Skin 8 mnt baca

Hiperpigmentasi Tidak Kunjung Pudar? Ini Urutan Langkah yang Masuk Akal

Hiperpigmentasi Tidak Kunjung Pudar? Ini Urutan Langkah yang Masuk Akal

Hiperpigmentasi bisa memudar secara bertahap dengan skincare, sunscreen setiap hari, dan treatment sesuai jenis nodanya. Pilihan perawatan yang tepat membantu mencegah noda muncul kembali.

Hiperpigmentasi umumnya bisa memudar secara bertahap dengan sunscreen, skincare yang tepat, dan bila perlu treatment di klinik. Namun, cara mengatasinya bergantung pada jenis noda, mulai dari bekas jerawat, flek matahari, hingga melasma.

Kalau kamu sudah mencoba beberapa produk tapi noda di wajah belum banyak berubah, bisa jadi pendekatannya perlu disesuaikan. Yuk, mulai dengan mengenali jenis nodanya supaya kamu bisa menentukan langkah yang lebih tepat.

Kenali Dulu Jenis Hiperpigmentasimu

Noda gelap di wajah bisa muncul karena berbagai hal. Ada yang merupakan bekas jerawat, ada yang dipicu paparan matahari, dan ada juga yang berkaitan dengan perubahan hormon.

Supaya lebih mudah menentukan perawatannya, yuk, kenali beberapa jenis hiperpigmentasi yang umum berikut ini.

1. Bekas Jerawat yang Menggelap (PIH)

PIH (post-inflammatory hyperpigmentation) adalah adalah noda gelap yang tertinggal setelah kulit mengalami peradangan, misalnya akibat jerawat. Warnanya bisa kecokelatan hingga kehitaman.

Skincare seperti niacinamide atau azelaic acid bisa membantu menyamarkan noda ini secara bertahap.

2. Flek karena Matahari

Flek matahari muncul ketika paparan sinar UV memicu penumpukan pigmen. Bentuknya sering berupa bercak cokelat pada wajah, punggung tangan, atau area lain yang sering terpapar matahari.

Sunscreen dan bahan pencerah bisa membantu menyamarkan flek, sedangkan treatment seperti laser bisa dipertimbangkan kalau noda masih membandel.

3. Melasma

Melasma biasanya terlihat sebagai bercak kecokelatan atau keabu-abuan di pipi, dahi, dan area atas bibir. Ini bisa dipengaruhi paparan matahari, perubahan hormon, dan faktor genetik.

Melasma juga cenderung kambuh, jadi perawatannya perlu lebih hati-hati. Sunscreen tetap menjadi dasar perawatan, sedangkan pilihan skincare dan treatment sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit.

4. Noda Gelap karena Gesekan

Kulit yang sering mengalami gesekan atau iritasi juga bisa meninggalkan noda gelap. Ini terjadi karena peradangan dapat memicu peningkatan produksi pigmen pada kulit.

Untuk mengatasinya, coba kurangi gesekan dan hindari produk yang membuat kulit iritasi. Bahan pencerah juga bisa mulai dipertimbangkan.

Perbedaan Jenis Hiperpigmentasi dan Pendekatan Perawatannya

Supaya lebih mudah membedakannya, berikut gambaran jenis noda, skincare yang umumnya membantu, dan treatment klinik yang bisa dipertimbangkan.

Jenis nodaSkincareTreatment klinik
Bekas jerawat gelap (PIH)Niacinamide, azelaic acidPeeling atau laser sesuai kondisi
Flek matahariVitamin C, retinoidPico Laser atau IPL untuk kasus yang sesuai
MelasmaAzelaic acid, vitamin CPeeling atau laser dengan evaluasi dokter
Noda akibat gesekanNiacinamide, azelaic acidDitentukan setelah penyebab iritasi ditangani

Baca Juga: Flek Hitam Susah Hilang? Saatnya Coba Laser Dark Spot yang Lebih Cepat Hasilnya

Langkah Pertama: Sunscreen Setiap Hari

sunscreen hiperpigmentasi
Sunscreen Hiperpigmentasi | Sumber: Everyday Health

 

Kalau kamu ingin memudarkan hiperpigmentasi, mulai dari sunscreen terlebih dahulu. Sebab, paparan sinar matahari bisa membuat noda makin gelap dan memicu munculnya noda baru.

Pilih sunscreen dengan perlindungan UVA dan UVB minimal SPF 30, lalu gunakan secara merata setiap pagi. Kalau beraktivitas di luar ruangan, aplikasikan ulang setiap dua jam atau lebih cepat jika berkeringat banyak maupun terkena air.

Khusus untuk melasma, tinted sunscreen yang mengandung iron oxides juga bisa jadi pilihan. Jenis sunscreen ini membantu melindungi kulit dari cahaya tampak yang dapat memperburuk pigmentasi.

Bahan Skincare yang Umumnya Membantu

Setelah sunscreen jadi bagian dari rutinitas harian, kamu bisa mempertimbangkan skincare dengan bahan pencerah. Nggak perlu langsung memakai banyak produk sekaligus, cukup mulai dari satu bahan yang sesuai dengan kondisi kulitmu.

Ini dia beberapa bahan skincare yang umumnya membantu:

  • Niacinamide: Membantu meratakan tampilan warna kulit dan mendukung fungsi pelindung kulit.
  • Vitamin C: Antioksidan yang dapat membantu menyamarkan tampilan noda gelap dan melindungi kulit dari efek radikal bebas.
  • Azelaic acid: Dapat membantu memudarkan hiperpigmentasi sekaligus merawat kulit yang rentan berjerawat.
  • Alpha arbutin: Membantu mengurangi pembentukan melanin sehingga noda gelap bisa tampak lebih samar.
  • AHA: Membantu pengelupasan sel kulit mati di permukaan sehingga warna kulit terlihat lebih merata.
  • Retinoid: Membantu pergantian sel kulit dan dapat mendukung perbaikan hiperpigmentasi, tetapi berisiko menyebabkan iritasi.

Kapan Perlu Treatment di Klinik?

laser treatment
Laser Treatment | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Kalau noda belum banyak memudar setelah beberapa bulan memakai skincare, kamu bisa mempertimbangkan konsultasi dengan dokter. Begitu juga jika noda makin gelap atau kamu curiga mengalami melasma.

Ada beberapa treatment yang bisa dipertimbangkan sesuai jenis noda dan kondisi kulitmu:

  • Peeling: Membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan kulit dan bisa dipertimbangkan untuk jenis noda tertentu. Kamu bisa mengenal lebih lanjut tentang Peel Treatment.
  • Laser: Membantu menargetkan pigmen pada kulit dengan energi cahaya. Salah satu pilihannya adalah Pico Laser, yang bisa dipertimbangkan sesuai hasil pemeriksaan dokter.
  • IPL: Menggunakan cahaya untuk membantu mengatasi keluhan pigmentasi tertentu, tetapi tidak cocok untuk semua jenis noda dan warna kulit. Kamu bisa mengenal IPL Treatment sebagai salah satu pilihannya.

Meski begitu, kamu nggak selalu perlu langsung menjalani treatment, ya. Pada kulit sawo matang, prosedur yang kurang sesuai justru bisa memicu iritasi dan noda baru.

Makanya, dokter perlu menilai kondisi kulitmu sebelum menentukan perawatan yang tepat. Kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan Laser Treatment, terutama jika noda yang dialami adalah melasma.

Baca Juga: 6 Jenis Flek Hitam di Wajah & Cara Mengatasi, Ini Pembedanya

Berapa Lama Sampai Memudar?

Hiperpigmentasi bisa mulai memudar dalam hitungan minggu hingga bulan, tergantung jenis noda dan kedalaman pigmennya.

Menurut American Academy of Dermatology, noda yang hanya sedikit lebih gelap dari warna kulit alami biasanya memudar dalam 6–12 bulan. Sementara itu, pigmen yang lebih dalam bisa bertahan lebih lama, dan melasma mungkin butuh perawatan selama 3–12 bulan atau lebih.

Karena itu, jangan buru-buru mengganti skincare hanya karena noda belum memudar dalam beberapa hari, ya. Beri waktu untuk melihat perkembangannya dan tetap gunakan sunscreen setiap hari.

Kesalahan yang Bikin Hiperpigmentasi Makin Gelap

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan bisa membuat noda semakin sulit memudar. Coba perhatikan hal-hal berikut:

  • Melewatkan sunscreen: Paparan matahari dapat menggelapkan noda yang sudah ada dan memicu pigmentasi baru.
  • Memakai skincare terlalu keras: Eksfoliasi berlebihan atau produk yang memicu iritasi dapat memperburuk hiperpigmentasi.
  • Memencet jerawat: Peradangan akibat kebiasaan ini bisa meninggalkan noda gelap setelah jerawat mereda.
  • Memakai krim pemutih sembarangan: Produk tanpa izin edar atau yang mengandung merkuri berisiko membahayakan kulit dan kesehatan. Kamu bisa membaca lebih lanjut tentang dampak skincare merkuri.

Hindari juga menggunakan hidrokuinon tanpa pengawasan dokter. Bahan ini digunakan untuk kondisi pigmentasi tertentu, tetapi pemakaian yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping

Cara Mencegah Noda Baru

hiperpimentasi
Hiperpigmentasi | Sumber: NUIQ Wellness

Setelah noda mulai memudar, kamu tetap perlu menjaga kulit agar pigmentasi tidak mudah muncul kembali. Beberapa kebiasaan sederhana berikut bisa membantu:

  • Gunakan sunscreen setiap hari: Pilih perlindungan minimal SPF 30 dan aplikasikan ulang saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Tangani jerawat sejak awal: Hindari memencet jerawat dan gunakan perawatan yang sesuai agar peradangan tidak berkepanjangan.
  • Jaga kulit dari iritasi: Gunakan produk yang lembut dan hindari menggosok kulit terlalu keras.
  • Pertahankan rutinitas yang cocok: Jangan terlalu sering mengganti produk atau menambahkan banyak bahan aktif sekaligus.

Kalau kamu memiliki melasma, perlindungan dari sinar matahari perlu dijaga meskipun noda sudah terlihat memudar karena kondisi ini bisa kambuh.

Mulai dari Langkah Sederhana untuk Memudarkan Hiperpigmentasi

Memudarkan hiperpigmentasi bisa dimulai dari langkah sederhana, yaitu memakai sunscreen setiap hari dan menambahkan satu bahan pencerah yang sesuai dengan kulitmu.

Namun, kalau noda belum membaik atau kamu curiga mengalami melasma, sebaiknya minta dokter menilai kondisi kulitmu sebelum mencoba treatment.

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mendiskusikan kondisi kulit dan pilihan perawatan yang sesuai.

Kamu juga bisa menjelajahi layanan treatment Sozo Skin Clinic lainnya atau mencari lokasi klinik terdekat jika ingin berkonsultasi secara langsung.

Ingat, noda yang memudar perlahan tetap merupakan kemajuan. Kamu nggak perlu terburu-buru mencoba banyak produk atau treatment, selama langkah yang dipilih sesuai dengan kondisi kulitmu.

Banner-CTA-Awareness-BLOG

FAQ

Masih ada beberapa hal yang mungkin membuat kamu penasaran. Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering muncul.

1. Apakah hiperpigmentasi bisa hilang sendiri?

Bisa, terutama jika noda muncul setelah peradangan ringan dan pemicunya sudah teratasi. Namun, ada juga noda yang bertahan berbulan-bulan atau membutuhkan perawatan agar lebih samar.

2. Berapa lama hiperpigmentasi bekas jerawat memudar?

Bekas jerawat yang menggelap bisa memudar dalam hitungan bulan, bahkan lebih lama jika pigmennya berada lebih dalam. Sunscreen, perawatan jerawat yang tepat, dan skincare yang cocok bisa membantu menyamarkannya secara bertahap.

3. Skincare apa yang bagus untuk hiperpigmentasi?

Niacinamide, vitamin C, dan azelaic acid bisa menjadi pilihan untuk membantu menyamarkan noda gelap. Pilih bahan yang sesuai dengan jenis noda dan kondisi kulitmu, lalu gunakan sunscreen setiap hari.

4. Apakah laser aman untuk hiperpigmentasi pada kulit sawo matang?

Laser bisa dipertimbangkan, tetapi jenis laser dan pengaturannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit oleh dokter. Kulit sawo matang lebih rentan mengalami noda gelap setelah iritasi, sehingga prosedur yang kurang tepat justru bisa membuat pigmentasi semakin parah.

5. Apa bedanya hiperpigmentasi dan melasma?

Hiperpigmentasi adalah istilah untuk kondisi kulit yang tampak lebih gelap akibat peningkatan pigmen. Sementara itu, melasma merupakan salah satu jenis gangguan pigmentasi yang biasanya muncul sebagai bercak kecokelatan atau keabu-abuan di wajah dan bisa kambuh.

 

Referensi

How to Fade Dark Spots in Darker Skin Tones | American Academy of Dermatology

Melasma: Diagnosis and Treatment | American Academy of Dermatology

Melasma: Self-Care | American Academy of Dermatology

Dermatology: How to Manage Facial Hyperpigmentation in Skin of Colour | Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology

Topical Treatment for Postinflammatory Hyperpigmentation: A Systematic Review | Journal of the American Academy of Dermatology

Postinflammatory Hyperpigmentation | DermNet

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?