Hair 7 mnt baca

Makanan untuk Rambut Rontok: Nutrisi yang Dibutuhkan Rambut agar Kuat dan Sehat

Makanan untuk Rambut Rontok: Nutrisi yang Dibutuhkan Rambut agar Kuat dan Sehat

Ketahui nutrisi paling penting untuk kesehatan rambut, daftar makanan yang mendukungnya, apa yang sebaiknya dikurangi, tips praktis menjaga nutrisi rambut, dan kapan rambut rontok perlu penanganan medis dengan lengkap dalam artikel ini.


Sudah pakai shampo anti-rambut rontok, rutin aplikasi serum, bahkan rutin pijat kulit kepala, tapi rambut tetap rontok? Bisa jadi masalahnya bukan di produk yang kamu pakai, tapi di asupan nutrisi harianmu.

Rambut membutuhkan vitamin, mineral, dan protein agar tetap kuat dan tidak mudah patah. Menurut Healthline, kekurangan nutrisi yang tepat termasuk vitamin A, C, D, dan E, zinc, vitamin B, zat besi, biotin, protein, dan asam lemak esensial dapat memperlambat pertumbuhan rambut atau menyebabkan kerontokan, dan mengkoreksi defisiensi tersebut bisa membantu mengatasi rambut rontok.

Nutrisi Penting untuk Rambut agar Tidak Mudah Rontok

1. Protein

Rambut hampir seluruhnya tersusun dari keratin. Keratin merupakan protein yang diproduksi oleh folikel rambut. 

Tanpa asupan protein yang cukup, folikel tidak punya “bahan baku” untuk memproduksi rambut baru. Protein secara umum dan kolagen khususnya penting untuk pertumbuhan semua struktur kulit dan rambut.

Makanya, diet sehat dan bervariasi menyediakan semua yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi protein-protein ini.

2. Zat Besi

Menurut Dr. Shilpi Khetarpal dari Cleveland Clinic, mineral zat besi yang ditemukan dalam makanan seperti daging sapi, lentil, tiram, dan bayam membantu pertumbuhan dan perbaikan rambut sekaligus mengurangi peradangan yang menjadi salah satu penyebab utama kerontokan. Defisiensi zat besi adalah salah satu penyebab nutrisi paling umum dari rambut rontok, terutama pada perempuan.

3. Omega-3

Omega-3 sangat penting untuk kesehatan sel dan diyakini membuat kulit kepala dan rambut lebih sehat. 

Zat ini bisa ditemukan secara alami dalam ikan dan biji rami. 

4. Biotin & Vitamin B

Biotin adalah vitamin B yang membantu memperkuat folikel rambut dan mendukung pertumbuhan rambut yang lebih cepat.

Amannya, direkomendasikan mengonsumsi 3 – 5 mg per hari. Tapi perlu diperhatikan,konsumsi biotin berlebihan dapat menyebabkan hasil laboratorium yang sangat keliru dan berbahaya. Utamakan dari sumber makanan alami terlebih dahulu.

5. Vitamin D

Vitamin D diperlukan untuk menyerap kalsium, mendukung fungsi imun, dan menjaga kesehatan tulang.

Terlebih, ada bukti yang menghubungkan kekurangan vitamin D dengan beberapa jenis kerontokan rambut. Banyak orang mengalami defisiensi vitamin D tanpa menyadarinya. 

6. Zinc

Defisiensi zinc dikaitkan dengan rambut rontok dan suplementasi bisa dipertimbangkan berdasarkan hasil tes laboratorium dan rekomendasi dokter. 

Zinc berperan dalam pembelahan sel dan produksi keratin yang keduanya krusial bagi siklus pertumbuhan rambut.

BACA JUGA: 7 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya yang Efektif

Daftar Makanan untuk Rambut Rontok

1. Telur 

Telur merupakan sumber biotin dan protein terbaik sekaligus. Seperti yang sudah kita tahu, keduanya adalah kandungan penting untuk rambut yang sehat khususnya protein. 

Pasalnya, folikel rambut sebagian besar tersusun dari protein.

2. Ikan Salmon dan Ikan Laut

Ikan berlemak seperti salmon, herring, dan mackerel mengandung nutrisi yang mendukung pertumbuhan rambut, termasuk omega-3, protein, selenium, vitamin D3, dan vitamin B, yang semuanya berkontribusi pada rambut yang kuat dan sehat. 

3. Bayam dan Sayuran Hijau

Bayam adalah sumber zat besi nabati yang sangat baik. 

Zat besi membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh untuk menggerakkan metabolisme dan mendukung pertumbuhan serta perbaikan jaringan, termasuk folikel rambut.

4. Alpukat 

Alpukat kaya akan vitamin E dan asam lemak sehat yang mendukung kesehatan kulit kepala.

Vitamin E adalah antioksidan yang melindungi folikel dari kerusakan oksidatif, sementara lemak sehat dalam alpukat mendukung penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin D dan A.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung berbagai nutrisi yang mungkin mendukung pertumbuhan rambut termasuk vitamin E, B, zinc, dan asam lemak esensial.

Kekurangan nutrisi-nutrisi ini dikaitkan dengan kerontokan rambut.

6. Buah Kaya Vitamin C 

Jeruk, stroberi, paprika merah, dan kiwi sangat penting karena vitamin C mendukung penyerapan zat besi dan produksi kolagen. 

Vitamin C paling direkomendasikan karena efeknya dalam meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan. 

7. Daging Sapi dan Ayam 

Daging sapi dan ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi dan zat besi heme yang jauh lebih mudah diserap tubuh dibanding zat besi nabati. 

Jika kamu vegan, vegetarian, atau makan daging merah kurang dari dua hingga tiga kali seminggu, pertimbangkan suplemen zat besi.

8. Susu dan Produk Olahan Susu 

Makanan ini sumber kalsium, protein, dan vitamin D yang baik. Semua hal ini adalah nutrisi yang mendukung kesehatan folikel rambut dan produksi keratin.

9. Biji-bijian dan Kuaci 

Biji bunga matahari, biji labu, dan biji chia adalah sumber zinc, vitamin E, selenium, dan omega-3 yang padat nutrisi dalam porsi kecil.

10. Tiram dan Seafood 

Tiram adalah salah satu sumber zinc terbaik yang tersedia.

Zinc ini penting untuk pertumbuhan sel, perbaikan jaringan, dan sistem imun yang kuat, semuanya relevan untuk kesehatan folikel rambut.

BACA JUGA: 5 Vitamin Rambut Rontok Esensial untuk Rambut Kuat & Sehat

Makanan dan Pola Diet yang Sebaiknya Dikurangi jika Rambut Mudah Rontok

1. Junk Food Berlebihan

Junk food tinggi lemak trans dan rendah nutrisi, menciptakan kondisi inflamasi sistemik yang merusak folikel rambut dari dalam.

2. Diet Ekstrem atau Crash Diet

Sebagian besar kebutuhan nutrisi tubuh bisa dipenuhi melalui pola makan harian yang seimbang. Diet yang sangat terbatas berisiko menciptakan defisiensi multipel yang semuanya berkontribusi pada kerontokan. 

3. Gula Berlebihan

Makanan tinggi gula memicu lonjakan insulin dan IGF-1 yang merangsang produksi sebum berlebih dan peradangan. Keduanya mengganggu siklus pertumbuhan rambut.

4. Alkohol Berlebihan

Alkohol mengganggu penyerapan zinc, zat besi, dan vitamin B yang semuanya krusial untuk kesehatan rambut, serta menyebabkan dehidrasi yang berdampak pada kulit kepala.

5. Kurang Protein

Diet rendah protein secara langsung membatasi produksi keratin, memaksa tubuh memprioritaskan protein yang tersedia untuk fungsi vital lain dan mengorbankan pertumbuhan rambut.

Tips Agar Nutrisi Rambut Tetap Terjaga

1. Utamakan Nutrisi dari Makanan

Menurut Dr. Farrah MD, mulailah dengan diet dan gaya hidup. Pastikan asupan protein yang cukup, makanan kaya zat besi, dan sumber vitamin D yang memadai, sebelum mempertimbangkan suplementasi.

2. Periksa Darah Sebelum Konsumsi Suplemen

Jika mengalami kerontokan atau penipisan yang signifikan, bijaksana untuk melakukan pemeriksaan darah untuk nutrisi kunci seperti ferritin/zat besi, vitamin D, dan zinc, lalu diskusikan hasilnya dengan dermatologis.

3. Konsisten

Pola makan bergizi yang dijalani secara konsisten selama berbulan-bulan jauh lebih efektif dibanding diet “superfood” yang hanya dijalani seminggu.

4. Hidrasi yang Cukup

Kulit kepala yang terhidrasi dengan baik mendukung sirkulasi darah ke folikel. Makanya, penting untuk minum minimal 8 gelas air per hari.

5. Kelola Stres dengan Baik

Nutrisi terbaik pun tidak akan optimal jika stres kronis terus merangsang kortisol yang mengganggu siklus rambut.

BACA JUGA: Rambut Rontok Makin Parah? Ini Cara Mengatasinya dari Akar

Kapan Rambut Rontok Perlu Ditangani Secara Medis?

Perbaikan nutrisi adalah langkah pertama yang penting.

Akan tetapi ada kondisi kerontokan yang membutuhkan penanganan lebih dari sekadar mengubah pola makan.

Segera pertimbangkan konsultasi ke dokter jika kerontokan tidak membaik setelah 3–6 bulan perbaikan pola makan yang konsisten, muncul bercak botak atau pitak yang jelas, kerontokan disertai kelelahan ekstrem atau perubahan berat badan yang tidak dijelaskan, atau pemeriksaan darah menunjukkan defisiensi yang signifikan dan membutuhkan penanganan medis.

Sozo Skin Clinic menyediakan berbagai hair treatment profesional yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan rambut dari dalam, termasuk:

  • PRP Hair Treatment: menggunakan plasma darah pasien sendiri yang kaya growth factor untuk menstimulasi folikel yang melemah dan mendukung pertumbuhan rambut baru secara natural.
  • Hair Grow Booster Treatment: mengombinasikan serum aktif bernutrisi tinggi dengan microneedling untuk penyerapan optimal langsung ke folikel rambut.
  • Biolight Hair Treatment: memanfaatkan teknologi red light therapy untuk meregenerasi sel kulit kepala dan melancarkan sirkulasi darah ke folikel.

Konsultasikan kondisi rambutmu dengan tim dokter Sozo untuk mendapatkan evaluasi yang tepat dan rencana perawatan yang paling sesuai dengan kondisimu, yuk!

Referensi

  • Healthline. The 14 Best Foods for Hair Growth.
  • Dr. Farrah MD. Hair Growth Vitamins That Actually Work (And Which Ones Don’t).