Slimming 7 mnt baca

Remaja Punya Selulit, Wajar Nggak Sih? Ini Penjelasannya

Remaja Punya Selulit, Wajar Nggak Sih? Ini Penjelasannya

Selulit bisa mulai muncul sejak remaja akibat perubahan hormon saat pubertas, faktor keturunan, dan struktur kulit. Kondisi ini umum terjadi, termasuk pada remaja bertubuh kurus, sehingga tidak perlu dihilangkan dengan cara yang berlebihan.

Selulit pada remaja paling sering muncul karena perubahan hormon saat pubertas yang memengaruhi penyimpanan lemak di tubuh. Faktor keturunan dan struktur kulit juga berperan, sehingga selulit bisa terlihat meski kamu bertubuh kurus atau aktif berolahraga.

Kalau kamu baru menyadari ada tekstur kulit seperti kulit jeruk di paha atau bokong, tenang, ya. Selulit saat pubertas merupakan hal yang umum kok dan bukan berarti ada yang salah dengan tubuhmu. Yuk, pahami lebih lanjut di artikel ini!

Apakah Normal Remaja Punya Selulit?

Ya, normal. Selulit di usia muda bisa muncul ketika tubuh mengalami perubahan selama masa pertumbuhan, terutama saat pubertas.

Selulit terjadi ketika lemak di bawah kulit menonjol di antara jaringan ikat yang menghubungkan kulit dengan lapisan di bawahnya. Akibatnya, permukaan kulit terlihat berlekuk atau bergelombang seperti kulit jeruk.

Kamu tidak perlu merasa malu atau menganggap selulit sebagai masalah kesehatan. Selulit merupakan variasi tampilan kulit yang umum dan biasanya tidak membahayakan kesehatan.

Baca Juga: Apa Itu Selulit? Kenapa Muncul, Kenapa Lebih Sering pada Perempuan, dan Cara Menyamarkannya

Penyebab Selulit pada Remaja

pembentukan selulit
Pembentukan Selulit | Sumber: Cellulite Slayer

Ada beberapa faktor yang menjelaskan penyebab selulit pada remaja, mulai dari perubahan hormon hingga faktor keturunan. Berikut penjelasannya.

1. Perubahan Hormon Saat Pubertas

Saat pubertas, hormon dalam tubuh mengalami perubahan yang memengaruhi penyimpanan lemak. Pada perempuan, hormon estrogen ikut berperan sehingga lemak lebih banyak tersimpan di paha, pinggul, dan bokong. Hal ini bisa membuat selulit mulai terlihat.

2. Faktor Keturunan

Kalau orang tua atau anggota keluargamu memiliki selulit, kamu juga mungkin memilikinya. Faktor genetik dapat memengaruhi penyimpanan lemak, struktur jaringan ikat, dan ketebalan kulit. Jadi, selulit juga bisa muncul karena faktor bawaan.

3. Perubahan Berat Badan Saat Tumbuh

Selama masa remaja, tinggi dan berat badan bisa berubah seiring pertumbuhan. Perubahan ini juga bisa memengaruhi tampilan kulit. Namun, selulit tidak selalu berkaitan dengan kenaikan berat badan karena struktur kulit dan jaringan ikat juga berperan.

4. Kurang Bergerak

Aktivitas fisik membantu menjaga kekuatan otot dan kesehatan tubuh. Namun, terlalu jarang bergerak bisa memengaruhi kebugaran. Meski begitu, remaja yang aktif berolahraga pun tetap bisa memiliki selulit karena faktor hormon, genetik, dan struktur kulit.

Kenapa Remaja Kurus Juga Bisa Punya Selulit?

Selulit pada remaja kurus tetap bisa muncul karena setiap orang memiliki lapisan lemak dan jaringan ikat di bawah kulit. Jadi, selulit bukan hanya dimiliki oleh orang dengan tubuh berisi.

Bahkan, seseorang yang rutin berolahraga dan memiliki massa otot yang baik tetap bisa memiliki selulit. Hal ini dipengaruhi oleh faktor genetik, hormon, serta susunan jaringan di bawah kulit.

Baca Juga: Kenapa Selulit Paling Sering Muncul di Paha? Ini Penyebabnya

Mitos tentang Selulit yang Bikin Cemas

selulit pada remaja
Selulit | Sumber: LPG America

Banyak anggapan tentang selulit yang bisa membuat remaja merasa kurang percaya diri. Supaya kamu tidak salah memahami kondisi ini, yuk, lihat beberapa mitos dan faktanya.

MitosFakta
Selulit adalah tanda tubuh gemukSelulit bisa dimiliki siapa saja, termasuk orang dengan tubuh kurus
Selulit muncul karena terlalu banyak makanSelulit dipengaruhi banyak faktor, seperti hormon, genetik, dan struktur kulit
Selulit bisa hilang dengan diet ketatDiet ketat tidak menjamin selulit hilang dan justru bisa mengganggu kebutuhan nutrisi
Orang yang aktif berolahraga tidak punya selulitAktivitas fisik membantu menjaga kesehatan tubuh, tetapi tidak selalu menghilangkan selulit
Selulit hanya muncul pada orang dewasaSelulit juga bisa mulai terlihat saat pubertas akibat perubahan hormon dan distribusi lemak

Selain itu, jangan mudah membandingkan tekstur kulitmu dengan foto orang lain di media sosial, ya. Foto dan video yang terlihat sempurna bisa dipengaruhi filter, pencahayaan, sudut pengambilan gambar, atau editan. Jadi, bukan berarti semua orang tidak punya selulit.

Kebiasaan Sehat yang Membantu

Meskipun selulit tidak harus dihilangkan, kamu tetap bisa menjaga kesehatan tubuh melalui kebiasaan sehari-hari. Fokusnya bukan mengubah bentuk tubuh, melainkan mendukung pertumbuhan dan kebugaranmu.

Beberapa cara mencegah selulit sejak remaja antara lain:

  • Aktif bergerak: Pilih aktivitas yang kamu sukai, seperti bersepeda, berenang, menari, atau berjalan santai.
  • Makan bergizi seimbang: Konsumsi makanan beragam yang mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
  • Tidur cukup: Istirahat yang cukup membantu mendukung proses pertumbuhan dan pemulihan tubuh.
  • Minum air putih: Penuhi kebutuhan cairan agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Perlu diingat, hindari diet ketat, melewatkan waktu makan, atau memaksakan olahraga demi mengubah tampilan selulit. Tubuh yang sedang tumbuh membutuhkan asupan nutrisi dan energi yang cukup.

Untuk Orang Tua: Cara Mendampingi

Masa remaja merupakan periode ketika anak mulai lebih memperhatikan penampilan dan membandingkan tubuhnya dengan orang lain. Karena itu, respons orang tua saat anak membicarakan selulit bisa berpengaruh terhadap cara mereka memandang tubuhnya sendiri.

Beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk mendampingi anak, antara lain:

  • Dengarkan tanpa menghakimi: Berikan kesempatan anak bercerita tentang kekhawatirannya tanpa langsung mengkritik atau meremehkan perasaannya.
  • Hindari komentar tentang bentuk tubuh: Jangan menjadikan berat badan atau tampilan kulit sebagai bahan candaan maupun perbandingan.
  • Jelaskan perubahan saat pubertas: Bantu anak memahami bahwa perubahan hormon, distribusi lemak, dan tekstur kulit merupakan bagian dari proses pertumbuhan.
  • Bangun kebiasaan sehat bersama: Ajak anak menikmati aktivitas fisik dan mengonsumsi makanan bergizi tanpa menjadikannya sebagai cara untuk menghilangkan selulit.
  • Bantu memahami media sosial: Jelaskan bahwa foto yang terlihat sempurna bisa dipengaruhi filter, pencahayaan, dan proses penyuntingan.

Baca Juga: Selulit atau Stretch Mark? Ini Bedanya dan Pilihan Penanganannya

Kapan Perlu ke Dokter?

meso selulit treatment
Meso Selulit Treatment | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Selulit biasa umumnya tidak menimbulkan rasa sakit atau mengganggu aktivitas. Namun, ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak diabaikan dan perlu diperiksa oleh dokter.

Pertimbangkan untuk berkonsultasi jika selulit disertai kondisi berikut:

  • Rasa nyeri: Area yang terlihat berlekuk terasa sakit atau sensitif ketika disentuh.
  • Pembengkakan: Ada pembengkakan yang tidak biasa pada area kaki atau bagian tubuh lainnya.
  • Perubahan yang cepat: Tampilan kulit berubah secara mendadak atau disertai keluhan lain yang tidak biasa.
  • Kecemasan berlebihan: Anak terus merasa tidak nyaman dengan tubuhnya hingga menghindari aktivitas atau pergaulan.
  • Perubahan pola makan: Anak mulai sering melewatkan waktu makan, membatasi makanan secara ekstrem, atau berolahraga secara berlebihan karena khawatir dengan bentuk tubuhnya.

Apakah Selulit pada Remaja Perlu Perawatan Klinik?

Tidak. Selulit yang muncul saat pubertas umumnya tidak membutuhkan perawatan khusus. Untuk remaja di bawah 18 tahun, jangan terburu-buru mempertimbangkan prosedur kecantikan. Keputusan mengenai perawatan apa pun perlu melibatkan orang tua dan dokter.

Berbagai pilihan perawatan selulit di klinik, seperti Meso Cellulift, umumnya punya tujuan untuk membantu memperbaiki tampilan selulit pada orang dewasa. Namun, bukti efektivitas beberapa metode masih terbatas dan kesesuaiannya tetap perlu dinilai secara medis.

Pahami Perubahan Tubuhmu dan Jaga Kesehatannya

Selulit saat remaja merupakan hal yang umum dan bisa muncul karena perubahan hormon, faktor keturunan, serta struktur kulit. Kamu tidak perlu menghilangkannya dengan diet ketat atau olahraga berlebihan karena selulit bukan tanda tubuh yang tidak sehat.

Fokuslah menjaga kesehatan tubuh melalui makanan bergizi, aktivitas yang kamu sukai, dan istirahat cukup. Jika selulit disertai keluhan lain atau membuatmu sangat cemas, ajak orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter, termasuk dokter di SOZO Skin Clinic.

Ingat, tubuhmu sedang tumbuh dan berubah. Setiap perubahan tersebut merupakan bagian dari proses menjadi dirimu sendiri, dan kamu tetap layak merasa nyaman dengan tubuhmu.

Banner-CTA-Awareness-BLOG

FAQ

Masih punya pertanyaan tentang selulit saat masa pertumbuhan? Yuk, simak beberapa jawaban berikut.

1. Apakah normal remaja punya selulit?

Ya, normal kok. Selulit bisa muncul saat pubertas karena perubahan hormon dan penyimpanan lemak di tubuh. Kondisi ini bukan tanda bahwa tubuhmu tidak sehat.

2. Apakah selulit saat remaja bisa hilang sendiri?

Tampilan selulit bisa berubah seiring pertumbuhan dan perubahan kulit. Namun, selulit tidak selalu hilang sepenuhnya karena faktor genetik juga berperan.

3. Kenapa remaja kurus juga punya selulit?

Karena selulit tidak hanya dipengaruhi jumlah lemak tubuh. Faktor hormon, keturunan, dan struktur jaringan ikat di bawah kulit juga berperan.

4. Apakah olahraga bisa mencegah selulit?

Olahraga membantu menjaga kekuatan otot dan kesehatan tubuh, tetapi tidak menjamin selulit tidak muncul. Remaja yang aktif pun tetap bisa memiliki selulit.

5. Bagaimana cara membicarakan selulit dengan anak remaja?

Dengarkan kekhawatirannya tanpa mengomentari bentuk tubuhnya. Jelaskan bahwa selulit merupakan hal yang umum dan ajak anak fokus pada kesehatan, bukan penampilan.

 

Referensi

Cellulite: Current Understanding and Treatment | Aesthetic Surgery Journal Open Forum

Cellulite: What It Is, Causes, Location & Treatment | Cleveland Clinic

Cellulite | MedlinePlus Medical Encyclopedia

Teens and Body Image | UNICEF Parenting

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?