Skin 12 mnt baca

Microneedling untuk Wajah: Prosedur & Efek Samping Pasca Treatment

Microneedling untuk Wajah: Prosedur & Efek Samping Pasca Treatment

Microneedling adalah treatment yang menggunakan jarum mikro untuk merangsang regenerasi kulit. Treatment ini bekerja dengan mengaktifkan fibroblas dan meningkatkan pembentukan kolagen. Manfaatnya dapat memperbaiki tekstur kulit agar kembali merata secara bertahap.

Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami perubahan alami seperti berkurangnya produksi kolagen yang menyebabkan menurunnya elastisitas kulit. 

Tidak jarang, perubahan ini membuat wajah terlihat lebih kusam atau tekstur kulit terasa kurang rata meskipun sudah menggunakan skincare secara rutin.

Hal ini akibat penurunan kolagen yang berfungsi menjaga struktur dan kekenyalan kulit. Oleh karena itu, perawatan harus difokuskan untuk menstimulasi pembentukan kolagen.

Salah satu treatment yang bisa menstimulasi pembentukan kolagen adalah microneedling. Jika kamu tertarik menjalani prosedur ini, mari pahami dulu cara kerjanya dalam menstimulasi kolagen dan efek samping yang mungkin muncul setelah treatment.

Apa Itu Microneedling?

Cara Kerja Microneedling
Cara Kerja Microneedling | Sumber: Instagram/@signature_beautylounge

Microneedling adalah treatment yang menggunakan jarum-jarum mikro berukuran sangat kecil untuk membuat saluran mikro pada permukaan kulit secara terkontrol. 

Tindakan ini disebut sebagai collagen induction therapy karena rangsangan mikro yang terjadi pada kulit dapat mengaktifkan proses penyembuhan alami tubuh, sehingga membantu membentuk kolagen baru pada lapisan dermis.

Ketika kulit mengalami micro-injury, tubuh akan merespons dengan memperbaiki area tersebut dengan meningkatkan produksi kolagen pada area tersebut.

Berkat cara kerja tersebut, treatment ini dapat membantu berbagai masalah kulit seperti bekas jerawat, tekstur kulit tidak rata, pori-pori yang tampak besar, hingga kulit yang mulai kehilangan elastisitas. 

Area yang paling sering dilakukan treatment adalah wajah, tetapi pada kondisi tertentu microneedling juga dapat digunakan untuk membantu memperbaiki stretch mark di area tubuh.

Microneedling juga dapat dikombinasikan dengan teknologi atau bahan pendukung tertentu sesuai kebutuhan kulit. 

Misalnya:

  • PRP Treatment yang menggunakan plasma darah kaya trombosit untuk mendukung proses regenerasi kulit
  • RF Microneedling yang menggabungkan jarum mikro dengan energi radiofrekuensi untuk stimulasi kulit yang lebih mendalam.

Baca Juga: 10+ Cara Menghilangkan Bopeng di Wajah yang Efektif dan Aman

banner promo skin

Manfaat Microneedling untuk Kulit

Microneedling banyak dipilih karena dapat meningkatkan kualitas kulit secara menyeluruh melalui stimulasi kolagen. 

Lantas apa manfaat microneedling? Mari simak daftarnya di bawah ini:

1. Merangsang Produksi Kolagen

Microneedling membantu memberikan stimulasi pada lapisan dermis agar tubuh memproduksi kolagen baru secara alami. 

Pasalnya kolagen merupakan komponen penting yang menjaga struktur kekencangan dan elastisitas kulit agar tampak lebih kuat.

2. Membantu Menyamarkan Bekas Jerawat

Bekas jerawat terutama jenis bopeng terjadi akibat kerusakan jaringan kulit setelah jerawat. Kondisi ini sulit diperbaiki hanya dengan penggunaan skincare.

Microneedling membantu merangsang pembentukan kolagen pada area tersebut. Dengan beberapa sesi treatment, tekstur bekas jerawat dapat terlihat lebih rata.

3. Membantu Memperbaiki Tekstur Kulit

Kulit kasar dan pori-pori yang tampak besar sering berkaitan dengan kualitas kolagen yang menurun. 

Microneedling dapat membantu memperbaiki kondisi tersebut dengan mendorong regenerasi sel kulit. Seiring meningkatnya produksi kolagen, permukaan kulit dapat terlihat lebih halus.

4. Membantu Mengurangi Garis Halus

Penurunan kolagen juga dapat menyebabkan munculnya garis halus terutama pada area sekitar mata dan dahi. 

Microneedling membantu merangsang proses pembaruan kulit sehingga tampilan garis halus dapat tersamarkan secara bertahap.

5. Membantu Meratakan Warna Kulit

Proses regenerasi kulit setelah treatment microneedling dapat membantu memperbarui lapisan kulit sehingga wajah dapat terlihat lebih cerah.

Untuk masalah pigmentasi yang lebih parah, dokter mungkin mempertimbangkan kombinasi dengan laser treatment guna memecah pigmentasi kulit.

6. Membantu Memperbaiki Tampilan Stretch Mark

Stretch mark terjadi akibat perubahan struktur kulit yang menyebabkan serat kolagen mengalami peregangan berlebih. 

Microneedling dapat membantu merangsang pembentukan kolagen baru sehingga tampilan garis pada kulit dapat terlihat lebih tersamarkan secara bertahap.

Cara Kerja Microneedling pada Kulit

Cara Kerja Microneedling
Cara Kerja Microneedling | Sumber: The Injection Room

Microneedling bekerja dengan memanfaatkan kemampuan alami kulit untuk memperbaiki dirinya sendiri. 

Jarum mikro pada alat microneedling akan membuat ribuan saluran kecil (micro-channel) pada kulit dengan cara yang terkontrol.

Rangsangan ini akan mengaktifkan proses penyembuhan alami tubuh. Proses tersebut kemudian mendukung pembentukan kolagen baru, sehingga muncul peningkatan kualitas kulit secara bertahap.

Adapun cara kerja microneedling yang lebih detail yaitu:

1. Jarum Mikro Membuat Luka Kecil pada Kulit

Saat prosedur microneedling dilakukan, jarum mikro akan membuat ribuan lubang kecil pada permukaan kulit.

Karena ukuran lukanya sangat kecil, kulit tetap dapat pulih sambil memperbaiki kualitas jaringan di dalamnya.

Saluran kecil yang terbentuk ini juga dapat membantu bahan pendukung masuk lebih optimal ke dalam kulit.

2. Kulit Mengaktifkan Proses Penyembuhan Alami

Setelah terjadi micro-injury, tubuh akan mengirimkan berbagai sel perbaikan ke area kulit yang terdampak.

Pada tahap ini, tubuh juga melepaskan faktor pertumbuhan guna memberi sinyal kepada sel kulit untuk mulai memperbaiki jaringan yang mengalami stimulasi.

Salah satu sel yang berperan dalam proses ini adalah fibroblas, yaitu sel yang bertugas menghasilkan kolagen.

3. Fibroblas Membentuk Kolagen Baru

Fibroblas yang aktif akan mulai memproduksi kolagen baru pada lapisan dermis. Melalui stimulasi microneedling, proses pembentukan kolagen baru dapat meningkat sehingga kulit secara bertahap dapat memiliki elastisitas yang lebih baik.

4. Kulit Melakukan Remodeling Kolagen

Setelah kolagen baru mulai terbentuk, kulit akan memasuki tahap remodeling atau penataan ulang jaringan kulit.

Pada tahap ini, kolagen yang baru dibuat akan disusun kembali agar jaringan kulit menjadi lebih kuat. Biasanya, perubahan ini baru terlihat secara bertahap dalam beberapa minggu.

Jenis-Jenis Microneedling

Microneedling sebetulnya terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan alat dan teknologi yang digunakan. 

Perbedaan alat dapat memengaruhi efektivitas selama treatment. Namun pemilihan jenis microneedling sebaiknya atas rekomendasi dokter.

Adapun jenis-jenis microneedling yang tersedia yaitu:

1. Dermaroller Microneedling

Dermaroller merupakan salah satu jenis alat microneedling berbentuk roller yang memiliki banyak jarum kecil pada permukaannya. 

Alat ini digerakkan secara manual di atas kulit untuk membuat saluran mikro pada area treatment.

Karena menggunakan gerakan manual, kedalaman dan tekanan jarum bergantung pada teknik penggunaan. Prosedur tetap perlu dilakukan oleh tenaga profesional untuk menjaga keamanan.

2. Dermapen Microneedling

Dermapen adalah salah satu bentuk automated microneedling device yang menggunakan alat berbentuk pena dengan cartridge jarum sekali pakai. 

Dibandingkan roller manual, alat ini memungkinkan pengaturan kedalaman jarum yang lebih konsisten dan fleksibel sesuai kebutuhan.

Dermapen sering digunakan untuk bekas jerawat. Perlu diketahui microneedling dan dermapen bukan prosedur yang berbeda. Dermapen justru alat yang dipakai dalam microneedling.

3. Radiofrequency Microneedling

Radiofrequency microneedling merupakan kombinasi antara teknologi jarum mikro dan energi radiofrekuensi. 

Energi radiofrekuensi bekerja dengan memberikan stimulasi termal pada jaringan dermis. Kombinasi ini dapat membantu mendukung proses remodeling kolagen.

Radiofrequency microneedling sering dipertimbangkan untuk kondisi kulit yang mulai kehilangan elastisitas atau tekstur kulit tidak merata.

4. Microneedling dengan PRP

Jenis microneedling ini menggabungkan micro-injury dengan penggunaan platelet-rich plasma yang berasal dari darah pasien sendiri.

PRP mengandung berbagai growth factor yang membantu mendukung proses regenerasi jaringan. 

Ketika digunakan bersama microneedling, kombinasi ini dapat membantu meningkatkan kualitas perbaikan kualitas kulit.

Baca Juga: Microneedling Biasa vs Microneedling + PRP (Vampire Facial): Mana yang Lebih Tepat untuk Bopeng?

Prosedur Microneedling

Prosedur Microneedling
Prosedur Microneedling | Sumber: Magnific

Sebelum melakukan microneedling, dokter akan mengevaluasi kondisi kulit terlebih dahulu untuk menentukan apakah treatment ini sesuai dengan kebutuhan pasien. 

Evaluasi ini diperlukan karena setiap kondisi kulit membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda.

Jika kamu hendak mendapatkan treatment ini, berikut tahapan yang akan kamu jalani:

1. Konsultasi Sebelum Treatment

Tahap konsultasi dilakukan untuk mengetahui kondisi kulit dan tujuan pasien melakukan treatment. 

Dokter akan mengevaluasi hal seperti jenis masalah kulit yang ingin diperbaiki dan kondisi kulit saat ini.

2. Persiapan Kulit Sebelum Microneedling

Sebelum prosedur dimulai, kulit akan dibersihkan. Dokter juga mungkin memberikan anestesi topikal untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

Krim anestesi biasanya membutuhkan waktu sekitar 20–30 menit untuk bekerja sebelum prosedur dilakukan. 

3. Tahapan Prosedur Microneedling

Saat prosedur berlangsung, alat microneedling akan digunakan pada area kulit yang telah dipersiapkan. 

Jarum mikro akan membuat saluran kecil pada kulit sesuai kedalaman yang telah ditentukan. Durasi treatment dapat berbeda tergantung luas area. 

Setelah prosedur selesai, kulit akan diberikan produk pendukung untuk membantu proses pemulihan.

Apakah Microneedling Sakit?

Sensasi saat microneedling umumnya lebih sering digambarkan sebagai rasa tidak nyaman dibandingkan rasa sakit. 

Pasalnya, dokter bisa menggunakan anestesi topikal sebelum treatment yang membantu mengurangi rasa tersebut.

Sebaiknya sampaikan ke dokter apabila kamu merasakan sensasi tidak nyaman selama prosedur.

Berapa Lama Prosedur Microneedling?

Proses treatment dapat berlangsung sekitar 20–30 menit, belum termasuk waktu persiapan seperti penggunaan anestesi topikal.

Durasi prosedur microneedling bergantung pada area yang dilakukan treatment. Area yang lebih luas atau kombinasi dengan treatment lain dapat membutuhkan waktu lebih lama.

Efek Samping Microneedling

Microneedling termasuk prosedur minimal invasif dengan waktu pemulihan relatif singkat. Meski demikian, kulit tetap dapat mengalami beberapa efek samping akibat micro-injury.

Beberapa efek yang muncul pun dapat berbeda pada setiap orang. Namun umumnya sebagai berikut:

1. Wajah Kemerahan

Warna kemerahan biasanya terlihat seperti kulit yang mengalami sunburn ringan dan dapat berangsur membaik dalam beberapa hari. Lama pemulihan dapat berbeda tergantung intensitas treatment.

2. Kulit Terasa Perih

Setelah microneedling, kulit dapat terasa lebih sensitif karena lapisan pelindung kulit sementara mengalami perubahan akibat micro-channel yang terbentuk selama prosedur.

3. Pengelupasan Ringan

Sel kulit lama akan mengalami pergantian sehingga permukaan kulit dapat terasa lebih kering atau sedikit mengelupas. Selama fase ini, hindari penggunaan produk eksfoliasi tambahan seperti AHA, BHA, atau retinoid tanpa arahan dokter.

4. Pembengkakan Sementara

Sebagian orang dapat mengalami pembengkakan ringan setelah microneedling, terutama pada area kulit yang lebih sensitif seperti sekitar mata. Kondisi ini bersifat sementara dan akan berkurang selama proses pemulihan.

5. Risiko Infeksi

Microneedling membuat saluran mikro pada kulit. Risiko dapat meningkat apabila treatment dilakukan menggunakan alat yang tidak steril. 

Karena itu, microneedling sebaiknya dilakukan di klinik kecantikan terpercaya seperti Sozo Skin Clinic yang memastikan treatment dilakukan oleh tenaga profesional.

6. Hiperpigmentasi

Pada sebagian orang, terutama yang memiliki kecenderungan pigmentasi, iritasi setelah treatment dapat memicu perubahan warna kulit. Risiko ini dapat diminimalkan dengan evaluasi kondisi kulit sebelum treatment.

Perawatan Setelah Microneedling

Apa yang harus dilakukan setelah treatment microneedling? Perawatan setelah treatment sebaiknya diarahkan untuk membantu proses pemulihan kulit dan menjaga hasil microneedling

Setelah microneedling, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu pemulihan kulit meliputi:

  • Menggunakan sunscreen secara rutin
  • Menjaga kelembapan kulit dengan moisturizer
  • Menggunakan skincare lembut sesuai rekomendasi dokter
  • Menghindari menyentuh wajah terlalu sering
  • Menjaga kebersihan area kulit

FAQ Seputar Microneedling

Artikel ini sudah merangkum beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar microneedling. Mari simak jawabannya sebelum mendapatkan treatment:

1. Microneedling untuk Apa?

Microneedling adalah treatment yang bertujuan membantu memperbaiki kualitas kulit dengan merangsang produksi kolagen. Treatment ini dapat digunakan untuk menyamarkan tampilan bekas jerawat dan tekstur kulit tidak rata.

2. Microneedling Fungsinya Apa?

Fungsi utama microneedling adalah memberikan stimulasi pada kulit agar terjadi proses regenerasi alami melalui pembentukan kolagen baru. Dengan proses tersebut, kulit dapat terlihat lebih kenyal secara bertahap.

3. Microneedling Apakah Sama dengan Dermapen?

Microneedling adalah nama prosedurnya, sedangkan Dermapen merupakan salah satu alat yang digunakan untuk melakukan treatment tersebut. Dermapen menggunakan sistem jarum otomatis yang memungkinkan pengaturan kedalaman lebih presisi daripada roller manual.

Baca Juga: 5 Alasan Terbukti Dermapen Ampuh Atasi Bopeng & Pori Besar (Wajib Tahu!)

4. Bisakah Microneedling Memperbaiki Kulit Keriput?

Microneedling dapat membantu menyamarkan tampilan garis halus dan kerutan dengan merangsang produksi kolagen pada lapisan dermis. Hasilnya muncul secara bertahap karena membutuhkan waktu untuk proses pembentukan dan remodeling kolagen.

5. Jenis Microneedling Mana yang Paling Efektif?

Tidak ada satu jenis microneedling yang paling efektif untuk semua orang karena pilihan treatment bergantung pada kondisi kulit dan tujuan perawatan. Dokter akan menentukan jenis alat atau kombinasi treatment yang sesuai berdasarkan kebutuhan kulit.

6. Microneedling untuk Umur Berapa?

Microneedling dapat dipertimbangkan oleh orang dewasa yang memiliki masalah kulit tertentu seperti bekas jerawat atau tekstur tidak rata. Usia bukan satu-satunya faktor penentu karena kondisi kulit dan kesehatan kulit juga perlu dievaluasi.

7. Apakah Usia 40 Terlalu Tua untuk Perawatan Microneedling?

Usia 40 tahun tidak selalu menjadi batasan untuk melakukan microneedling. Pada usia ini, penurunan produksi kolagen mulai terlihat sehingga microneedling justri bisa menjadi pilihan untuk membantu meningkatkan kualitas kulit.

8. Berapa Biaya Treatment Microneedling?

Biaya microneedling berada di angka ratusan ribu per sesi. Namun biayanya bisa berbeda tergantung jenis treatment. Sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk menentukan treatment yang sesuai dengan kondisi kulit dan kebutuhan pasien.

9. Berapa Harga Perawatan Microneedling?

Harga perawatan microneedling dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jumlah sesi dan teknologi yang digunakan. Setiap pasien dapat membutuhkan pendekatan berbeda sehingga biaya dapat disesuaikan setelah evaluasi kulit.

10. Berapa Kali Treatment Microneedling?

Perawatan microneedling umumnya membutuhkan 3 hingga 6 sesi untuk melihat hasil yang maksimal. Jumlah sesi microneedling berbeda pada setiap orang tergantung masalah kulit yang ingin diperbaiki.

11. Berapa Lama Hasil Microneedling Terlihat?

Hasil microneedling biasanya mulai terlihat dalam 2 hingga 4 minggu setelah masa pemulihan. Hasilnya memang tidak langsung terlihat maksimal karena kulit membutuhkan waktu untuk membentuk kolagen baru. 

12. Bagaimana Tampilan Wajah 2 Hari Setelah Perawatan Microneedling?

Dua hari setelah microneedling, kulit dapat mengalami kemerahan atau sensitivitas ringan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses pemulihan setelah kulit mendapatkan stimulasi micro-injury.

13. Apa yang Terjadi 3 Hari Setelah Perawatan Microneedling?

Pada hari ketiga, kemerahan biasanya mulai berkurang dan kulit mulai memasuki fase pemulihan. Sebagian orang dapat mengalami pengelupasan ringan sebagai bagian dari proses regenerasi kulit.

14. Apakah Microneedling Permanen?

Hasil microneedling tidak bersifat permanen karena proses penuaan kulit dan faktor lingkungan tetap berlangsung. Namun, perawatan yang konsisten dapat membantu mempertahankan kualitas kulit setelah treatment.

15. Apa yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Microneedling?

Setelah microneedling, hindari penggunaan bahan aktif yang berpotensi menyebabkan iritasi seperti retinol tanpa arahan dokter. Kamu juga disarankan menghindari paparan matahari berlebihan dan aktivitas yang menyebabkan keringat berlebih seperti olahraga berat.

16. Mana yang Lebih Aman, Microneedling atau Botox?

Microneedling dan botox memiliki cara kerja yang berbeda sehingga tidak dapat dibandingkan secara langsung. Microneedling menggunakan jarum mikro untuk membuat luka kecil guna merangsang produksi kolagen. Botox bekerja dengan merelaksasi otot penyebab kerutan.

Kapan Harus ke Dokter?

Microneedling memang dapat menjadi pilihan treatment untuk memperbaiki kualitas kulit, tetapi pemilihan prosedur sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan jenis masalah kulit yang terlihat. 

Setiap kondisi memiliki penyebab berbeda sehingga membutuhkan evaluasi terlebih dahulu. Sebaiknya pertimbangkan konsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebab yang mendasarinya.

Kabar baiknya, kamu bisa konsultasi gratis dengan dokter di klinik kecantikan terbaik Sozo Skin Clinic.

Hasil Microneedling Treatment di Sozo Skin Clinic
Hasil Microneedling Treatment di Sozo Skin Clinic

Dokter dapat merekomendasikan PRP Treatment untuk membantu mengatasi kondisi seperti bekas jerawat dan tekstur kulit tidak rata.

Namun untuk kulit yang membutuhkan stimulasi kolagen dapat dipertimbangkan dengan RF Microneedling.

Jika masalahnya berkaitan dengan pigmentasi, dokter dapat mengevaluasi apakah Laser Treatment sesuai untuk membantu memudarkan tampilan pigmentasi tersebut.

Sebaiknya jadwalkan konsultasi via WhatsApp atau datangi ke salah satu dari 60 cabang yang tersebar di Pulau Jawa untuk menemukan treatment yang tepat.

chat untuk konsultasi

Referensi:

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?