Ultrasculpt merupakan treatment body contouring non-invasif yang membantu mengurangi lemak pada area tubuh tertentu tanpa operasi. Teknologi ultrasound bekerja pada jaringan lemak, sementara sistem pendukungnya membantu proses eliminasi lemak secara alami oleh tubuh.
Ultrasculpt merupakan treatment body contouring non-invasif yang menggunakan teknologi ultrasound untuk menargetkan sel lemak serta mendukung proses pengencangan kulit.
Teknologi ini juga dapat dipadukan dengan vacuum untuk membantu mengarahkan lemak yang telah terganggu menuju sistem limfatik tubuh.
Ultrasculpt diarahkan untuk membantu mengatasi lemak membandel yang tertinggal pada area tubuh tertentu meski kamu sudah menjaga pola makan dan rutin berolahraga.
Inilah tujuan dari Ultrasculpt guna membantu membentuk area tubuh tanpa operasi. Perlu diingat, prosedur ini berbeda dari sedot lemak karena tidak perlu sayatan untuk mengeluarkan lemak.
Lalu, bagaimana cara kerja Ultrasculpt? Area tubuh mana yang dapat ditreatment? Berapa sesi yang dibutuhkan? Artikel ini membahas mekanisme, proses, dan hasilnya!
Apa Itu Ultrasculpt?

Ultrasculpt adalah treatment body contouring non-invasif yang dirancang untuk membantu mengurangi lemak pada area tubuh tertentu sekaligus memperbaiki tampilan kulit.
Treatment ini menggunakan teknologi ultrasound sebagai salah satu energi utama untuk menargetkan jaringan lemak. Ultrasound menghasilkan energi yang bekerja pada jaringan di bawah permukaan kulit.
Pada sistem UltraSculpt, gelombang ultrasound digunakan untuk menghasilkan gaya geser yang dapat mengganggu membran sel lemak yang ditargetkan.
Lemak yang dilepaskan kemudian diproses oleh tubuh melalui mekanisme alami. Teknologi UltraSculpt juga menggunakan vacuum-assisted technology.
Sistem tersebut membantu mengarahkan lemak yang telah terganggu menuju sistem limfatik untuk diproses dan dikeluarkan secara alami oleh tubuh.
Mekanisme tersebut ditujukan untuk membantu menghasilkan tampilan tubuh yang lebih kencang dan terdefinisi.
Baca Juga: Cara Biar Badan Berisi Tanpa Lemak: Fokus ke Massa Otot
Bagaimana Cara Kerja Ultrasculpt untuk Mengurangi Lemak?

Ultrasculpt bekerja dengan menargetkan sel lemak menggunakan gelombang ultrasound, lalu membantu proses pembuangan lemak melalui sistem limfatik tubuh.
Proses ini dilakukan tanpa sayatan dan tanpa memasukkan jarum ke dalam kulit. Secara umum, mekanisme Ultrasculpt dapat dipahami melalui beberapa tahap:
1. Ultrasound Menargetkan Sel Lemak
Gelombang ultrasound diarahkan ke jaringan yang mengandung lemak. Energi tersebut menghasilkan gaya geser yang dapat mengganggu membran sel lemak.
Teknologi ultrasound disebut dapat menargetkan lemak pada kedalaman sekitar 6–20 mm. Membran sel lemak yang terganggu kemudian melepaskan kandungannya.
2. Lemak yang Terganggu Diproses Tubuh
Lemak yang dilepaskan tidak langsung “disedot” keluar dari tubuh. Tubuh memproses material tersebut melalui mekanisme alami.
Vacuum-assisted technology membantu mengarahkan lemak menuju sistem limfatik. Setelah itu, tubuh melanjutkan proses eliminasi melalui mekanisme metabolisme normal.
3. Vacuum Membantu Proses Limfatik
Vacuum memberikan tekanan negatif ringan pada area treatment. Teknologi ini membantu mengoptimalkan kontak alat dengan area tubuh yang di-treatment.
Vacuum juga digunakan untuk membantu memobilisasi lemak yang telah terganggu menuju sistem limfatik.
4. Stimulasi Otot Mendukung Body Contour
Pada protokol UltraSculpt yang menggunakan bio-stimulation, otot mendapatkan kontraksi dengan intensitas tinggi.
Kontraksi ini dirancang untuk menstimulasi serat otot yang berada lebih dalam. Intensitas stimulasi mirip dengan latihan otot berulang yang mencapai sekitar 20.000 repetisi. Namun, bukan berarti treatment menggantikan olahraga.
Area Tubuh Apa Saja yang Bisa Ditangani dengan Ultrasculpt?
Ultrasculpt dapat digunakan pada area tubuh dengan lemak membandel, termasuk perut, paha, bokong, lengan, dan area bawah dagu.
Area treatment tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan evaluasi tenaga medis. Area yang didukung termasuk:
- Perut: Membantu mengurangi tampilan lemak pada area abdomen.
- Paha: Membantu membentuk tampilan paha agar terlihat lebih terdefinisi.
- Bokong: Membantu memperbaiki tampilan kontur area bokong.
- Lengan Atas: Membantu mengurangi tampilan lemak pada lengan.
- Pinggang atau Flank: Membantu membentuk area samping tubuh.
- Bawah Dagu: Membantu menangani lemak yang mengganggu kontur bawah wajah.
- Lutut Bagian Dalam: Dapat digunakan untuk area lemak kecil yang mengganggu kontur kaki.
Area seperti jaringan payudara berlebih pada pria dan kulit yang terlihat kendur. Tujuannya untuk menghasilkan tampilan kulit yang lebih kencang.
Baca Juga: 7 Cara Efektif Mengecilkan Bokong dan Paha agar Kaki Lebih Jenjang
Berapa Kali Sesi Ultrasculpt Dibutuhkan agar Hasil Terlihat?

Jumlah sesi Ultrasculpt bergantung pada area treatment dan target body contouring, tetapi merekomendasikan rangkaian 3–6 sesi.
Jarak antarsesi dapat ditentukan berdasarkan area dan respons tubuh terhadap treatment. Satu sesi treatment berlangsung sekitar 30 menit.
Jumlah sesi tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan jumlah kilogram yang ingin dikurangi.
Dokter akan mempertimbangkan area yang ingin ditreatment. Kondisi kulit dan target body contouring juga menjadi bagian dari penilaian.
Kapan Hasil Ultrasculpt Mulai Terlihat dan Berapa Lama Bertahan?
Perubahan kontur dapat mulai terlihat setelah satu sesi, sedangkan perubahan tambahan dapat muncul selama beberapa hari hingga minggu setelah treatment.
Tubuh masih memproses lemak yang telah terganggu setelah sesi selesai. UltraSculpt.org melaporkan adanya pengurangan lingkar tubuh sekitar 3–7 cm setelah satu treatment pada area tertentu.
Selain itu, terdapat juga tambahan pengurangan sekitar 1–2 cm dalam satu minggu setelah treatment.
Angka tersebut merupakan klaim hasil dari UltraSculpt dan bukan jaminan hasil untuk setiap pasien.
Apakah Hasil Ultrasculpt Permanen?
Sel lemak yang dieliminasi tubuh tidak tumbuh kembali sebagai sel lemak yang sama, tetapi ukuran sel lemak yang tersisa tetap dapat bertambah jika berat badan meningkat.
Artinya, hasil body contouring tidak membuat tubuh kebal terhadap kenaikan berat badan. Menjaga pola makan seimbang dan aktivitas fisik tetap penting setelah treatment.
Karena itu, Ultrasculpt lebih tepat dipandang sebagai treatment pembentukan kontur tubuh. Treatment ini bukan pengganti olahraga dan program pengelolaan berat badan.
Ultrasculpt vs Sedot Lemak, Apa Bedanya?
Perbedaan Ultrasculpt dan sedot lemak terletak pada cara mengurangi lemak. Ultrasculpt bekerja secara non-invasif, sedangkan sedot lemak menggunakan tindakan operasi.
Jika dibandingkan dalam bentuk tabel, berikut perbedaannya:
Aspek | Ultrasculpt | Sedot Lemak |
| Metode | Teknologi non-invasif | Prosedur operasi |
| Sayatan | Tidak membutuhkan sayatan | Membutuhkan sayatan |
| Jarum | Tidak menggunakan jarum untuk memasukkan energi ke tubuh | Menggunakan kanula melalui sayatan |
| Cara Mengurangi Lemak | Mengganggu sel lemak dengan ultrasound dan membantu proses eliminasi tubuh | Mengeluarkan jaringan lemak secara langsung |
| Downtime | Tidak membutuhkan downtime | Membutuhkan masa pemulihan |
| Tujuan | Body contouring pada area tertentu | Pengurangan jaringan lemak dalam jumlah lebih besar |
| Olahraga | Tetap diperlukan untuk menjaga hasil | Tetap diperlukan untuk menjaga berat badan |
Apakah Ultrasculpt Cocok untuk Semua Orang?
Ultrasculpt tidak otomatis cocok untuk semua orang karena kelayakan treatment perlu ditentukan berdasarkan target perawatan.
Konsultasi diperlukan sebelum treatment untuk menilai apakah prosedur sesuai dengan kebutuhanmu.
Ultrasculpt lebih ditujukan untuk orang yang memiliki lemak membandel pada area tubuh tertentu.
Treatment juga dapat dipertimbangkan ketika terdapat kulit yang terlihat kendur dan pasien menginginkan body contouring tanpa operasi.
Jika target utamanya adalah menurunkan berat badan, pendekatan yang lebih tepat adalah mengatur pola makan dan aktivitas fisik.
Baca Juga: Cara Mengecilkan Perut Buncit Wanita Usia 30+: Hindari 3 Jenis Makanan Ini!
Konsultasi untuk Menentukan Treatment yang Sesuai
Konsultasi diperlukan untuk menentukan apakah Ultrasculpt sesuai dengan area lemak dan target body contouring yang ingin kamu capai.
Di SOZO Skin Clinic, kamu bisa konsultasi dan buat janji temu via WhatsApp agat tidak perlu antre saat tiba di lokasi.
Cari lokasi klinik terdekat agar lebih mudah untuk menjalani rangkaian treatment sampai selesai.
Selama konsultasi, kamu dapat menyampaikan area yang paling ingin ditangani. Dokter akan menjelaskan pilihan treatment dan ekspektasi hasil berdasarkan kondisi tubuhmu.
Jika kamu sedang mencari pilihan slimming treatment, kamu juga dapat jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut sebelum menentukan treatment.
FAQ Seputar Ultrasculpt
Setiap orang dapat memiliki kebutuhan dan target body contouring yang berbeda. Karena itu, pahami detail treatment berikut sebelum menentukan apakah Ultrasculpt sesuai untukmu.:
1. Apakah Ultrasculpt Bisa Menghilangkan Lemak?
Ultrasculpt dapat membantu mengurangi sel lemak pada area tubuh yang ditargetkan. Ultrasound digunakan untuk mengganggu membran sel lemak, kemudian tubuh memproses material tersebut melalui mekanisme alami.
2. Apakah Ultrasculpt Bisa Menggantikan Olahraga?
Tidak, Ultrasculpt bukan pengganti olahraga dan pola makan seimbang. Treatment ditujukan untuk body contouring pada area tertentu, sedangkan olahraga tetap penting untuk menjaga komposisi dan kebugaran tubuh.
3. Berapa Lama Satu Sesi Ultrasculpt?
Satu sesi Ultrasculpt berlangsung sekitar 30 menit. Waktu kunjungan dapat lebih panjang karena mencakup konsultasi, persiapan, dan dokumentasi treatment.
4. Berapa Kali Ultrasculpt Harus Dilakukan?
Rangkaian Ultrasculpt umumnya terdiri dari 3–6 sesi. Jumlah sesi disesuaikan dengan area treatment dan target body contouring.
5. Kapan Hasil Ultrasculpt Terlihat?
Perubahan dapat terlihat setelah sesi pertama dan dapat berkembang selama minggu berikutnya. Tubuh tetap memproses lemak yang telah terganggu setelah treatment selesai.
6. Apakah Ultrasculpt Sakit?
Ultrasculpt umumnya dirancang sebagai treatment yang nyaman tanpa jarum. Sensasi yang dapat muncul berupa getaran ringan, gerakan alat, atau tekanan dari vacuum.
7. Apakah Ultrasculpt Bisa Dilakukan di Perut?
Ya, perut termasuk area yang dapat ditargetkan dengan Ultrasculpt. Area abdomen juga menjadi salah satu area yang disebut dalam referensi penggunaan UltraSculpt untuk body contouring.
Referensi:
UltraSculpt | Dr. Chernoff Plastic Surgery
Understanding the Science of UltraSculpt | UltraSculpt
What is Ultrasonic Cavitation? The Health Impacts of Ultrasonic Cavitation | WebMD


