Facelift benang membantu menopang jaringan wajah yang mulai turun dengan menggunakan benang medis. Efek lifting muncul melalui dukungan mekanis sekaligus stimulasi kolagen secara bertahap. Hasil treatment tetap bergantung pada kondisi wajah.
Pernah merasa wajah terlihat berbeda dibanding beberapa tahun lalu? Garis senyum mulai terlihat lebih dalam atau pipi mulai turun sehingga wajah tampak kurang tegas.
Perubahan ini bisa terjadi karena kulit perlahan kehilangan elastisitasnya. Jika kamu belum siap melakukan operasi, facelift benang bisa menjadi salah satu pilihan treatment untuk membantu mengencangkan area wajah yang mulai kendur.
Namun, sebelum mencobanya, penting memahami bagaimana prosedur ini bekerja, berapa lama hasilnya bertahan, dan apa saja yang perlu diperhatikan setelah treatment!
Cara Kerja Facelift Benang Mengangkat Jaringan Wajah

Mungkin kamu penasaran, bagaimana benang yang ukurannya kecil bisa membantu membuat wajah terlihat lebih kencang?
Facelift benang bekerja dengan cara memberikan dukungan pada jaringan wajah yang mulai turun.
Supaya lebih jelas, simak cara kerja facelift benang dari awal:
1. Benang Medis Dipasang di Bawah Kulit
Facelift benang dilakukan dengan memasukkan benang medis melalui titik kecil pada kulit menggunakan alat khusus.
Benang kemudian ditempatkan pada area wajah yang mulai mengalami penurunan jaringan. Tujuannya untuk menopang area yang mulai kendur agar terlihat lebih terangkat.
2. Struktur Gerigi pada Benang Membantu Menahan Jaringan
Kalau kamu melihat benang facelift, beberapa jenis benang memiliki bagian kecil seperti gerigi yang disebut cog.
Bagian ini membantu benang mencengkeram jaringan di sekitar area pemasangan. Dengan adanya pegangan tersebut, benang dapat membantu menopang kulit yang mulai turun.
3. Benang Membantu Mengarahkan Kembali Kontur Wajah
Setelah benang terpasang, dokter akan menyesuaikan posisi benang dengan area wajah yang ingin diperbaiki. Tarikan dari benang membantu memberikan dukungan pada jaringan yang mulai kendur.
4. Tubuh Merespons dengan Membentuk Kolagen Baru
Selain memberikan efek penopang, benang juga dapat merangsang pembentukan kolagen. Proses ini membutuhkan waktu sehingga hasil facelift benang biasanya terlihat semakin natural setelah beberapa minggu.
5. Hasil Facelift Benang Berkembang Secara Bertahap
Setelah treatment selesai, sebagian efek lifting dapat mulai terlihat. Namun, kondisi seperti bengkak ringan masih dapat membuat hasil akhir belum langsung terlihat sempurna.
Siapa Kandidat yang Tepat untuk Prosedur Ini?

Tidak semua kondisi kulit kendur membutuhkan tindakan yang sama. Facelift benang lebih sesuai untuk kamu yang mengalami tanda penuaan ringan hingga sedang.
Beberapa kondisi yang sering menjadi pertimbangan antara lain:
- Kulit Wajah Mulai Mengendur: Cocok untuk kamu yang mulai melihat kulit kehilangan kekencangan, tetapi belum mengalami kendur berat.
- Pipi Mulai Turun (Sagging Cheeks): Facelift benang dapat membantu menopang area pipi yang mulai turun agar wajah terlihat lebih segar.
- Garis Senyum Mulai Terlihat Dalam: Treatment ini dapat membantu memperbaiki tampilan area wajah yang mulai kehilangan dukungan jaringan.
- Garis Rahang Kurang Tegas: Cocok untuk kamu yang ingin membantu membuat kontur rahang terlihat lebih terdefinisi.
- Ingin Mengencangkan Wajah Tanpa Operasi: Bisa menjadi pilihan bagi kamu yang belum ingin menjalani prosedur bedah dengan sayatan.
Namun, jika kulit sudah mengalami kendur yang sangat berat atau terdapat kelebihan kulit dalam jumlah besar, dokter dapat mempertimbangkan tindakan lain. Jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk pilihan lainnya.
Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Pipi Kendur dengan Cara Alami dan Treatment Klinik
Berapa Lama Hasilnya Bertahan di Tubuh?

Secara umum, hasil facelift threadlift dapat bertahan sekitar 1–2 tahun, tergantung pada jenis benang dan respons tubuh masing-masing.
Facelift benang tidak memberikan hasil permanen karena benang yang digunakan akan diserap tubuh secara alami seiring waktu.
Setelah benang mulai terurai, efek dari benang akan berkurang secara bertahap. Namun, proses pembentukan kolagen yang terjadi selama treatment tetap dapat membantu menjaga kualitas kulit setelahnya.
Risiko dan Efek Samping yang Harus Diantisipasi
Walaupun facelift benang termasuk prosedur minim invasif, bukan berarti treatment ini bebas dari risiko.
Beberapa efek yang mungkin terjadi setelah treatment antara lain:
- Bengkak Setelah Tindakan: Area yang dipasang benang dapat mengalami pembengkakan ringan sebagai bagian dari proses pemulihan.
- Rasa Tertarik pada Kulit: Kamu mungkin merasakan sensasi seperti tertarik atau lebih kencang pada area wajah. Kondisi ini biasanya berangsur membaik seiring tubuh beradaptasi.
- Lebam atau Kemerahan: Bekas kemerahan atau memar ringan dapat muncul di sekitar area pemasangan benang dan biasanya membaik secara bertahap.
- Perbedaan Sementara pada Bentuk Wajah: Pada masa awal pemulihan, sisi wajah dapat terlihat sedikit berbeda karena proses penyembuhan belum selesai.
Baca Juga: HIFU Bisa Angkat Wajah Tanpa Operasi, Tapi Apa Bedanya dengan Liftera dan Threadlift?
FAQ
Sebelum memutuskan melakukan facelift benang, wajar jika kamu memiliki banyak pertanyaan. Berikut beberapa hal yang sering ditanyakan sebelum menjalani treatment:
1. Apakah Benang Facelift Bisa Putus?
Benang facelift dirancang untuk memiliki kekuatan yang sesuai dengan kebutuhan prosedur. Namun, hasil tetap dapat dipengaruhi respons tubuh masing-masing. Jika kamu merasakan perubahan yang tidak biasa setelah treatment, sebaiknya lakukan evaluasi bersama dokter.
2. Kapan Facelift Benang Bisa Dikombinasikan dengan Filler Wajah?
Facelift benang dan filler wajah memiliki tujuan yang berbeda. Benang lebih berfokus membantu menopang jaringan yang mulai turun, sedangkan filler dapat membantu mengisi volume wajah yang berkurang.
3. Apakah Facelift Benang Terasa Sakit?
Selama prosedur, dokter dapat menggunakan anestesi lokal untuk meningkatkan kenyamanan. Setelah tindakan, area wajah mungkin terasa sedikit tidak nyaman atau kencang selama masa pemulihan.
4. Kapan Hasil Facelift Benang Mulai Terlihat?
Sebagian efek lifting dapat terlihat setelah tindakan selesai. Namun, hasil biasanya semakin terlihat natural dalam waktu sekitar 2–4 minggu setelah pembengkakan berkurang dan kulit mulai beradaptasi.
Konsultasikan Derajat Kekenduran Wajah Sebelum Memilih Treatment
Tidak semua wajah yang mulai kendur membutuhkan tindakan yang sama. Tingkat elastisitas kulit dan posisi jaringan wajah akan menentukan pendekatan yang paling sesuai.
Kamu bisa mulai dengan konsultasi dan buat janji temu bersama tim SOZO untuk mengetahui pilihan perawatan yang sesuai, apakah butuh facelift benang atau filler treatment.
Dokter SOZO akan membantu mengevaluasi kondisi wajahmu agar kamu mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai hasil yang realistis.
Untuk datang langsung, kamu juga dapat cari lokasi klinik terdekat dan melakukan evaluasi bersama dokter.
Selain facelift benang, kamu juga bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk menemukan berbagai pilihan treatment sesuai kebutuhan kulit dan wajahmu.
Referensi:
Basic concepts in facial and neck thread lifting procedures | PMC
Thread Lift: What to Expect, Benefits & Complications | Cleveland Clinic
Thread Lift | Arc

