Skin 11 mnt baca

Apa Itu Nucleofill? Ini Cara Kerja & Bedanya dengan Rejuran

Apa Itu Nucleofill? Ini Cara Kerja & Bedanya dengan Rejuran

Nucleofill adalah skin booster sekaligus bio-stimulator yang menggunakan polynucleotide (PN) dari DNA salmon. Nucleofill memiliki formulasi berbeda dari Rejuran. Hasil hidrasi mulai terasa dalam beberapa hari, sedangkan efek pengencangan baru mulai terlihat dalam 2–4 minggu setelah treatment.

Saat ini ada banyak pilihan skin booster yang tersedia. Salah satunya adalah Nucleofill yang sedang menarik perhatian.

Pasalnya, treatment ini bisa bekerja sebagai bio-stimulator yang membantu merangsang regenerasi jaringan hingga tingkat sel. 

Cara kerjanya berbeda dari skin booster berbasis hyaluronic acid (HA) yang mana hanya fokus pada hidrasi.

Akan tetapi, Nucleofill menggunakan polynucleotide (PN) untuk mengaktifkan proses perbaikan alami kulit. Nucleofill apakah DNA salmon? Ya, lebih tepatnya DNA yang telah dimurnikan.

Tidak heran jika treatment ini sering dibandingkan dengan Rejuran. Lalu, Nucleofill itu apa dan apa saja manfaatnya? Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Nucleofill?

Nucleofill
Nucleofill | Sumber: Regions Clinic

Nucleofill adalah skin booster sekaligus bio-stimulator asal Italia yang dikembangkan menggunakan polynucleotide (PN) murni yang berasal dari DNA salmon. 

Treatment ini memang dirancang untuk merangsang kulit agar bisa memperbaiki dirinya sendiri melalui proses regenerasi biologis.

Berkat mekanisme tersebut, banyak dokter estetika mengategorikan Nucleofill sebagai biostimulator, yaitu treatment yang merangsang aktivitas alami sel kulit untuk memperbaiki jaringan dari dalam, bukan sekadar mengisi atau menyamarkan masalah kulit dari luar.

Bahan aktif Nucleofill berupa polinukleotida dengan rantai molekul panjang. Setelah disuntikkan ke lapisan dermis, polynucleotide akan merangsang aktivitas fibroblas, yaitu sel yang bertugas menghasilkan kolagen, elastin, dan berbagai komponen penyusun jaringan kulit. 

Melalui proses tersebut, kualitas kulit dapat membaik secara bertahap, mulai dari elastisitas, tekstur, hingga kelembapannya.

Kandungan Utama Nucleofill

Kandungan utama Nucleofill adalah polynucleotide (PN) murni yang diperoleh melalui proses pemurnian DNA salmon. 

Pada formulasi Nucleofill, kandungan PN tersedia dalam konsentrasi sekitar 2,5%, artinya lebih tinggi dibandingkan sejumlah skin booster DNA salmon generasi sebelumnya. Karena itu, Nucleofill mampu memberikan efek biostimulasi yang lebih kuat.

Polynucleotide sendiri merupakan rangkaian panjang nukleotida, yaitu unit penyusun DNA. Setelah dimurnikan, molekul ini memiliki biokompatibilitas yang tinggi dengan jaringan manusia.

Polynucleotide bukan pengisi volume seperti filler, melainkan sebagai zat yang menjadi sinyal biologis untuk mengaktifkan fibroblas, meningkatkan pembentukan kolagen, dan mempertahankan kelembapan alami kulit melalui kemampuannya mengikat molekul air.

Sekilas, kandungan ini memang mirip dengan Rejuran karena sama-sama menggunakan polynucleotide dari DNA salmon. 

Namun, Nucleofill menggunakan high-molecular-weight polynucleotides, yaitu rantai PN dengan ukuran molekul yang lebih panjang. 

Karakteristik tersebut membuat Nucleofill dapat memberikan efek hidrasi mendalam dan stimulasi biologis yang berkontribusi pada kekencangan kulit.

Jadi, meski sama-sama termasuk treatment berbasis PN, formulasi Nucleofill membuatnya diposisikan sebagai bio-stimulator regeneratif, bukan sekadar skin booster.

Baca Juga: Apa Itu Rejuran Healer & Mengapa Efektif Bikin Kulit Glowing?

Bagaimana Nucleofill Bekerja pada Kulit?

Nucleofill bekerja dengan mengaktifkan mekanisme perbaikan alami kulit. Karena itu, perubahan yang terjadi bersifat bertahap dan mengikuti proses biologis tubuh.

Setelah disuntikkan, polynucleotide pada Nucleofill memicu berbagai respons regeneratif. Mekanisme tersebut meliputi beberapa proses berikut.

  • Mengaktifkan Fibroblas di Lapisan Dermis: Berinteraksi dengan reseptor pada fibroblas agar sel-sel lebih aktif melakukan regenerasi jaringan.
  • Meningkatkan Produksi Kolagen: Aktivasi fibroblas merangsang pembentukan kolagen tipe I yang membantu memperbaiki struktur kulit. Seiring waktu, kulit menjadi lebih padat.
  • Memberikan Hidrasi Mendalam: Rantai polynucleotide memiliki sifat hidrofilik yang dapat mempertahankan banyak molekul air di dalam jaringan. 
  • Mengurangi Stres Oksidatif: Polynucleotide memiliki aktivitas antioksidan yang menetralkan radikal bebas penyebab penuaan dini. 

Kombinasi keempat mekanisme di atas membuat tekstur kulit menjadi lebih halus dan kualitas kulit membaik secara menyeluruh.

Efek lifting pada Nucleofill berasal dari meningkatnya kepadatan dan kekuatan jaringan kulit. Hasilnya biasanya mulai terlihat setelah beberapa minggu.

Biasanya, dokter merekomendasikan 2 sesi treatment dengan jarak sekitar 2–4 minggu. Pada kondisi kulit yang mengalami kerusakan lebih berat, jumlah sesi dapat ditingkatkan hingga empat kali.

Manfaat Nucleofill

Hasil Nucleofill Treatment di Sozo Skin Clinic

Manfaat Nucleofill dimulai dari kemampuannya merangsang proses regenerasi alami kulit. Mekanisme tadi memperbaiki kualitas kulit secara bertahap. 

Adapun beberapa manfaat Nucleofill yang dapat dirasakan yaitu:

1. Mengencangkan Kulit

Nucleofill merangsang aktivitas fibroblas untuk meningkatkan produksi kolagen tipe I yang menjadi penopang utama struktur kulit. Seiring terbentuknya jaringan kolagen baru, kulit menjadi lebih padat.

2. Mengurangi Garis Halus

Meningkatnya kolagen akan menghaluskan permukaan kulit sehingga garis halus maupun kerutan tampak berkurang secara bertahap. 

Perbaikan terus berkembang selama beberapa bulan setelah treatment karena proses regenerasi masih berlangsung.

3. Memberikan Hidrasi Mendalam

Polynucleotide memiliki sifat hidrofilik sehingga mampu menarik dan mempertahankan molekul air di dalam jaringan dermis. Hasilnya, kulit terasa lebih lembap dalam waktu yang lebih lama.

4. Meningkatkan Elastisitas Kulit

Selain meningkatkan kolagen, Nucleofill juga bisa memperbaiki struktur matriks ekstraseluler (extracellular matrix/ECM), yaitu jaringan yang menopang sel-sel kulit. Kombinasi keduanya membuat kulit menjadi lebih lentur dan tidak mudah kendur.

5. Membantu Regenerasi Jaringan Kulit

Polynucleotide bekerja sebagai bio-stimulator yang mendukung metabolisme sel sekaligus mempercepat regenerasi jaringan. 

Karena itu, Nucleofill sering dipakai untuk memperbaiki kulit yang mengalami penurunan kualitas akibat penuaan.

6. Memberikan Perlindungan terhadap Stres Oksidatif

Salah satu keunggulan Nucleofill dibanding banyak skin booster lain adalah efek antioksidannya. 

Polynucleotide dapat menetralkan radikal bebas yang merusak sel kulit sehingga proses penuaan dini akibat paparan sinar matahari maupun polusi dapat ditekan.

7. Memberikan Hasil yang Natural

Karena bekerja melalui regenerasi jaringan, perubahan yang dihasilkan Nucleofill terjadi secara bertahap mengikuti proses biologis tubuh, sehingga hasil akhirnya terlihat lebih natural.

Prosedur Treatment Nucleofill

Prosedur ini bisa berlangsung sekitar 30–45 menit. Pastikan dapatkan treatment ini di klinik kecantikan terbaik agar keamanannya terjamin. 

Sebelum tindakan, dokter dapat mengoleskan krim anestesi untuk mengurangi rasa tidak nyaman selama penyuntikan.

Adapun, prosedur treatment Nucleofill berlangsung melalui:

1. Konsultasi Kondisi Kulit

Dokter akan mengevaluasi kondisi kulit yang menjadi area keluhan. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter menentukan apakah Nucleofill merupakan pilihan yang tepat dan menyusun rencana treatment sesuai kebutuhan kulit.

2. Persiapan Area Treatment

Sebelum penyuntikan, wajah dibersihkan untuk mengurangi risiko kontaminasi. Bila perlu, dokter akan mengoleskan krim anestesi sekitar 20–30 menit agar prosedur terasa lebih nyaman, terutama pada area yang sensitif seperti bawah mata.

3. Penyuntikan Nucleofill

Dokter kemudian menyuntikkan Nucleofill menggunakan jarum halus ke lapisan dermis dengan teknik tertentu, seperti BAP (Bio Aesthetic Points) atau microinjection, tergantung area dan tujuan treatment. 

4. Regenerasi Kulit Berlangsung Bertahap

Setelah penyuntikan selesai, polynucleotide mulai bekerja mengaktifkan fibroblas. Hasilnya tidak langsung terlihat, tetapi biasanya mulai berkembang dalam 2–6 minggu seiring berlangsungnya proses regenerasi kulit.

5. Perawatan Setelah Treatment

Setelah tindakan, kemerahan atau pembengkakan ringan dapat muncul dan biasanya membaik dalam 1–2 hari. 

Dokter umumnya menyarankan pasien untuk menghindari paparan sinar matahari berlebihan dan mengikuti seluruh instruksi aftercare agar proses penyembuhan berlangsung optimal.

Untuk hasil yang maksimal, dokter biasanya merekomendasikan 2–4 sesi treatment. Setelah rangkaian awal selesai, maintenance dapat dilakukan sekitar 1–2 kali per tahun.

Baca Juga: Pantangan Sebelum & Setelah Skin Booster Treatment

Nucleofill vs Skin Booster HA dan Rejuran, Apa Bedanya?

Prosedur Nucleofill
Prosedur Nucleofill | Sumber: Medical SPA RX

Ketiga treatment ini sama-sama bertujuan meningkatkan kualitas kulit, tetapi mekanisme kerjanya tidak sepenuhnya sama. 

Artinya, tidak ada treatment yang paling baik untuk semua orang. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit.

Mari simak perbandingan ketiganya:

Nucleofill vs Skin Booster Hyaluronic Acid

Skin booster berbasis hyaluronic acid (HA) berfungsi sebagai pelembap biologis yang mampu mengikat air dalam jumlah besar sehingga kulit terasa lebih lembap.

Namun, Nucleofill tidak mengandung HA sebagai bahan utama, melainkan menggunakan polynucleotide rantai panjang yang bekerja sebagai bio-stimulator untuk mengaktifkan fibroblas. 

Efek hidrasi pada Nucleofill tetap ada karena polynucleotide juga mampu mempertahankan air di dalam dermis, tetapi manfaatnya timbul karena proses regenerasi biologis secara bertahap.

Jadi, skin booster HA dapat memberikan hidrasi cepat, sedangkan Nucleofill lebih ditujukan untuk memperbaiki kualitas kulit dalam jangka panjang.

Nucleofill vs Rejuran

Nucleofill dan Rejuran sama-sama menggunakan polynucleotide (PN) dari DNA salmon sehingga keduanya termasuk kelompok regenerative skin booster. Namun, formulasi keduanya sedikit berbeda.

Rejuran lebih dikenal sebagai pionir skin booster PN yang berfokus pada regenerasi jaringan untuk meningkatkan kualitas kulit secara menyeluruh.

Di sisi lain, Nucleofill menggunakan high-molecular-weight polynucleotides yang dirancang memberikan tiga efek biologis sekaligus, yaitu:

  • Biostimulasi
  • Hidrasi mendalam
  • Perlindungan antioksidan

Selain meningkatkan produksi kolagen, Nucleofill juga dapat memperbaiki matriks ekstraseluler sehingga sering dikaitkan dengan efek biological lifting yang lebih nyata.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa Nucleofill lebih unggul daripada Rejuran. Karena itu, pilihan terbaik tetap bergantung pada kondisi kulit.

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan ketiga treatment tersebut:

AspekNucleofillRejuranSkin Booster HA
Bahan aktifHigh-molecular-weight Polynucleotide (PN)Polynucleotide (PN)Hyaluronic Acid (HA)
Mekanisme Biostimulasi dan hidrasiRegenerasi jaringanHidrasi intensif
TargetKulit kendur dan elastisitas menurunPerbaikan kualitas skin barrierKulit kering
Efek HidrasiSangat baikBaikSangat baik
Efek LiftingAda, melalui pembentukan kolagenBertahap melalui regenerasiTidak signifikan
Efek VolumeTidakTidakTidak (berbeda dengan filler HA)
HasilBertahapBertahapLebih cepat
TujuanRegenerasi untuk efek biological liftingRegenerasi kulitHidrasi kulit

Berapa Kali Treatment Nucleofill yang Dibutuhkan?

Jumlah sesi Nucleofill bergantung pada kondisi kulit. Untuk hasil yang optimal, dokter merekomendasikan 2–4 sesi treatment dengan jarak 2–4 minggu di antara setiap sesi.

Efek hidrasi biasanya mulai terasa dalam beberapa hari setelah prosedur. Kalau efek pengencangan berkembang secara bertahap karena tubuh perlu waktu untuk memproduksi kolagen baru. 

Berapa lama efek nucleofill terlihat? Hasil yang lebih nyata umumnya mulai terlihat dalam 2–4 minggu setelah treatment dan akan terus membaik selama proses regenerasi berlangsung.

Setelah menyelesaikan rangkaian awal, sebagian besar pasien cukup menjalani maintenance setiap 6–9 bulan.

banner promo skin

Siapa yang Cocok Melakukan Treatment Nucleofill?

Nucleofill pas untuk kamu yang ingin meningkatkan kualitas kulit secara alami. Treatment ini bisa menjadi pilihan bagi yang menginginkan efek perbaikan kualitas kulit yang bertahan dalam jangka panjang. 

Nucleofill umumnya direkomendasikan untuk seseorang yang mengalami:

  • Kulit mulai kehilangan elastisitas.
  • Garis halus dan kerutan akibat penuaan.
  • Kulit kusam yang kehilangan kilau alami.
  • Kulit kering yang membutuhkan hidrasi dari dalam.
  • Bekas jerawat atau stretch mark tertentu yang memerlukan regenerasi jaringan.
  • Area bawah mata yang tampak gelap.
  • Orang yang menginginkan efek lifting alami tanpa filler.

Efek Samping & Risiko Nucleofill

Nucleofill dapat menimbulkan efek samping sementara sebagai respons normal tubuh terhadap penyuntikan. 

Sebagian besar keluhan akan membaik sendiri dalam beberapa hari. Adapun beberapa potensi efek samping yang muncul yaitu:

1. Kemerahan

Area suntikan dapat tampak kemerahan dan sedikit bengkak selama 1–3 hari setelah treatment. Risiko ini dapat diminimalkan dengan teknik injeksi yang tepat dan memilih klinik yang menggunakan tenaga medis terlatih.

2. Rasa Kesemutan Sementara

Beberapa orang merasakan nyeri ringan, kesemutan, atau baal sementara setelah tindakan. Keluhan ini umumnya cepat membaik dan dapat dibuat lebih nyaman dengan penggunaan krim anestesi sebelum prosedur.

3. Infeksi

Infeksi merupakan komplikasi yang jarang terjadi, tetapi dapat muncul bila prosedur tidak dilakukan secara steril. 

Oleh karena itu, pastikan treatment dilakukan di klinik kecantikan terpercaya seperti Sozo SKin Clinic dan segera konsultasikan ke dokter apabila keluar cairan dari area suntikan.

4. Reaksi Alergi atau Hipersensitivitas

Walaupun polinukleotida memiliki tingkat biokompatibilitas yang tinggi, reaksi alergi tetap mungkin terjadi pada sebagian kecil pasien. 

Sebelum treatment, beri tahu dokter apabila pernah mengalami reaksi terhadap produk injeksi sebelumnya.

5. Benjolan atau Granulom

Dalam kasus yang sangat jarang, dapat terbentuk benjolan kecil (granuloma) akibat respons jaringan. Risiko ini jauh lebih rendah apabila penyuntikan dilakukan sesuai teknik yang benar.

FAQ Seputar Nucleofill

Apabila masih memiliki pertanyaan mengenai treatment ini, berikut beberapa jawaban yang sering ditanyakan sebelum menjalani prosedur Nucleofill:

1. Apakah Nucleofill untuk Apa Saja?

Nucleofill untuk meningkatkan kualitas kulit melalui stimulasi regenerasi jaringan. Treatment ini dapat meningkatkan produksi kolagen dan elastin dan memperbaiki elastisitas kulit guna mengurangi tanda-tanda penuaan.

2. Apa Beda Nucleofill dengan Botox atau Filler?

Mekanismenya berbeda sepenuhnya. Botox bekerja dengan mengendurkan otot penyebab kerutan, filler menambah volume pada area tertentu, sedangkan Nucleofill tidak melakukan keduanya. Nucleofill justru merangsang proses regenerasi alami kulit.

3. Berapa Lama Hasil Nucleofill Bertahan?

Setelah rangkaian treatment selesai, hasil Nucleofill umumnya dapat bertahan sekitar 6–9 bulan, bahkan pada sebagian orang hingga mendekati 12 bulan. Lama bertahannya dipengaruhi oleh kondisi kulit, usia, gaya hidup, dan frekuensi maintenance.

4. Apakah Nucleofill Aman untuk Semua Jenis Kulit?

Secara umum, Nucleofill memiliki tingkat biokompatibilitas yang tinggi sehingga dapat digunakan pada berbagai jenis kulit. Namun, treatment ini tidak disarankan bagi orang dengan infeksi kulit aktif, kehamilan, menyusui, atau kondisi medis yang perlu evaluasi dokter.

5. Apakah Ada Downtime setelah Treatment Nucleofill?

Downtime relatif minimal. Sebagian besar pasien hanya mengalami kemerahan atau pembengkakan ringan dan sudah dapat kembali beraktivitas pada hari yang sama. Selama 24–48 jam pertama, disarankan mengikuti seluruh instruksi aftercare dari dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Tidak semua kulit membutuhkan treatment yang sama. Karena itu, sebelum menjalani Nucleofill treatment, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter untuk menemukan rekomendasi yang sesuai.

Di SOZO Skin Clinic, prosedur diawali dengan analisis kondisi kulit untuk menilai elastisitas dan tanda-tanda penuaan yang muncul. 

Jika Nucleofill dinilai sesuai, dokter akan membersihkan area treatment dan mengaplikasikan krim anestesi agar prosedur terasa lebih nyaman. 

nucleofill treatment

Selanjutnya, Nucleofill Strong 1,5 ml disuntikkan ke lapisan dermis menggunakan teknik injeksi sesuai area dan kebutuhan kulit. 

Setelah treatment selesai, dokter akan memberikan panduan aftercare untuk membantu proses regenerasi kulit.

Kamu dapat booking via WhatsApp dan mengunjungi salah satu dari 60+ cabang SOZO Skin Clinic di Pulau Jawa. 

Segera konsultasi gratis dengan dokter untuk mengetahui apakah Nucleofill treatment merupakan pilihan yang tepat atau skin booster lain dapat memberikan hasil yang lebih optimal!

klaim promo treatment

Referensi:

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?