Wajah V shape bisa diupayakan dengan menyesuaikan perawatan pada penyebab wajah terlihat lebar. Otot rahang besar, lemak di pipi, kulit kendur, dan bentuk dagu membutuhkan pendekatan yang berbeda.
V shape adalah bentuk wajah dengan garis rahang yang tegas dan dagu yang sedikit lancip sehingga bagian bawah wajah menyerupai huruf V.
Bentuk ini banyak dimiliki idol K-pop dan menjadi tren di media sosial, karena identik dengan wajah yang awet muda.
Kalau kamu tertarik memilikinya, kamu pun bisa mendapatkan tampilan V shape, meski awalnya wajah terlihat lebar.
Tetapi kadang ada yang memiliki otot rahang besar dan ada yang pipinya lebih tembem. Masing-masing perlu cara yang berbeda.
Jadi, sebelum memilih treatment, yuk kenali dulu apa yang membuat bentuk wajahmu seperti sekarang!
Seperti Apa Ciri Wajah V Shape?

Wajah V shape punya beberapa ciri yang membuat bagian bawah wajah terlihat menyempit ke arah dagu.
Terdapat beberapa ciri yang umumnya terlihat, yaitu:
- Rahang Tegas: Garis rahang terlihat jelas dan tidak terlalu membulat.
- Dagu Sedikit Lancip: Ujung dagu cenderung meruncing, bukan berbentuk kotak.
- Pipi Bawah Lebih Ramping: Area pipi dekat rahang tidak terlalu penuh.
- Bagian Bawah Menyempit: Lebar wajah berkurang secara bertahap dari pipi menuju dagu.
- Sudut Rahang Tidak Terlalu Lebar: Bagian sudut rahang tidak terlalu menonjol ke samping.
- Kontur Wajah Terlihat Seimbang: Peralihan dari pipi ke rahang dan dagu tampak menyatu secara proporsional.
Baca Juga: 7 Macam Bentuk Wajah: Cara Mengetahui dan Keunggulannya
Kenapa Wajahmu Tampak Lebar atau Bulat?
Sebelum mencari cara membuat wajah V shape, coba cari tahu dulu mana bagian wajah yang membuatnya tampak lebih lebar. Penyebabnya bisa berbeda, mulai dari:
1. Otot Rahang yang Besar
Otot masseter berada di sisi rahang dan membantu kamu mengunyah. Kalau otot ini cukup besar, bagian bawah wajah bisa terlihat lebih lebar dan bersudut.
Kebiasaan menggertakkan gigi juga dapat membuat otot tersebut berkembang pada sebagian orang.
Cara Tes: Rapatkan gigi sebentar sambil meraba bagian rahang dekat telinga. Jika terasa otot yang mengeras dan menonjol, otot masseter mungkin penyebabnya.
2. Lemak di Pipi atau Bawah Dagu
Pipi yang tembem bisa membuat wajah terlihat lebih bulat. Begitu juga jika lemak menumpuk di bawah dagu, yang dapat menyebabkan rahang kurang tegas.
Kondisi ini bisa dipengaruhi distribusi lemak alami pada wajah maupun perubahan berat badan.
Cara Tes: Perhatikan apakah pipi terlihat penuh sejak dulu atau baru berubah belakangan.
3. Kulit Rahang yang Mulai Kendur
Kulit dan jaringan di bagian bawah pipi bisa mulai turun seiring bertambahnya usia.
Akibatnya, garis rahang yang sebelumnya terlihat tegas menjadi samar dan area dekat sudut mulut tampak lebih penuh.
Cara Tes: Bandingkan foto wajahmu beberapa tahun lalu dengan foto terbaru yang diambil dari sudut serupa. Perhatikan apakah garis rahang yang dulu tegas sekarang terlihat kurang jelas.
4. Dagu yang Kurang Menonjol
Dagu yang relatif pendek atau kurang menonjol bisa membuat wajah bagian bawah terlihat lebih bulat.
Hal ini berkaitan dengan proporsi dagu terhadap bagian wajah lainnya, bukan selalu karena pipi memiliki banyak lemak.
Cara Tes: Lihat profil wajahmu dari samping menggunakan cermin. Perhatikan apakah dagu terlihat kurang menonjol dibandingkan bagian wajah lainnya.
5. Bentuk Tulang Wajah Bawaan
Sebagian orang memiliki tulang rahang yang lebih lebar atau sudut rahang yang tegas sejak awal.
Bentuk ini merupakan bagian dari struktur wajah alami dan tidak selalu menandakan adanya masalah.
Cara Tes: Jika bentuk rahang sudah terlihat lebar sejak dulu, struktur tulang mungkin menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.
Pilihan Tanpa Operasi Sesuai Penyebabnya

Hasil Korean V Shape | Sumber: Internal SOZO Skin ClinicTreatment untuk membentuk tampilan V shape sebaiknya dipilih berdasarkan penyebab wajah terlihat lebar.
Kamu bisa mendiskusikan beberapa pilihan treatment di klinik berdasarkan penyebab wajah terlihat lebar, mulai dari:
| Penyebab Wajah Tampak Lebar | Pilihan Treatment | Hal yang Perlu Dipahami |
| Otot rahang besar | Zo-tox Treatment | Dapat membantu mengurangi aktivitas otot tertentu jika sesuai dengan kondisi rahangmu. |
| Lemak di pipi atau bawah dagu | Meso V Line atau pilihan lain setelah pemeriksaan | Kecocokan treatment bergantung pada penyebab dan area yang ingin ditangani. |
| Kulit rahang mulai kendur | Hifu Treatment atau Threadlift Treatment | Keduanya memiliki mekanisme dan risiko yang berbeda. |
| Dagu kurang menonjol | Filler Treatment | Dapat menambah volume dagu sesuai proporsi wajah. |
| Tulang rahang lebar sejak awal | Pilihan non-bedah terbatas | Treatment non-bedah tidak dapat mengecilkan tulang rahang secara mendasar. |
1. Jika Otot Rahang Menjadi Penyebabnya
Otot masseter yang besar bisa membuat rahang terlihat lebar, terutama saat dilihat dari depan. Botox dapat menghambat sinyal saraf yang memicu kontraksi otot.
Hasilnya otot menjadi kurang aktif dan ukurannya dapat mengecil seiring waktu. Untuk ini, kamu bisa mendapatkan Zo-tox Treatment,
Jika rahang terasa nyeri atau kamu sering menggertakkan gigi, sampaikan juga keluhan tersebut saat pemeriksaan.
2. Jika Pipi atau Bawah Dagu Terlihat Penuh
Meso V Line merupakan salah satu perawatan meso treatment yang ditujukan untuk membantu membentuk kontur wajah.
Cara kerjanya bergantung pada bahan yang digunakan, sehingga efeknya terhadap lemak di pipi atau bawah dagu perlu dikonfirmasi berdasarkan protokol treatment yang tersedia.
Dokter perlu memeriksa apakah kepenuhan wajahmu memang berkaitan dengan lemak atau justru dipengaruhi bentuk tulang dan jaringan lain.
3. Jika Garis Rahang Mulai Samar
HIFU treatment menggunakan energi ultrasound yang difokuskan ke jaringan di bawah kulit untuk memicu respons pembentukan kolagen.
Proses ini dapat membantu kulit terasa lebih kencang secara bertahap, tetapi hasilnya bergantung pada kondisi kulit dan tingkat kekendurannya.
Alternatifnya bisa threadlift yang cara kerjanya yaitu dengan memasukkan benang khusus ke jaringan di bawah kulit untuk membantu menopang atau mengangkat area tertentu. Pilihan antara HIFU dan threadlift bergantung pada kondisi wajahmu.
4. Jika Dagu Kurang Menonjol
Kalau masalahnya dagu yang kurang menonjol, filler bisa menjadi salah satu treatment yang digunakan.
Bahan yang umum digunakan adalah hyaluronic acid. Saat ditempatkan di dagu, filler dapat membantu memperjelas proyeksi dagu sehingga wajah tampak lebih membentuk v-shape.
Baca Juga: Merasa Pipi Tembem? Ini yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Meso Pipi
Apa yang Tidak Bisa Diubah Tanpa Operasi?
Treatment non-bedah dapat membantu menangani aspek tertentu pada otot, lemak, atau kekencangan kulit. Namun, ada beberapa perubahan yang memiliki batas tanpa operasi:
- Lebar Tulang Rahang: Treatment non-bedah tidak bisa mengecilkan tulang rahang yang lebar sejak awal.
- Struktur Tulang Wajah: HIFU dan threadlift tidak mengubah bentuk tulang wajah secara mendasar.
- Bentuk Dagu Bawaan: Filler dapat menambah volume dagu, tetapi tidak mengubah struktur tulang aslinya.
- Proporsi Wajah Secara Keseluruhan: Treatment pada satu area belum tentu mengubah keseimbangan seluruh wajah.
- Bentuk Wajah Alami: Treatment tidak selalu bisa membuat wajah bulat atau persegi menjadi berbentuk V seperti yang diinginkan.
Kapan Belum Perlu Treatment?
Kamu belum tentu membutuhkan treatment hanya karena wajah terlihat bulat. Dalam beberapa kondisi berikut, kamu bisa mengamati perubahan wajah terlebih dahulu.
- Pipi Penuh Sejak Muda: Bisa jadi itu bentuk alami wajahmu.
- Wajah Sembap Sementara: Kurang tidur atau konsumsi garam berlebih bisa membuat wajah tampak sembap.
- Berat Badan Berubah: Perubahan berat badan dapat memengaruhi kepenuhan wajah.
- Belum Tahu Penyebabnya: Kenali dulu apakah bentuk wajah dipengaruhi otot, lemak, kulit, atau tulang.
- Wajah Bulat di Usia Muda: Distribusi lemak wajah masih bisa berubah seiring pertumbuhan.
Agar Hasilnya Tetap Natural

Hasil yang natural bukan berarti dagu harus sangat lancip. Tujuannya adalah membantu proporsi wajah terlihat seimbang.
Terlalu fokus mengecilkan pipi atau rahang juga bisa membuat wajah terlihat terlalu cekung. Akibatnya wajah terkesan lebih lelah.
Karena itu, diskusikan bagian yang ingin kamu pertahankan sebelum menjalani tindakan. Kalau mempertimbangkan HIFU, pahami juga kemungkinan risiko wajah kempes setelah HIFU.
Kapan Harus ke Dokter?
Kalau ingin mendapatkan tampilan V shape, mulai dengan mengenali penyebab wajahmu tampak lebar, apakah karena otot rahang atau lemak.
Dari situ, kamu bisa mempertimbangkan treatment yang sesuai dengan kondisi wajah dan memiliki ekspektasi yang realistis.
Jika masih ragu, kamu bisa melakukan konsultasi dan buat janji temu dengan dokter di SOZO Skin Clinic untuk mengevaluasi kondisi wajahmu.
Kamu juga bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut atau cari lokasi klinik terdekat untuk mengetahui pilihan perawatan yang tersedia.
Wajah yang seimbang dan tetap terlihat seperti dirimu sendiri lebih penting daripada mengejar satu bentuk tertentu.
FAQ
Berikut jawaban singkat untuk beberapa pertanyaan yang sering muncul tentang wajah V shape.
1. Apa Bedanya Wajah V Shape dan V Line?
V Shape menggambarkan wajah yang menyempit ke dagu, sedangkan V Line merujuk pada garis rahang berbentuk V. Keduanya sering digunakan secara bergantian.
2. Apakah Wajah Bulat Bisa Jadi V Shape Tanpa Operasi?
Bisa terbantu, tergantung penyebabnya, seperti otot rahang besar atau kulit kendur. Namun, perubahan bentuk tulang tanpa operasi sangat terbatas.
3. Apakah Facial Massage atau Gua Sha Bisa Membuat Wajah V Shape?
Pijatan wajah dapat membantu mengurangi sembap sementara, tetapi belum terbukti mengubah bentuk wajah secara permanen. Lakukan dengan lembut untuk menghindari iritasi.
4. Treatment Apa yang Cocok untuk Rahang Lebar?
Pilihan treatment bergantung pada penyebabnya, seperti toksin botulinum untuk otot rahang besar atau treatment pengencangan untuk kulit kendur. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan tindakan yang sesuai.
5. Berapa Lama Hasil Treatment V Shape Bertahan?
Ketahanannya bergantung pada jenis treatment, kondisi wajah, dan respons tubuh. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui perkiraan durasi hasilnya.

