Skin 8 mnt baca

Kenapa Premium Filler Lebih Mahal? Ini Alasan Penting di Balik Kemurnian dan Keamanannya

Kenapa Premium Filler Lebih Mahal? Ini Alasan Penting di Balik Kemurnian dan Keamanannya

Premium Filler menggunakan bahan berbasis hyaluronic acid dengan karakteristik yang dipengaruhi proses formulasi dan kontrol kualitas. Keamanan filler juga bergantung pada keaslian produk, teknik penyuntikan, dan kesesuaiannya dengan area wajah. 

Kalau kamu pernah mencari filler di media sosial, kamu mungkin menemukan harga yang berbeda jauh. 

Ada yang menawarkan filler dengan harga ratusan ribu rupiah, sementara produk lain bisa mencapai jutaan rupiah dalam satu kali suntik.

Wajar kalau muncul pertanyaan, “Sebenarnya apa yang membuat harganya berbeda?”. Pasalnya filler bukan hanya cairan yang disuntikkan untuk menambah volume wajah. 

Bahan ini akan berada di dalam jaringan tubuh selama berbulan-bulan. Karena itu, kualitas bahannya perlu diperhatikan.

Lalu, apa yang sebenarnya membedakan Premium Filler dari filler dengan harga yang lebih murah? Mari bahas dari bahan sampai cara memilihnya!

Anatomi Filler: Apa yang Sebenarnya Disuntikkan ke Wajahmu?

Cara Kerja Filler dengan HA
Cara Kerja Filler dengan HA | Sumber: SL Aesthetic Clinic

Filler adalah bahan yang disuntikkan ke jaringan untuk menambah volume atau memperbaiki kontur wajah. 

Salah satu bahan yang digunakan adalah hyaluronic acid atau asam hialuronat. Adapun HA adalah zat yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan memiliki kemampuan mengikat air. 

Dalam filler, bahan ini dibuat menjadi gel yang kemudian ditempatkan pada area wajah yang membutuhkan tambahan volume.

Misalnya, dokter dapat menggunakan filler untuk mengisi pipi yang cekung, menambah volume bibir atau posisi lainnya sesuai tujuan treatment.

Mengapa Filler Menggunakan Cross-Linker?

Hyaluronic acid alami akan diuraikan tubuh dengan relatif cepat. Karena itu, filler HA biasanya melalui proses cross-linking agar struktur gel menjadi lebih stabil.

Salah satu bahan yang umum digunakan dalam proses ini adalah BDDE atau 1,4-butanediol diglycidyl ether. 

Proses cross-linking memengaruhi karakteristik filler, termasuk kekentalan, elastisitas, dan ketahanannya di jaringan.

Jadi, kualitas filler tidak hanya ditentukan oleh HA. Cara bahan tersebut diformulasikan juga ikut menentukan karakteristik filler setelah berada di dalam jaringan.

Baca Juga: Perbedaan Botox dan Filler: Mana yang Kamu Butuhkan?

Faktor Kemurnian: Mengapa Tingkat Residu Sangat Krusial?

Saat filler diproduksi, formula akan melewati beberapa tahap pemrosesan. Proses tersebut dapat meninggalkan zat lain dalam jumlah kecil yang disebut sebagai residu atau impurities.

Masalahnya, jumlah dan jenis residu perlu dikendalikan karena dapat memengaruhi respons jaringan terhadap filler.

Sebuah review pada 2024 menjelaskan bahwa pengotor pada filler HA dapat berasal dari proses produksi, termasuk fermentasi dan cross-linking. Pengotor tersebut dapat berhubungan dengan respons inflamasi dan respons imun. 

Apakah Filler Murah Pasti Tidak Aman?

Tidak. Harga yang murah tidak otomatis berarti filler tersebut memiliki kualitas buruk atau mengandung residu berbahaya. 

Begitu pun sebaliknya, harga yang mahal juga tidak otomatis menjamin hasil yang lebih baik. Yang perlu kamu perhatikan adalah apakah produk diproduksi oleh produsen resmi dan memiliki izin edar yang sesuai.

Penelitian pada produk filler HA komersial juga menemukan adanya perbedaan kadar zat pengotor antarproduk. 

Temuan ini menunjukkan bahwa proses pemurnian dan kontrol kualitas memang penting dalam pembuatan filler.

Apa yang Bisa Terjadi Jika Kualitas Produk Tidak Terjamin?

Ilustrasi Prosedur Filler
Ilustrasi Prosedur Filler

Tubuh dapat memberikan respons terhadap bahan yang disuntikkan ke jaringan. Risiko sebetulnya dapat muncul karena teknik penyuntikan dan kondisi pasien juga.

Adapun risiko yang dapat muncul pada treatment filler meliputi:

  • Peradangan: Jaringan dapat mengalami respons inflamasi setelah filler disuntikkan.
  • Nodul: Benjolan dapat terbentuk pada area yang mendapat suntikan filler.
  • Reaksi Imun: Bahan atau pengotor tertentu dapat memicu respons imun pada sebagian orang.
  • Infeksi: Kontaminasi produk atau prosedur dapat meningkatkan risiko infeksi pada area suntikan.
  • Komplikasi Vaskular: Filler yang masuk ke pembuluh darah dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan komplikasi serius.

Kualitas Integrasi Jaringan: Hasil Lebih Menyatu dan Alami

Filler yang terlihat natural bukan berarti filler yang dimasukkan dalam jumlah sedikit. Hasilnya lebih dipengaruhi oleh kesesuaian produk dengan area wajah dan teknik penyuntikannya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Karakteristik Filler: Tingkat kekentalan dan elastisitas filler memengaruhi bagaimana gel mempertahankan bentuk setelah berada di jaringan.
  • Jumlah Filler: Volume yang diberikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan agar hasil tidak terlihat berlebihan.
  • Lokasi Penyuntikan: Setiap area wajah memiliki karakteristik jaringan yang berbeda sehingga membutuhkan pertimbangan yang berbeda.
  • Anatomi Wajah: Proporsi wajah perlu dianalisis agar penempatan filler sesuai dengan struktur wajah.
  • Gerakan Area Wajah: Area seperti bibir terus bergerak saat berbicara dan tersenyum sehingga karakteristik filler perlu disesuaikan.
  • Teknik Penyuntikan: Cara dokter menempatkan filler ikut menentukan bagaimana produk berada di dalam jaringan.
  • Evaluasi Sebelum Treatment: Di SOZO, dokter menganalisis proporsi wajah dan area yang membutuhkan tambahan volume sebelum menentukan titik penyuntikan Premium Filler.

Apakah Filler Premium Pasti Tidak Bergeser?

Tidak ada filler yang bisa dijamin pasti tidak bergeser. Migrasi filler tetap dapat terjadi sebagai  salah satu komplikasi, dan risikonya dapat dipengaruhi oleh produk dan teknik penyuntikan.

Karena itu, pemilihan produk yang sesuai dan teknik penyuntikan yang tepat lebih penting daripada sekadar melihat label “premium”. 

FDA juga mencantumkan migrasi sebagai salah satu risiko yang dapat terjadi setelah penggunaan dermal filler.

Kapan Worth It Membayar Lebih untuk Filler Wajah?

Ilustrasi Hasil Filler untuk Bawah Mata
Ilustrasi Hasil Filler untuk Bawah Mata

Membayar lebih untuk filler bukan berarti kamu harus selalu memilih produk dengan harga paling tinggi.

Yang lebih penting adalah memastikan produk yang digunakan jelas dan sesuai dengan kebutuhan wajahmu. 

Maka dari itu, lebih layak memilih filler mahal untuk area yang lebih kompleks, seperti:

1. Filler Bawah Mata

Bawah mata termasuk area yang membutuhkan perhatian khusus karena kulitnya tipis dan struktur di bawahnya kompleks.

Filler yang digunakan terlalu banyak atau ditempatkan pada posisi yang tidak tepat dapat membuat area bawah mata tampak semakin bengkak atau tidak rata.

2. Filler Bibir

Bibir terus bergerak saat berbicara, makan, dan tersenyum. Karena itu, dokter perlu memperhatikan bentuk bibir serta jumlah filler yang diberikan.

Di SOZO, Premium Filler dapat digunakan untuk menambah volume bibir setelah dokter melakukan konsultasi dan analisis wajah.

3. Filler untuk Area yang Cekung

Filler juga dapat digunakan untuk mengembalikan volume pada pipi atau pelipis yang terlihat cekung.

Namun, tidak semua wajah membutuhkan filler pada area yang sama. Dokter perlu melihat penyebab wajah terlihat cekung sebelum menentukan area penyuntikan.

Baca Juga: Bukan Cuma Satu Jenis, Ini Panduan Memilih Filler Wajah Sesuai Kebutuhanmu

Bahaya Tersembunyi Filler Abal-Abal Tanpa Izin Edar

Harga filler yang terlalu murah memang bisa menarik perhatian. Namun, kamu perlu berhati-hati jika produk yang ditawarkan tidak memiliki identitas. 

Untuk itu, sebaiknya kamu menghindari filler yang tidak disetujui karena produk tersebut dapat membawa risiko kontaminasi dan komplikasi serius.

Sebelum melakukan filler, penting untuk memperhatikan dua hal, yaitu kualitas produk dan keamanan tindakan:

Risiko Produk:

  • Kandungan Produk Tidak Jelas: Kamu sulit memastikan bahan yang sebenarnya akan disuntikkan ke dalam jaringan wajah.
  • Produsen Tidak Teridentifikasi: Informasi produsen yang tidak jelas membuat keaslian produk sulit diverifikasi.
  • Tidak Memiliki Izin Edar yang Sesuai: Status keamanan dan penggunaan produk menjadi sulit dipastikan.
  • Risiko Kontaminasi: Produk yang tidak terjamin dapat membawa kontaminan yang meningkatkan risiko komplikasi.
  • Silikon Cair untuk Estetika: FDA tidak menyetujui silikon injeksi untuk prosedur estetika dan penggunaannya dapat menyebabkan komplikasi serius.
  • Produk Palsu: Kemasan atau produk yang tidak dapat diverifikasi meningkatkan risiko penggunaan filler yang tidak terjamin.

Risiko Tindakan:

  • Teknik Penyuntikan Tidak Tepat: Penyuntikan yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko komplikasi pada jaringan wajah.
  • Komplikasi Vaskular: Filler yang masuk ke pembuluh darah dapat mengganggu aliran darah menuju jaringan.
  • Kerusakan Jaringan: Gangguan aliran darah dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada area yang mendapat suntikan.
  • Gangguan Penglihatan: Komplikasi vaskular pada area tertentu dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.
  • Stroke: Filler yang masuk ke pembuluh darah dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke.
  • Penyuntikan Tanpa Kompetensi Medis: Prosedur filler membutuhkan dokter yang memahami anatomi wajah dan teknik penyuntikan.

Inilah pentingnya memilih klinik kecantikan terpercaya saat ingin melakukan Premium Filler untuk memastikan jaminan produk jelas dan tindakan dilakukan oleh dokter yang memahami anatomi wajah. 

FAQ Filler Premium

Sebelum memilih Premium Filler, ada beberapa pertanyaan yang mungkin masih kamu pikirkan, di antaranya:

1. Apakah Premium Filler Bertahan Lebih Lama?

Tidak semua filler premium otomatis bertahan lebih lama. Di SOZO, hasil filler secara umum disebut dapat bertahan sekitar 6–12 bulan, meskipun durasinya dapat berbeda berdasarkan produk dan lokasi treatment.

2. Bisakah Premium Filler Dilarutkan Jika Hasilnya Tidak Cocok?

Jika filler yang digunakan berbahan HA, dokter dapat menggunakan hyaluronidase untuk membantu menguraikan filler. Tindakan ini perlu dilakukan setelah dokter menilai kondisi wajah dan filler yang telah disuntikkan.

3. Apakah Filler Mahal Pasti Lebih Aman?

Tidak. Keamanan filler dipengaruhi oleh keaslian produk, kualitas bahan, kesesuaian penggunaan, serta teknik penyuntikan.

4. Bagaimana Cara Mengetahui Filler yang Digunakan Asli?

Minta dokter menunjukkan kemasan produk sebelum tindakan. Pastikan nama produk, produsen, tanggal kedaluwarsa, dan nomor izin edar dapat diperiksa.

Prioritaskan Keamanan Jangka Panjang Wajahmu

Kalau kamu sedang membandingkan filler berdasarkan harga, jangan berhenti pada angka yang tertera di promo. 

Cari tahu apa produk yang digunakan, apakah produknya asli, dan siapa dokter yang melakukan penyuntikan. Tiga hal ini jauh lebih penting daripada sekadar mencari filler murah.

Di SOZO Skin Clinic, Premium Filler menggunakan hyaluronic acid dengan produk Juvederm dan dilakukan oleh dokter setelah konsultasi serta analisis wajah.

Kalau kamu ingin mempertimbangkan Premium Filler, konsultasi dan buat janji temu terlebih dahulu untuk mendiskusikan kondisi wajahmu bersama dokter. 

Kamu juga bisa melihat cari lokasi klinik terdekat untuk menemukan cabang SOZO yang sesuai. Selain Premium Filler, masih banyak layanan SOZO Skin Clinic lainnya yang bisa kamu pilih.

chat untuk konsultasi

Referensi:

Comprehensive Analysis of Free BDPE Content in Commercial Hyaluronic Acid Fillers: Implications for Safety Assessment and Regulatory Standards | PubMed

Impurities in Hyaluronic Acid Dermal Fillers? A Narrative Review on Nonanimal Cross-Linked Fillers | PubMed

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?