Dermal filler merupakan treatment nonbedah yang digunakan untuk menambah volume pada area wajah yang membutuhkan. Manfaatnya mencakup pembentukan kontur, penambahan volume bibir, serta penyamaran garis wajah.
Pernah merasa wajah terlihat lebih cekung atau kurang tegas, padahal berat badan tidak banyak berubah?
Salah satu cara untuk mengatasinya bisa dengan dermal filler yaitu treatment suntik yang digunakan untuk menambah volume pada area wajah.
Treatment ini juga dapat membantu membentuk kontur wajah dan menyamarkan tampilan garis atau kerutan.
Jenis filler treatment dapat berbeda berdasarkan bahan yang digunakan. Karena itu, pemilihan filler perlu disesuaikan dengan kondisi wajah dan tujuan treatment!
Apa Itu Dermal Filler?
Prosedur Korean Filler | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Dermal filler merupakan treatment kosmetik nonbedah yang dilakukan dengan menyuntikkan bahan pengisi ke bawah kulit.
Tujuannya adalah menambah volume pada area wajah yang terlihat cekung atau kurang bervolume.
Di SOZO Skin Clinic, filler yang digunakan berbahan dasar hyaluronic acid (HA). Bahan ini juga dikenal sebagai asam hialuronat dan digunakan untuk membantu memperbaiki volume serta kontur wajah.
Filler dapat digunakan ketika area wajah terlihat kehilangan volume, misalnya area bawah mata, bibir hingga pipi.
Namun hasil filler tidak bersifat permanen. Tubuh akan memecah bahan filler secara bertahap sehingga efeknya dapat berkurang seiring waktu.
Di SOZO Skin Clinic, hasil filler umumnya dapat bertahan sekitar 6–12 bulan, tergantung jenis filler dan area yang ditangani.
Apa Saja Manfaat Dermal Filler?

Manfaat filler treatment berasal dari kemampuannya menambahkan volume pada area wajah yang membutuhkan.
Adapun hasil yang bisa diberikan yaitu:
1. Menambah Volume Wajah
Filler memberikan tambahan volume pada area wajah yang terlihat cekung. Volume tersebut dapat membuat pipi atau area wajah lain terlihat lebih berisi.
2. Membentuk Kontur Wajah
Filler juga dapat ditempatkan pada titik wajah yang ingin dibuat lebih terdefinisi. Pada dagu, misalnya, tambahan volume dapat membantu mempertegas bentuk dan kontur wajah.
3. Menyamarkan Garis dan Kerutan
Manfaat berikutnya yaitu bisa membuat permukaan yang cekung terlihat lebih rata. Efek ini dapat membantu menyamarkan tampilan garis atau lipatan seperti garis senyum.
4. Menambah Volume Bibir
Filler bibir memberikan tambahan volume pada jaringan bibir yang disuntik. Penempatannya dapat disesuaikan dengan bagian bibir yang membutuhkan volume agar bentuknya terlihat lebih terdefinisi.
5. Membantu Memperbaiki Area yang Cekung
Area yang terlihat cekung dapat diberikan volume tambahan melalui filler. Penambahan tersebut membantu mengurangi kesan kosong pada area seperti bawah mata atau pipi.
6. Membantu Membentuk Profil Dagu
Filler dagu dapat menambahkan volume pada area dagu untuk mengubah tampilannya secara terarah. Hasilnya dapat membuat dagu terlihat lebih tegas sehingga profil wajah tampak lebih proporsional.
Jenis-Jenis Dermal Filler

Jenis filler dapat dibedakan berdasarkan bahan dan karakteristik produk. Di SOZO Skin Clinic, pilihan filler yang tersedia mencakup beberapa jenis, di antaranya:
1. Korean Filler
Korean Filler menggunakan hyaluronic acid (HA) untuk menambah volume dan membantu membentuk kontur wajah dengan hasil yang natural.
Treatment berlangsung sekitar 75 menit dengan harga mulai dari Rp2 juta rupiah dan dapat bertahan sekitar 6–12 bulan.
Siapa yang Cocok?
- Ingin menambah volume wajah.
- Mengutamakan tampilan natural.
2. Premium Filler
Premium Filler memiliki partikel yang lebih halus dan ditujukan untuk memberikan struktur yang lebih tahan lama.
Durasi treatment sekitar 75 menit dan hasilnya bisa bertahan sekitar 6–12 bulan tergantung produk dan area yang ditangani.
Siapa yang Cocok?
- Membutuhkan struktur filler yang lebih tahan lama.
- Memerlukan pilihan berdasarkan evaluasi dokter.
3. Filler Dagu
Filler dagu menggunakan hyaluronic acid untuk membantu membentuk dan mempertegas kontur dagu.
Treatment berlangsung sekitar 90 menit dengan harga mulai dari Rp5 jutaan dan hasilnya mumnya bertahan sekitar 6–12 bulan.
Siapa yang Cocok?
- Ingin dagu terlihat lebih tegas.
- Ingin memperbaiki proporsi profil wajah.
Baca Juga: Bukan Cuma Satu Jenis, Ini Panduan Memilih Filler Wajah Sesuai Kebutuhanmu
Dermal Filler Bisa Digunakan di Area Wajah Mana Saja?
Area penggunaan filler disesuaikan dengan masalah yang ingin diperbaiki. Berikut area wajah yang dapat menjadi pertimbangan penggunaan filler:
- Pipi: Volume berkurang yang membuat pipi terlihat cekung.
- Bawah Mata: Cekungan yang membuat area bawah mata terlihat lebih dalam.
- Bibir: Bentuk bibir tipis atau volume yang kurang.
- Dagu: Bentuk dagu kurang tegas atau kurang menonjol.
- Hidung: Bentuk hidung yang ingin dikoreksi tanpa operasi.
- Dahi: Volume dahi yang terlihat kurang penuh.
- Garis Senyum: Lipatan di sekitar hidung dan mulut yang terlihat lebih dalam.
Bagaimana Prosedur Dermal Filler Dilakukan?
Prosedur filler dilakukan melalui beberapa tahap. Dokter perlu menentukan area tindakan sebelum bahan filler disuntikkan.
Adapun tahapannya mencakup:
1. Konsultasi dan Analisis Wajah
Dokter mengevaluasi kondisi wajah sebelum menentukan treatment. Area yang membutuhkan volume juga akan dianalisis.
2. Membersihkan Area Tindakan
Kulit dibersihkan sebelum prosedur dilakukan. Krim anestesi dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kenyamanan selama tindakan.
3. Penyuntikan Filler
Dokter menyuntikkan filler pada area yang sudah ditentukan. Bahan kemudian ditempatkan untuk membantu mengisi volume atau membentuk kontur.
4. Evaluasi Hasil
Dokter mengevaluasi area setelah penyuntikan selesai. Arahan perawatan setelah tindakan juga dapat diberikan.
Penyuntikan filler perlu dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten. Penyuntikan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko seperti infeksi atau sumbatan pembuluh darah.
Berapa Lama Prosedur Dermal Filler?
Durasi prosedur filler dapat berbeda sesuai area dan kebutuhan treatment. Di SOZO Skin Clinic, durasi filler dapat berada di sekitar 75 menit untuk Korean Filler.
Filler Dagu tercantum dengan durasi sekitar 90 menit. Karena itu, waktu tindakan tidak selalu sama untuk setiap jenis filler.
Kapan Hasil Dermal Filler Terlihat?
Hasil filler dapat terlihat setelah tindakan selesai. Penambahan volume membuat perubahan pada area yang disuntik dapat terlihat secara langsung. Namun, tampilan akhir tetap perlu dievaluasi setelah kondisi area suntikan lebih stabil.
Berapa Lama Hasil Dermal Filler Bertahan?
Hasil filler umumnya dapat bertahan sekitar 6–12 bulan. Durasi tersebut dapat berbeda berdasarkan jenis filler dan lokasi penyuntikan.
Hal ini karena filler tidak memberikan hasil permanen. Bahan filler akan terurai secara bertahap di dalam tubuh.
Apakah Dermal Filler Aman?
Dermal filler dapat dilakukan dengan aman ketika prosedur dilakukan secara tepat oleh tenaga medis yang kompeten.
Filler berbahan hyaluronic acid memiliki karakteristik yang memungkinkan bahan tersebut dinetralkan menggunakan enzim hyaluronidase jika diperlukan.
Namun, tindakan tersebut tetap membutuhkan evaluasi dokter. Risiko tetap dapat muncul setelah penyuntikan berupa infeksi pada area injeksi atau sumbatan pembuluh darah.
Siapa yang Cocok Melakukan Dermal Filler?

Dermal filler dapat dipertimbangkan oleh orang yang mengalami perubahan volume atau kontur wajah. Kondisi yang ingin diperbaiki juga perlu dievaluasi terlebih dahulu.
Filler dapat menjadi pertimbangan ketika:
- Pipi Terlihat Cekung: Volume pada area pipi terlihat berkurang.
- Dagu Kurang Tegas: Bentuk dagu terlihat kurang terdefinisi.
- Bibir Kurang Bervolume: Volume bibir terlihat kurang sesuai dengan proporsi wajah.
- Garis Senyum Terlihat Jelas: Lipatan di sekitar hidung dan mulut mulai mengganggu tampilan.
- Wajah Kehilangan Volume: Beberapa area wajah terlihat lebih cekung dari sebelumnya.
- Kontur Wajah Kurang Proporsional: Bentuk area wajah tertentu terlihat kurang seimbang.
Siapa yang Sebaiknya Menunda atau Menghindari Dermal Filler?
Tidak semua kondisi dapat langsung menjalani filler. Treatment sebaiknya ditunda atau tidak dilakukan jika dokter menilai kondisi pasien tidak sesuai untuk prosedur.
Jangan menentukan kelayakan filler hanya berdasarkan area yang ingin diperbaiki. Kondisi kulit dan kebutuhan pasien juga perlu dipertimbangkan.
Dermal Filler vs Botox, Apa Bedanya?
Dermal filler dan Botox sama-sama termasuk treatment injectable. Namun, keduanya memiliki tujuan yang berbeda, yaitu:
| Perbandingan | Dermal Filler | Botox |
| Tujuan utama | Menambah volume | Membantu menyamarkan kerutan |
| Cara kerja | Mengisi area yang membutuhkan volume | Bekerja pada aktivitas otot |
| Contoh penggunaan | Pipi, bibir, dagu | Kerutan wajah |
| Hasil | Kontur atau volume dapat berubah | Tampilan kerutan dapat berkurang |
| Bahan | Umumnya hyaluronic acid | Menggunakan botulinum toxin |
Jika keluhan utama berkaitan dengan kehilangan volume, filler dapat menjadi salah satu treatment yang dipertimbangkan. Kalau keluhan berkaitan dengan kerutan akibat aktivitas otot, Botox dapat menjadi pilihan yang berbeda.
Dermal Filler vs Thread Lift
Dermal filler dan thread lift sama-sama termasuk treatment nonbedah, tetapi keduanya bekerja dengan cara yang berbeda. Simak perbedaannya:
| Aspek | Dermal Filler | Thread Lift |
| Cara Kerja | Menambah volume pada area tertentu. | Mengangkat jaringan dengan benang. |
| Fokus Utama | Volume dan kontur wajah. | Lifting jaringan wajah. |
| Lebih Relevan Untuk | Area cekung atau kurang bervolume. | Area yang membutuhkan lifting. |
| Hasil | Wajah terlihat lebih berisi atau tegas. | Wajah terlihat lebih terangkat. |
| Pemilihan | Berdasarkan kebutuhan volume. | Berdasarkan kebutuhan lifting. |
Baca Juga: Filler, Botox, atau Skin Booster? Panduan Aman Memilih Injectable Treatment Sesuai Masalah Kulit
Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Dermal Filler?
Area yang baru mendapatkan suntikan perlu dijaga agar tidak mendapat tekanan atau perlakuan yang dapat mengganggu kondisi kulit.
Ikuti instruksi dokter jika terdapat arahan aftercare yang berbeda. Umumnya berupa:
- Jangan Menyentuh Area Suntikan: Hindari menyentuh atau menekan area yang baru ditangani.
- Tunda Olahraga Berat: Hindari olahraga berat selama 2–3 hari setelah treatment.
- Beri Jeda Eksfoliasi: Hindari penggunaan produk eksfoliasi selama dua minggu setelah filler.
- Tunda Treatment Laser: Berikan jeda dua minggu sebelum dan sesudah filler untuk treatment laser.
- Gunakan Sunscreen: Aplikasikan sunscreen secara rutin untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
- Ikuti Arahan Dokter: Prioritaskan instruksi dokter jika terdapat anjuran aftercare yang berbeda
Kapan Harus Menghubungi Dokter Setelah Dermal Filler?
Keluhan ringan dapat terjadi setelah filler. Namun, segera hubungi dokter jika muncul kondisi berikut:
- Nyeri Semakin Berat: Rasa nyeri justru meningkat setelah prosedur.
- Pembengkakan Memburuk: Bengkak terus bertambah dan tidak menunjukkan perbaikan.
- Perubahan Warna Kulit: Warna kulit pada area filler berubah secara tidak wajar.
- Keluhan Tidak Membaik: Kondisi tidak membaik sesuai waktu pemulihan yang dijelaskan dokter
Konsultasikan Kebutuhan Dermal Filler dengan Dokter!
Kebutuhan filler dapat berbeda berdasarkan area yang ingin dikoreksi. Dokter perlu menilai kondisi wajah sebelum menentukan jenis filler dan teknik penyuntikan.
Di SOZO Skin Clinic, tersedia Korean Filler, Premium Filler, hingga Filler Dagu. Konsultasi dan buat janji temu agar dokter bisa menyesuaikannya dengan kebutuhanmu.
Kalau ternyata bukan filler solusinya, coba jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk melihat opsi lainnya.
Namun jika ingin mendapatkan treatment langsung, bisa cari lokasi klinik terdekat dan sampaikan keluhanmu.
FAQ Seputar Dermal Filler
Masih punya pertanyaan sebelum memutuskan melakukan filler? Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait hasil, durasi, keamanan, hingga pilihan jenis filler.
1. Apakah Dermal Filler Langsung Terlihat Hasilnya?
Ya, perubahan volume dapat terlihat setelah filler disuntikkan. Tampilan akhir tetap perlu dievaluasi setelah kondisi area suntikan lebih stabil.
2. Apakah Dermal Filler Bisa Dihilangkan?
Filler berbahan hyaluronic acid dapat dinetralkan menggunakan enzim hyaluronidase jika diperlukan. Keputusan tersebut perlu dilakukan berdasarkan evaluasi dokter.
3. Apakah Filler Bisa Membuat Wajah Terlihat Tidak Natural?
Hasil filler bergantung pada jumlah bahan dan teknik penyuntikan. Penyesuaian dengan proporsi wajah membantu menjaga hasil sesuai tujuan treatment.
4. Apakah Dermal Filler Bisa Dilakukan Tanpa Operasi?
Ya, dermal filler merupakan treatment kosmetik nonbedah. Prosedurnya dilakukan melalui penyuntikan bahan pengisi pada area yang membutuhkan.
5. Apakah Filler Permanen?
Tidak. Filler akan terurai secara bertahap di dalam tubuh sehingga hasilnya berkurang seiring waktu.

