Skin 10 mnt baca

Hyaluronic Acid: Cara Kerja, Manfaat & Efek Sampingnya

Hyaluronic Acid: Cara Kerja, Manfaat & Efek Sampingnya

Hyaluronic acid adalah zat alami tubuh yang menjaga air tetap berada di dalam kulit sehingga kulit terasa lembap, lentur, dan lebih kenyal. Walaupun mengandung kata “acid”, HA bukan bahan eksfoliasi karena tidak bekerja dengan mengangkat sel kulit mati.

Tabel Ringkasan Hyaluronic Acid

InformasiPenjelasan
Nama LainHyaluronan atau hyaluronate
Jenis MolekulGlikosaminoglikan non-sulfat
Lokasi AlamiKulit, mata, sendi, dan jaringan ikat
Fungsi UtamaMengikat air dan menjaga hidrasi jaringan
Bentuk dalam SkincareHyaluronic acid, sodium hyaluronate, dan hydrolyzed hyaluronic acid
Bentuk TreatmentSkin booster dan dermal filler
Manfaat Utama pada KulitHidrasi, kekenyalan, kelembutan, dan penyamaran garis kering
Keamanan TopikalUmumnya dapat ditoleransi dengan baik
Keamanan InjeksiHarus dilakukan oleh dokter atau tenaga medis berwenang
Hasil PenggunaanBersifat sementara dan bergantung pada bentuk produk

 

Saat ini, hyaluronic acid banyak digunakan dalam produk skincare, seperti serum dan pelembap. 

Klaimnya dapat membantu mengembalikan kelembapan pada kulit kering. Pasalnya, kulit kering dapat membuat garis halus tampak lebih nyata.

Kandungan ini sebetulnya sudah diproduksi secara alami oleh tubuh. Namun kadarnya akan berubah seiring bertambahnya usia, sehingga bisa menyebabkan kulit kurang kenyal.

Untuk memahami manfaatnya secara lebih lanjut, mari pahami terlebih dulu cara kerja, fungsi, penggunaannya dalam skincare dan efek sampingnya!

Apa Itu Hyaluronic Acid?

Cara Kerja Hyaluronic Acid
Cara Kerja Hyaluronic Acid | Sumber: Cosmoderma

Hyaluronic acid atau HA adalah zat alami yang diproduksi oleh tubuh. Zat ini banyak ditemukan pada kulit, mata, persendian, dan jaringan ikat.

Walaupun memiliki kata “acid”, HA bukan bahan pengelupas seperti AHA atau BHA. HA tidak mengangkat sel kulit mati, tetapi berfungsi menjaga hidrasi kulit.

Pada kulit, HA bekerja seperti pengikat air. Kemampuan ini membuat kulit tetap lembap dan terasa kenyal.

Selain menjaga kadar air, HA juga mendukung kondisi jaringan agar sel kulit dapat bekerja dan memperbaiki diri dengan baik.

Ukuran molekul HA juga berbeda-beda. Untuk jenis molekul yang berukuran besar lebih banyak bekerja pada permukaan kulit, sedangkan ukuran yang lebih kecil dapat menjangkau lapisan terluar kulit dengan lebih baik.

Apa Fungsi Hyaluronic Acid pada Kulit?

Fungsi utama hyaluronic acid adalah menjaga air tetap berada di dalam kulit. Dengan kadar air yang cukup, kulit terasa lebih lembap dan lentur.

Hasil penggunaan HA dapat berbeda karena dipengaruhi oleh ukuran molekul dan bentuk produk yang digunakan.

Secara lebih rinci, berikut fungsi HA pada kulit:

  1. Menjaga Kelembapan: HA mengikat air agar kulit tidak mudah kering.
  2. Menjaga Kekenyalan: Kulit yang terhidrasi terasa lebih lentur dan kenyal.
  3. Membuat Kulit Terasa Lebih Halus: Kadar air yang cukup memperbaiki tekstur permukaan kulit.
  4. Mendukung Kondisi Sel Kulit: Lingkungan yang lembap memungkinkan sel kulit bekerja dengan lebih baik.
  5. Mendukung Pemulihan Kulit: HA ikut berperan dalam proses perbaikan jaringan setelah kulit mengalami gangguan.
  6. Menyamarkan Garis karena Kulit Kering: Hidrasi membuat garis halus akibat dehidrasi terlihat lebih samar.

Mengapa Kadar Hyaluronic Acid Berkurang?

Tubuh secara alami terus memproduksi dan memecah hyaluronic acid. Pada usia muda, kedua proses tersebut relatif seimbang sehingga kulit dapat mempertahankan kelembapan dan kekenyalannya.

Seiring bertambahnya usia, produksi HA mulai menurun. Akibatnya, kulit lebih sulit menahan air sehingga terasa lebih kering, kurang kenyal, dan garis halus menjadi lebih terlihat.

Penurunan HA juga dapat dipercepat oleh paparan sinar ultraviolet, peradangan yang berlangsung lama, dan stres oksidatif. Faktor tersebut dapat merusak kolagen kulit.

Tanda awal berkurangnya HA tidak selalu berupa kerutan dalam. Kulit dapat lebih dahulu terasa kasar, kusam, tertarik, atau lebih mudah mengalami dehidrasi.

Penurunan HA alami tidak dapat dicegah sepenuhnya. Namun, penggunaan pelembap dan perlindungan dari sinar matahari dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan tampak lebih sehat.

Manfaat Hyaluronic Acid untuk Kulit

Manfaat HA berbeda tergantung cara penggunaannya. Produk topikal bekerja pada hidrasi permukaan, sedangkan bentuk injeksi dapat bekerja hingga lapisan kulit yang lebih dalam. 

Karena itu, hasil serum HA tidak dapat disamakan dengan skin booster maupun filler treatment. Adapun beberapa manfaat HA secara umum yaitu:

1. Meningkatkan Hidrasi Kulit

Hyaluronic acid mengikat molekul air dan mempertahankannya pada lapisan kulit. Proses ini meningkatkan kadar air sehingga kulit terasa lebih lembap dan tidak mudah kering.

2. Membuat Kulit Tampak Lebih Kenyal

Air yang diikat HA mengisi ruang di antara sel-sel kulit. Kondisi tersebut membuat permukaan kulit terlihat lebih penuh, segar, dan kenyal untuk sementara.

3. Menyamarkan Garis Halus akibat Dehidrasi

Kulit yang kekurangan air akan mengerut sehingga garis halus terlihat lebih jelas. HA mempertahankan air pada kulit sehingga permukaannya tampak lebih penuh dan garis akibat dehidrasi terlihat lebih samar.

4. Membuat Tekstur Kulit Lebih Halus

HA menjaga kadar air pada lapisan terluar kulit agar permukaannya tidak mudah kering atau bersisik. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terasa lebih lembut dan tampak lebih rata.

5. Menjaga Kelenturan Kulit

HA mempertahankan air di antara sel dan jaringan kulit. Ruang antarsel yang terhidrasi membuat kulit lebih lentur saat bergerak, meregang, atau menerima tekanan.

6. Mendukung Pemulihan Kulit

HA menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pergerakan dan aktivitas sel selama perbaikan jaringan. Molekul ini juga terlibat dalam pengaturan peradangan dan pembentukan jaringan baru.

Baca Juga: 9 Manfaat Skin Booster untuk Mengatasi Skincare Fatigue dan Bikin Kulit Glowing dari Dalam

Hyaluronic Acid dalam Skincare

Dalam produk skincare, hyaluronic acid bekerja sebagai humectant, yaitu bahan yang mengikat air pada lapisan kulit. 

Bahan ini banyak digunakan dalam serum, esens dan pelembap. Bentuk HA yang digunakan dapat berbeda sesuai tujuan formulasi produk.

Mari pahami penggunaan HA dalam produk skincare:

Bentuk Hyaluronic Acid pada Skincare

Nama HA pada daftar kandungan tidak selalu ditulis sebagai hyaluronic acid. Perbedaan nama tersebut menunjukkan bentuk dan ukuran molekul yang digunakan. 

Setiap bentuk dapat bekerja pada tingkat permukaan kulit yang berbeda. Beberapa bentuk yang sering ditemukan meliputi:

  • Hyaluronic Acid: Menjaga air pada permukaan kulit.
  • Sodium Hyaluronate: Bentuk garam HA yang lebih mudah larut dan stabil.
  • Hydrolyzed Hyaluronic Acid: HA yang telah dipecah menjadi molekul lebih kecil.
  • Sodium Hyaluronate Crosspolymer: Membentuk lapisan tipis yang mempertahankan hidrasi lebih lama.

Pengaruh Ukuran Molekul Hyaluronic Acid

HA berukuran besar cenderung berada di permukaan kulit dan membentuk lapisan yang mengurangi kehilangan air. Molekul berukuran lebih kecil dapat menjangkau bagian stratum corneum yang lebih dalam.

Namun, HA topikal tetap tidak mencapai dermis dengan cara yang sama seperti HA yang diberikan melalui injeksi.

Aturan Penggunaan Hyaluronic Acid

HA umumnya dapat digunakan pada pagi dan malam hari. Bahan ini juga dapat dipadukan dengan niacinamide, ceramide, vitamin C, retinoid, AHA, atau BHA selama kombinasi produknya tidak menimbulkan iritasi.

Penggunaan pada kulit yang sedikit lembap dapat dilakukan, tetapi bukan suatu keharusan. Setelah HA digunakan, pelembap mempertahankan air agar tidak cepat menguap dari permukaan kulit.

Hyaluronic Acid dalam Treatment Estetika

Pada bidang estetika, HA digunakan dalam bentuk injeksi. Formulanya dapat dibedakan berdasarkan konsentrasi dan ukuran partikel.

Adapun beberapa penggunaan HA dalam treatment estetika yaitu:

1. Skin Booster

Skin booster menggunakan injeksi dangkal untuk mendistribusikan bahan hidrasi pada area kulit tertentu. 

Tujuannya adalah memperbaiki kelembapan, tekstur, dan kualitas kulit, bukan membentuk kontur wajah secara signifikan.

HA pada skin booster umumnya memiliki karakter lebih cair daripada HA untuk filler. Kamu melihat pilihan Skin Booster Treatment di Sozo Skin Clinic, seperti salah satunya Aquashine Treatment.

2. Dermal Filler

Dermal filler treatment menggunakan gel yang dirancang untuk memberikan volume dan struktur pada area tertentu. 

Produk ini dapat digunakan pada lipatan wajah, bibir, dagu, pipi, atau area yang kehilangan volume.

Setiap filler memiliki karakter berbeda berdasarkan konsentrasi HA. Gel berpartikel lebih besar umumnya digunakan pada lapisan lebih dalam, sedangkan formulasi lebih ringan dipilih untuk garis yang lebih halus.

Apa Perbedaan Skin Booster dan Filler?

Skin booster lebih berfokus pada hidrasi dan kualitas permukaan kulit. Produk ini tidak dirancang untuk mengubah bentuk wajah secara besar.

Filler memiliki struktur gel yang lebih kuat untuk mengisi kekurangan volume dan membentuk kontur. 

banner promo skin

Apakah Hyaluronic Acid Aman?

Ya, hyaluronic acid umumnya aman jika digunakan sesuai indikasi dan prosedurnya. Produk topikal seperti serum dan pelembap biasanya dapat ditoleransi dengan baik.

Namun beberapa orang dapat mengalami efek samping ringan, seperti kemerahan, gatal, atau perih. Hal itu bisa dikarenakan oleh HA maupun bahan lain dalam formulanya. 

Hentikan penggunaan jika muncul ruam, pembengkakan, rasa terbakar, atau keluhan yang menetap.

Pada treatment injeksi, efek samping lain juga bisa muncul seperti nyeri atau memar di area tindakan. 

Karena itu, injeksi HA harus dilakukan oleh dokter yang memahami anatomi dan ditunda jika area tindakan sedang meradang.

Adapun keamanan dermal filler selama kehamilan dan menyusui belum dipastikan sehingga prosedur injeksi sebaiknya ditunda dan hanya dilakukan setelah mendapat persetujuan dokter. 

Baca Juga: Awet Muda Tanpa Operasi dengan 7 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Ini!

Tips Menggunakan Hyaluronic Acid Agar Hasilnya Maksimal

Cara penggunaan ikut memengaruhi hasil hidrasi dari hyaluronic acid. Produk perlu dipakai dalam urutan yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi kulit. 

Adapun beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu:

  1. Pilih Tekstur yang Sesuai: Serum cocok untuk hidrasi ringan, sedangkan kulit sangat kering biasanya membutuhkan pelembap berbentuk krim.
  2. Gunakan pada Kulit Bersih: Aplikasikan HA setelah membersihkan wajah agar produk dapat menyebar dengan merata.
  3. Lanjutkan dengan Pelembap: Pelembap menahan air agar tidak cepat menguap dari permukaan kulit.
  4. Lakukan Patch Test: Uji produk pada area kecil untuk melihat kemungkinan munculnya iritasi.
  5. Tetap Gunakan Tabir Surya: HA menjaga hidrasi, tetapi tidak melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.
  6. Hindari Luka Terbuka: Serum kosmetik tidak dirancang untuk digunakan pada luka yang belum menutup.
  7. Hentikan Jika Kulit Teriritasi: Jangan lanjutkan pemakaian jika muncul rasa terbakar, ruam, atau pembengkakan.

Kapan Sebaiknya Berkonsultasi dengan Dokter?

Kulit kering tidak selalu disebabkan oleh kurangnya penggunaan pelembap. Jika kulit tetap pecah-pecah, bahkan terasa perih, pemeriksaan dokter diperlukan untuk menilai kemungkinan masalah kulit.

Untuk menentukan perawatan HA yang sesuai, kamu bisa konsultasi dan buat janji temu dengan dokter Sozo Skin Clinic. 

Di sini tersedia berbagai pilihan treatment, seperti Skin Booster Treatment, Aquashine Treatment, maupun Filler Treatment

Dokter akan menilai kondisi kulit dan tujuan perawatan sebelum menentukan prosedur yang sesuai.

Kamu bisa jelajahi layanan Sozo Skin Clinic lebih lanjut untuk mengetahui pilihan treatment lainnya. Untuk pemeriksaan langsung, bisa cari lokasi Sozo Skin Clinic terdekat dari rumahmu.

chat untuk konsultasi

FAQ Seputar Hyaluronic Acid

Produk hyaluronic acid sebetulnya terbagi menjadi beberapa jenis berbeda, seperti topikal dan injeksi. Untuk itu, simak juga pertanyaan yang sering muncul sebagai berikut dan jawabannya:

1. Apakah Hyaluronic Acid Termasuk Bahan Eksfoliasi?

Tidak, hyaluronic acid bukan bahan eksfoliasi seperti AHA atau BHA. HA bekerja dengan mengikat air pada lapisan kulit, bukan melonggarkan atau mengangkat sel kulit mati. Karena itu, bahan ini umumnya tidak menimbulkan efek pengelupasan.

2. Apakah Hyaluronic Acid Boleh Digunakan Setiap Hari?

Ya, serum atau pelembap HA umumnya dapat digunakan setiap hari pada pagi dan malam. HA tidak mempercepat pergantian sel sehingga risiko iritasinya relatif rendah jika formulanya sederhana. 

3. Apakah Hyaluronic Acid Cocok untuk Kulit Berminyak?

Ya, HA dapat digunakan pada kulit berminyak karena meningkatkan kadar air tanpa menambah produksi minyak. Kulit berminyak tetap dapat mengalami dehidrasi dan terasa tertarik, terutama setelah memakai pembersih. 

4. Apakah Hyaluronic Acid Bisa Mengatasi Jerawat?

Tidak, HA tidak membunuh bakteri atau mengurangi produksi sebum sehingga bukan obat untuk jerawat. Manfaatnya adalah menjaga hidrasi dan kenyamanan kulit yang menjadi kering akibat retinoid, benzoil peroksida, atau asam salisilat

5. Apakah Hyaluronic Acid Harus Dipakai pada Kulit Basah?

Tidak harus, karena HA tetap dapat bekerja saat digunakan pada kulit bersih yang kering. Kulit yang sedikit lembap menyediakan air tambahan untuk diikat, tetapi efek tersebut tidak berarti HA akan menarik seluruh air dari lapisan kulit yang lebih dalam.

6. Apakah Hyaluronic Acid Bisa Digabung dengan Retinol?

Ya, HA dapat digunakan bersama retinol maupun jenis retinoid lainnya. HA menjaga hidrasi sehingga rasa kering dan tertarik selama masa adaptasi retinoid dapat berkurang. Namun, HA tidak dapat mencegah seluruh iritasi jika retinoid digunakan terlalu sering.

7. Apakah Hasil Skin Booster dan Filler Permanen?

Tidak, hasil skin booster dan filler berbahan HA bersifat sementara karena tubuh akan menguraikannya secara bertahap. Skin booster ditujukan untuk hidrasi kulit, sedangkan filler memiliki struktur gel lebih padat untuk menambah volume atau membentuk kontur.

8. Apakah Hyaluronic Acid Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

HA topikal umumnya dinilai berisiko rendah karena penyerapannya ke dalam tubuh sangat terbatas. Namun, keamanan produk tetap ditentukan oleh seluruh kandungannya karena serum HA dapat mengandung retinoid, asam tertentu, atau bahan aktif lain.

Referensi

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?