Air es tanpa gula tidak membuat perut buncit karena tidak mengandung kalori, baik diminum setelah makan maupun saat perut kosong. Perut buncit lebih berkaitan dengan penumpukan lemak akibat asupan kalori yang melebihi kebutuhan tubuh.
Air es sering dianggap membuat perut buncit. Padahal, ini tidak benar. Air putih tidak mengandung kalori, sehingga tidak menambah lemak tubuh.
Yang perlu kamu perhatikan justru tambahan gula dalam minuman dingin. Misalnya, es teh manis, es kopi susu, atau minuman es bersirup.
Jika terlalu sering dikonsumsi, kandungan gulanya bisa menambah asupan kalori dan menyebabkan kenaikan berat badan.
Supaya lebih jelas, yuk pahami kenapa air es tidak membuat perut buncit dan apa yang sebenarnya bisa menyebabkan perut membesar!
Jadi, Apakah Air Es Bikin Perut Buncit?

Jawabannya adalah tidak. Air es tanpa tambahan gula tidak membuat perut buncit karena di dalamnya tidak mengandung kalori.
Suhu air juga tidak mengubah kandungan kalorinya. Jadi kamu juga tidak perlu menghindari air dingin setelah makan.
Minum air saat atau setelah makan tidak membuat lemak menumpuk di perut. Justru air membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Namun, ceritanya berbeda jika air es yang kamu minum mengandung gula. Jika dikonsumsi berlebihan, gula tambahan tersebut akan meningkatkan asupan kalori harian dan memicu kenaikan berat badan.
Baca Juga: Jenis Perut Buncit dan Penyebabnya: Kenali Dulu Sebelum Mencoba Mengecilkannya
Kenapa Mitos Ini Banyak Dipercaya?
Salah satu alasannya karena perut terkadang terlihat lebih besar atau terasa lebih penuh setelah minum.
Padahal, air yang masuk ke tubuh hanya menambah volume cairan sementara sebelum diproses dan dikeluarkan melalui urine.
Sebagian orang mungkin merasa kembung setelah minum dingin. Namun, rasa kembung bukanlah sama dengan perut buncit yang seharusnya disebabkan penumpukan lemak.
Lemak tubuh terbentuk dari kelebihan energi yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu, bukan karena suhu air yang diminum.
Minuman Es yang Sebenarnya Perlu Diperhatikan

Jadi bukan suhu minumannya, melainkan kandungan gula di dalamnya yang perlu kamu perhatikan.
Menurut Kemenkes RI, batas konsumsi gula yang dianjurkan adalah maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari. Jumlah tersebut mencakup gula dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi.
Kalau tadi berbicara soal minuman manis dingin, berikut kandungan gulanya secara umum:
| Minuman | Perkiraan Kandungan Gula |
| Es teh manis | 23–70 gram |
| Kopi susu gula aren | 14–22 gram |
| Boba milk tea | 39,5 gram per 500 ml |
| Es matcha latte | Bergantung pada gula dan susu tambahan |
| Lemon tea | Bergantung pada takaran gula atau sirup |
*Angka tersebut merupakan gambaran dari sampel penelitian dan contoh produk, bukan kandungan pasti semua merek.
Namun tidak semua minuman harus dihindari, ada beberapa minuman yang bikin kenyang yang bisa membantumu menurunkan berat badan. Kuncinya pastikan asupan gula tidak melebihi kebutuhan harian.
Kapan Air Dingin Bikin Perut Tidak Nyaman?
Pada sebagian orang, minum air yang terlalu dingin bisa membuat perut terasa tidak nyaman. Suhu dingin dari es mungkin membuat otot di saluran pencernaan bereaksi sementara.
Akibatnya, perut bisa terasa kram atau penuh. Namun, kondisi ini bukan tanda lemak perut bertambah.
Kalau kamu sering mengalaminya, coba minum lebih perlahan atau pilih air dengan suhu biasa. Periksakan diri ke dokter jika keluhan sering muncul atau tidak kunjung membaik.
Penyebab Perut Buncit yang Sebenarnya

Perut buncit biasanya terjadi karena lemak menumpuk di area perut, bukan karena minum air es.
Hal ini bisa terjadi ketika kalori dari makanan dan minuman yang kamu konsumsi lebih banyak daripada energi yang digunakan tubuh.
Ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat perut buncit, di antaranya:
- Sering Minum Minuman Manis: Gula dalam es teh manis atau kopi susu bisa menambah kalori yang masuk ke tubuh.
- Makan Terlalu Banyak: Kalori berlebih yang tidak digunakan tubuh bisa disimpan menjadi lemak.
- Jarang Bergerak: Terlalu sering duduk membuat tubuh menggunakan lebih sedikit energi.
- Kurang Tidur: Kurang tidur bisa membuat kamu lebih mudah lapar dan ingin makan lebih banyak.
- Bertambahnya Usia: Seiring bertambahnya usia, otot bisa berkurang sehingga tubuh membakar lebih sedikit energi.
Baca Juga: Kenapa Badan Kurus tapi Perut Buncit? Ini Penyebab & Solusinya
Tetap Boleh Minum Air Es, Asal Perhatikan Gulanya
Kamu tidak perlu berhenti minum air es hanya karena khawatir perut buncit. Coba kurangi gula pada minuman favoritmu atau ganti dengan air putih dingin.
Kalau ingin mengurangi lemak perut, kamu bisa mulai dengan memperbaiki kebiasaan sehari-hari.

Selain itu, kamu juga bisa menjalani slimming treatmentdi klinik. Coba jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk melihat pilihan yang tersedia.
Kamu juga bisa konsultasi dan buat janji temu dengan tim SOZO Skin Clinic kalau bingung memilih yang mana.
FAQ Seputar Air Es dan Perut Buncit
Supaya tidak salah paham lagi soal air es, yuk simak jawaban dari beberapa pertanyaan yang sering muncul berikut ini:
1. Apakah Minum Air Dingin Setelah Makan Bikin Gemuk?
Tidak. Air putih tidak mengandung kalori sehingga tidak menyebabkan kenaikan berat badan, meskipun diminum setelah makan.
2. Apakah Air Hangat Lebih Baik untuk Diet?
Tidak ada bukti kuat bahwa air hangat lebih efektif menurunkan berat badan dibandingkan air dingin. Keduanya sama-sama membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
3. Berapa Banyak Gula dalam Es Teh Manis?
Jumlahnya bergantung pada ukuran gelas dan takaran gula yang digunakan. Beberapa sampel minuman teh manis dan minuman kekinian dalam penelitian mengandung total gula sekitar 23–70 gram.
4. Apakah Es Batu Mengandung Kalori?
Tidak. Es batu yang terbuat dari air putih tidak mengandung kalori, sehingga tidak membuat berat badan bertambah.
Referensi:
Cegah Meningkatnya Diabetes, Jangan Berlebihan Konsumsi Gula, Garam, Lemak | Kemenkes RI
Does Cold Water Increase Weight? Debunking the Myth | Dr. Muffi
Can Cold Water Make You Bloated? Causes and Prevention Tips | Mega We Care

