Skin 7 mnt baca

Pori-Pori Besar Bikin Tekstur Kasar? Kenali Diamond Laser Facial

Pori-Pori Besar Bikin Tekstur Kasar? Kenali Diamond Laser Facial

Pori yang terlihat besar tidak bisa benar-benar “ditutup”, tetapi tampilannya dapat dibuat lebih halus dengan menangani faktor yang membuatnya semakin jelas, misalnya dengan menjalani Diamond Laser Facial, yaitu treatment yang menggabungkan eksfoliasi fisik dengan Rejuve Laser guna memperbaiki tekstur kulit.

Sudah rutin facial, komedo lebih bersih, tapi beberapa hari kemudian tekstur wajah masih terlihat seperti kulit jeruk? 

Bisa jadi masalahnya memang bukan cuma kotoran yang menumpuk di pori. Pori yang tampak besar dapat dipengaruhi produksi minyak. Elastisitas kulit juga ikut berperan. 

Itu sebabnya ekstraksi komedo saja belum tentu cukup untuk membuat tekstur terlihat lebih rata.

Di sinilah Diamond Laser Facial punya pendekatan berbeda. Ingin tahu lebih lanjut? Mari simak lebih lanjut tentang cara kerja dan kelebihannya!

Mengapa Facial Manual Saja Belum Cukup untuk Masalah Pori?

Facial biasa tetap berguna, terutama kalau masalahmu adalah komedo atau penumpukan minyak.

Namun pori membutuhkan ekstraksi jika mengalami sumbatan seperti komedo. Setelah komedo terangkat, rasa kasar pada permukaan kulit dapat berkurang.

Masalahnya, tampilan pori tidak hanya ditentukan oleh seberapa bersih isinya. Kadang pori wajah tampak kasar karena faktor usia dan elastisitas kulit.

Jadi, bayangkan pori sebagai bukaan alami pada kulit. Membersihkan isinya penting, tetapi pembersihan tidak otomatis mengubah jaringan di sekitarnya.

Kalau masalah sudah bergeser ke tekstur yang tidak rata, perawatan yang menargetkan kulit lebih luas dapat dipertimbangkan.

Cara Kerja Diamond Laser Facial: Dua Aksi dalam Satu Tindakan

Hasil Diamond Laser Facial
Hasil Diamond Laser Facial | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Diamond Laser Facial menggunakan dua pendekatan sekaligus, yaitu Diamond Peel untuk memperbaiki kondisi permukaan kulit dan Rejuve Laser untuk mendukung perbaikan tekstur.

Prosedurnya berlangsung selama sekitar 60 menit dan terdiri dari beberapa tahapan perawatan, yaitu:

1. Diamond Tip Mengangkat Sel Kulit Mati di Permukaan

Tahap awal Diamond Laser Facial menggunakan Diamond Peel sebagai proses eksfoliasi fisik. Ujung alat dengan permukaan berlian ini bekerja mengangkat penumpukan sel kulit mati.

Ketika sel kulit mati berkurang, permukaan wajah dapat terasa lebih halus dan tampilan kusam akibat penumpukan di permukaan dapat berkurang.

2. Permukaan Kulit Menjadi Lebih Siap Menerima Perawatan Berikutnya

Setelah lapisan kulit mati terangkat, permukaan kulit berada dalam kondisi yang lebih optimal untuk mendapatkan tahapan berikutnya.

Inilah yang membedakan Diamond Laser Facial dengan eksfoliasi sederhana yang hanya bertujuan membersihkan permukaan kulit.

3. Energi Rejuve Laser Menjangkau Lapisan Kulit Lebih Dalam

Setelah proses eksfoliasi, Diamond Laser Facial dilengkapi dengan Rejuve Laser. Treatment laser ini digunakan untuk mendukung stimulasi produksi kolagen pada kulit.

Energi laser bekerja dengan memberikan rangsangan pada jaringan kulit sehingga proses pembaruan kulit dapat berjalan secara bertahap.

4. Produksi Kolagen Mendukung Perbaikan Tampilan Tekstur

Kulit membutuhkan waktu untuk merespons rangsangan yang diberikan. Karena itu, perubahan pada tekstur dan tampilan pori biasanya berkembang secara bertahap.

Baca Juga: Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah agar Kulit Tampak Lebih Halus

banner promo skin

Apa Bedanya dengan Facial Biasa?

Ilustrasi Facial Wajah
Ilustrasi Facial Wajah | Sumber: Artemedica

Kalau masih bingung memilih, jangan mulai dari nama treatment-nya. Lihat dulu masalah kulit yang ingin kamu atasi.

Facial biasa dan Diamond Laser Facial memang sama-sama dapat melibatkan proses pembersihan wajah, tetapi fokus keduanya berbeda.

1. Fokus Perawatan

Facial biasa lebih berfokus pada membersihkan kotoran, minyak, dan komedo yang menumpuk pada permukaan kulit.

Diamond laser facial menggabungkan pembersihan dengan eksfoliasi fisik dan teknologi laser untuk memberikan pendekatan tambahan pada tekstur kulit.

2. Target Masalah Kulit

Facial biasa lebih sesuai jika keluhan utama adalah komedo, minyak berlebih, atau ingin melakukan perawatan dasar. Namun diamond laser facial lebih pas ketika kulit terasa kasar atau kusam.

3. Cara Kerja

Facial biasa terdiri seperti tahapan pembersihan, ekstraksi komedo, dan perawatan permukaan kulit.

Diamond daser facial menambahkan Diamond Peel dan Rejuve Laser untuk memberikan rangsangan pada kulit.

4. Fokus pada Tekstur Kulit

Facial biasa membuat kulit terasa lebih bersih setelah minyak dan kotoran dibersihkan, sedangkan diamond laser facial ditujukan untuk membantu memperbaiki tampilan tekstur kulit yang tidak rata secara bertahap.

5. Teknologi yang Digunakan

Facial biasa umumnya menggunakan teknik manual dan produk perawatan wajah. Adapun diamond laser facial menggunakan kombinasi alat Diamond Peel dan teknologi laser.

6. Hasil yang Diharapkan

Facial biasa membuat kulit terasa lebih bersih dan segar setelah perawatan. Kalau diamond laser facial membuat kulit lebih halus karena menargetkan tekstur dan tampilan pori.

Mari simak perbandingan keduanya melalui tabel berikut:

AspekFacial BiasaDiamond Laser Facial
Fokus utamaMembersihkan kulitMembersihkan + memperbaiki tekstur
TargetKomedo dan minyakTekstur kasar dan pori tampak besar
MetodePembersihan dan ekstraksiDiamond Peel + Rejuve Laser
Lapisan yang ditargetkanPermukaan kulitPermukaan hingga lapisan kulit lebih dalam
TeknologiManual/perawatan dasarEksfoliasi fisik dan laser
Hasil realistisKulit lebih bersihTekstur tampak lebih halus bertahap

Ekspektasi Hasil dan Jumlah Sesi Realistis

Diamond Laser Facial tidak membuat pori hilang atau mengecil permanen dalam satu kali tindakan.

Pori adalah bagian normal dari struktur kulit. Ukurannya dipengaruhi banyak faktor, termasuk genetik.

Setelah perawatan, kulit dapat terasa lebih halus karena sel kulit mati di permukaan sudah diangkat. 

Namun, perubahan yang melibatkan stimulasi kolagen membutuhkan waktu lebih panjang untuk terlihat hasilnya karena kulit perlu melalui proses regenerasi.

Biasanya, dokter merekomendasikan rangkaian 4–5 sesi untuk hasil yang lebih optimal dengan interval sesi lanjutan sekitar empat minggu setelah tindakan awal. 

Namun, angka tersebut bukan aturan yang sama untuk semua orang. Jumlah sesi tetap bergantung pada kondisi kulitmu.

Baca Juga: 5 Alasan Terbukti Dermapen Ampuh Atasi Bopeng & Pori Besar (Wajib Tahu!)

Siapa yang Paling Cocok Mengambil Treatment Ini?

Prosedur Diamond Laser Facial
Prosedur Diamond Laser Facial | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Tidak semua masalah pori membutuhkan laser. Diamond Laser Facial lebih masuk akal untuk dipertimbangkan jika:

  • Tekstur Kulit Terasa Tidak Rata: Sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat permukaan wajah terasa kasar saat disentuh.
  • Pori Terlihat Lebih Jelas: Terutama ketika pori tetap tampak besar meskipun komedo dan minyak sudah dibersihkan.
  • Wajah Terlihat Kusam: Eksfoliasi membantu mengangkat penumpukan di permukaan kulit yang membuat wajah tampak kurang segar.

Tapi bukan berarti semua kulit dengan pori besar langsung membutuhkan Diamond Laser Facial.

Ada kondisi ketika sebaiknya kamu tunda dulu:

  • Kulit Sedang Sensitif atau Iritasi. Eksfoliasi dan laser dapat terasa kurang nyaman ketika lapisan pelindung kulit sedang terganggu.
  • Ada Luka atau Area yang Belum Pulih. Tunggu sampai kondisi kulit lebih stabil sebelum melakukan tindakan.
  • Jerawat Sedang Meradang Berat. Fokus utama sebaiknya mengendalikan peradangan terlebih dahulu, bukan mengejar tampilan pori.

FAQ Seputar Diamond Laser Facial

Masih ada beberapa hal yang sering bikin ragu sebelum memilih Diamond Laser Facial. Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul:

1. Apakah Diamond Laser Facial Bisa Menghilangkan Pori-Pori?

Tidak. Pori merupakan bagian alami dari kulit dan tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Diamond Laser Facial bertujuan membuat tampilan pori terlihat lebih halus melalui eksfoliasi dan perawatan tekstur kulit.

2. Berapa Kali Diamond Laser Facial Perlu Dilakukan?

Jumlah sesi berbeda pada setiap orang karena bergantung pada kondisi kulit dan tujuan perawatan. SOZO mencantumkan evaluasi lanjutan dengan interval sekitar empat minggu setelah tindakan awal.

3. Apakah Diamond Laser Facial Lebih Bagus daripada Facial Biasa?

Tidak selalu. Facial biasa lebih sesuai untuk kebutuhan pembersihan seperti komedo dan minyak, sedangkan Diamond Laser Facial lebih dipertimbangkan ketika masalah utama ada pada tekstur dan tampilan pori.

4. Apakah Diamond Laser Facial Sakit?

Sensasi yang dirasakan setiap orang bisa berbeda. Karena melibatkan eksfoliasi dan laser, sebagian orang dapat merasakan sensasi hangat atau tidak nyaman ringan selama tindakan.

5. Apakah Setelah Diamond Laser Facial Kulit Langsung Mulus?

Tidak langsung seperti filter foto. Kulit dapat terasa lebih halus setelah eksfoliasi, tetapi perubahan tekstur yang berkaitan dengan stimulasi kolagen membutuhkan waktu dan beberapa sesi evaluasi.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Kadang masalah kulit bukan karena kamu kurang rajin facial, tetapi karena yang dibutuhkan kulit memang berbeda.

Kalau keluhan hanya komedo, facial biasa bisa jadi sudah cukup. Namun, jika wajah sudah rutin dibersihkan tetapi tekstur masih terasa kasar, kamu bisa coba Diamond Laser Facial.

Kamu juga bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut atau melihat pilihan treatment facial dan treatment laser lainnya untuk memahami opsi yang tersedia.

Kalau masih bingung menentukan perawatan yang sesuai, mulai dari evaluasi kondisi kulit terlebih dahulu. 

Kamu dapat cari lokasi SOZO Skin Clinic terdekat lalu konsultasi dan buat janji temu supaya bisa menemukan perawatan yang memang sesuai dengan kondisi kulitmu!

chat untuk konsultasi

Referensi:

Facial Pores: Definition, Causes, and Treatment Options. Dermatologic Surgery | NCBI

Enlarged Facial Pores: An Update on Treatments. Cutis | NCBI

The Efficacy and Adverse Effects of Treatment Options for Facial Pores: A Review Article. Journal of Cosmetic Dermatology | NCBI

 

 

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×