Skin 6 mnt baca

Eternal Bloom Peel Bantu Kulitmu Segar dan Cerah

Eternal Bloom Peel Bantu Kulitmu Segar dan Cerah

Eternal Bloom Peel membantu mengeksfoliasi permukaan kulit secara terkontrol agar kulit tampak lebih segar dan terasa lebih halus. Setelah treatment, kulit mungkin mengalami rasa kering atau pengelupasan ringan sebagai bagian dari proses regenerasi. 

Pernah merasa wajah terlihat kusam, kasar, atau seperti ada lapisan yang membuat kulit tampak tidak segar meskipun sudah rutin memakai skincare?

Kondisi ini sering terjadi karena adanya penumpukan sel kulit mati di permukaan wajah. Namun, banyak orang masih ragu mencoba peeling karena takut kulit menjadi terlalu kering.

Padahal, kunci dari keberhasilan chemical peel adalah memahami bagaimana kandungan aktifnya bekerja dan bagaimana cara merawat kulit selama masa pemulihan.

Salah satu pilihan perawatan yang dirancang untuk membantu proses regenerasi kulit adalah Eternal Bloom Peel. 

Sebelum mencobanya, yuk pahami bagaimana cara kerja Eternal Bloom Peel, siapa yang cocok mendapatkannya, dan seperti apa proses setelah treatment!

Apa Itu Eternal Bloom Peel dan Kandungannya?

Hasil Eternal Bloom Peel
Hasil Eternal Bloom Peel | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic 

Eternal Bloom Peel merupakan perawatan chemical peel yang bertujuan membantu merevitalisasi lapisan luar kulit melalui proses eksfoliasi terkontrol.

Berbeda dengan eksfoliasi menggunakan produk rumahan yang bekerja secara ringan, chemical peel menggunakan kombinasi bahan aktif tertentu untuk membantu melepaskan ikatan sel kulit mati sehingga proses pergantian sel kulit dapat berjalan lebih optimal.

Melalui proses ini, lapisan kulit yang terlihat kusam dan tidak merata dapat digantikan dengan permukaan kulit baru yang tampak lebih segar.

Secara umum, efektivitas peeling dipengaruhi oleh jenis kandungan asam yang digunakan. Beberapa kandungan yang sering digunakan dalam chemical peel antara lain:

  • AHA (Alpha Hydroxy Acid): membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan kulit dan memperbaiki tampilan tekstur kulit.
  • BHA (Beta Hydroxy Acid): bekerja lebih baik pada area dengan minyak berlebih dan pori yang mudah tersumbat.
  • TCA (Trichloroacetic Acid): digunakan pada jenis peeling tertentu untuk membantu memperbaiki masalah pigmentasi dan tekstur kulit.

Baca Juga: Kulit Cerah Merata: Skincare atau Infus Whitening, Mana yang Efektif?

Kulit Seperti Apa yang Paling Butuh Peel Ini?

Ilustrasi Kulit Wajah Mengelupas
Ilustrasi Kulit Wajah Mengelupas | Sumber: Infinite Medical Spa

Sebelum memutuskan melakukan peeling, hal pertama yang perlu kamu tahu adalah, tidak semua kulit membutuhkan treatment yang sama.

Kalau kamu merasa beberapa kondisi di bawah ini familiar, mungkin sudah waktunya mempertimbangkan treatment peeling:

1. Kulit Terlihat Kusam

Eternal Bloom Peel membantu proses eksfoliasi dengan mengangkat lapisan sel kulit mati tersebut secara terkontrol. Dengan begitu, permukaan kulit dapat terlihat lebih segar.

2. Tekstur Kulit Terasa Kasar atau Tidak Rata

Kalau saat menyentuh wajah kamu merasa teksturnya tidak halus, seperti ada bagian yang terasa kasar atau “gradakan”, kondisi ini sering berkaitan dengan pergantian sel kulit yang kurang optimal.

3. Bekas Jerawat Membuat Warna Kulit Tidak Merata

Setelah jerawat membaik, sebagian orang masih menghadapi noda kemerahan atau kecokelatan yang membuat warna kulit terlihat belang.

Eternal Bloom Peel dapat membantu proses regenerasi kulit sehingga tampilan noda bekas jerawat dan pigmentasi dapat lebih tersamarkan secara bertahap.

Sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu karena kondisi tersebut mungkin membutuhkan pendekatan berbeda seperti derma peel treatment atau acne treatment.

4. Kulit Mulai Menunjukkan Tanda Penuaan Dini

Garis halus, kulit yang terlihat kurang fresh, atau perubahan tekstur dapat muncul ketika proses regenerasi kulit mulai melambat.

Pada kondisi ini, kulit membutuhkan bantuan untuk mempercepat pergantian sel agar tampilannya kembali lebih segar.

Peeling membantu mengangkat lapisan kulit yang mengalami penumpukan sekaligus mendukung proses pembaruan kulit sehingga wajah dapat terlihat lebih halus dan terawat.

5. Kulit Terlihat “Penuh” Karena Banyak Sel Kulit Mati

Ada kondisi ketika wajah terasa seperti lebih tebal, kusam, atau terasa kurang bersih meskipun sudah melakukan rutinitas skincare.

Hal ini bisa terjadi ketika sel kulit mati menumpuk dan membuat permukaan kulit terasa kurang optimal.

Dengan proses eksfoliasi dari Eternal Bloom Peel, lapisan tersebut dapat dibantu untuk terangkat sehingga kulit terasa lebih ringan dan terlihat lebih fresh.

6. Skincare Terasa Tidak Memberikan Hasil Maksimal

Sudah mencoba berbagai skincare, tetapi hasilnya belum maksimal? Penumpukan sel kulit mati bisa membuat kulit terasa kasar dan kusam.

Peeling dapat membantu mengangkat sel kulit mati melalui eksfoliasi terkontrol, sehingga kulit terasa lebih halus dan siap menerima perawatan berikutnya.

7. Ingin Kulit Terlihat Lebih Fresh untuk Momen Spesial

Menjelang pernikahan, sesi foto, atau acara penting, peeling dapat menjadi pilihan untuk membantu kulit tampak lebih cerah, segar, dan halus.

Namun, jika terdapat jerawat aktif atau masalah kulit tertentu, sebaiknya lakukan evaluasi terlebih dahulu. Dokter dapat merekomendasikan derma peel treatment atau treatment lain.

Baca Juga: Ini 10 Manfaat Peeling Wajah yang Harus Kamu Tahu!

Persiapan Mental: Seperti Apa Downtime-nya?

Salah satu alasan banyak orang ragu melakukan peeling adalah karena takut mengalami proses pengelupasan.

Sebenarnya, reaksi setelah chemical peel merupakan bagian dari proses regenerasi kulit. Setelah treatment, kulit dapat mengalami rasa sedikit kering.

Pada sebagian orang, proses pengelupasan mulai terlihat beberapa hari setelah treatment dan dapat berlangsung sekitar beberapa hari hingga satu minggu, tergantung kondisi kulit.

Selama masa ini, hindari mengangkat kulit yang mengelupas secara paksa karena dapat mengganggu proses penyembuhan.

Segera konsultasikan kembali ke dokter apabila:

  • Kemerahan semakin parah dan tidak membaik.
  • Muncul rasa terbakar yang tidak nyaman.
  • Terjadi iritasi berat atau reaksi yang tidak biasa.
  • Kondisi kulit terasa semakin memburuk setelah treatment.

Tips Perawatan Pasca-Peeling di Rumah

Ilustrasi Prosedur Peeling Wajah
Ilustrasi Prosedur Peeling Wajah | Sumber: Ram Skin Clinic

Perawatan setelah peeling memiliki peran penting agar kulit tetap nyaman dan hasil treatment dapat lebih optimal.

  1. Gunakan sunscreen setiap hari: Kulit setelah peeling menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari sehingga perlindungan SPF sangat penting.
  2. Gunakan pelembap yang cukup: Pelembap membantu menjaga skin barrier agar kulit tidak terasa terlalu kering selama proses pemulihan.
  3. Hindari penggunaan retinol sementara: Kandungan aktif seperti retinol atau eksfoliator tambahan dapat meningkatkan risiko iritasi.
  4. Jangan mengelupas kulit dengan tangan: Biarkan kulit melakukan proses regenerasi secara alami tanpa dipaksa.
  5. Gunakan pembersih yang lembut: Hindari sabun wajah dengan kandungan yang terlalu keras setelah treatment.
  6. Hindari paparan panas berlebih: Sauna, aktivitas panas ekstrem, atau paparan matahari langsung sebaiknya dihindari sementara.
  7. Ikuti instruksi dokter: Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan berbeda sehingga arahan setelah treatment perlu diperhatikan.

FAQ

Masih punya pertanyaan seputar Eternal Bloom Peel? Berikut beberapa hal yang sering ditanyakan:

1. Apakah Eternal Bloom Peel Sakit Saat Dilakukan?

Sensasi yang dirasakan setiap orang bisa berbeda. Saat proses peeling berlangsung, sebagian orang dapat merasakan rasa cekit-cekit ringan atau sensasi hangat pada kulit. Dokter akan menyesuaikan proses treatment berdasarkan kondisi kulit agar tetap nyaman dan aman.

2. Apakah Setelah Eternal Bloom Peel Kulit Pasti Mengelupas?

Tidak selalu. Respons kulit setiap orang berbeda-beda. Ada yang mengalami pengelupasan halus, ada juga yang hanya merasakan kulit lebih kering atau sedikit tertarik selama masa pemulihan.

3. Berapa Lama Kulit Akan Mengelupas Setelah Peeling?

Durasi pengelupasan dapat berbeda tergantung kondisi kulit dan jenis peeling yang digunakan. Umumnya proses mulai terlihat beberapa hari setelah treatment dan berlangsung selama beberapa hari.

4. Kapan Saya Boleh Menggunakan Skincare Lagi Setelah Peeling?

Setelah peeling, fokus utama adalah menjaga skin barrier tetap nyaman. Biasanya kulit membutuhkan skincare yang lebih sederhana seperti pembersih lembut, pelembap, dan sunscreen.

Siap Mengganti Sel Kulit Matimu?

Memiliki kulit kusam atau tekstur wajah yang kurang halus bukan berarti harus langsung mencoba semua treatment. 

Eternal Bloom Peel dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin membantu memperbarui tampilan kulit melalui proses eksfoliasi terkontrol. 

Namun, sebelum melakukan peeling, pastikan konsultasi dan buat janji temu untuk mendapatkan evaluasi kondisi skin barrier.

Kamu bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk mengetahui pilihan treatment yang tersedia. Jika ingin datang langsung, kamu dapat cari lokasi klinik SOZO terdekat.

chat untuk konsultasi

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×