Kantung mata memiliki beberapa jenis berdasarkan penyebab dan letaknya, mulai dari penumpukan cairan, bantalan lemak, faktor keturunan, hingga alergi. Setiap jenis memiliki ciri dan penanganan yang berbeda.
Kantung mata ternyata punya beberapa jenis, lho. Ada yang muncul karena penumpukan cairan, bantalan lemak, faktor keturunan, alergi, hingga perubahan jaringan di area tulang pipi. Masing-masing punya ciri dan penanganan yang berbeda.
Nah, kalau kamu sudah cukup tidur tetapi masih punya kantung mata, bisa jadi penyebabnya bukan sekadar kelelahan. Yuk, kenali jenis kantung mata agar kamu bisa memahami kondisi yang dialami dan tahu langkah yang sesuai.
Jenis-Jenis Kantung Mata
Kantung mata tidak selalu terbentuk dengan cara yang sama. Ada yang muncul sementara karena penumpukan cairan, tetapi ada juga yang berkaitan dengan perubahan jaringan di sekitar mata atau faktor keturunan.
Berikut macam-macam jenis kantung mata yang umum ditemukan.
1. Kantung Mata karena Cairan

Kantung mata karena cairan terjadi ketika cairan menumpuk di jaringan sekitar bawah mata sehingga area tersebut terlihat bengkak. Kondisi ini sering lebih terlihat saat bangun tidur atau setelah mengonsumsi makanan tinggi garam.
Ciri-cirinya:
- Bengkak terlihat lebih jelas pada pagi hari.
- Ukurannya bisa berkurang secara bertahap sepanjang hari.
- Area bawah mata terasa sedikit sembap, tetapi tidak selalu disertai perubahan warna kulit.
Jenis ini umumnya bersifat sementara. Kurang tidur, perubahan pola tidur, dan retensi cairan bisa membuat pembengkakan lebih terlihat.
2. Kantung Mata karena Bantalan Lemak

Kantung mata karena lemak muncul ketika bantalan lemak alami di sekitar bola mata terdorong ke depan sehingga terlihat menonjol. Kondisi ini bisa berkaitan dengan melemahnya jaringan penyangga di sekitar mata, terutama seiring bertambahnya usia.
Ciri-cirinya:
- Tonjolan terlihat tepat di bawah kelopak mata bawah.
- Bentuknya relatif menetap dari pagi hingga malam.
- Tidak banyak berubah meski kamu sudah cukup tidur atau beristirahat.
Berbeda dari kantung mata karena cairan, jenis ini umumnya tidak bisa diatasi hanya dengan kompres dingin atau penggunaan krim mata.
3. Kantung Mata karena Keturunan

Kantung mata keturunan adalah kondisi ketika bentuk atau kecenderungan munculnya kantung mata dipengaruhi faktor genetik dari keluarga. Karena berkaitan dengan struktur area sekitar mata, kondisi ini bahkan bisa terlihat sejak usia muda.
Ciri-cirinya:
- Kantung mata sudah terlihat sejak usia relatif muda.
- Memiliki bentuk yang mirip dengan anggota keluarga.
- Cenderung menetap dan tidak banyak berubah hanya dengan memperbaiki pola tidur.
4. Kantung Mata karena Alergi

Alergi juga bisa menyebabkan area sekitar mata membengkak akibat reaksi peradangan. Kondisi ini sering muncul bersamaan dengan mata gatal, berair, kemerahan, atau hidung tersumbat.
Ciri-cirinya:
- Pembengkakan bisa muncul pada kedua mata.
- Mata terasa gatal atau berair.
- Area kelopak mata terkadang tampak kemerahan.
- Bengkak bisa berubah sesuai paparan pemicu alergi.
Kebiasaan menggosok mata karena gatal juga bisa memperparah pembengkakan. Karena itu, penting untuk mengenali pemicunya dan berkonsultasi dengan dokter
5. Kantung Mata di Area Tulang Pipi (Festoon atau Malar Bags)

Tidak semua kantung di sekitar mata berada tepat di bawah kelopak mata. Ada juga kantung mata di tulang pipi yang dikenal sebagai festoon atau malar bags, yaitu tonjolan atau lipatan jaringan di area pertemuan kelopak mata bawah dan pipi.
Ciri-cirinya:
- Letaknya lebih rendah dibandingkan kantung mata biasa.
- Tonjolan terlihat di area tulang pipi, tepat di bawah kelopak mata.
- Bisa tampak seperti lipatan atau kantung yang melebar ke arah pipi.
Baca Juga: Kelopak Mata Turun dan Mata Tampak Sayu? Ini Pilihan Eyelift yang Perlu Kamu Tahu
Cara Mengenali Jenis Kantung Matamu
Buat kamu yang mungkin masih bertanya-tanya jenis mana yang paling sesuai dengan kondisimu, ada beberapa hal sederhana yang bisa kamu perhatikan.
1. Perhatikan Perubahannya dari Pagi hingga Malam
Coba amati kondisi bawah matamu saat baru bangun tidur dan menjelang malam. Kalau bengkak lebih terlihat di pagi hari lalu berkurang secara bertahap, kemungkinan ada pengaruh penumpukan cairan.
Sebaliknya, tonjolan yang relatif sama sepanjang hari bisa berkaitan dengan bantalan lemak atau struktur jaringan di sekitar mata.
2. Perhatikan Letak Kantung Mata
Lokasi tonjolan juga bisa membantu membedakan jenisnya. Kantung yang tepat berada di bawah kelopak mata bisa berkaitan dengan bantalan lemak, sedangkan tonjolan yang lebih rendah di tulang pipi bisa mengarah ke festoon atau malar bags.
3. Amati Riwayat Keluarga dan Gejala Lain
Kalau kantung mata sudah terlihat sejak muda dan punya bentuk serupa dengan anggota keluarga, faktor keturunan mungkin berperan. Namun, kalau disertai rasa gatal, mata berair, atau kemerahan, alergi juga perlu dipertimbangkan.
Berikut ringkasan perbedaan jenis kantung mata berdasarkan ciri dan langkah awal yang bisa dilakukan:
| Jenis kantung mata | Ciri yang umum terlihat | Langkah awal |
| Karena cairan | Bengkak saat pagi, berkurang siang hari | Kompres dingin dan batasi garam |
| Karena bantalan lemak | Tonjolan menetap di bawah mata | Konsultasi dengan dokter |
| Karena keturunan | Muncul sejak muda, mirip keluarga | Konsultasi jika ingin ditangani |
| Karena alergi | Bengkak, gatal, atau berair | Hindari pemicu alergi |
| Di tulang pipi | Tonjolan di area tulang pipi | Periksa ke dokter |
Baca Juga: Cara Menghilangkan Mata Panda: Kenali Penyebab dan Pilihan Treatmentnya
Langkah yang Sesuai untuk Tiap Jenis

Cara menangani kantung mata tentu tidak selalu sama. Supaya hasilnya lebih sesuai, penting untuk menyesuaikan langkah dengan penyebab dan kondisi area bawah matamu.
1. Kantung Mata karena Cairan
Kantung mata karena cairan biasanya bisa dibantu dengan beberapa perubahan kebiasaan, seperti:
- Kompres dingin: Gunakan kain bersih yang dibasahi air dingin selama beberapa menit untuk membantu mengurangi bengkak.
- Perbaiki pola tidur: Usahakan tidur cukup dan teratur setiap hari.
- Batasi asupan garam: Kurangi makanan tinggi garam jika kamu sering mengalami pembengkakan.
- Atur posisi tidur: Gunakan posisi kepala sedikit lebih tinggi untuk membantu mengurangi penumpukan cairan di sekitar mata.
Kebiasaan tersebut bisa membantu mengurangi tampilan sembap, meski hasilnya dapat berbeda pada setiap orang.
2. Kantung Mata karena Bantalan Lemak
Kantung mata karena lemak umumnya tidak bisa dihilangkan dengan krim mata atau kompres dingin. Jika tonjolannya cukup mengganggu, dokter dapat mempertimbangkan prosedur lower blepharoplasty (operasi kelopak mata bawah) sesuai kondisi area matamu.
3. Kantung Mata karena Keturunan
Kantung mata keturunan biasanya tidak banyak berubah meski kamu sudah memperbaiki pola tidur. Namun, menjaga pola tidur tetap teratur bisa membantu mengurangi pembengkakan tambahan yang membuatnya terlihat lebih jelas.
4. Kantung Mata karena Alergi
Hindari pemicu alergi dan usahakan tidak menggosok mata saat terasa gatal. Jika pembengkakan sering berulang, disertai kemerahan, atau mata berair, sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
5. Kantung Mata di Area Tulang Pipi
Kantung mata di area tulang pipi atau festoon perlu diperiksa dokter karena penyebabnya bisa melibatkan perubahan jaringan dan penumpukan cairan. Penanganannya juga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing karena tidak ada satu metode yang cocok untuk semua orang.
Bagaimana dengan Perawatan Kulit Area Kantung Mata?
Nah, kalau keluhan utamamu adalah kulit bawah mata yang tipis atau bertekstur, bukan tonjolan akibat lemak, dokter dapat membantu menilai apakah perawatan seperti Rejuran Eye sesuai dengan kondisi kulitmu.
Sementara itu, Filler Treatment bisa dipertimbangkan untuk mengatasi cekungan tertentu di sekitar mata berdasarkan evaluasi dokter. Namun ingat, filler bukan solusi untuk menghilangkan bantalan lemak atau festoon.
Kapan Perlu ke Dokter?
Sebagian besar kantung mata merupakan kondisi yang tidak berbahaya. Namun, pembengkakan di sekitar mata juga bisa berkaitan dengan alergi, infeksi, atau kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan pemeriksaan.
Sebaiknya segera periksakan diri jika kamu mengalami kondisi berikut:
- Bengkak muncul tiba-tiba: Terutama jika sebelumnya tidak pernah mengalami keluhan serupa.
- Hanya terjadi pada satu sisi: Pembengkakan sebelah mata yang baru muncul perlu diperiksa penyebabnya.
- Disertai nyeri dan kemerahan: Bisa menandakan adanya peradangan atau infeksi.
- Gatal atau iritasi yang cukup berat: Terutama jika tidak membaik atau semakin mengganggu.
- Disertai gejala lain: Misalnya perubahan penglihatan, sakit kepala, atau pembengkakan di bagian tubuh lain.
Kenali Jenis Kantung Mata Sebelum Menentukan Penanganannya
Jadi, kantung mata itu bisa disebabkan oleh penumpukan cairan, bantalan lemak, faktor keturunan, hingga alergi. Kalau bengkaknya berubah sepanjang hari, kebiasaan sehari-hari bisa membantu. Namun, jika tonjolannya menetap, sebaiknya segera periksakan ke dokter.
Kalau masih bingung dengan kondisi kantung matamu, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mendapatkan penilaian lebih lanjut. Dengan mengenali penyebabnya, kamu bisa menentukan langkah perawatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan area matamu.

FAQ
Masih punya pertanyaan tentang perbedaan kantung mata? Berikut beberapa hal yang sering ditanyakan.
1. Apa saja jenis kantung mata?
Jenis kantung mata yang umum meliputi kantung mata karena cairan, bantalan lemak, faktor keturunan, alergi, serta festoon atau malar bags yang muncul di area tulang pipi.
2. Bagaimana cara tahu kantung mata karena lemak atau cairan?
Kantung mata karena cairan biasanya lebih terlihat saat pagi hari dan berkurang sepanjang hari. Sementara itu, kantung mata karena lemak cenderung menetap dan memiliki tonjolan yang relatif tidak berubah.
3. Apakah kantung mata keturunan bisa hilang?
Kantung mata keturunan umumnya tidak bisa dihilangkan hanya dengan memperbaiki pola tidur atau menggunakan krim mata. Pilihan penanganannya bergantung pada struktur jaringan dan kondisi area sekitar mata.
4. Apa itu kantung mata di tulang pipi?
Kantung mata di tulang pipi disebut festoon atau malar bags. Bentuknya berupa tonjolan atau lipatan jaringan di bawah kelopak mata yang meluas ke area tulang pipi.
5. Kapan kantung mata perlu ke dokter?
Kantung mata perlu diperiksakan jika muncul tiba-tiba, hanya terjadi pada satu sisi, terasa nyeri, kemerahan, atau disertai gangguan penglihatan dan gejala lainnya.
Referensi
How to Get Rid of Bags Under the Eyes | American Academy of Ophthalmology
Bags Under Eyes: Symptoms and Causes | Mayo Clinic
Bags Under Eyes: Diagnosis and Treatment | Mayo Clinic
Updated Management of Malar Edema, Mounds, and Festoons: A Systematic Review | Aesthetic Surgery Journal
How to Improve the Appearance of Festoons (Malar Mounds) | Cleveland Clinic
