Slimming 7 mnt baca

Apa Itu Selulit? Kenapa Muncul, Kenapa Lebih Sering pada Perempuan, dan Cara Menyamarkannya

Apa Itu Selulit? Kenapa Muncul, Kenapa Lebih Sering pada Perempuan, dan Cara Menyamarkannya

Selulit merupakan kondisi kulit yang umum terjadi akibat struktur jaringan ikat dan lemak di bawah kulit. Tampilannya bisa disamarkan melalui kebiasaan sehat, produk perawatan, atau treatment tertentu, meski hasilnya tidak selalu permanen.

Selulit merupakan kondisi ketika permukaan kulit tampak bergelombang atau berlekuk seperti kulit jeruk, terutama di paha, bokong, pinggul, dan perut. Kondisi ini terjadi karena lemak di bawah kulit terdorong ke atas, sementara jaringan ikat menarik permukaan kulit ke bawah.

Kalau kamu mulai menyadari tekstur seperti ini di tubuhmu, tenang, selulit sangat umum kok. Bahkan, perempuan bertubuh kurus pun bisa mengalaminya. Yuk, pahami lebih lanjut penyebab, tingkat keparahan, dan cara mengurangi selulit.

Selulit Itu Apa?

pembentukan selulit
Pembentukan Selulit | Sumber: AirSculpt

Secara sederhana, selulit adalah perubahan tampilan permukaan kulit akibat interaksi antara lemak di bawah kulit dan jaringan ikat yang menghubungkan kulit dengan jaringan di bawahnya.

Jaringan ikat ini bekerja seperti tali yang menahan kulit. Ketika lemak terdorong ke atas dan jaringan ikat menarik kulit ke bawah, permukaannya terlihat tidak rata seperti kulit jeruk.

Lantas, bagaimana selulit terbentuk?

  • Lemak di bawah kulit: mendorong permukaan kulit ke arah atas.
  • Jaringan ikat: menarik kulit ke arah bawah dan membentuk lekukan.
  • Permukaan kulit: terlihat bergelombang karena tarikan dan dorongan tersebut terjadi secara bersamaan.

Kenapa Selulit Lebih Sering pada Perempuan?

Selulit pada Perempuan dan Laki-laki
Selulit pada Perempuan dan Laki-laki | Sumber: The Skin Longevity Clinic

Selulit lebih sering dialami perempuan karena susunan jaringan ikat dan lemak di bawah kulit berbeda dengan laki-laki. Pada perempuan, jaringan ikat tersusun tegak lurus terhadap permukaan kulit, sedangkan pada laki-laki polanya menyilang sehingga lebih kuat menahan lemak.

Perbedaan ini membuat lemak di bawah kulit perempuan lebih mudah menonjol dan membentuk lekukan pada permukaan kulit. Selain itu, hormon estrogen juga diduga berperan dalam munculnya selulit, terutama saat terjadi perubahan hormon pada masa pubertas, kehamilan, dan menopause.

Apa Saja Penyebab Selulit?

Selulit tidak muncul hanya karena berat badan bertambah. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi terbentuknya atau membuat tampilannya semakin terlihat, yaitu:

  • Genetik: faktor keturunan dapat memengaruhi struktur kulit, jaringan ikat, dan distribusi lemak tubuh.
  • Perubahan hormon: estrogen dan perubahan hormon pada fase kehidupan tertentu dapat memengaruhi jaringan di bawah kulit.
  • Usia: produksi kolagen dan elastin berkurang seiring bertambahnya usia sehingga kulit dapat menjadi lebih tipis dan kurang elastis.
  • Perubahan berat badan: perubahan volume lemak di bawah kulit dapat membuat lekukan selulit terlihat lebih jelas.
  • Gaya hidup: kurang bergerak dan pola hidup tertentu dapat memengaruhi kondisi otot, sirkulasi, serta komposisi tubuh.

Namun, setiap faktor memiliki pengaruh yang berbeda pada setiap orang. Selulit juga bisa muncul pada orang dengan berat badan yang stabil dan tubuh yang aktif.

Kalau kamu ingin memahami faktor yang memengaruhi ukuran area tubuh tertentu, kamu juga bisa membaca pembahasan tentang penyebab lengan besar dan jenis perut buncit.

Cek Tingkat Selulitmu

Ciri-ciri selulit bisa terlihat berbeda pada setiap orang, mulai dari lekukan halus yang hanya muncul ketika kulit dicubit hingga permukaan kulit yang bergelombang tanpa perlu ditekan.

Untuk gambaran awal, kamu bisa membandingkan tampilannya dengan pengelompokan tingkat keparahan selulit berdasarkan klasifikasi Nürnberger-Müller.

  • Grade 0 – Tidak terlihat: Permukaan kulit tetap halus saat berdiri maupun berbaring, termasuk ketika kulit dicubit.
  • Grade 1 – Ringan: Kulit terlihat halus saat rileks, tetapi lekukan mulai terlihat ketika dicubit atau otot berkontraksi.
  • Grade 2 – Sedang: Lekukan sudah terlihat saat berdiri, tetapi dapat berkurang atau tidak terlihat ketika berbaring.
  • Grade 3 – Lebih jelas: Lekukan dan permukaan bergelombang terlihat saat berdiri maupun berbaring.

Perlu diingat, pengelompokan ini hanya membantu kamu memahami tampilan kulit secara umum. Dokter dapat menilai kondisi kulit dan jaringan di bawahnya dengan lebih menyeluruh jika diperlukan.

Selulit, Stretch Mark, atau Lipedema?

lipedema vs selulit
Lipedema vs Selulit | Sumber: Moin Surgical Arts

Selulit terkadang terlihat mirip dengan kondisi kulit atau jaringan tubuh lainnya. Padahal, ketiganya memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda.

KondisiCiri utama
SelulitPermukaan kulit berlekuk atau bergelombang seperti kulit jeruk.
Stretch markGaris memanjang berwarna merah, ungu, cokelat, atau keputihan akibat peregangan kulit.
LipedemaPenumpukan lemak yang tidak proporsional, biasanya di kedua kaki atau lengan, disertai nyeri, rasa berat, atau mudah memar.

Apa yang membedakannya?

  • Selulit: berkaitan dengan struktur jaringan ikat dan lemak di bawah kulit, bukan penyakit penumpukan lemak.
  • Stretch mark: terbentuk ketika kulit meregang atau menyusut terlalu cepat sehingga serat penunjang kulit mengalami kerusakan.
  • Lipedema: merupakan kondisi medis yang perlu diperiksa dokter, terutama jika disertai nyeri, mudah memar, dan pembesaran anggota tubuh yang tidak proporsional.

Apakah Selulit Bisa Hilang?

Selulit umumnya tidak bisa dihilangkan sepenuhnya dan secara permanen. Namun, beberapa cara dapat membantu membuat tampilannya lebih samar, tergantung kondisi kulit, struktur jaringan, dan metode yang digunakan.

Perlu dipahami bahwa selulit bukan sekadar lemak yang bisa dihilangkan dengan menurunkan berat badan. Jaringan ikat yang membentuk lekukan juga berperan sehingga hasil perawatan bisa berbeda pada setiap orang.

Menurut dokter kulit, ekspektasi yang paling penting adalah memahami bahwa perawatan selulit bertujuan memperbaiki tampilannya, bukan menjanjikan kulit benar-benar mulus.

Pilihan yang Bisa Dicoba

Ada beberapa cara mengurangi selulit, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga perawatan di klinik. Pilihannya bisa disesuaikan dengan kondisi kulit dan kebutuhanmu, bukan semata-mata berdasarkan tingkat selulit.

1. Kebiasaan Sehari-hari

Kebiasaan sehat dapat membantu menjaga kondisi otot, sirkulasi, dan elastisitas kulit. Meski tidak menjamin selulit hilang, beberapa hal berikut bisa kamu coba:

  • Tetap aktif bergerak: berjalan kaki, bersepeda, atau melakukan aktivitas fisik yang kamu sukai dapat membantu menjaga kekuatan otot.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang: cukupi kebutuhan protein, sayuran, buah, dan sumber nutrisi lainnya untuk mendukung kesehatan tubuh.
  • Cukupi kebutuhan cairan: minum air yang cukup membantu menjaga hidrasi tubuh dan kondisi kulit.
  • Jaga pola tidur: istirahat yang cukup mendukung proses pemulihan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Olahraga dapat membantu membentuk otot sehingga permukaan kulit mungkin terlihat lebih kencang. Namun, aktivitas fisik tidak selalu menghilangkan lekukan yang terbentuk akibat struktur jaringan ikat.

2. Krim dan Produk Perawatan

Beberapa produk perawatan tubuh mengandung kafein atau retinol yang ditujukan untuk membantu menyamarkan tampilan selulit.

  • Krim berkafein: dapat memberikan efek sementara sehingga permukaan kulit terlihat lebih halus.
  • Krim retinol: berpotensi membantu meningkatkan ketebalan kulit sehingga lekukan tidak terlalu terlihat, tetapi membutuhkan penggunaan rutin dalam jangka panjang.

Efek produk tersebut cenderung terbatas dan tidak menghilangkan penyebab utama selulit.

3. Perawatan di klinik

Beberapa perawatan di klinik juga dapat dipertimbangkan untuk membantu menyamarkan tampilan selulit. Hasilnya bisa berbeda pada setiap orang dan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit.

  • Meso Cellulift: termasuk dalam rangkaian Meso Treatment yang ditujukan untuk membantu memperbaiki tampilan selulit dengan menyuntikkan bahan tertentu ke area kulit.
  • Radiofrequency (RF) Body Slimming: menggunakan energi radiofrekuensi untuk memanaskan jaringan di bawah kulit. Perawatan ini dapat membantu memperbaiki tampilan kulit agar terlihat lebih kencang, tetapi hasilnya bisa bersifat sementara.

Sebelum memilih perawatan, dokter perlu menilai kondisi kulit dan mempertimbangkan manfaat serta risikonya.

Pahami Kondisi Kulitmu Sebelum Memilih Perawatan

Selulit adalah kondisi kulit yang umum dan bisa dialami siapa saja, termasuk perempuan bertubuh kurus. Tampilannya bisa disamarkan melalui kebiasaan sehat atau perawatan tertentu, meski hasilnya tidak permanen.

Kalau ingin mempertimbangkan perawatan klinik, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk mengetahui pilihan yang sesuai dengan kondisi kulitmu, seperti Meso Cellulift atau RF Body Slimming.

Ingat, selulit itu normal dan tidak harus dihilangkan. Tubuhmu tidak perlu memiliki kulit yang mulus sempurna untuk tetap sehat dan berharga.

Banner-CTA-Awareness-BLOG

FAQ

Masih punya pertanyaan seputar selulit? Berikut beberapa hal yang sering ditanyakan.

1. Apakah selulit normal?

Ya, selulit merupakan kondisi yang sangat umum, terutama pada perempuan setelah pubertas. Selulit bukan penyakit dan tidak menunjukkan bahwa tubuhmu tidak sehat.

2. Kenapa orang kurus juga bisa punya selulit?

Karena selulit dipengaruhi oleh struktur jaringan ikat, hormon, dan faktor genetik, bukan hanya jumlah lemak tubuh. Jadi, orang dengan tubuh kurus pun bisa mengalaminya.

3. Apakah selulit bisa hilang dengan olahraga?

Olahraga dapat membantu memperkuat otot dan membuat kulit terlihat lebih kencang. Namun, olahraga tidak selalu menghilangkan lekukan selulit karena struktur jaringan ikat juga berperan.

4. Apakah krim selulit efektif?

Beberapa krim dengan kandungan kafein atau retinol berpotensi membantu menyamarkan tampilan selulit. Namun, efeknya terbatas dan tidak menghilangkan selulit secara permanen.

5. Apakah selulit berbahaya?

Tidak, selulit biasa tidak berbahaya dan umumnya tidak membutuhkan penanganan medis. Namun, jika perubahan pada kaki atau lengan disertai nyeri, pembengkakan, atau mudah memar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

 

Referensi

Cellulite: Current Understanding and Treatment | Aesthetic Surgery Journal Open Forum

Insights Into the Pathophysiology of Cellulite: A Review | Dermatologic Surgery

Comparison of Cellulite Severity Scales and Imaging Methods | Aesthetic Surgery Journal

Cellulite Treatments: What Really Works? | American Academy of Dermatology

How to Get Rid of Cellulite | Cleveland Clinic

Lipoedema | NHS

Stretch Marks | NHS

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?