Slimming 6 mnt baca

Siapa yang Tidak Boleh Slimming Treatment? Cek Kondisimu

Siapa yang Tidak Boleh Slimming Treatment? Cek Kondisimu

Lagi menimbang slimming treatment, tapi khawatir kondisi kesehatan atau obat yang rutin kamu minum jadi masalah? Pertanyaan ini penting banget untuk ditanyakan sebelum melangkah.Secara umum, slimming treatment perlu dinilai khusus, dan bisa ditunda atau dihindari, kalau kamu sedang hamil atau menyusui, punya gangguan pembekuan darah, ada infeksi atau luka di area yang akan dirawat, memakai alat elektronik yang ditanam di tubuh, atau punya kanker aktif.

Daftar di bawah ini bukan untuk memvonis dirimu. Anggap saja sebagai bahan untuk dikonfirmasi ke dokter saat konsultasi.

Kondisi yang Umumnya Membuat Slimming Treatment Ditunda atau Dihindari

Ada beberapa kelompok kondisi yang hampir selalu ditanyakan sebelum tindakan. Kalau salah satunya cocok dengan kondisimu, sampaikan ke dokter. Dokter yang akan memutuskan apakah kamu perlu menunggu, memilih metode lain, atau tidak menjalani treatment sama sekali.

  • Hamil atau menyusui. Changi General Hospital meminta pasien memberi tahu dokter sebelum RF bila sedang hamil atau menyusui dalam 3 bulan terakhir. Satu penelitian alat stimulasi otot elektromagnetik juga mengecualikan peserta yang hamil atau menyusui.
  • Gangguan pembekuan darah. Label obat suntik penghancur lemak bawah dagu yang disetujui FDA meminta kehati-hatian pada orang dengan gangguan perdarahan, karena memar atau perdarahan di area suntikan bisa berlebihan.
  • Infeksi atau luka aktif di area yang akan dirawat. Label obat yang sama melarang penyuntikan bila ada infeksi di area suntikan. Penelitian alat stimulasi otot tadi juga mengecualikan peserta dengan luka terbuka atau bekas luka di area tindakan.
  • Alat elektronik yang ditanam di tubuh. Contohnya pacemaker (alat pacu jantung) dan defibrilator implan. Salah satu produsen alat RF menyebut keduanya sebagai kontraindikasi, yaitu kondisi yang membuat tindakan tidak dianjurkan.
  • Kanker aktif atau baru saja dialami. Kondisi ini masuk daftar yang wajib disampaikan sebelum RF di Changi General Hospital. Tumor ganas juga menjadi alasan pengecualian di penelitian alat stimulasi otot.
  • Penyakit berat yang belum terkontrol. Contohnya gangguan hormon seperti tiroid yang belum terkontrol, penyakit hati, atau sistem imun yang menurun. Semuanya masuk daftar skrining Changi General Hospital.

Daftar ini bisa berbeda untuk tiap metode slimming treatment. Treatment yang memakai suntikan, panas, atau stimulasi otot punya pertimbangannya masing-masing.

Obat yang Perlu Kamu Waspadai Sebelum Slimming

Beberapa obat bisa memengaruhi keamanan tindakan. Sampaikan semuanya ke dokter, dan jangan menghentikan atau mengganti obat sendiri hanya supaya bisa ikut jadwal treatment.

  • Pengencer darah. Termasuk obat antikoagulan dan antiplatelet. Obat ini bisa membuat memar atau perdarahan di area suntikan lebih banyak. Changi General Hospital juga memasukkannya ke daftar yang wajib disampaikan sebelum RF.
  • Obat yang membuat kulit lebih sensitif terhadap cahaya. AAD menyebut contohnya antara lain retinoid, beberapa antibiotik, dan beberapa obat tekanan darah. Hal ini relevan terutama untuk metode yang memakai cahaya atau laser.
  • Obat jerawat minum isotretinoin. Changi General Hospital meminta pasien menyampaikan bila memakai obat ini dalam 6 bulan terakhir sebelum RF.
  • Obat yang memengaruhi sistem imun. Obat ini juga masuk daftar skrining Changi General Hospital.
  • Suplemen. Studi yang dipublikasikan ASPS pada pasien operasi kosmetik wajah menemukan beberapa suplemen dikaitkan dengan risiko perdarahan, misalnya minyak ikan, vitamin E, dan bawang putih. Temuan ini dari konteks operasi, tapi tetap jadi alasan untuk menyebut semua suplemenmu ke dokter.

Kalau ternyata ada obat yang perlu disesuaikan, keputusannya harus bersama dokter yang meresepkannya. Bisa jadi jalan yang lebih aman adalah menunda treatment, bukan mengubah obatmu.

Kondisi yang Butuh Izin Dokter yang Merawatmu

Sebagian kondisi berada di area abu-abu. Kondisi ini tidak otomatis melarangmu, tapi butuh penilaian lebih dalam, kadang juga pendapat dari dokter yang selama ini merawatmu.

  • Penyakit jantung dan tekanan darah. Ceritakan diagnosis dan obat yang kamu minum, apalagi kalau kamu memakai pacemaker.
  • Diabetes. Salah satu produsen alat RF menyebut penggunaannya pada penderita diabetes belum diteliti. Changi General Hospital juga memasukkan diabetes ke daftar yang wajib disampaikan.
  • Penyakit autoimun, misalnya lupus. Produsen yang sama menyebut kondisi ini belum diteliti.
  • Epilepsi. Kondisi ini juga belum diteliti oleh produsen tersebut.
  • Implan logam atau alat medis di area yang akan dirawat. Penelitian alat stimulasi otot mengecualikan peserta dengan implan logam, pompa obat, atau stimulator saraf.

Surat atau pendapat dokter yang merawatmu bukan formalitas. Isinya membantu dokter klinik memahami seberapa stabil kondisimu dan risiko apa yang perlu diantisipasi.

BACA JUGA: Siapa yang Tidak Boleh Sauna Blanket?

Bedanya Ditunda Sementara dan Tidak Boleh

“Ditunda” dan “tidak boleh” adalah dua status yang berbeda. Membedakan keduanya membantumu tahu langkah selanjutnya.

Ditunda sementara berlaku untuk kondisi yang bisa pulih. Contohnya infeksi atau luka di area tindakan, demam, baru menjalani operasi, atau sedang hamil. Label obat suntik penghancur lemak, misalnya, meminta tindakan berikutnya ditunda sampai masalah di area suntikan benar-benar pulih.

Tidak boleh berlaku untuk kondisi yang menetap atau berisiko tinggi untuk metode tertentu. Contohnya pacemaker untuk metode yang memakai energi listrik atau elektromagnetik. Walau begitu, larangan untuk satu metode belum tentu berlaku untuk semua metode.

Setelah kondisimu pulih, tetap jalani evaluasi ulang. Sembuh tidak otomatis berarti boleh langsung treatment, karena dokter perlu menilai lagi kondisimu saat itu.

Cara Aman Memastikan Kamu Layak Slimming

Kuncinya ada di informasi yang lengkap dan jujur. Beberapa langkah ini bisa kamu lakukan:

  • Bawa daftar obat dan suplemen. Tulis namanya dan seberapa sering kamu meminumnya, termasuk vitamin dan jamu.
  • Ceritakan riwayat kesehatanmu selengkapnya. Termasuk operasi, implan, alergi, dan penyakit yang sudah lama tidak kambuh.
  • Minta penjelasan tertulis. Kalau dokter menyarankan menunda atau tidak menjalani treatment, minta alasannya dicatat supaya kamu bisa membahasnya dengan dokter yang merawatmu.
  • Cari pendapat kedua kalau ragu. Konsultasi ke dokter lain adalah hal yang wajar, terutama kalau jawabannya membingungkan.

Pertanyaan Seputar Kontraindikasi Slimming Treatment

Kalau Punya Tekanan Darah Rendah, Boleh Slimming?

Belum tentu dilarang, tapi tetap sampaikan ke dokter. Hal ini terutama penting kalau kamu sering pusing atau pernah pingsan, dan kalau metode yang dipilih memakai panas di seluruh tubuh. Dokter bisa menilai apakah metode itu cocok atau perlu diganti.

Sudah Berhenti Menyusui, Apakah Langsung Boleh?

Tidak selalu langsung. Changi General Hospital masih meminta pasien menyampaikan bila menyusui dalam 3 bulan terakhir sebelum RF. Jadi, sebutkan kapan kamu berhenti menyusui, lalu biarkan dokter menentukan waktunya.

Apakah Usia Lanjut Otomatis Tidak Boleh?

Tidak otomatis. AAD menjelaskan bahwa dokter menilai kecocokan prosedur kosmetik berdasarkan kondisi kulit, usia, dan kesehatanmu secara keseluruhan. Yang lebih menentukan adalah penyakit dan obat yang menyertai, bukan angka usianya saja.

Terakhir, jangan menyembunyikan riwayat kesehatan atau obat apa pun, sekecil apa pun kelihatannya. Kalau kamu ragu apakah kondisimu aman, tanyakan dulu ke dokter yang merawatmu sebelum menjadwalkan treatment.

Referensi:

All About Radiofrequency Treatment | Changi General Hospital

Thermage | Skin Tightening Treatment | Thermage (Solta Medical)

KYBELLA (deoxycholic acid) injection: Highlights of Prescribing Information | FDA

High-Intensity Focused Electromagnetic (HIFEM) Field Device in Women After Childbirth | ClinicalTrials.gov

Melasma: Causes | AAD

High Rate of Herbal Supplement Use by Cosmetic Plastic Surgery Patients | American Society of Plastic Surgeons

Botulinum toxin therapy: Preparation | AAD

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?