Skin 8 mnt baca

Tarik Benang Hidung: Manfaat, Prosedur, dan Berapa Lama Hasilnya Bertahan?

Tarik Benang Hidung: Manfaat, Prosedur, dan Berapa Lama Hasilnya Bertahan?

Tarik benang hidung membantu memberikan perubahan kontur pada bentuk hidung tanpa prosedur operasi. Teknik ini dapat digunakan untuk membantu mengangkat ujung hidung. Hasilnya bersifat sementara dan durasinya dapat berbeda sesuai teknik pemasangan.

Ingin hidung terlihat lebih tegas tanpa menjalani operasi? Tarik benang hidung atau nose thread lift dapat menjadi salah satu solusinya.

Prosedur ini dapat membantu memberikan perubahan pada bentuk hidung dalam kondisi tertentu. 

Namun, hasilnya tetap dipengaruhi oleh struktur hidung dan teknik pemasangan benang yang digunakan.

Kalau masalah kamu juga mencakup kekenduran pada area wajah, facelift dapat menjadi pilihan untuk membantu mengangkat jaringan wajah secara lebih menyeluruh!

Apa Itu Tarik Benang Hidung?

Ilustrasi Cara Kerja Tarik Benang Hidung
Ilustrasi Cara Kerja Tarik Benang Hidung | Sumber: Me Clinic

Tarik benang hidung adalah prosedur threadlift untuk membantu mengubah bentuk hidung menggunakan benang yang dapat diserap tubuh. 

Benang ditempatkan di bawah kulit hidung dengan arah dan posisi tertentu sesuai area yang ingin dibentuk, misalnya batang hidung atau ujung hidung. 

Saat benang terpasang, benang memberikan penopang dan tarikan pada jaringan sehingga bagian tersebut dapat terlihat lebih terangkat atau tegas.

Sederhananya, benang bekerja seperti penyangga yang membantu mengarahkan posisi jaringan hidung. 

Seiring waktu, jaringan di sekitar benang juga dapat membentuk respons yang membantu mempertahankan kontur tersebut untuk sementara.

Namun, seberapa tinggi atau tegas hasilnya tetap bergantung pada struktur hidung dan teknik pemasangan benang.

Manfaat Tarik Benang Hidung

Tanam benang hidung ditujukan untuk membantu meninggikan batang hidung atau mengecilkan cuping tanpa operasi. 

Perubahan yang diberikan tarik benang hidung bergantung pada kondisi hidung sebelum tindakan.

Adapun beberapa manfaatnya yaitu:

  • Membantu Meninggikan Ujung Hidung: Benang dapat membantu mempertahankan posisi ujung hidung yang sebelumnya turun.
  • Mendukung Proyeksi Ujung Hidung: Penempatan benang tertentu dapat membantu membuat ujung hidung lebih menonjol.
  • Membantu Memperbaiki Batang Hidung: Teknik tertentu dapat digunakan untuk memberikan koreksi pada batang hidung yang kurang terproyeksi.
  • Membantu Mengoreksi Sudut Hidung: Perubahan posisi ujung hidung dapat memengaruhi sudut antara hidung dan bibir.
  • Membantu Mengurangi Tampilan Cuping Lebar: Pada teknik tertentu, loop benang dapat digunakan untuk membantu mempersempit area cuping.
  • Membantu Menopang Struktur Hidung: Benang dapat berfungsi sebagai penyangga internal pada jaringan hidung.

Siapa yang Cocok Melakukan Tarik Benang Hidung?

Ilustrasi Prosedur Tarik Benang Hidung
Ilustrasi Prosedur Tarik Benang Hidung | Sumber: Haven Medspa

Tarik benang hidung tidak ditujukan untuk semua bentuk hidung. Dokter perlu melihat struktur hidung dan kondisi jaringan terlebih dahulu untuk menentukan apakah perubahan yang diinginkan dapat dicapai dengan teknik berbasis benang.

Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:

  • Ujung Hidung Turun: Benang dapat digunakan untuk membantu memberikan dukungan pada ujung hidung agar terlihat lebih terangkat.
  • Batang Hidung Kurang Terproyeksi: Pemasangan benang dapat membantu memberikan kontur yang lebih tegas pada batang hidung.
  • Cuping Hidung Lebar: Beberapa teknik pemasangan benang dapat digunakan untuk membantu mengubah tampilan cuping pada kasus yang sesuai.
  • Kulit Hidung Tebal: Ketebalan kulit dapat membuat perubahan kontur lebih sulit terlihat dan pembengkakan membutuhkan waktu lebih lama untuk mereda.
  • Kulit Hidung Sangat Tipis: Bentuk atau posisi benang dapat lebih mudah terlihat sehingga kondisi kulit perlu diperhatikan saat menentukan teknik pemasangan.
  • Struktur Tulang Dan Tulang Rawan: Kondisi tulang dan tulang rawan perlu dievaluasi untuk menentukan apakah koreksi dengan benang dapat memberikan hasil yang diharapkan.

Bagaimana Prosedur Tarik Benang Hidung Dilakukan?

Prosedur tarik benang hidung umumnya berlangsung sekitar 30–60 menit, tergantung area yang dikoreksi dan jumlah benang yang digunakan. 

Prosedur dimulai dengan pemeriksaan bentuk hidung dan kondisi jaringan. Untuk lebih detailnya, simak tahapan berikut:

1. Evaluasi Hidung

Dokter memeriksa bentuk hidung, ketebalan kulit, dan kondisi jaringan untuk menentukan bagian yang perlu diberikan dukungan. 

Misalnya, dokter dapat menilai apakah bagian ujung atau batang hidung memungkinkan untuk dikoreksi dengan benang.

2. Anestesi Lokal

Dokter memberikan anestesi lokal pada titik yang akan digunakan untuk memasukkan benang. Area tersebut dibuat mati rasa agar proses pemasangan terasa lebih nyaman.

3. Pemasangan Benang

Benang dimasukkan ke bawah kulit hidung melalui titik masuk yang sudah ditentukan. Benang kemudian diarahkan mengikuti area yang ingin diberikan dukungan, misalnya menuju ujung atau sepanjang batang hidung.

4. Pembentukan Kontur

Setelah berada di posisi yang tepat, benang memberikan tarikan dan penopang pada jaringan hidung. 

Tarikan ini membantu mengarahkan jaringan sehingga bagian yang dituju dapat terlihat lebih terangkat atau tegas.

5. Evaluasi Hasil

Dokter memeriksa kembali bentuk dan posisi hidung setelah benang terpasang. Jika diperlukan, posisi benang dapat disesuaikan agar kontur hidung terlihat proporsional.

Benang yang digunakan dapat berupa bahan yang dapat diserap tubuh, seperti poly-L-lactic/poly-caprolactone. Pemasangannya dapat menggunakan kanula tumpul atau jarum dengan dua ujung tajam, tergantung kondisi hidung dan teknik yang dipilih dokter.

Baca Juga: Facelift Benang Menarik Kulit Kendur Tanpa Operasi: Kenali Prosedur dan Efek Sampingnya 

Berapa Lama Hasil Tarik Benang Hidung Bertahan?

Durasi hasil tarik benang hidung tidak selalu sama, tetapi bisa bertahan 8–18 bulan pada teknik dengan benang yang dipasang menggunakan kanula.

Sementara itu, teknik menggunakan benang pada jarum dengan dua ujung tajam dilaporkan dapat bertahan sekitar 24–30 bulan.

Perbedaan tersebut berkaitan dengan metode pemasangan dan cara benang memberikan dukungan pada jaringan. 

Dengan demikian, tarik benang hidung sebaiknya dipahami sebagai prosedur dengan hasil sementara. 

Hasilnya tidak bersifat permanen seperti perubahan struktur yang dapat dilakukan melalui operasi.

Efek Samping Tarik Benang Hidung

Setiap prosedur yang memasukkan benda asing ke dalam jaringan memiliki risiko. Keluhan umumnya berkaitan dengan rasa tidak nyaman setelah prosedur.

Beberapa efek yang dilaporkan meliputi:

  • Bengkak: Pembengkakan dapat muncul setelah pemasangan benang sebagai respons jaringan terhadap tindakan.
  • Kemerahan: Area pemasangan dapat terlihat kemerahan selama jaringan mengalami proses pemulihan.
  • Memar: Pembuluh darah kecil dapat mengalami trauma saat benang dimasukkan sehingga muncul memar di sekitar area tindakan.
  • Nyeri Tekan: Hidung dapat terasa nyeri atau lebih sensitif ketika disentuh selama masa pemulihan.
  • Infeksi: Bakteri dapat masuk melalui titik pemasangan dan menyebabkan infeksi pada jaringan di sekitar benang.
  • Asimetri: Perbedaan posisi atau tarikan benang dapat membuat kontur hidung terlihat kurang simetris.
  • Benang Bergeser atau Keluar: Pada kondisi tertentu, benang dapat berpindah posisi atau terdorong keluar melalui kulit.

Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Tarik Benang Hidung

Perawatan setelah tindakan perlu memperhatikan posisi benang dan kondisi jaringan hidung yang masih beradaptasi. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah prosedur antara lain:

  • Hindari Menekan Hidung: Jangan memijat, menggosok, atau memberikan tekanan langsung pada hidung agar posisi benang tidak terganggu.
  • Batasi Gerakan Berlebihan: Hindari aktivitas yang memberikan tekanan atau tarikan pada hidung selama masa awal pemulihan.
  • Jaga Area Pemasangan: Hindari menyentuh atau mengutak-atik titik masuk benang untuk mengurangi risiko iritasi dan infeksi.
  • Waspadai Keluhan Tidak Biasa: Rasa tegang atau keberadaan benang dapat terasa setelah tindakan dan umumnya membaik secara spontan.
  • Perhatikan Perubahan Bentuk: Perubahan kontur yang mengganggu atau terlihat tidak simetris perlu diperiksa oleh dokter.
  • Kenali Tanda Peradangan: Kemerahan yang semakin berat, pembengkakan, nyeri, atau keluhan yang menetap perlu dievaluasi oleh dokter.
  • Lakukan Kontrol: Pemeriksaan lanjutan membantu dokter memastikan posisi benang dan kondisi jaringan setelah tindakan.

Tarik Benang Hidung vs Operasi Hidung

Ilustrasi Tarik Benang Hidung
Ilustrasi Tarik Benang Hidung | Sumber: Taylor & Francis

Tarik benang hidung dan operasi hidung memiliki tujuan yang berbeda. Thread lift digunakan untuk memberikan koreksi dengan prosedur yang lebih minimal invasif, sedangkan rhinoplasty merupakan prosedur bedah untuk mengubah struktur hidung.

Jika dibandingkan, berikut perbedaan keduanya:

AspekTarik Benang HidungOperasi Hidung
Jenis TindakanProsedur dengan pemasangan benangProsedur pembedahan
TujuanKoreksi bentuk tertentuPerubahan struktur hidung yang lebih luas
HasilBersifat sementaraDapat memberikan perubahan struktur yang lebih menetap
Waktu TindakanBergantung pada teknik dan areaBergantung pada jenis operasi
KesesuaianKasus terpilihKelainan yang membutuhkan koreksi struktural lebih luas

Baca Juga: Perfect Nose Job Tanpa Operasi, Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diubah?

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Tarik benang hidung dapat membantu memberikan perubahan pada kontur hidung pada kondisi tertentu. 

Namun, tingkat perubahan yang terlihat dapat dipengaruhi oleh struktur hidung dan teknik pemasangan benang.

Jika ingin tahu pilihan treatment yang sesuai, konsultasi dan buat janji temu atau cari lokasi klinik terdekat. 

Dokter dapat menilai apakah tarik benang hidung sesuai dengan kebutuhanmu sekaligus membantu menetapkan ekspektasi terhadap hasil yang realistis.

Kamu dapat jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk mengetahui pilihan treatment yang tersedia.

chat untuk konsultasi

FAQ Tarik Benang Hidung

Masih ada beberapa hal yang sering menjadi pertanyaan sebelum menjalani tarik benang hidung. Berikut penjelasannya:

1. Apakah Hasil Tarik Benang Hidung Permanen?

Tidak. Hasilnya bersifat sementara. Studi melaporkan durasi sekitar 8–18 bulan untuk teknik tertentu dan sekitar 24–30 bulan untuk teknik lainnya.

2. Apakah Tarik Benang Hidung Bisa Meninggikan Ujung Hidung?

Bisa pada kasus yang sesuai. Studi menunjukkan bahwa teknik tertentu dapat digunakan untuk membantu mengangkat ujung hidung yang turun.

3. Apakah Tarik Benang Hidung Bisa Mengecilkan Cuping?

Teknik tertentu dapat membantu mempersempit cuping atau area nostril. Namun, kesesuaiannya tetap bergantung pada bentuk hidung dan evaluasi dokter.

4. Apakah Tarik Benang Hidung Memiliki Efek Samping?

Risiko dapat berupa rasa tidak nyaman dan perubahan pada jaringan. Studi juga melaporkan beberapa kasus inflamasi serta ketidakteraturan kontur setelah tindakan.

5. Apakah Semua Bentuk Hidung Bisa Ditangani dengan Tarik Benang?

Tidak. Prosedur ini ditujukan untuk koreksi tertentu. Bentuk hidung yang membutuhkan perubahan struktur lebih luas mungkin memerlukan tindakan operasi.

 

Referensi:

Thread Lifting of the Nose: Fully Comprehensive Approach to the Technique | PMC

What Is a Nose Thread Lift? | Linia Skin Clinic

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?