Acne 7 mnt baca

Acne Peel Eksfoliasi Kulit Berjerawat, Ketahui Manfaat dan Downtime-nya

Acne Peel Eksfoliasi Kulit Berjerawat, Ketahui Manfaat dan Downtime-nya

Kata peeling memang terdengar agak mengkhawatirkan kalau kulitmu sedang berjerawat, tetapi Acne Peel bukan proses menggosok kulit sampai mengelupas. Prosedur ini menggunakan eksfoliasi kimia untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan sumbatan pori secara terarah. 

Punya jerawat aktif lalu ditawari peeling memang bisa bikin ragu. Kulit sedang sensitif, kok malah diberi cairan eksfoliasi?

Tenang, Acne Peel bukan scrub kasar yang digosokkan ke jerawat. Prosedur ini merupakan chemical peel yang menggunakan cairan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori yang tersumbat.

Acne Peel biasanya ditujukan untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. Prosedur ini juga dapat dipertimbangkan pada komedo dan noda bekas jerawat ringan.

Namun sudahkah kamu tahu bagaimana cara kerjanya dalam membantu memperbaiki kulit yang berjerawat? Simak pembahasannya!

Apa Bedanya Acne Peel dengan Facial Jerawat Biasa?

Perbedaan Facial dan Acne Peel
Perbedaan Facial dan Acne Peel | Sumber: Kaya Skin Clinic

Kalau wajah sedang berjerawat, wajar kalau kamu ragu mencoba peeling. Banyak orang membayangkan kulit akan digosok keras atau terasa sangat perih.

Padahal, Acne Peel dan facial jerawat bekerja dengan cara yang berbeda. Singkatnya, berikut perbedaanya:

  • Facial wajah, lebih banyak berfokus pada pembersihan permukaan kulit dan ekstraksi komedo
  • Acne Peel, menggunakan proses eksfoliasi kimia untuk membantu melepaskan penumpukan sel kulit mati dan sumbatan di dalam pori.

Jadi, keduanya bukan treatment yang saling menggantikan. Pilihannya bergantung pada kondisi kulit dan masalah utama yang ingin ditangani.

1. Facial Jerawat

Facial jerawat umumnya dilakukan untuk membersihkan kotoran di permukaan kulit. Salah satu tahap yang sering dilakukan adalah ekstraksi komedo. 

Proses ini bertujuan mengeluarkan komedo yang memang sudah siap dibersihkan secara aman.

Facial treatment bisa menjadi pilihan ketika masalah utamanya adalah pori tersumbat ringan dan membutuhkan pembersihan secara langsung.

2. Acne Peel

Acne Peel menggunakan cairan eksfoliasi yang diaplikasikan pada kulit untuk membantu mengangkat penumpukan sel kulit mati dan membersihkan sumbatan pori.

Prosedur ini termasuk chemical peeling yang dirancang untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. 

Prosesnya tidak mengandalkan pengeluaran komedo secara manual, tetapi bekerja melalui proses eksfoliasi yang terkontrol pada lapisan kulit.

Perbedaan Acne Peel dan Facial Jerawat

Acne Peel juga bukan berarti selalu lebih baik daripada facial. Jika masalahnya hanya komedo, maka facial treatment bisa saja sudah menjadi pilihan yang cukup. 

Lihat tabel perbandingan berikut agar lebih paham:

AspekAcne Peel

Facial Jerawat

Fokus utamaEksfoliasi kimia pada kulit berjerawatPembersihan kulit secara manual
Cara kerjaMenggunakan cairan peeling untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan sumbatan poriMembersihkan minyak, kotoran, dan komedo melalui proses pembersihan
Cocok untukKulit berminyak, pori tersumbat, dan rentan berjerawatKomedo atau kotoran kulit yang perlu dibersihkan langsung
Proses utamaEksfoliasi menggunakan bahan kimia terarahPembersihan dan ekstraksi komedo
TujuanMembantu memperbaiki kondisi kulit berjerawat secara bertahapMembersihkan penumpukan pada permukaan kulit

Cara Kerja Eksfoliasi Kimia pada Kulit Berjerawat

Hasil Derma Peel
Hasil Derma Peel | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Kalau mendengar kata peeling, banyak orang langsung membayangkan kulit yang terkelupas. Padahal, Acne Peel bukan bekerja seperti scrub kasar yang menggosok permukaan kulit.

Acne Peel menggunakan cairan chemical peel yang diaplikasikan pada kulit untuk membantu mengangkat penumpukan sel kulit mati dan membersihkan sumbatan di pori. 

Supaya lebih mudah dipahami, cara kerjanya bisa dibagi menjadi beberapa tahap:

1. Membantu Melepaskan Sel Kulit Mati yang Menumpuk

Cairan peeling bekerja membantu melepaskan lapisan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Tujuannya untuk membantu proses pergantian sel berjalan lebih optimal.

2. Membantu Membersihkan Sumbatan yang Memicu Jerawat

Berbeda dengan facial yang mengandalkan ekstraksi komedo, Acne Peel bekerja melalui proses eksfoliasi kimia. 

Jadi, fokusnya bukan mengeluarkan isi pori seperti komedo secara manual, tetapi membantu mengurangi penumpukan yang dapat memicu masalah jerawat.

3. Mendukung Kulit untuk Memperbarui Lapisan Permukaannya

Setelah proses eksfoliasi berlangsung, kulit akan menjalani proses regenerasi secara bertahap. Karena itu, hasil Acne Peel tidak selalu terlihat dalam satu hari. 

Kulit membutuhkan waktu untuk merespons tindakan dan memperbaiki tampilan tekstur maupun kondisi kulit secara bertahap.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dalam 1 Hari: Mitos vs Fakta & Solusi Tepat

Downtime dan Sensasi Pasca-Peeling

Ini biasanya bagian yang paling bikin takut. Saat cairan peeling berada di kulit, kamu dapat merasakan sensasi hangat atau cekit-cekit. 

Intensitasnya berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi jenis peel yang digunakan. Tapi jika nyeri yang semakin berat atau bengkak yang tidak wajar, maka sampaikan kepada dokter.

Setelah tindakan, kamu mungkin akan mengalami beberapa respons ringan, seperti:

  • Kemerahan Ringan. Kulit dapat terlihat lebih merah setelah kontak dengan bahan eksfoliasi.
  • Rasa Hangat. Sensasi ini dapat muncul sesaat setelah prosedur.
  • Pengelupasan Tipis. Sebagian orang mengalami kulit kering atau mengelupas ringan beberapa hari setelah peeling.
  • Kulit Terasa Lebih Sensitif. Permukaan kulit dapat lebih mudah bereaksi terhadap panas atau produk tertentu selama masa pemulihan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Peeling?

Perawatan setelah tindakan justru menentukan seberapa nyaman masa pemulihan berlangsung.

Dokter mungkin akan memberikan instruksi perawatan setelah prosedur, seperti:

  • Jangan Mengelupas Kulit dengan Tangan: Biarkan bagian yang kering terlepas sendiri agar kulit tidak terluka.
  • Gunakan Pelembap: Kulit membutuhkan dukungan untuk menjaga kelembapan selama fase pemulihan.
  • Gunakan Sunscreen: Kulit setelah eksfoliasi perlu dilindungi dari paparan sinar UV, jadi perlu memasukkan tabir surya ke rangkaian skincare. 
  • Tunda Eksfoliasi Tambahan. Jangan menambah scrub atau bahan aktif eksfoliasi sendiri selama kulit masih sensitif.

Butuh Berapa Sesi Sampai Hasilnya Terlihat?

Ilustrasi Prosedur Acne Peel
Ilustrasi Prosedur Acne Peel | Sumber: Magnific

Kalau berharap semua jerawat langsung selesai setelah satu kali peeling, ekspektasinya perlu diturunkan sedikit.

Acne Peel umumnya dilakukan dalam beberapa sesi. Jumlah dan intervalnya ditentukan berdasarkan kondisi kulit masing-masing.

Alasannya cukup sederhana, karena masalah jerawat tidak bisa dibereskan dalam satu kali eksfoliasi. 

Produksi minyak alami dapat terus berjalan dan bekas jerawat juga membutuhkan waktu untuk memudar.

Tapi kalau bekasnya berupa bopeng atau jaringan parut yang dalam, Acne Peel saja belum tentu cukup.

Baca Juga: Ini 10 Manfaat Peeling Wajah Yang Harus Kamu Tahu!

Kapan Facial Lebih Cocok daripada Acne Peel?

Tidak semua kulit berjerawat otomatis membutuhkan chemical peel. Kalau masalahnya adalah komedo yang menumpuk tanpa jerawat meradang berat, lebih baik pilih facial.

Pilihlah jenis facial dengan ekstraksi komedo seperti Acne Clear Facial yang berfokus pada pembersihan komedo untuk kulit berjerawat. 

Jadi, pilih prosedur berdasarkan masalahnya. Misalnya:

  • Pilih Facial Jika Fokusnya Komedo: Pembersihan manual lebih relevan ketika sumbatan yang terlihat menjadi masalah utama.
  • Pertimbangkan Acne Peel Jika Produksi Minyak Berlebih: Eksfoliasi kimia dapat menjadi pilihan ketika kulit rentan tersumbat.
  • Periksa Dulu Jika Jerawat Sedang Berat: Jangan memilih prosedur sendiri saat kulit sangat meradang atau terasa nyeri.

Kalau kamu masih bingung, itu justru alasan untuk konsultasi dan buat janji temu terlebih dahulu.

Bisa jadi kondisimu cukup ditangani dengan treatment facial. Bisa juga dokter menyarankan pendekatan lain karena jenis jerawatmu tidak cocok dengan peeling.

Jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk pilihan treatment lainnya. Untuk pemeriksaan langsung, cari lokasi SOZO Skin Clinic terdekat sekarang!

chat untuk konsultasi

FAQ Seputar Acne Peel

Masih ada beberapa hal yang sering bikin ragu sebelum mencoba peeling. Berikut jawaban singkatnya:

1. Apakah Acne Peel Membuat Wajah Mengelupas Parah?

Tidak seharusnya diasumsikan begitu. Pengelupasan halus dapat terjadi, tetapi tingkatnya bergantung pada jenis peeling dan respons kulit.

2. Apakah Acne Peel Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat?

Acne Peel dapat dipertimbangkan untuk noda bekas jerawat ringan dan perubahan warna setelah jerawat. Bekas cekung atau bopeng biasanya membutuhkan pendekatan berbeda.

3. Apakah Acne Peel Bisa Dilakukan Saat Ada Jerawat Aktif?

Bisa pada kondisi tertentu, tetapi tidak semua jerawat aktif cocok langsung di-peeling. Dokter perlu menilai tingkat peradangan dan kondisi kulit sebelum tindakan.

4. Apakah Acne Peel Sama dengan Facial Jerawat?

Tidak. Facial jerawat lebih berfokus pada pembersihan kulit dan ekstraksi komedo, sedangkan Acne Peel menggunakan proses eksfoliasi kimia untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan sumbatan pori.

5. Apakah Acne Peel Terasa Sakit Saat Dilakukan?

Saat proses peeling, sebagian orang dapat merasakan sensasi cekit-cekit atau rasa hangat ringan pada kulit. Sensasi tersebut dapat berbeda tergantung kondisi dan sensitivitas kulit masing-masing.

6. Berapa Lama Hasil Acne Peel Mulai Terlihat?

Hasil Acne Peel tidak selalu terlihat langsung setelah tindakan. Kulit membutuhkan waktu untuk menjalani proses regenerasi, sehingga perubahan biasanya dievaluasi secara bertahap sesuai kondisi kulit.

Referensi

Chemical Peels for Acne Vulgaris: A Systematic Review of Randomised Controlled Trials | NCBI

Standard Guidelines of Care for Chemical Peels | NCBI

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×