.
- Latihan Bola (Ball Exercise): Tempatkan bola kecil berukuran 5-10 cm di bawah dagu kamu, lalu tekan dagu kamu ke bawah menempel pada bola tersebut. Ulangi gerakan ini 10-20 kali sehari.
- Menjaga Hidrasi Tubuh yang Cukup: Minum air putih yang banyak sangat membantu mengurangi retensi cairan dan pembengkakan pada wajah (bloated) yang bisa memperburuk tampilan dagu berlipat kamu.
- Mengunyah Permen Karet: Aktivitas mengunyah secara konstan tanpa disadari ikut melibatkan dan melatih otot-otot rahang serta wajah kamu agar tetap aktif bergerak.
- Melakukan Pijatan Lembut: Pijatan lembut dengan arah ke atas di area dagu dan leher bisa membantu melancarkan sirkulasi darah serta mengurangi penumpukan cairan limfatik. Kamu bisa menggunakan alat bantu seperti Gua Sha atau facial roller serta minyak pijat agar gerakannya lebih mudah.
Prosedur Kosmetik dan Medis Profesional
Bagi kamu yang memiliki double chin membandel akibat faktor genetik, struktur tulang, atau penuaan, metode alami di atas terkadang membutuhkan waktu yang sangat lama dan hasilnya kurang maksimal.
Jika kamu ingin hasil yang lebih cepat, signifikan, dan terpantau aman, prosedur estetika medis bisa menjadi pilihan terbaik:
- Suntikan Pelarut Lemak (Meso Lipolysis / Kybella): Prosedur non-bedah ini menggunakan cairan khusus (seperti asam deoksikolat) yang disuntikkan langsung ke area bawah dagu untuk memecah, menghancurkan, dan menyerap sel lemak secara permanen. Biasanya kamu membutuhkan beberapa sesi perawatan untuk hasil maksimal.
- Teknologi Pengencangan Kulit (HIFU / Ultherapy): Menggunakan teknologi gelombang ultrasound terfokus yang menembus lapisan kulit dalam untuk merangsang produksi kolagen baru. Perawatan non-invasif ini sangat efektif untuk mengangkat dan mengencangkan kulit leher yang kendur secara bertahap tanpa jarum maupun pisau bedah.
- Suntik Botox dan Filler Dagu: Suntikan Botox membantu mengendurkan otot-otot leher yang menarik kulit ke bawah sehingga memberikan efek pengangkatan minor pada rahang. Sementara itu, prosedur filler dagu berfungsi untuk memperbaiki struktur rahang agar lebih tegas, sehingga tampilan double chin kamu otomatis tersamarkan.
- Pembekuan Lemak (CoolSculpting): Metode non-bedah yang menggunakan teknologi pendingin ekstrem untuk membekukan dan mematikan sel lemak di bawah dagu, yang nantinya sel mati tersebut akan dibuang secara alami oleh metabolisme tubuh kamu.
- Prosedur Bedah Efektif (Sedot Lemak & Facelift): Jika lemak di dagu benar-benar tebal dan mengganggu penampilan, prosedur sedot lemak (liposuction) menggunakan kanula tipis bisa membuang lemak membandel dengan cepat. Pasca sedot lemak, dokter biasanya juga menyarankan prosedur facelift (tanam benang) atau neck lift untuk memotong dan mengencangkan kulit bergelambir yang tersisa agar kontur leher kamu kembali mulus dan tampak muda.
Pertanyaan Seputar Double Chin (FAQ)
1. Apa penyebab utama munculnya double chin?
Penyebab paling umum adalah penumpukan lemak subkutan di bawah dagu akibat kenaikan berat badan. Namun, double chin juga bisa dipicu oleh faktor genetik (keturunan), proses penuaan yang membuat kulit kendur, konsumsi makanan tinggi garam/gula, serta postur tubuh yang sering menunduk saat bermain smartphone.
2. Apakah orang kurus bisa memiliki double chin?
Bisa banget. Orang yang bertubuh kurus atau memiliki berat badan ideal tetap bisa punya double chin jika mereka memiliki faktor genetik terlahir dengan struktur rahang kecil, kebiasaan postur leher yang buruk, atau faktor penuaan yang membuat elastisitas kulit di bawah dagu menurun dan menggelambir.
3. Bagaimana cara menghilangkan double chin secara alami di rumah?
Kamu bisa memulainya dengan menerapkan pola makan sehat (rendah garam dan gula) untuk menurunkan berat badan, menjaga hidrasi dengan minum air putih, serta rutin melakukan senam wajah (seperti gerakan chin lifts atau bersiul menengadah ke langit-langit) untuk mengencangkan otot leher.
4. Apakah mengunyah permen karet bisa menghilangkan double chin?
Mengunyah permen karet bisa membantu melatih dan mengencangkan otot-otot di sekitar rahang serta wajah kamu. Namun, aktivitas ini hanya memberikan efek minor dan tidak cukup kuat untuk menghilangkan double chin yang disebabkan oleh tumpukan lemak yang tebal atau faktor penuaan yang parah.
5. Apa perawatan klinik tercepat untuk menghilangkan double chin tanpa operasi?
Beberapa perawatan non-bedah terbaik yang bisa kamu pilih adalah HIFU atau Ultherapy (menggunakan gelombang ultrasound untuk membakar lemak sekaligus mengencangkan kulit), Meso Lipolysis (suntik penghancur lemak), serta CoolSculpting (metode pembekuan sel lemak).
6. Apakah double chin bisa hilang hanya dengan diet menurunkan berat badan?
Jika double chin kamu murni disebabkan oleh kenaikan berat badan atau obesitas, maka melakukan diet sehat dan olahraga umumnya akan sangat membantu mengurangi ketebalan lipatannya. Namun, jika pemicunya adalah kulit kendur akibat usia atau faktor genetik, diet saja biasanya kurang efektif.
7. Berapa lama senam wajah bisa menghilangkan dagu berlipat?
Senam wajah membutuhkan konsistensi yang sangat tinggi. Jika dilakukan secara rutin setiap hari dibarengi dengan gaya hidup sehat, kamu mungkin baru bisa melihat perubahan otot rahang yang lebih kencang dalam waktu beberapa bulan. Hasilnya bervariasi pada setiap orang tergantung kondisi kulit masing-masing.
8. Apa bedanya sedot lemak (liposuction) dan facelift untuk area dagu?
Sedot lemak berfungsi khusus untuk menyedot dan membuang tumpukan jaringan lemak membandel di bawah dagu secara instan. Sementara facelift atau neck lift adalah prosedur medis untuk mengencangkan, menarik, dan memotong sisa kulit yang kendur atau bergelambir (biasanya dilakukan pasca sedot lemak).
9. Mengapa terlalu banyak makan makanan asin bisa memicu double chin?
Makanan yang tinggi sodium atau garam (seperti junk food) dapat memicu terjadinya retensi cairan di dalam tubuh. Kondisi ini membuat tubuh kamu menahan air lebih lama, sehingga area wajah dan bawah dagu kamu akan terlihat membengkak (bloated) dan tampak seperti berlipat.
10. Bagaimana cara instan menyamarkan double chin saat bepergian?
Kamu bisa menyiasatinya secara cerdas dengan menggunakan teknik contouring menggunakan makeup di sepanjang garis rahang kamu. Selain itu, menggunakan pakaian dengan model kerah tinggi (turtleneck) atau melilitkan syal (scarf) yang modis juga sangat ampuh untuk menutupi lipatan dagu untuk sementara waktu.
Kesimpulan
Mengatasi double chin atau dagu berlipat memang membutuhkan perhatian ekstra. Jika masalahnya bersumber dari berat badan atau postur tubuh, melakukan diet sehat dan melatih otot wajah di rumah bisa menjadi langkah awal yang baik untuk kamu coba.
Namun, kita juga harus realistis bahwa lemak di area dagu merupakan salah satu jenis lemak paling membandel (stubborn fat), belum lagi jika kondisinya diperparah oleh faktor genetik atau kulit yang mulai mengendur karena usia.
Menunggu hasil dari cara alami terkadang memakan waktu berbulan-bulan dan sering kali kurang maksimal. Jika kamu ingin mengembalikan rasa percaya dirimu dengan garis rahang (jawline) yang tegas, tirus, dan tampak lebih muda secara instan serta aman, perawatan medis profesional adalah jawabannya.
Kamu bisa langsung mengunjungi Sozo Skin Clinic untuk mendapatkan solusi terbaik!
Di Sozo Skin Clinic, kamu bisa mencoba berbagai pilihan treatment canggih tanpa operasi yang dirancang khusus untuk menghempas dagu berlipat, seperti teknologi pengencangan HIFU Treatment, Meso Treatment (suntik penghancur lemak), hingga Filler Dagu untuk mempertegas bentuk rahangmu. Semua tindakan ditangani langsung oleh dokter estetika berpengalaman yang ramah dan kompeten.
Yuk, jangan biarkan double chin mengganggu penampilanmu lagi! Kunjungi cabang klinik kecantikan terdekat Sozo Skin Clinic terdekat dan jadwalkan konsultasimu sekarang juga untuk mendapatkan wajah tirus, kencang, dan bebas dari dagu berlipat!
Referensi:
- Hwang, U. J., et al. (2018). Effect of a Facial Muscle Exercise Device on Facial Rejuvenation. Aesthetic Surgery Journal, 38(5), 463–476.
- Mayo Clinic (2020). Face-lift.
- John Hopkins Medicine. Double Chin Surgery: What You Need to Know.
- Harvard Health Publishing (2018). Fat-dissolving Treatments for a Double Chin.
- McDermott, A. Healthline (2019). How Can I Get Rid of My Double Chin?
- Link, R. Healthline (2022). How to Lose Face Fat: 8 Effective Tips.
- WebMD (2021). The Effects of Aging on Skin.
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12766363/
