Skin 10 mnt baca

Apa itu Xela Rederm? Cara Kerjanya untuk Melasma & Flek Hitam

Apa itu Xela Rederm? Cara Kerjanya untuk Melasma & Flek Hitam

Xela Rederm adalah skin booster yang mengombinasikan hyaluronic acid dan succinic acid untuk meningkatkan kualitas kulit dari dalam guna membantu menyamarkan tampilan melasma. Untuk hasil optimal, umumnya dibutuhkan 3–6 sesi treatment, kemudian dilanjutkan maintenance sesuai rekomendasi dokter.

Banyak orang sudah rutin memakai skincare, tetapi melasma atau flek hitam tetap sulit memudar. Hal ini karena pigmen pada melasma umumnya tidak hanya berada di permukaan kulit (epidermis), tetapi juga dapat berada lebih dalam di lapisan dermis. 

Itulah sebabnya kadang skincare biasa saja belum cukup mengatasi flek hitam. Untuk itu, kamu bisa mencoba treatment seperti Xela Rederm. 

Xela Rederm bekerja dengan menciptakan lingkungan kulit yang lebih sehat sehingga tampilan flek hitam dan warna kulit yang tidak merata dapat berangsur membaik.

Lantas, apa sebenarnya Xela Rederm, bagaimana cara kerjanya, apa saja manfaatnya? Mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut!

Apa Itu Xela Rederm?

Xela Rederm
Xela Rederm | Sumber: EB Beautywell

Xela Rederm adalah skin booster berbasis non-crosslinked hyaluronic acid (HA) yang dikombinasikan dengan succinic acid (asam suksinat). 

Produk ini dikembangkan oleh Institute Hyalual, Italia, dan digunakan untuk tiga fungsi sekaligus, yaitu memperbaiki kualitas kulit, meningkatkan hidrasi, hingga mengatasi tanda-tanda penuaan maupun hiperpigmentasi, termasuk melasma dan flek hitam.

Xela Rederm termasuk prosedur redermalisasi, yaitu teknik pemberian bahan aktif ke dalam lapisan dermis melalui mikroinjeksi untuk merangsang proses regenerasi kulit. 

Artinya, tujuannya bukan mengubah bentuk wajah, melainkan memperbaiki kesehatan kulit agar tampak lebih merata.

Prosedur dilakukan menggunakan teknik mesoterapi dengan menyuntikkan Xela Rederm secara intradermal pada kedalaman sekitar 1–3 mm, sehingga bahan aktif dapat tersebar merata di lapisan dermis.

Kandungan Utama Xela Rederm

Xela Rederm menggabungkan dua bahan aktif, yaitu hyaluronic acid dan succinic acid. Keduanya bekerja hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam untuk memperbaiki kondisi kulit.

Dengan demikian, kandungan ini dapat membantu mengatasi beberapa penyebab kulit muncul flek hitam. Mari bedah kegunaan masing-masing kandungannya:

1. Hyaluronic Acid (Non-crosslinked)

Hyaluronic acid (HA) adalah zat yang sebenarnya sudah ada secara alami di dalam kulit. Tugasnya mengikat dan mempertahankan air agar kulit tetap lembap dan elastis.

Pada Xela Rederm, jenis yang digunakan non-crosslinked hyaluronic acid, yaitu jenis HA yang lebih mudah menyebar di lapisan dermis setelah disuntikkan. 

Setelah masuk ke lapisan dermis, hyaluronic acid akan menarik dan mengikat air sehingga kulit menjadi lebih terhidrasi. 

Kulit yang lembap memiliki skin barrier yang lebih kuat sehingga tidak mudah mengalami iritasi. 

Pasalnya, jika iritasi terjadi terus-menerus dapat memicu produksi melanin berlebih yang bisa berujung menjadi flek hitam dan melasma.

2. Succinic Acid dan Sodium Succinate

Jika hyaluronic acid berperan menjaga kelembapan, succinic acid bekerja membantu memperbaiki fungsi sel kulit. 

Bahan ini merupakan senyawa alami yang terlibat dalam proses pembentukan energi di dalam sel sehingga sel kulit dapat bekerja lebih optimal.

Pada kulit yang mengalami hiperpigmentasi, sel sering mengalami peradangan ringan yang berlangsung terus-menerus. 

Kondisi ini dapat memperlambat regenerasi kulit sekaligus membuat produksi melanin menjadi tidak terkontrol.

Maka dari itu, saat dipadukan dengan hyaluronic acid, manfaatnya menjadi lebih lengkap di mana succinic acid membantu sel kulit beregenerasi dan melawan stres oksidatif. 

Bagaimana Xela Rederm Bekerja pada Kulit?

Ilustrasi Prosedur Xela Rederm
Ilustrasi Prosedur Xela Rederm | Sumber: Magnific

Xela Rederm bekerja dengan membantu memperbaiki kondisi kulit dari dalam melalui kombinasi kandungan hyaluronic acid dan succinic acid.

Hyaluronic acid memberikan hidrasi agar kulit lebih sehat, sedangkan succinic acid membantu memperbaiki fungsi sel kulit. 

Perpaduan kedua bahan tersebut membantu menjaga hidrasi, mendukung regenerasi sel, merangsang produksi kolagen, serta melindungi kulit dari stres oksidatif. 

Saat kualitas kulit menjadi lebih baik, tekstur dan elastisitas kulit ikut meningkat. Hasilnya warna kulit ikut tampak lebih merata sehingga tampilan flek hitam dapat berangsur tersamarkan. Hasilnya muncul secara bertahap setelah beberapa kali treatment

Baca Juga: Serum untuk Mengecilkan Pori-Pori: Kandungan, Cara Pakai, dan Rekomendasinya 

Manfaat Xela Rederm

Xela Rederm merupakan skin booster yang dapat membantu melembapkan kulit dan merangsang proses regenerasi kulit dari dalam.

Jika dipecah, maka berikut berbagai manfaat xela redern:

1. Memberikan Hidrasi pada Lapisan Kulit

Hyaluronic acid dapat mengikat air sehingga kulit menjadi lebih lembap dari dalam. Kulit yang terhidrasi biasanya terasa lebih kenyal dan permukaannya lebih halus.

2. Merangsang Regenerasi Kulit

Succinic acid membantu mengaktifkan fibroblas, yaitu sel yang menghasilkan kolagen dan elastin. Kedua protein ini berperan menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan halus.

Selain itu, succinic acid juga membantu mengurangi zat-zat yang memicu peradangan dan mempercepat kerusakan kolagen. 

3. Membantu Menyamarkan Melasma dan Flek Hitam

Melasma dan flek hitam dapat dipengaruhi oleh produksi melanin dan kondisi kulit tertentu, seperti peradangan. Xela Rederm bekerja dengan membantu memperbaiki lingkungan kulit terlebih dahulu. 

Kombinasi hyaluronic acid dan succinic acid di dalamnya membantu menjaga skin barrier tetap sehat dan mendukung regenerasi sel kulit. 

Mekanisme ini membantu mengurangi proses terbentuknya melanin berlebih, sehingga warna kulit menjadi lebih merata secara bertahap. 

4. Meningkatkan Elastisitas Kulit

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin alami akan menurun sehingga kulit mulai kendur. 

Succinic acid membantu mendukung pembentukan komponen penyusun kulit tersebut, sedangkan hyaluronic acid menjaga kulit tetap terhidrasi. 

5. Membantu Melembapkan Kulit Lebih Lama

Hyaluronic acid dikenal mampu mengikat air. Saat kadar air kulit terjaga, kulit akan terasa lebih lembut, kenyal, dan tidak mudah terlihat kusam. Inilah alasan Xela Rederm sering dipilih untuk mengatasi kulit yang kering atau dehidrasi.

6. Membantu Mencerahkan Kulit Kusam

Kulit yang sehat biasanya memiliki proses regenerasi sel yang berjalan dengan baik. Dengan regenerasi yang lebih optimal, warna kulit juga terlihat lebih merata secara bertahap.

7. Membantu Memperbaiki Kualitas Kulit Secara Menyeluruh

Selain bekerja pada lapisan kulit, kombinasi HA dan succinic acid juga membantu memperbaiki komunikasi antar sel kulit. 

Hal ini mendukung produksi kolagen, menjaga struktur kulit, dan membantu kulit menjadi lebih halus. 

Xela Rederm untuk Melasma, Apa Bedanya dengan Treatment Lain?

Perlu digaris bawahi, Xela Rederm bukan treatment untuk menghancurkan pigmen melasma, tetapi terapi pendamping untuk memperbaiki kualitas kulit secara keseluruhan.

Jadi treatment ini bukan satu-satunya. Kamu dapat mencoba tretment lain dan pahami juga perbandingan di antara treatment ini:

1. Xela Rederm

Xela Rederm bekerja dengan memasukkan hyaluronic acid dan succinic acid ke dalam kulit. Fokusnya membantu meningkatkan hidrasi dan merangsang pembentukan kolagen sehingga kulit menjadi lebih sehat. 

2. Nano Laser

Nano Laser menggunakan teknologi Q-switched Nd:YAG untuk menghantarkan energi laser ke area yang mengandung pigmen berlebih. 

Energi tersebut memecah pigmen melanin sehingga flek hitam dan melasma dapat memudar secara bertahap. 

3. Pico Laser

Pico Laser menggunakan denyut laser yang sangat cepat untuk menghancurkan pigmen menjadi partikel yang lebih kecil. 

Partikel tersebut kemudian dibersihkan secara alami oleh tubuh. Selain membantu menyamarkan melasma, Pico Laser juga dapat mendukung produksi kolagen sehingga kulit tampak lebih halus.

4. Sylfirm X

Sylfirm X menggunakan teknologi RF microneedling yang menghantarkan energi radiofrekuensi melalui jarum mikro ke lapisan kulit. 

Selain membantu regenerasi kulit, teknologi ini juga dapat menargetkan pembuluh darah abnormal yang diduga berperan dalam munculnya melasma. Karena itu, Sylfirm X sering dipilih pada kasus melasma yang lebih kompleks.

TreatmentCara Kerja
Xela RedermMemberikan hyaluronic acid dan succinic acid untuk stimulasi kolagen.
Nano LaserMenargetkan dan memecah pigmen melanin di lapisan kulit.
Pico LaserMemecah pigmen dengan denyut laser picosecond sekaligus membantu stimulasi kolagen.
Sylfirm XRF microneedling untuk regenerasi kulit sekaligus menargetkan pembuluh darah yang berkaitan dengan melasma.

Pemilihan treatment terbaik bergantung pada penyebab melasma, kedalaman pigmen, serta kondisi kulit masing-masing. 

Karena itu, pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter diperlukan agar terapi yang dipilih lebih tepat sasaran.

Baca Juga: Skin Booster Suntik DNA Salmon: Prosedur, Manfaat, & Harga

Berapa Kali Treatment Xela Rederm yang Dibutuhkan?

Jumlah sesi Xela Rederm yang dibutuhkan berbeda pada setiap orang. Pada kulit yang mulai muncul tanda penuaan ringan

Secara umum, hasil yang optimal biasanya diperoleh melalui 3–6 sesi treatment dengan jeda sekitar 2–3 minggu antar sesi. 

Jeda ini memberi waktu bagi kulit untuk menjalani proses regenerasi sel kulit secara bertahap. 

Setelah rangkaian awal selesai, dokter umumnya akan menyarankan maintenance treatment setiap 3–6 bulan agar kualitas kulit tetap terjaga.

banner promo skin

Efek Samping & Risiko Xela Rederm

Xela Rederm juga memiliki efek samping yang umumnya bersifat ringan dan sementara. Sebagian besar keluhan muncul sebagai respons alami kulit terhadap proses penyuntikan, lalu membaik dalam beberapa hari. 

Beberapa efek samping yang ditemukan yaitu

1. Kemerahan dan Bengkak Ringan

Kemerahan yang muncul papula kecil di area suntikan merupakan efek samping yang paling sering terjadi. Kondisi ini biasanya mereda dalam beberapa jam hingga 1–3 hari tanpa memerlukan penanganan khusus. 

2. Nyeri atau Memar di Area Injeksi

Beberapa orang dapat mengalami rasa nyeri ringan atau memar kecil akibat jarum suntik mengenai pembuluh darah kecil di bawah kulit. 

Risiko memar dapat dikurangi dengan menghindari konsumsi obat pengencer darah atau suplemen tertentu sebelum treatment apabila memang diizinkan oleh dokter.

4. Gatal

Sebagian pasien mungkin merasakan gatal ringan atau sensasi tidak nyaman pada area yang disuntik. Keluhan ini biasanya bersifat sementara sebagai respons kulit terhadap prosedur injeksi. 

Apa yang Perlu Diperhatikan Setelah Treatment Xela Rederm?

Perawatan setelah treatment berperan penting untuk membantu proses penyembuhan sekaligus mengoptimalkan hasil Xela Rederm. 

Mari ikuti apa saja anjuran dokter terkait Xela Rederm:

  • Jangan menyentuh atau memijat area suntikan selama 24 jam pertama.
  • Hindari penggunaan makeup pada area yang dirawat selama beberapa jam atau sesuai anjuran dokter.
  • Hindari olahraga berat, sauna, mandi air panas, atau aktivitas yang meningkatkan suhu tubuh selama 24–48 jam.
  • Batasi paparan sinar matahari langsung dan selalu gunakan sunscreen.
  • Hindari konsumsi alkohol selama 24 jam setelah treatment.
  • Gunakan skincare yang lembut.

Baca Juga: Pantangan Sebelum & Setelah Skin Booster Treatment

FAQ Seputar Xela Rederm

Sebelum menjalani treatment, tidak sedikit orang yang masih memiliki pertanyaan lebih jauh lainnya. Mari simak beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan:

1. Xela Rederm untuk Apa Saja?

Xela Rederm digunakan untuk membantu mengatasi hiperpigmentasi. Caranya dengan menghidrasi kulit, memperbaiki elastisitas dan mencerahkan kulit kusam, memperbaiki tekstur kulit.

2. Berapa Lama Hasil Skin Booster mulai Terlihat?

Kulit biasanya mulai terasa lebih lembap dan segar dalam beberapa hari setelah treatment. Namun, perbaikan tekstur dan kecerahan kulit umumnya berkembang secara bertahap selama beberapa minggu seiring proses regenerasi kolagen.

3. Apakah Skin Booster Harus dilakukan Tiap Bulan?

Tidak selalu. Umumnya skin booster dilakukan dalam rangkaian awal sebanyak beberapa sesi dengan jarak sekitar 2–4 minggu, kemudian dilanjutkan maintenance setiap beberapa bulan sesuai kondisi kulit dan rekomendasi dokter.

4. Berapa Usia Terbaik untuk Mulai Skin Booster?

Tidak ada batas usia yang pasti. Skin booster dapat dipertimbangkan mulai usia 20-an sebagai upaya pencegahan penuaan dini maupun pada usia yang lebih matang untuk membantu memperbaiki kualitas kulit yang sudah mengalami tanda-tanda aging.

5. Apakah Skin Booster Lebih Aman dibanding Filler?

Skin booster dan filler memiliki fungsi yang berbeda sehingga tidak bisa dibandingkan. Skin booster bertujuan meningkatkan kualitas kulit, sedangkan filler digunakan untuk menambah volume. Keduanya umumnya aman apabila dilakukan oleh dokter yang berpengalaman.

Kapan Harus ke Dokter?

Flek hitam atau melasma yang tidak kunjung pudar bisa disebabkan karena perawatan yang kurang tepat.

Untuk memaksimalkan hasilnya, kamu bisa coba treatment Xela Rederm dari Sozo Skin Clinic. Treatment ini bekerja dengan mengombinasikan hyaluronic acid untuk menjaga hidrasi dan memperkuat skin barrier, serta succinic acid guna mendukung regenerasi sel kulit. 

Skin Booster Treatment di Sozo Skin Clinic
Skin Booster Treatment di Sozo Skin Clinic

Karena setiap jenis melasma memiliki penyebab yang berbeda, pemeriksaan dokter tetap diperlukan agar treatment tepat sasaran. 

Kamu bisa konsultasi gratis dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mengetahui apakah Xela Rederm cocok untuk kondisi kulit Anda, termasuk bila diperlukan kombinasi dengan Nano Laser, Pico Laser, atau Sylfirm X. 

Kamu juga lebih mudah menemukan Sozo Skin Clinic karena klinik kecantikan terdekat terbaik ini tersebar di 60+ cabang di Pulau Jawa.

Segera, booking pemeriksaan secara online sesuai jadwal yang diinginkan!

chat untuk konsultasi
Referensi:

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?