Treatment alis tidak hanya ditujukan untuk membuat alis terlihat lebih tebal. Ada metode yang berfokus pada pertumbuhan rambut asli, sementara metode lain bekerja dengan membentuk atau menata tampilan alis.
Menghabiskan waktu 15–20 menit di depan cermin hanya untuk menggambar alis agar terlihat simetris tentu bisa terasa melelahkan.
Belum lagi hasilnya kadang terlalu tebal seperti ulat bulu atau justru luntur setelah terkena keringat.
Padahal, alis merupakan salah satu bagian penting yang membingkai wajah (frame of the face) sehingga bentuk dan tampilannya dapat memengaruhi keseluruhan riasan.
Kabar baiknya, kini tersedia berbagai treatment alis yang dapat membantu mendapatkan tampilan sesuai kebutuhan tanpa harus menggambar alis dari awal setiap pagi.
Kalau kamu baru ingin mencoba treatment alis, yuk kenali dulu berbagai pilihan yang tersedia dan fungsi masing-masing metode!
Mengapa Satu Metode Alis Tidak Bisa untuk Semua Orang?

Setiap orang memiliki kondisi alis yang berbeda, sehingga kebutuhan treatment-nya juga tidak selalu sama.
Ada yang memiliki rambut alis tipis, sementara yang lain memiliki alis tebal tetapi arah tumbuhnya tidak beraturan.
Perbedaan tersebut membuat tujuan treatment bisa sangat beragam. Ada metode yang berfokus pada pertumbuhan rambut asli, sementara metode lain lebih ditujukan untuk menciptakan tampilan penuh.
Sebelum memilih treatment, kenali dulu karakteristik alis dan hasil yang ingin kamu dapatkan.
- Alis Tipis: Rambut alis tumbuh jarang sehingga beberapa area terlihat kosong.
- Alis Tebal: Jumlah rambut alis sudah cukup banyak, tetapi bentuknya mungkin belum sesuai dengan yang diinginkan.
- Alis Berantakan: Rambut alis tumbuh ke berbagai arah sehingga sulit dibentuk dan terlihat kurang rapi.
- Alis dengan Area Kosong: Beberapa bagian alis memiliki sedikit atau tidak ada rambut sehingga bentuknya terlihat kurang penuh.
- Bentuk Alis Kurang Terdefinisi: Rambut alis sudah ada, tetapi lengkung atau batas bentuknya belum terlihat jelas.
Bedah 3 Metode Treatment Alis Populer: Mana yang Anda Butuhkan?
Setiap metode treatment alis memiliki cara kerja dan tujuan yang berbeda. Ada yang berfokus pada pertumbuhan rambut asli atau merapikan rambut alis yang sudah ada.
Kenali karakteristik masing-masing metode agar pilihan treatment sesuai dengan kondisi alis dan hasil yang kamu inginkan.
1. Brow Growth Therapy (Stimulasi Pertumbuhan Rambut Alami)

Treatment alis brow grow berfokus pada perawatan rambut alis asli agar pertumbuhannya dapat lebih optimal.
Metode ini lebih sesuai untuk kamu yang memiliki alis tipis atau jarang, tetapi masih memiliki rambut alis yang dapat dirawat.
Hasilnya tidak muncul secara instan karena pertumbuhan rambut membutuhkan waktu dan dapat berbeda pada setiap orang.
Cara Kerja Brow Growth Therapy
Brow Growth Therapy bekerja dengan memberikan stimulasi pada area pertumbuhan rambut alis.
Stimulasi dilakukan menggunakan teknik microneedling yang membuat saluran mikro pada kulit sehingga proses perawatan dapat difokuskan pada area folikel rambut.
Tujuannya dari prosedur ini adalah membantu proses pertumbuhan rambut alis yang sudah ada.
Berikut beberapa catatan mengenai cara kerjanya:
- Menggunakan serum atau bahan perawatan yang ditujukan untuk area alis.
- Perawatan difokuskan pada rambut alis yang masih tumbuh.
- Penggunaan dilakukan sesuai rekomendasi treatment.
Siapa yang Membutuhkan Brow Growth Therapy?

Metode ini lebih relevan untuk kondisi ketika masalah utama terletak pada jumlah atau kepadatan rambut alis.
Beberapa kondisi yang dapat mempertimbangkannya meliputi:
- Alis terlihat tipis atau jarang.
- Rambut alis tumbuh kurang optimal.
- Area alis masih memiliki rambut yang dapat dirawat.
Kalau kamu ingin mendapatkan hasil treatment seperti pada di gambar, langsung saja konsultasi dan buat janji temu dengan dokter agar perawatan bisa berlangsung terarah.
Kekurangan Brow Growth Theraphy
Brow Growth Therapy tidak memberikan efek alis penuh secara instan. Metode ini juga memiliki keterbatasan jika area yang kosong sudah tidak memiliki folikel rambut yang dapat tumbuh.
Hasilnya mungkin:
- Tidak memberikan tampilan penuh secara langsung.
- Tidak menjamin pertumbuhan pada area tanpa folikel rambut.
- Membutuhkan perawatan sesuai anjuran.
Baca Juga: Cara Menebalkan Alis secara Alami dan Medis dengan Cepat
2. Sulam Alis / Microblading (Ilusi Helaian Penuh & Semi-Permanen)

Microblading menggunakan pigmen untuk menciptakan tampilan yang menyerupai helaian rambut alis.
Berbeda dari Brow Growth Therapy, metode ini tidak bertujuan menumbuhkan rambut asli. Hasil yang diharapkan adalah alis terlihat lebih penuh dan terdefinisi tanpa perlu menggambar alis setiap hari.
Cara Kerja Sulam Alis
Microblading bekerja dengan menciptakan goresan halus pada lapisan kulit kemudian memasukkan pigmen ke dalam area tersebut.
Goresan dibuat menyerupai pola dan arah helaian rambut alis sehingga bagian yang jarang dapat terlihat lebih terisi.
Karena efeknya berasal dari pigmen yang menyerupai rambut, microblading dapat memberikan tampilan alis yang lebih penuh tanpa menunggu pertumbuhan rambut.
Pigmen tersebut kemudian akan mengalami proses pemulihan dan memudar secara bertahap sehingga hasilnya tidak bersifat permanen.
Siapa yang Membutuhkan Microblading?
Microblading dapat dipertimbangkan ketika masalah utama adalah tampilan alis yang kurang penuh.
Metode ini terutama membantu memberikan efek visual pada area yang memiliki kepadatan rambut lebih rendah, seperti:
- Alis memiliki area yang terlihat kosong.
- Ingin tampilan alis lebih penuh secara visual.
- Tidak ingin menggambar alis setiap hari.
Kekurangan Microblading
Microblading merupakan prosedur yang melibatkan kulit sehingga membutuhkan perhatian selama masa pemulihan. Hasilnya juga tidak bersifat permanen dan dapat memerlukan perawatan lanjutan.
Berikut yang perlu kamu pertimbangkan terkait prosedur ini sebelum memilihnya:
- Tidak menambah jumlah rambut alis asli.
- Membutuhkan masa pemulihan setelah treatment.
- Pigmen dapat memudar sehingga mungkin membutuhkan touch-up.
3. Brow Shaping & Lamination (Merapikan Arah Tumbuh Rambut)

Brow Shaping dan Lamination lebih berfokus pada rambut alis yang sudah ada. Shaping membantu menentukan bentuk alis, sedangkan lamination membantu mengatur arah rambut agar terlihat lebih rapi dan penuh.
Lamination dapat membuat rambut alis terlihat lebih penuh karena rambut diarahkan ke posisi tertentu. Sementara itu, shaping membantu menghasilkan bentuk alis yang lebih teratur.
Hasilnya, rambut alis terlihat lebih rapi dan alis dapat terlihat lebih penuh secara visual. Namun, hasil lamination bersifat sementara.
Cara Kerja Brow Shaping dan Lamination
Brow Shaping dilakukan dengan menata bentuk alis berdasarkan garis dan proporsi yang diinginkan.
Rambut yang berada di luar bentuk tersebut dapat dirapikan atau dihilangkan sehingga kontur alis terlihat lebih jelas.
Kalau Brow Lamination menggunakan larutan khusus untuk membantu melunakkan dan mengatur posisi rambut alis.
Rambut kemudian disisir ke arah tertentu dan ditata agar tetap berada pada posisi tersebut selama efek treatment bertahan.
Penataan ini dapat membuat rambut alis yang sudah ada terlihat lebih seragam dan memberikan kesan lebih penuh tanpa menambah jumlah rambut.
Siapa yang Membutuhkan Brow Shaping & Lamination?
Metode ini lebih cocok untuk kamu yang sebenarnya sudah memiliki rambut alis cukup banyak. Masalah utamanya biasanya terletak pada bentuk atau arah tumbuh rambut, misalnya:
- Rambut alis tumbuh ke berbagai arah.
- Alis sudah cukup tebal tetapi sulit ditata.
- Ingin tampilan alis yang lebih rapi dan terstruktur.
Kekurangan
Brow Shaping dan Lamination tidak menambah jumlah rambut alis. Efeknya juga akan berkurang seiring waktu sehingga perawatan perlu diulang sesuai kebutuhan.
Adapun kekurangan dari treatment ini yaitu:
- Tidak menambah jumlah rambut alis.
- Efek lamination akan berkurang seiring waktu.
- Hasil shaping bergantung pada jumlah dan pola rambut yang tersedia.
Panduan Memilih: Solusi Alis Tipis vs Alis Berantakan
Tidak semua masalah alis membutuhkan metode treatment yang sama. Gunakan kondisi alis dan hasil yang kamu inginkan sebagai pertimbangan sebelum memilih treatment.
Kalau masih bingung, mari simak pertimbangan berikut:
Kondisi Alis | Tujuan | Treatment yang Dapat Dipertimbangkan | Hasil |
| Alis tipis | Mendukung pertumbuhan rambut asli | Brow Growth Therapy | Rambut alis dapat terlihat lebih penuh seiring proses pertumbuhan |
| Alis memiliki area kosong | Mengisi tampilan alis secara visual | Sulam Alis | Area kosong terlihat lebih terisi |
| Alis ingin hasil visual lebih penuh | Membentuk tampilan alis yang lebih tegas | Microblading | Alis terlihat lebih terdefinisi |
| Alis tebal tetapi rambut tumbuh ke berbagai arah | Mengatur arah rambut | Brow Lamination | Rambut terlihat lebih rapi dan terarah |
| Alis cukup tebal tetapi bentuknya kurang rapi | Membentuk kontur alis | Brow Shaping | Bentuk alis terlihat lebih terstruktur |
| Alis memiliki rambut cukup tetapi sulit ditata | Merapikan sekaligus memberikan kesan lebih penuh | Brow Shaping & Lamination | Rambut lebih teratur dengan bentuk yang lebih jelas |
Perlu diingat bahwa satu treatment tidak selalu menjadi pilihan untuk semua kondisi. Jika kamu memiliki lebih dari satu masalah, kombinasi perawatan juga dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil yang ingin dicapai.
Baca Juga: Kenapa Rambut Susah Tumbuh Meski Sudah Dirawat? Ini Penyebabnya
Perawatan Pasca-Treatment (Aftercare) dan Realita Daya Tahan
Setiap treatment memiliki daya tahan yang berbeda karena cara kerjanya juga tidak sama. Brow Growth berfokus pada proses pertumbuhan rambut asli, sedangkan microblading dan lamination memberikan efek visual yang akan berkurang seiring waktu.
Berikut estimasi daya tahan masing-masing treatment:
| Treatment | Estimasi Daya Tahan |
| Brow Growth Therapy | Membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk melihat perubahan pertumbuhan rambut |
| Sulam Alis / Microblading | Sekitar 12–24 bulan, kemudian pigmen dapat memudar secara bertahap dan mungkin membutuhkan touch-up |
| Brow Lamination | Sekitar 6–8 minggu, tergantung siklus pertumbuhan rambut |
| Brow Shaping | Sekitar 2–4 minggu, tergantung kecepatan pertumbuhan rambut alis |
Agar hasil treatment dapat bertahan lebih optimal, perhatikan beberapa perawatan berikut:
- Ikuti instruksi aftercare: Gunakan produk dan lakukan perawatan sesuai petunjuk dokter atau terapis.
- Hindari menggosok area alis: Gesekan berlebihan dapat mengganggu proses pemulihan kulit setelah treatment.
- Jaga kebersihan area alis: Bersihkan area alis secara lembut sesuai anjuran setelah treatment.
- Hindari produk yang terlalu keras: Produk tertentu dapat mengiritasi kulit atau memengaruhi hasil treatment berbasis pigmen.
- Lindungi area dari paparan matahari: Paparan UV dapat mempercepat perubahan warna pada pigmen microblading.
- Jangan mencabut rambut secara berlebihan: Kebiasaan ini dapat mengganggu pertumbuhan rambut alis yang sedang dirawat.
- Lakukan maintenance sesuai kebutuhan: Microblading dapat membutuhkan touch-up, sedangkan lamination dan shaping perlu diulang ketika efeknya mulai berkurang.
Kapan Harus ke Dokter?
Treatment alis dapat membantu kamu mendapatkan tampilan alis yang lebih sesuai dengan kebutuhan tanpa harus selalu mengandalkan pensil atau produk makeup.
Namun, setiap metode memiliki tujuan yang berbeda, mulai dari mendukung pertumbuhan rambut asli hingga menciptakan ilusi helaian atau merapikan arah tumbuh rambut.
Dengan memahami kondisi alis dan ekspektasi hasil, kamu dapat mempertimbangkan treatment yang paling sesuai.
Kalau kamu masih bingung menentukan treatment, kamu dapat melakukan konsultasi dan buat janji temu dengan dokter di SOZO Skin Clinic terlebih dahulu.
Kamu juga dapat cari lokasi klinik SOZO terdekat untuk memilih cabang yang sesuai atau jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk melihat pilihan hair treatment lainnya.
FAQ Seputar Treatment Alis
Apabila masih ragu menjalani treatment alis, mari kurangi keraguanmu melalui jawaban-jawaban berikut:
1. Apa Treatment yang Cocok untuk Alis Tipis?
Brow Growth Therapy dapat dipertimbangkan jika tujuannya adalah mendukung pertumbuhan rambut alis asli. Jika terdapat area kosong dan kamu ingin memperbaiki tampilan alis secara visual, microblading bisa jadi alternatif karena bekerja dengan pigmen.
2. Apakah Brow Growth Therapy Bisa Menumbuhkan Alis yang Botak?
Brow Growth Therapy berfokus pada rambut alis yang masih memiliki folikel dan dapat dirawat. Area yang sudah tidak memiliki folikel aktif mungkin membutuhkan pendekatan lain untuk mendapatkan tampilan alis yang lebih penuh.
3. Apakah Microblading Bisa Menumbuhkan Rambut Alis?
Tidak. Microblading bekerja dengan memasukkan pigmen ke kulit untuk menciptakan tampilan yang menyerupai helaian rambut sehingga hasilnya bersifat visual, bukan pertumbuhan rambut baru.
4. Berapa Lama Hasil Microblading Bertahan?
Hasil microblading umumnya dapat bertahan sekitar 12–24 bulan sebelum pigmen memudar secara bertahap. Daya tahan dapat berbeda pada setiap orang dan dipengaruhi oleh kondisi kulit serta perawatan setelah treatment.
5. Berapa Lama Hasil Brow Lamination Bertahan?
Brow lamination umumnya bertahan sekitar 6–8 minggu atau sekitar 1,5–2 bulan. Efeknya akan berkurang secara bertahap mengikuti pertumbuhan dan pergantian rambut alis.
6. Apakah Brow Lamination Cocok untuk Alis Tipis?
Brow lamination dapat membuat alis yang sudah memiliki rambut terlihat lebih penuh karena rambut diarahkan ke posisi tertentu. Namun, treatment ini tidak menambah jumlah rambut.


