Skin 7 mnt baca

Cara Menghilangkan Belang di Wajah Akibat Berjilbab, Ini Penyebab & Caranya

Cara Menghilangkan Belang di Wajah Akibat Berjilbab, Ini Penyebab & Caranya

Belang akibat berhijab bisa terjadi karena perbedaan paparan sinar matahari. Sunscreen, skincare, dan treatment yang sesuai bisa membantu meratakan warna kulit secara bertahap.

Pernah merasa warna dahi dan pipi terlihat berbeda sejak sering berhijab? Ini bisa terjadi karena bagian wajah yang terbuka lebih sering terkena sinar matahari dibandingkan area yang tertutup hijab.

Untuk membantu meratakan warnanya, kamu bisa mulai dengan rutin memakai sunscreen dan skincare yang sesuai. Tapi, cara menghilangkan belang di wajah akibat berjilbab memang butuh waktu, ya, jadi yuk cari tahu langkah-langkah yang bisa kamu lakukan sehari-hari!

Kenapa Wajah Bisa Belang karena Berhijab?

Wajah belang karena hijab biasanya terjadi karena bagian wajah yang terbuka lebih sering terkena sinar matahari. Paparan sinar ultraviolet (UV) bisa merangsang produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit, sehingga area tersebut tampak lebih gelap.

Selain itu, ciput yang terlalu ketat atau lembap karena keringat bisa memicu iritasi akibat gesekan. Kalau terjadi berulang, iritasi ini bisa meninggalkan bekas gelap, terutama pada kulit yang rentan mengalami hiperpigmentasi.

Area yang Paling Sering Belang

Wajah Belang pada Wanita Berjilbab
Ilustrasi Wajah Belang pada Wanita Berjilbab | Sumber: Freepik

Belang karena hijab biasanya terlihat di area wajah yang lebih sering terkena sinar matahari. Bagian yang terdampak bisa berbeda-beda, tergantung posisi hijab dan kebiasaanmu beraktivitas di luar ruangan.

1. Dahi di Sekitar Garis Ciput

Belang di dahi karena jilbab bisa terlihat di sekitar garis ciput ketika bagian dahi lebih sering terpapar sinar matahari. Akibatnya, warna kulit di area tersebut bisa tampak lebih gelap dibandingkan bagian yang tertutup kain.

2. Pipi Bagian Atas

Belang di pipi karena hijab bisa terjadi ketika pipi lebih sering terkena sinar matahari saat kamu beraktivitas di luar ruangan. Perbedaan paparan ini bisa membuat warna kulit pipi tampak lebih gelap dibandingkan area wajah yang terlindungi.

3. Hidung

Karena posisinya menonjol, hidung lebih mudah terkena sinar matahari secara langsung. Akibatnya, warnanya bisa tampak lebih gelap dibandingkan area wajah lain.

4. Dagu

Bagian dagu yang terbuka di sekitar tepi hijab juga bisa tampak lebih gelap dibandingkan kulit di sekitarnya. Hal ini bisa terjadi jika paparan matahari pada area tersebut lebih banyak.

Baca Juga: Hiperpigmentasi Tidak Kunjung Pudar? Ini Urutan Langkah yang Masuk Akal

Cara Pakai Sunscreen yang Benar untuk Hijabers

Sunscreen adalah langkah utama untuk mencegah belang bertambah gelap sekaligus membantu perawatan kulit bekerja lebih optimal. Pilih sunscreen untuk hijabers dengan SPF minimal 30 dan perlindungan spektrum luas (broad-spectrum) terhadap UVA dan UVB.

Berikut cara pakai sunscreen untuk hijabers agar perlindungannya lebih merata.

  • Oleskan sebelum memakai ciput: Gunakan sunscreen sebagai langkah terakhir skincare pagi, sebelum memakai ciput dan hijab.
  • Ratakan sampai ke tepi hijab: Jangan hanya mengoleskan sunscreen di tengah wajah, tetapi juga di dahi dekat garis rambut, pelipis, pipi bagian atas, dan dagu yang berpotensi terbuka.
  • Gunakan dalam jumlah cukup: Ikuti petunjuk pemakaian produk agar seluruh area yang terpapar terlindungi dengan baik.
  • Ulangi setiap dua jam saat beraktivitas di luar: Reapply juga setelah banyak berkeringat atau mengelap wajah, sesuai petunjuk produk.
  • Pilih cara reapply yang praktis: Sunscreen stick atau cushion ber-SPF bisa membantu saat kamu memakai hijab, tetapi pastikan produk diaplikasikan merata dan dalam jumlah cukup. Keduanya tidak selalu menggantikan sunscreen utama.

Kalau kamu sering beraktivitas di luar ruangan, topi bertepi lebar atau payung juga bisa menjadi perlindungan tambahan. Dengan kebiasaan ini, kamu membantu mencegah belang semakin kontras sambil memberi waktu bagi warna kulit untuk berangsur merata.

Skincare yang Umumnya Membantu Meratakan Warna Kulit

Skincare untuk Meratakan Kulit Belang karena Berhijab
Skincare untuk Meratakan Kulit Belang karena Berhijab | Sumber: Magnific

Selain sunscreen, kamu bisa menambahkan skincare dengan bahan aktif yang membantu menyamarkan warna kulit tidak merata. Pilih produk sesuai kondisi kulit dan mulai dari satu bahan dulu supaya kamu bisa melihat kecocokannya.

  • Niacinamide: Membantu mengurangi tampilan warna kulit tidak merata sekaligus mendukung fungsi pelindung kulit.
  • Vitamin C: Memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu menyamarkan tampilan noda gelap akibat paparan matahari.
  • Alpha arbutin: Membantu menghambat pembentukan melanin sehingga dapat membantu menyamarkan area kulit yang tampak lebih gelap.
  • Eksfolian ringan: Bahan seperti AHA dapat membantu melepaskan sel kulit mati di permukaan kulit, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan toleransi kulit agar tidak memicu iritasi.

Bahan-bahan tersebut tidak memberikan hasil yang sama pada setiap orang, dan bukti klinisnya juga berbeda-beda. Kalau kulitmu sensitif, gunakan produk secara bertahap dan hentikan jika muncul iritasi yang menetap.

Hindari juga krim pemutih tanpa izin edar atau produk yang menjanjikan hasil instan. Penggunaan produk yang mengandung bahan berbahaya, termasuk merkuri, dapat merusak kulit.

Kapan Perlu Treatment di Klinik?

Kalau belang nggak membaik setelah beberapa bulan memakai sunscreen dan skincare secara rutin, kamu bisa konsultasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa penyebabnya dan menentukan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulitmu.

Beberapa treatment yang bisa dipertimbangkan antara lain:

1. Skin Bright Facial

Perawatan Skin Bright Facial bisa dipertimbangkan untuk membantu merawat kulit kusam agar tampak lebih segar. Namun, jika belang disebabkan oleh pigmentasi yang menetap, facial saja mungkin belum cukup untuk meratakannya.

2. Peel Treatment

Peel Treatment menggunakan bahan eksfoliasi, seperti asam glikolat (glycolic acid) atau asam salisilat (salicylic acid), untuk membantu melepaskan sel kulit mati.

Jenis bahan dan konsentrasinya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit karena iritasi akibat peeling justru bisa memperparah noda gelap.

3. Pico Laser

Pico Laser menggunakan pulsa laser berdurasi sangat singkat untuk menargetkan pigmen tertentu di kulit.

Perawatan ini bisa dipertimbangkan untuk jenis pigmentasi tertentu, tetapi perlu evaluasi dokter karena kulit juga berisiko mengalami iritasi atau perubahan warna setelah tindakan.

Cara Mencegah Belang Muncul Lagi

Setelah warna kulit mulai merata, kamu tetap perlu menjaga rutinitas agar belang tidak mudah muncul kembali. Beberapa kebiasaan sederhana ini bisa membantu melindungi kulit tanpa mengganggu kenyamanan berhijab.

  • Pakai sunscreen setiap pagi: Oleskan secara merata pada seluruh area wajah yang terbuka dan ulangi sesuai kebutuhan.
  • Gunakan payung saat beraktivitas di luar: Perlindungan tambahan membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung.
  • Pilih ciput yang nyaman: Hindari ciput terlalu ketat yang membuat kulit mudah bergesekan atau tertekan.
  • Jaga ciput tetap bersih dan kering: Ganti jika sudah lembap karena keringat dan cuci secara rutin untuk membantu menjaga kebersihan kulit.
  • Hindari menggosok wajah terlalu keras: Gesekan berulang dapat memicu iritasi, yang pada sebagian orang bisa meninggalkan bekas gelap.

Kamu juga nggak perlu buru-buru mengganti semua skincare sekaligus. Pertahankan rutinitas yang cocok, utamakan perlindungan matahari, lalu evaluasi perubahan kulit secara berkala.

Yuk, Mulai Ratakan Warna Kulit dengan Langkah yang Tepat

Cara meratakan warna kulit wajah bisa dimulai dari sunscreen yang menjangkau tepi hijab, skincare yang sesuai, dan kebiasaan berhijab yang nyaman bagi kulit. Hasilnya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan, tergantung penyebab dan kedalaman pigmentasi.

Kalau belang belum membaik atau kamu masih bingung menentukan perawatannya, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mendapatkan rekomendasi sesuai kondisi kulitmu.

Berhijab dan punya kulit yang sehat bisa berjalan bersama, kok. Kamu cukup mengenali kebutuhan kulitmu dan merawatnya secara konsisten tanpa harus mengejar warna kulit yang lebih putih.

 

FAQ

Biar nggak bingung saat mulai merawat kulit, ada beberapa pertanyaan seputar belang karena hijab yang mungkin juga kamu pikirkan. Yuk, simak jawabannya berikut ini!

1. Berapa lama belang karena hijab bisa hilang?

Warna kulit bisa tampak lebih merata dalam beberapa minggu hingga bulan, tergantung penyebab dan konsistensi perawatan. Kalau belangnya cukup menetap, prosesnya mungkin lebih lama dan perlu diperiksa dokter.

2. Apakah harus pakai sunscreen kalau sudah berhijab?

Iya, sebagian area wajah seperti dahi, pipi, hidung, dan dagu masih bisa terkena sinar matahari. Pilih sunscreen minimal SPF 30 dengan perlindungan spektrum luas (broad-spectrum) dan oleskan merata pada area yang terbuka.

3. Bagaimana cara reapply sunscreen tanpa melepas hijab?

Kamu bisa menggunakan sunscreen stick atau cushion ber-SPF untuk membantu mengaplikasikan ulang sunscreen di area wajah yang terbuka. Pastikan pemakaiannya cukup merata karena lapisan yang terlalu tipis bisa mengurangi perlindungan.

4. Apakah ciput bisa membuat kulit menggelap?

Bisa pada sebagian orang, terutama jika ciput terlalu ketat dan memicu gesekan atau iritasi berulang. Pilih ciput yang nyaman, tidak terlalu ketat, dan jaga agar tetap bersih serta kering.

5. Treatment apa yang cocok untuk wajah belang?

Pilihan treatment bergantung pada penyebab dan kondisi kulitmu. Skin Bright Facial bisa dipertimbangkan untuk kulit kusam ringan, sedangkan Peel Treatment atau Pico Laser perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter.

 

Referensi

How to Apply Sunscreen | American Academy of Dermatology

Postinflammatory Hyperpigmentation | DermNet

Emerging Topical Therapies to Treat Pigmentary Disorders: An Evidence-Based Approach | PubMed

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?