Acne 6 mnt baca

Hasil PRP Wajah Tahan Berapa Lama? Ini Jawaban Jujurnya

Hasil PRP Wajah Tahan Berapa Lama? Ini Jawaban Jujurnya

Sudah menjalani beberapa sesi PRP wajah dan kulit mulai terasa lebih baik, lalu muncul pikiran, “nanti hasilnya hilang lagi nggak, ya?” Pertanyaan ini wajar banget. Jawaban jujurnya: sampai sekarang belum ada patokan baku soal berapa lama hasil PRP wajah bertahan. Untuk peremajaan kulit, hasilnya tidak permanen dan umumnya perlu maintenance seiring waktu.

Hasilnya memang tidak abadi, tapi kebiasaan sehari-harimu ikut menentukan seberapa lama hasil itu bertahan.

Berapa Lama Hasil PRP Wajah Bertahan?

Belum ada angka pasti, dan sebaiknya kamu waspada kalau ada yang menjanjikan angka tertentu. Tinjauan sistematis Maisel-Campbell dkk. yang merangkum 24 studi menyimpulkan bahwa daya tahan efek PRP untuk kulit menua belum diketahui. Alasannya, studi yang ada belum memantau hasil dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Cleveland Clinic juga menyebut kamu mungkin butuh sesi maintenance tambahan seiring berjalannya waktu. Jadi, cara paling realistis memandangnya: PRP membantu memperbaiki kondisi kulit, tapi kulitmu tetap terus berubah setelah program selesai.

Daya Tahan Hasil untuk Bopeng dan Peremajaan Kulit Berbeda

Daya tahan hasil PRP bergantung pada apa yang sedang diperbaiki. Hasil pada bopeng dan hasil peremajaan kulit perlu dilihat secara terpisah.

Hasil pada Bopeng Berkaitan dengan Perbaikan Struktur Kulit

Bopeng adalah cekungan di kulit akibat jaringan yang rusak saat jerawat meradang. Menurut halaman PRP Wajah Sozo Skin Clinic, PRP membantu perbaikan jaringan sehingga bopeng tampak lebih samar secara bertahap. Namun, PRP tidak menghilangkan bopeng sepenuhnya, dan hasilnya bergantung pada kedalaman bopeng.

Soal seberapa stabil perbaikan bopeng dalam jangka panjang, data yang tersedia masih terbatas. Misalnya, salah satu studi PRP untuk bekas luka cekung di Egyptian Journal of Plastic and Reconstructive Surgery hanya menilai hasilnya sampai 6 bulan. Yang lebih jelas: jerawat yang kambuh dan meradang bisa meninggalkan bopeng baru, jadi menjaga jerawat tetap terkendali ikut menentukan tampilan kulitmu ke depan.

Hasil Peremajaan Kulit Dipengaruhi Penuaan yang Terus Berjalan

Untuk peremajaan kulit, ceritanya sedikit berbeda. Maisel-Campbell dkk. menemukan PRP memberi perbaikan yang moderat pada tampilan, tekstur, dan garis halus di wajah, dan efek itu disebut setidaknya bersifat sementara.

Alasannya sederhana: penuaan alami tidak berhenti. American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa sebagian penuaan kulit dikendalikan faktor genetik, misalnya kulit yang makin tipis dan kering seiring usia. Bagian ini tidak bisa dicegah oleh treatment apa pun.

Faktor yang Mempercepat Memudarnya Hasil PRP Wajah

Selain usia, ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat kulit menua lebih cepat, sehingga hasil treatment terasa lebih cepat pudar. Kabar baiknya, sebagian besar bisa kamu kendalikan.

  • Paparan matahari tanpa perlindungan. AAD menyebut matahari berperan besar dalam penuaan kulit dini. Kulit yang sering terbakar atau sengaja digelapkan juga ikut menua lebih cepat.
  • Jerawat yang kambuh dan meradang. AAD menjelaskan bahwa meredakan jerawat membantu mengurangi peradangan dan mencegah bopeng baru.
  • Merokok. Menurut AAD, merokok sangat mempercepat penuaan kulit dan bisa membuat kulit lebih berkerut serta terlihat kusam.
  • Kulit yang sering teriritasi. AAD mengingatkan bahwa menggosok kulit terlalu keras bisa membuatnya iritasi, dan iritasi mempercepat penuaan kulit.
  • Proses penuaan alami. Ini berlaku untuk treatment estetika lain juga. Healthline mencontohkan bahwa treatment pengencang tanpa operasi seperti HIFU pun perlu diulang begitu penuaan alami kembali berjalan.

Tanda Kulit Mulai Membutuhkan Sesi Maintenance

Belum ada daftar tanda baku yang khusus untuk PRP. Tapi karena PRP membantu memperbaiki tekstur dan garis halus, perubahan di dua hal itu bisa jadi alasan untuk evaluasi ulang:

  • Tekstur kulit kembali terasa kasar atau tidak rata.
  • Kulit terlihat lebih kusam dibanding saat program baru selesai.
  • Garis halus terlihat lebih jelas lagi.

Perubahan ini juga bisa dipengaruhi hal lain, misalnya kurang tidur, kulit kering, atau jerawat yang sedang kambuh. Jadi, jangan langsung menyimpulkan kamu butuh PRP lagi. Keputusan maintenance sebaiknya diambil lewat pemeriksaan dokter.

Pola Maintenance PRP Wajah

Sampai sekarang, belum ada interval maintenance yang ditetapkan oleh studi klinis. Cleveland Clinic hanya menyebut sesi maintenance mungkin dibutuhkan seiring waktu, tanpa menetapkan jaraknya.

Dalam praktik, RealSelf mencatat bahwa sebagian penyedia merekomendasikan sesi maintenance sekitar enam bulan sekali setelah program awal. Anggap ini gambaran kebiasaan praktik, bukan aturan hasil penelitian. Kebutuhan tiap orang bisa berbeda.

Sebagai gambaran di klinik, program PRP Wajah di Sozo Skin Clinic dijalankan sebulan sekali, dengan jumlah sesi yang disesuaikan dokter. Setelah program selesai, kapan perlu maintenance sebaiknya ditentukan dari evaluasi kondisi kulitmu saat itu.

Baca juga: PRP Wajah Memakai Darahmu Sendiri, Ketahui Prosedur dan Hasilnya

Kebiasaan yang Membantu Hasil PRP Bertahan Lebih Lama

Kebiasaan harianmu bisa membantu memperlambat pudarnya hasil. Ini yang dianjurkan dokter kulit:

  • Pakai sunscreen setiap hari. AAD menyarankan sunscreen broad spectrum minimal SPF 30 yang tahan air untuk semua kulit yang tidak tertutup pakaian, ditambah topi, pakaian tertutup, dan mencari tempat teduh.
  • Kendalikan jerawat. Supaya tidak muncul bopeng baru, obati jerawat sejak dini, termasuk lewat Acne Treatment bila jerawatmu sulit dikendalikan sendiri.
  • Bersihkan wajah dengan lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras, dan berhenti memakai produk yang terasa perih atau panas di kulit.
  • Berhenti merokok. AAD menyebut orang yang berhenti merokok sering melihat kulitnya tampak lebih sehat.
  • Pakai pelembap setiap hari. Pelembap membantu mengunci air di kulit sehingga kulit tampak lebih segar.

Ingat, kebiasaan ini membantu memperlambat pudarnya hasil, bukan membuatnya permanen.

Pertanyaan Seputar Daya Tahan Hasil PRP Wajah

Apakah Hasil PRP Wajah Permanen?

Untuk peremajaan kulit, tidak. Tinjauan Maisel-Campbell dkk. menyebut efeknya setidaknya bersifat sementara, dan berapa lama efek itu bertahan belum diketahui pasti.

Kalau Berhenti, Apakah Kulit Jadi Lebih Buruk dari Sebelumnya?

Kami tidak menemukan sumber yang menyebut kulit jadi rusak atau lebih buruk setelah PRP dihentikan. Yang terjadi, kulitmu kembali mengikuti proses penuaan alami seperti biasa. Kalau ragu, diskusikan perubahan kulitmu dengan dokter.

Merawat Hasil PRP Bersama Dokter

Hasil PRP wajah memang tidak permanen, dan belum ada angka pasti soal berapa lama bertahan. Yang bisa kamu kendalikan adalah kebiasaan harian, terutama perlindungan dari matahari, kontrol jerawat, dan perawatan kulit yang lembut.

Kalau kulitmu masih terasa baik, belum perlu buru-buru menjadwalkan sesi baru. Jaga kebiasaan tadi dan pantau perubahannya. Kalau tekstur, kekusaman, atau garis halus mulai terasa mengganggu lagi, itu saatnya evaluasi ke dokter supaya keputusan maintenance sesuai kondisi kulitmu.

Referensi:

A Systematic Review of the Safety and Effectiveness of PRP for Skin Aging | Archives of Dermatological Research

Can a Vampire Facial Make You Look Younger? | Cleveland Clinic

11 Ways to Reduce Premature Skin Aging | American Academy of Dermatology

Acne Scars: Diagnosis and Treatment | American Academy of Dermatology

Platelet Rich Plasma: Is it Effective in Treatment of Atrophic Scar? | Egyptian Journal of Plastic and Reconstructive Surgery

What’s a Vampire Facial? Everything to Know | RealSelf

HIFU for Face Treatment: Benefits, Cost, Efficacy & More | Healthline

PRP Wajah | Sozo Skin Clinic

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?