Acne 6 mnt baca

Rejuran Scar Asli atau Palsu? Ini Cara Mengeceknya

Rejuran Scar Asli atau Palsu? Ini Cara Mengeceknya

Kamu nemu tawaran Rejuran setengah harga di media sosial, lalu jadi ragu itu asli atau bukan? Wajar banget. Cara paling aman untuk memastikannya ada tiga: produknya punya nomor izin edar yang bisa kamu cek sendiri, kemasannya dibuka di depanmu, dan yang menyuntik adalah dokter di fasilitas kesehatan resmi.

Kamu nggak perlu jadi ahli untuk mengecek semua ini. Di bawah ada checklist yang bisa kamu pakai di klinik mana pun, plus tanda bahaya yang sebaiknya bikin kamu berhenti dulu.

Risiko Produk Injeksi yang Tidak Jelas Asal-usulnya

Masalah utama produk yang asal-usulnya nggak jelas adalah kamu nggak tahu apa yang sebenarnya masuk ke kulitmu, dan apakah produk itu steril. Untuk produk yang disuntikkan, dua hal ini jauh lebih penting daripada sekadar soal hasil.

BPOM menegaskan bahwa produk yang digunakan dengan cara injeksi harus steril dan diaplikasikan oleh tenaga medis. Penyuntikan dengan produk yang tidak sesuai, atau oleh orang yang bukan tenaga medis, berisiko menimbulkan reaksi alergi, infeksi, kerusakan jaringan kulit, sampai efek samping yang memengaruhi tubuh secara umum.

Kamu juga perlu tahu bahwa temuan seperti ini bukan cuma terjadi di penjual online. Dalam pengawasan BPOM di klinik kecantikan, petugas menemukan produk injeksi tanpa izin edar atau yang dipakai tidak sesuai ketentuan, serta produk kedaluwarsa.

Sebagai pembanding, klinik yang menjalankan prosedur dengan benar biasanya terbuka soal bahan yang dipakai. Halaman Rejuran Scar di Sozo, misalnya, menyebut bahan yang digunakan sekali pakai, steril, dan terakreditasi.

Checklist Memastikan Rejuran Scar yang Kamu Terima Asli

Kamu bisa memakai lima langkah ini sebelum treatment, di klinik mana pun.

1. Minta nomor izin edar, lalu cek sendiri.
Produk yang beredar resmi punya nomor izin edar yang tercantum di kemasan. Kalau terdaftar sebagai alat kesehatan impor, formatnya “KEMENKES RI AKL” diikuti deretan angka, dan izin yang masih berlaku bisa kamu cari di infoalkes.kemkes.go.id. Kalau nomornya dari BPOM, cek di cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile.

Satu hal penting: BPOM menyatakan produk yang disuntikkan tidak termasuk kategori kosmetik. Jadi kalau produk yang mau disuntikkan ke kulitmu ternyata terdaftar sebagai kosmetik, itu alasan kuat untuk berhenti dan bertanya.

2. Minta kemasan dibuka di depanmu.
Kamu berhak melihat produknya sebelum disuntikkan. Perhatikan label, nomor batch (kode produksi), dan tanggal kedaluwarsa. Kemasan yang sudah terbuka sebelumnya atau label yang nggak terbaca jelas patut ditanyakan.

3. Pastikan varian yang dipakai sesuai kebutuhanmu.
Rejuran punya beberapa varian dengan fungsi berbeda. Rejuran Healer untuk perawatan anti-aging seluruh wajah, Rejuran I untuk kulit yang lebih tipis dan sensitif seperti area mata, dan Rejuran S khusus untuk bopeng dan bekas luka. Kalau kamu datang untuk bekas jerawat, varian yang dipakai seharusnya Rejuran S. Rejuran sendiri termasuk dalam kelompok Skin Booster, yaitu perawatan yang disuntikkan ke dalam kulit.

4. Pastikan yang menyuntik adalah dokter, di fasilitas kesehatan resmi.
Karena produk injeksi harus diaplikasikan tenaga medis, kamu boleh menanyakan siapa dokter yang akan menangani dan di mana tindakannya dilakukan. Klinik yang serius biasanya nggak keberatan menjawab.

5. Bandingkan harga dengan wajar.
Sebagai gambaran, harga Rejuran S di Sozo tercantum Rp5.499.000 per sesi. Harga yang lebih murah belum tentu palsu, karena klinik bisa saja sedang mengadakan promo. Tapi kalau harganya jauh di bawah harga pasaran tanpa penjelasan yang masuk akal, itu alasan untuk mengecek langkah 1 sampai 4 lebih teliti.

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Beberapa situasi sebaiknya bikin kamu berhenti dulu, apa pun harganya.

  • Produk dijual bebas untuk disuntik sendiri. Produk injeksi ditujukan untuk dipakai tenaga medis. Kalau kamu membelinya sendiri, kamu juga nggak bisa tahu bagaimana produk itu disimpan dan dikirim.
  • Penyuntikan di rumah, salon, atau tempat non-medis. Tempat seperti ini sulit menjamin kebersihan dan kesterilan alat, dan nggak siap kalau terjadi reaksi.
  • Nggak ada pemeriksaan sebelum disuntik. Prosedur yang benar diawali penilaian kondisi kulit oleh dokter. Ini juga penting karena Rejuran S tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui, orang dengan alergi salmon, pasien kanker, dan pasien autoimun.
  • Penjual menolak menunjukkan kemasan atau nomor izin edar. Kalau informasi dasar saja nggak mau dibuka, sebaiknya kamu nggak melanjutkan.

Langkah Bila Sudah Terlanjur Disuntik Produk yang Meragukan

Kalau kamu sudah terlanjur disuntik dan sekarang ragu, jangan panik dulu. Fokus pada dua hal: pantau kondisi kulitmu dan siapkan informasi untuk dokter.

  • Perhatikan tanda yang perlu segera diperiksakan. Efek ringan seperti bentol kecil, bengkak, kemerahan, lebam, gatal, atau nyeri di area suntikan bisa muncul setelah Rejuran. Tapi kalau kemerahan makin meluas, nyeri makin berat, muncul nanah, demam, atau benjolan yang terasa panas, segera periksa ke dokter.
  • Simpan kemasan atau foto produknya. Label, nomor batch, dan nomor izin edar membantu dokter memahami apa yang sudah disuntikkan ke kulitmu.
  • Ceritakan kronologinya dengan jujur. Kapan disuntik, di mana, dan oleh siapa. Informasi ini membantu dokter menentukan penanganan yang tepat.

BACA JUGA: Treatment Rejuran Adalah Apa? Kenali Manfaat, Jenis & Cara Kerjanya

Pertanyaan Seputar Keaslian Rejuran Scar

Apakah Rejuran yang Dijual di Marketplace Asli?

Kamu nggak bisa memastikannya hanya dari foto dan deskripsi produk. Lagi pula, produk injeksi harus steril dan diaplikasikan tenaga medis, jadi membelinya sendiri untuk disuntikkan bukan pilihan yang aman, sekalipun produknya asli.

Kenapa Harga Rejuran Berbeda Antar-klinik?

Harga bisa dipengaruhi jumlah produk yang dipakai, kebutuhan kulit, dan biaya tindakan medis di masing-masing klinik. Selisih harga itu wajar, selama produknya bisa kamu cek dan prosedurnya dilakukan dokter.

Keamanan Dimulai dari Pilihan Tempat Treatment

Kamu nggak harus percaya begitu saja pada klinik mana pun, termasuk klinik besar. Yang paling bisa diandalkan adalah hal-hal yang bisa kamu cek sendiri: nomor izin edar, kemasan yang dibuka di depanmu, dan dokter yang menangani.

Saat konsultasi, jangan sungkan bertanya. Tanyakan varian Rejuran yang akan dipakai, minta lihat kemasannya, dan tanyakan apakah bekas lukamu memang cocok ditangani Rejuran S atau perlu kombinasi dengan Scar Treatment lain.

Kalau jawabannya nggak jelas, atau kamu merasa didesak untuk segera ambil karena promo, nggak apa-apa menunda. Treatment untuk bekas luka bukan keadaan darurat, jadi kamu punya waktu untuk memastikan semuanya aman dulu.

Referensi:

Rejuran S (Scar) Treatment Untuk Bopeng & Bekas Luka | Sozo Skin Clinic

Temuan Produk yang Didaftarkan Sebagai Kosmetik, Namun Digunakan/Diaplikasikan Selayaknya Obat | BPOM RI

Potret Pengawasan Kosmetik pada Klinik Kecantikan | BPOM RI

Pedoman Pelayanan Izin Edar Alat Kesehatan (Bilingual) | Kementerian Kesehatan RI

Tata Cara Pendaftaran Perizinan Alat Kesehatan Melalui OSS RBA | Kementerian Kesehatan RI

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?