Hair 6 mnt baca

Cara Bleaching Rambut yang Benar agar Hasil Merata dan Tidak Mudah Rusak

Cara Bleaching Rambut yang Benar agar Hasil Merata dan Tidak Mudah Rusak

Mau pindah ke warna terang seperti ash, silver, atau blonde? Bleaching hampir selalu jadi langkah wajib sebelum mewarnai. Masalahnya, satu kesalahan kecil saat bleaching bisa bikin rambut kering, patah, sampai kulit kepala iritasi. Artikel ini membahas cara bleaching rambut yang benar, dari persiapan, langkah-langkahnya, sampai perawatan setelahnya, supaya hasilnya merata dan kerusakannya minimal.

Sebelum rambut bisa diwarnai jadi ash, silver, blonde, atau warna-warna fashion lainnya, pigmen aslinya harus diangkat dulu. 

Proses inilah yang disebut bleaching, yaitu mengangkat warna alami rambut menggunakan campuran bleach powder dan developer agar rambut menjadi lebih terang.

Terdengar simpel, tapi bleaching adalah proses kimia yang cukup keras.

Salah perhitungan sedikit saja, hasilnya bisa belang, rambut jadi kering seperti jerami, bahkan kulit kepala perih. Karena itu, memahami caranya dengan benar jauh lebih penting daripada sekadar buru-buru ingin tampil baru.

Persiapan Sebelum Bleaching Rambut

Persiapan yang matang menentukan setengah dari hasil akhirmu. Jangan langsung membuka kemasan bleach sebelum memastikan beberapa persiapan ini.

1. Jangan keramas dulu

Garnier menjelaskan bahwa rambut sebaiknya sedikit kotor sebelum bleaching, karena minyak alami dari kulit kepala justru melindungi dari iritasi dan mengurangi kerusakan. 

Idealnya rambut tidak dicuci 24 sampai 48 jam sebelumnya.

2. Cek kondisi rambut

Kalau rambut sudah rapuh atau pernah diproses kimia, sebaiknya tunda dulu. 

Tarik perlahan beberapa helai saat basah; kalau gampang putus, rambutmu belum siap dan butuh perawatan protein dulu.

3. Pilih developer bleach yang tepat

Inilah salah satu keputusan terpenting. Aturan praktisnya, makin rendah volume developer, makin lembut prosesnya. 

Arctic Fox merangkum, 20 volume adalah standar emas untuk bleaching di rumah, terutama untuk rambut halus atau rapuh, karena memberi waktu kerja lebih lama dan risiko lebih kecil; 30 volume lebih cepat tapi lebih agresif; sementara 40 volume sebaiknya hanya untuk profesional karena risikonya tinggi, termasuk membakar kulit kepala.

4. Lakukan patch test dan strand test terlebih dahulu

Patch test adalah mengoleskan sedikit bleach pada bagian belakang telinga. Sementara, strand test adalah mengoleskan bleach pada sedikit bagian rambut (beberapa helai saja).

Patch test untuk memastikan tidak ada reaksi alergi, strand test untuk melihat bagaimana rambutmu bereaksi dan berapa lama waktu prosesnya. 

Melewatkan langkah ini, menurut Smart Beauty Shop, adalah kesalahan terbesar yang bisa kamu buat.

5. Siapkan ruangan dan alat

Pastikan ventilasi baik karena uap bleach bisa memicu sakit kepala. Siapkan sarung tangan, mangkuk, kuas aplikator, jepit rambut, dan oleskan sedikit losion atau petroleum jelly di sepanjang garis rambut untuk melindungi kulit.

Baca Juga: Bleaching Rambut yang Bagus: Tips & Rekomendasi Produk Terbaik

Cara Bleaching Rambut Langkah demi Langkah

Setelah semua siap, ini urutan dasar yang aman diikuti.

1. Campur bleach dan developer

Pakai sarung tangan, lalu campur bleach powder dengan developer sesuai rasio di instruksi kemasan hingga rata tanpa gumpalan. 

Satu hal yang ditegaskan L’Oréal Paris: menambah developer lebih banyak tidak membuatnya lebih lembut, justru melemahkan hasil. Campur hanya secukupnya untuk sekali pakai.

2. Bagi rambut jadi beberapa bagian

Bagi rambut kering menjadi empat sampai enam seksi dengan jepit. Ini memastikan tidak ada bagian yang terlewat.

3. Aplikasikan dari ujung ke akar, bukan sebaliknya

Ini krusial dan sering keliru. Mulai oleskan dari bagian tengah dan ujung rambut lebih dulu, sekitar satu hingga dua sentimeter dari akar, baru terakhir ke akar. Alasannya, akar lebih cepat terangkat karena panas tubuh, jadi butuh waktu paling sedikit. Kalau diaplikasikan dari akar duluan, hasilnya akar lebih terang dan ujung lebih gelap.

4. Tunggu sambil dicek berkala

Jangan tinggal tanpa dicek berkala. Cek progres setiap 5 sampai 10 menit. Tunggu sampai warna mencapai kuning pucat, mirip bagian dalam pisang, kalau target kamu blonde dingin. Jangan pernah melebihi waktu maksimal yang tertera di kemasan.

5. Bilas dan gunakan kondisioner

Setelah mencapai warna yang diinginkan, bilas bersih, lalu langsung beri masker atau deep conditioner untuk mengembalikan kelembapan.

6. Toning bila perlu

Untuk menetralkan warna kuning atau oranye yang tersisa, gunakan toner berundertone ungu atau biru (purple shampoo atau blue shampoo).

Baca Juga: Manfaat Shampoo Keratin Terbaik untuk Rambut Sehat & Berkilau

Cara Bleaching Rambut Hitam agar Warna Lebih Terang

Rambut hitam punya tantangan tersendiri karena menyimpan pigmen paling banyak. Kalau kamu berharap langsung dari hitam ke platinum dalam sekali proses, itu hampir mustahil dilakukan tanpa merusak rambut parah.

Kuncinya adalah kesabaran dan bleaching bertahap. 

Laifen menjelaskan bahwa rambut cokelat medium hingga gelap umumnya butuh setidaknya dua sesi yang dijeda beberapa minggu, sementara target platinum bisa perlu tiga sesi atau lebih, masing-masing diikuti deep conditioning. 

Wajar juga kalau rambut hitam berubah oranye dulu saat diangkat; itu warna undertone alami yang muncul sebelum mencapai kuning. 

Di sinilah toning berperan penting untuk menetralkannya. Beri jeda istirahat untuk rambut di antara sesi agar tidak rapuh.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Bleaching Rambut

Sebagian besar bencana bleaching berasal dari kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah.

Yang paling sering: membiarkan bleach terlalu lama dengan harapan hasil lebih terang, padahal ini justru menyebabkan kerusakan parah, seperti diingatkan dermatolog Dr. Jill Chitalia yang dikutip Stylecraze

Kesalahan lain adalah melewatkan strand test, mengaplikasikan secara tidak merata, langsung pakai developer 40 volume di seluruh kepala, dan mem-bleach ulang rambut yang sudah pernah diproses, yang membuatnya cepat over-develop dan bertekstur lengket seperti karet.

Cara Merawat Rambut Setelah Bleaching

Rambut yang baru di-bleach sedang dalam kondisi paling rentan, jadi perawatannya tidak bisa asal. 

Gunakan sampo dan kondisioner bebas sulfat yang melembapkan agar kelembapan terjaga.

Selain itu, tambahkan masker deep conditioning mingguan untuk memulihkan elastisitas.

Lalu, batasi penggunaan alat penata panas, dan kalaupun terpaksa, selalu pakai heat protectant. 

Hindari juga bleaching ulang terlalu cepat; beri jeda setidaknya beberapa minggu antar sesi.

Apakah Bleaching Rambut Bisa Menyebabkan Kerusakan?

Tentu saja, ya.

Pasalnya, bleaching pada dasarnya bersifat merusak karena prosesnya membuka kutikula dan mengangkat pigmen dari dalam batang rambut. 

Yang bisa kita lakukan bukan menghilangkan risikonya, melainkan meminimalkannya. Dengan developer volume rendah, proses bertahap, dan perawatan yang benar, kerusakan bisa ditekan secara signifikan. 

Sebaliknya, over-processing adalah jalan tercepat menuju rambut kering, rapuh, dan patah. Kalau di tengah proses muncul kemerahan, gatal, atau perih di kulit kepala, segera bilas dan hentikan.

Kapan Sebaiknya Bleaching Dilakukan di Salon?

Beberapa situasi sebaiknya diserahkan ke profesional saja. 

Kalau rambutmu sangat gelap dan kamu ingin warna yang sangat terang, kalau rambut sudah pernah diwarnai atau diproses kimia, atau kalau kamu sama sekali belum berpengalaman, salon adalah pilihan yang lebih aman. 

Penata profesional bisa menilai kondisi rambut, memilih formula yang tepat, dan menangani area yang sulit dijangkau sendiri. 

Risiko belang dan kerusakan parah jauh lebih kecil di tangan yang berpengalaman.

Baca Juga: Rambut Rusak: Gejala, Penyebab & Cara Mengatasinya dengan Tepat

Rawat Rambutmu Pasca-Bleaching di Sozo

Bleaching memang menyenangkan untuk tampil beda, tapi rambut yang sudah melewati proses kimia butuh perhatian ekstra untuk tetap sehat. Kulit kepala dan rambut yang kering atau rapuh setelah bleaching bisa terbantu dengan perawatan yang tepat.

Sozo Skin Clinic menyediakan berbagai hair treatment yang membantu memulihkan kelembapan dan kesehatan rambut serta kulit kepala, seperti Hair Grow Booster Treatment dan Biolight Hair Treatment. Konsultasikan kondisi rambutmu dengan tim dokter Sozo untuk perawatan yang paling sesuai.

Referensi

  • L’Oréal Paris. How To Bleach Your Hair Like a Pro at Home.
  • Arctic Fox. How to Bleach Hair at Home Without Damage.
  • Garnier. How to Bleach Hair at Home in 7 Simple Steps.
  • Stylecraze. How to Bleach Hair: Detailed Step-by-Step Instructions.
  • Smart Beauty Shop. Bleaching Dark Hair at Home: Step-by-Step Without Damage.
  • Laifen. How to Bleach Your Hair at Home Without Frying It.
Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?