Slimming 12 mnt baca

Apa itu Ultherapy? Ini Prosedur, Harga & Bedanya dengan HIFU

Apa itu Ultherapy? Ini Prosedur, Harga & Bedanya dengan HIFU

Ultherapy adalah treatment anti-aging non-bedah yang bekerja dengan teknologi ultrasound untuk mengencangkan kulit secara alami dari lapisan yang lebih dalam. Hasilnya tidak instan, tetapi dapat terlihat dalam beberapa bulan dan bertahan hingga 1-2 tahun atau lebih.

Kulit yang mulai kendur sering membuat banyak wanita merasa kurang percaya diri karena wajah tampak lebih tua dan kurang segar. 

Kondisi ini umumnya terjadi seiring bertambahnya usia ketika produksi kolagen di dalam kulit mulai menurun. 

Akibatnya, area pipi, rahang, hingga leher perlahan kehilangan kekencangannya. Jika dibiarkan, tanda penuaan ini bisa membuat penampilan tampak lebih lelah dari usia sebenarnya. 

Kabar baiknya, kini kamu bisa menjalankan ultherapy untuk kembali mengencangkan kulit tanpa operasi.

Namun sudahkah kamu tahu apa itu prosedur ultherapy? Berapa harganya dan berapa lama hasilnya terlihat? Mari simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Perawatan Ultherapy?

Ultherapy adalah prosedur pengencangan kulit non-bedah yang menggunakan energi ultrasound untuk merangsang produksi kolagen alami di lapisan kulit yang lebih dalam.

Perawatan ini telah mengantongi sertifikasi dari US Food and Drug Administration (FDA) sehingga keamanannya telah teruji. 

Ultherapy menjadi satu-satunya treatment yang disetujui FDA untuk membantu mengencangkan kulit di area leher, bawah dagu, dan alis, sekaligus mengurangi garis serta kerutan pada area dada (décolletage).

Lantas, apa perbedaan ultherapy dan HIFU? Untuk perbedaannya, ultherapy unggul karena prosedurnya didukung real-time imaging, sehingga dokter bisa melihat lapisan kulitmu secara langsung selama prosedur berlangsung. 

Dengan begitu, energi ultrasound dapat diarahkan secara lebih presisi ke lapisan kulit yang membutuhkan perawatan sehingga hasilnya lebih efektif. 

Energi tersebut kemudian merangsang pembentukan kolagen baru tanpa merusak permukaan kulit, sehingga kulit dapat terasa lebih kencang dan terangkat setelah beberapa kali prosedur. 

Bagaimana Cara Kerja Ultherapy pada Lapisan Kulit?

Cara Kerja Ultherapy
Cara Kerja Ultherapy | Sumber: Lake Forest Dermatology

Ultherapy bekerja dengan menggunakan energi ultrasound untuk menargetkan kolagen dan elastin di lapisan kulit yang lebih dalam. 

Pasalnya, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami akan menurun dan kekuatannya melemah sehingga kulit mulai kehilangan elastisitas dan tampak kendur.

Untuk membantu memperlambat proses tersebut, perangkat ultherapy menghantarkan energi ultrasound hingga kedalaman sekitar 5 mm di bawah permukaan kulit. 

Energi panas ini akan merangsang respons perbaikan alami tubuh dengan memperkuat kolagen yang sudah ada sekaligus mendorong pembentukan kolagen baru secara bertahap.

Prosedur ini menggunakan teknologi MFU-V yang memungkinkan dokter melihat lapisan kulit secara langsung selama treatment berlangsung. 

Jika dijelaskan lebih lanjut, berikut cara kerja ultherapy:

1. Pemetaan Lapisan Kulit dengan Real-Time Imaging

Teknologi Real-time Imaging
Teknologi Real-time Imaging | Sumber: Cosmetic Skin Clinic

Dokter terlebih dulu menggunakan fitur real-time imaging untuk melihat kondisi lapisan kulit pasien secara langsung melalui layar monitor. 

Tujuannya guna mengidentifikasi kedalaman jaringan yang menjadi target pengencangan. Ultherapy dapat menjangkau tiga kedalaman jaringan berbeda, yaitu sekitar 1,5 mm, 3 mm, dan 4,5 mm.

Adapun perbedaannya:

  • 1,5 mm: Mengencangkan permukaan kulit.
  • 3,0 mm: Meningkatkan elastisitas kulit.
  • 4,5 mm: Bertujuan untuk lifting atau pengangkatan jaringan yang mulai turun.

Baca Juga: Mengenal 4 Jenis Alat HIFU Treatment yang Sering Digunakan

2. Menghantarkan Energi Ultrasound ke Target

Setelah area target ditentukan, energi ultrasound akan dihantarkan pada lapisan kulit yang sudah ditentukan.

Energi ultrasound mampu menembus permukaan kulit tanpa merusak lapisan terluar. Karena langsung ditargetkan ke lapisan kulit yang dalam, proses stimulasi kolagen menjadi lebih efektif.

3. Jaringan Kulit Dipanaskan

Energi ultrasound yang dihantarkan oleh ultherapy akan menciptakan titik-titik panas kecil pada lapisan jaringan di bawah kulit. 

Panas yang dihasilkan mencapai suhu sekitar 60-70°C, yaitu rentang suhu yang dianggap pas untuk merangsang pembentukan kolagen dan elastin baru.

Tubuh kemudian mulai memproduksi kolagen dan elastin baru untuk memperbaiki jaringan, sehingga kulit secara bertahap tampak terangkat secara alami.

4. Tubuh Memproduksi Kolagen dan Elastin Baru

Setelah proses pemanasan, tubuh secara alami mulai membentuk kolagen dan elastin baru pada area yang dirawat. Kedua protein ini dapat menjaga kulit tetap elastis. 

Lantas, berapa lama hasil ultherapy terlihat? Sebagian orang baru mulai melihat perubahan setelah 2-3 bulan dan terus berkembang hingga sekitar 6 bulan setelah treatment

Hal ini karena proses ultherapy berlangsung secara alami, sehingga hasilnya tidak muncul secara instan, melainkan bertahap.

5. Hasilnya Kulit Menjadi Lebih Kencang

Hasil akhirnya terlihat alami karena yang diperbaiki adalah struktur bagian dalam, bukan hanya lapisan permukaannya. Hasil ini dapat bertahan hingga satu tahun atau lebih.

Area seperti rahang, bawah dagu, leher, dan alis biasanya menunjukkan perbaikan kontur yang lebih terstruktur setelah beberapa bulan. 

Berbagai Manfaat Ultherapy untuk Area Wajah dan Leher

Banyak yang bertanya terkait treatment ultherapy untuk apa? Jawabannya, ultherapy bertujuan untuk mengatasi tanda-tanda penuaan tanpa prosedur bedah. 

Efek pengencangannya muncul secara bertahap karena berasal dari proses regenerasi alami kulit. 

Adapun beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari treatment ini yaitu:

1. Mengencangkan Kulit yang Kendur

Proses ultherapy memicu respons perbaikan alami tubuh sehingga struktur kulit menjadi lebih kuat dari dalam. 

Seiring terbentuknya kolagen baru, kulit di area wajah, bawah dagu, dan leher dapat tampak lebih kencang dan terangkat.

2. Merangsang Produksi Kolagen dan Elastin Alami

Manfaat ultherapy berikutnya yaitu dapat merangsang pembentukan kolagen dan elastin tanpa menambahkan zat apa pun ke dalam tubuh. 

Karena itulah, hasil pengencangan dari ultherapy cenderung terlihat lebih natural dan berkembang secara bertahap.

3. Mengurangi Garis Halus dan Kerutan

Ketika produksi kolagen meningkat, struktur pendukung kulit juga akan lebih kuat sehingga permukaan kulit tampak lebih halus, terutama jika dilakukan pada area leher dan dada atas. 

4. Memberikan Efek Lifting yang Natural

Efek lifting dari ultherapy terjadi secara bertahap mengikuti proses pembentukan kolagen baru. Hasilnya baru mulai terlihat setelah 2-3 bulan hingga sekitar 6 bulan. Karena perubahan terjadi secara alami, hasil akhirnya cenderung terlihat lebih halus.

5. Hasil Cenderung Lebih Tahan Lama

Kolagen baru yang terbentuk setelah treatment dapat membantu mempertahankan kekencangan kulit dalam jangka waktu yang lebih lama, hingga satu tahun atau lebih. 

6. Tidak Memerlukan Operasi

Ultherapy tidak memerlukan sayatan atau jahitan, sehingga setelah treatment selesai, sebagian besar pasien dapat langsung kembali beraktivitas seperti biasa tanpa masa pemulihan yang panjang.

7. Mempertegas Kontur Wajah

Ketika kolagen dan elastin baru terbentuk, kulit di area tersebut dapat terlihat lebih firm sehingga kontur wajah dan garis rahang tampak lebih tegas. Perubahan ini akan terlihat secara bertahap dalam beberapa bulan setelah treatment.

Perbedaan Ultherapy vs. HIFU vs. Tanam Benang

Ultherapy, tanam benang dan HIFU treatment sama-sama bisa mengatasi kulit kendur, tetapi ketiganya memiliki prosedur yang berbeda. 

Maka sebelum menentukan perawatan yang paling sesuai kondisi kulit, mari pahami perbedaan ketiganya:

1. Cara Kerja Treatment

Perbedaan Ultherapy dan HIFU
Perbedaan Ultherapy dan HIFU | Sumber: Dermedica

Mari pahami lebih dalam terkait cara kerja dari masing-masing prosedur pengencangan kulit berikut:

  • Ultherapy, menggunakan teknologi Microfocused Ultrasound with Visualization (MFU-V) untuk menghantarkan energi ultrasound ke lapisan kulit bagian dalam. Energi ini merangsang pembentukan kolagen baru secara bertahap tanpa sayatan.
  • HIFU: Sama-sama memanfaatkan energi ultrasound untuk jaringan di bawah kulit dan merangsang produksi kolagen. Namun, treatment ini umumnya tidak menggunakan real-time imaging sehingga presisi penargetan bergantung pada kualitas alat.
  • Tanam Benang: Dokter akan memasukkan benang yang dapat diserap tubuh ke bawah kulit untuk mengangkat jaringan yang kendur. Hasilnya dapat memberikan efek lifting instan.

Baca Juga: 7+ Pantangan Setelah Treatment HIFU agar Hasil Maksimal

2. Hasil dan Waktu Munculnya Efek

Hasil dari ketiga prosedur ini berbeda, ada yang muncul bertahap dan ada yang muncul secara instan. Adapun perbedaannya:

  • Ultherapy: Hasil muncul secara bertahap karena mengandalkan proses regenerasi kolagen alami. Biasanya mulai terlihat setelah beberapa minggu atau 2-3 bulan.
  • HIFU: Hasil pengencangan juga bertahap seiring pembentukan kolagen baru dalam hitungan minggu hingga bulan. Sebagian pasien memerlukan beberapa sesi untuk mencapai hasil yang maksimal.
  • Tanam Benang: Umumnya memberikan efek lifting yang lebih cepat dan langsung terlihat setelah prosedur dilakukan.

3. Tingkat Lifting yang Dihasilkan

Masing-masing juga memiliki tingkat lifting yang berbeda. Adapun perbedaan tingkat lifting yang dihasilkan yaitu:

  • Ultherapy: Disarankan untuk kulit kendur ringan hingga sedang yang membutuhkan efek lifting alami. 
  • HIFU: Lebih sesuai untuk mengatasi kekenduran ringan hingga sedang dan membantu memperbaiki elastisitas kulit. 
  • Tanam Benang: Biasanya dipilih jika tujuannya mendapatkan efek lifting yang lebih nyata, terutama pada area pipi, garis rahang, dan alis yang sudah mulai turun.

4. Downtime dan Masa Pemulihan

Mengingat adanya perbedaan dari masing-masing prosedur, ketiganya juga memiliki masa pemulihan yang berbeda, yaitu:

  • Ultherapy: Prosedurnya bersifat non-surgical dan non-invasive sehingga pasien dapat kembali beraktivitas setelah treatment. Efek samping yang muncul umumnya seperti kemerahan atau rasa hangat sementara pada kulit.
  • HIFU: Sebagian besar pasien dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah prosedur selesai. Biasanya pasien merasakan sensitivitas ringan pada area treatment.
  • Tanam Benang: Membutuhkan masa pemulihan yang lebih lama bisa 2–4 minggu dibandingkan dua treatment sebelumnya. Setelah prosedur, pasien bisa mengalami pembengkakan, nyeri tekan, atau perlu membatasi aktivitas tertentu.

5. Presisi dan Teknologi

Teknologi yang digunakan pada setiap prosedur juga berbeda sehingga memengaruhi tingkat presisi saat treatment dilakukan. Perbedaannya mencakup:

  • Ultherapy: Satu-satunya teknologi ultrasound non-invasif yang telah mendapatkan FDA clearance dan dilengkapi teknologi real-time imaging
  • HIFU: Tetap efektif untuk mengencangkan kulit, tetapi tidak memiliki sistem real-time imaging
  • Tanam Benang: Tidak menggunakan teknologi ultrasound karena prosedurnya mengandalkan pemasangan benang di bawah kulit untuk mengangkat jaringan.

6. Biaya Treatment

Dari segi biaya, ultherapy adalah prosedur yang paling mahal. Berapa harga ultherapy? Untu satu sesi bisa seharga Rp7.000.000 hingga Rp25.000.000+, tergantung klinik.

Maka untuk menemukan prosedur yang sesuai kantong, mari simak perbedaan biaya ketiganya:

  • Ultherapy: Biayanya paling tinggi karena menggunakan teknologi real-time imaging guna mendapatkan penargetan yang lebih presisi. 
  • HIFU: Biayanya lebih terjangkau dibandingkan ultherapy dan dipilih sebagai alternatif pengencangan non-bedah yang lebih ekonomis.
  • Tanam Benang: Biayanya lebih tinggi dibandingkan HIFU karena melibatkan prosedur medis dan penggunaan benang khusus yang ditanam di bawah kulit.

Agar lebih mudah memahami perbedaan ketiganya, mari lihat perbandingannya melalui tabel berikut:

AspekUltherapyHIFU

Tanam Benang

Cara kerjaUltrasoundUltrasoundBenang mengangkat jaringan secara mekanis
Real-time imagingAdaBiasanya tidak adaTidak ada
Kemunculan HasilBertahap (2-6 bulan)BertahapInstan
Durasi HasilBertahan 1 tahun atau lebihSekitar 6-12 bulanTergantung jenis benang
Tingkat LiftingRingan-sedangRingan-sedangSedang-kuat
PemulihanCepatCepatLebih lama
Kisaran biayaPaling tinggiPaling terjangkauLebih mahal dari HIFU

Siapa Saja yang Menjadi Kandidat Tepat untuk Ultherapy?

Prosedur ini direkomendasikan bagi orang berusia 30 tahun ke atas yang mulai melihat tanda-tanda penuaan, seperti kulit yang tampak sedikit kendur. Namun, hasil treatment tetap dipengaruhi oleh kondisi kulit masing-masing individu. 

Untuk mengetahui apakah kamu membutuhkan ultherapy atau treatment lain, mari lihat beberapa kondisi yang biasanya dianggap pas menjalani prosedur ini:

1. Memiliki Kulit Kendur Ringan hingga Sedang

Ultherapy pas untuk orang yang mulai melihat tanda-tanda penuaan, seperti garis rahang yang kurang tegas, kulit leher yang mulai kendur, atau alis yang sedikit turun. 

Pada kondisi ini, stimulasi kolagen dan elastin masih dapat membantu mengencangkan hingga  mengangkat kulit secara bertahap.

Jika kulit sudah mengalami kekenduran yang berat, hasil ultherapy mungkin tidak akan seoptimal prosedur bedah seperti facelift.

2. Ingin Mengencangkan Kulit tanpa Operasi

Kandidat yang menginginkan efek lifting tetapi belum siap menjalani prosedur bedah dapat mempertimbangkan ultherapy. Karena tidak memerlukan sayatan, pasien dapat kembali beraktivitas setelah treatment.

3. Ingin Mencegah Tanda Penuaan

Sebagian orang memilih ultherapy ketika kulit masih memiliki tingkat elastisitas yang cukup baik guna mempertahankan kekencangan kulit lebih lama. Treatment ini dapat membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan, terutama pada area wajah dan leher.

Efek Samping Ultherapy dan Prosedur Pemulihannya

Ultherapy tergolong prosedur yang aman karena sudah diakui oleh FDA. Energi ultrasound hanya bekerja pada lapisan jaringan di bawah kulit, bukan pada pigmen atau melanin. 

Dengan begitu, risiko hiperpigmentasi atau hipopigmentasi cenderung lebih rendah dibandingkan prosedur laser. 

Namun sebelum memutuskan menjalani prosedur ini, mari pahami efek samping dan prosedur pemulihannya:

Efek Samping Ultheraphy

Efek samping ringan mungkin muncul sebagai respons alami tubuh terhadap energi ultrasound yang merangsang pembentukan kolagen. 

Adapun efek samping yang paling sering muncul meliputi:

  • Kulit kemerahan
  • Rasa nyeri atau pegal ringan
  • Pembengkakan
  • Memar ringan
  • Sensasi kesemutan atau baal sementara pada area treatment

Keluhan tersebut umumnya akan membaik dalam beberapa hari tanpa memerlukan perawatan khusus.

Selain itu, pasien yang memiliki kecenderungan terbentuknya jaringan parut abnormal, seperti keloid, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menjalani prosedur.

Prosedur Pemulihan Ultheraphy

Setelah prosedur, sebagian besar pasien dapat langsung kembali bekerja dan beraktivitas seperti biasa.

Untuk membantu proses pemulihan dan menjaga kenyamanan setelah treatment, dokter biasanya menyarankan beberapa hal berikut:

  • Gunakan Sunscreen secara Rutin: Kulit dapat menjadi lebih sensitif setelah treatment sehingga penggunaan sunscreen membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
  • Hindari Paparan Sinar Matahari Berlebihan: Sebisa mungkin hindari aktivitas di bawah sinar matahari langsung selama beberapa hari pertama setelah prosedur.
  • Jangan Menggosok atau Menekan Area Treatment: Biarkan kulit beradaptasi dan pulih secara alami tanpa tekanan berlebih pada area yang dirawat.
  • Hindari Olahraga Berat selama 3–5 hari: Aktivitas fisik yang terlalu intens dapat meningkatkan aliran darah dan membuat area treatment terasa lebih sensitif. 
  • Gunakan Kompres Dingin bila Perlu: Jika muncul kemerahan atau rasa tidak nyaman ringan, kompres dingin dapat membantu meredakannya.
  • Ikuti Anjuran Dokter: Jika dokter memberikan produk perawatan atau instruksi khusus setelah treatment, gunakan sesuai anjuran untuk mendukung pemulihan.

Kapan Hasilnya Terlihat dan Berapa Lama Bertahannya?

Mengingat ultherapy bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen alami, hasil treatment akan muncul secara bertahap. 

Pasalnya, tubuh membutuhkan waktu untuk memperbaiki jaringan dan membentuk kolagen baru. 

Sebagian pasien dapat melihat efek pengencangan ringan segera setelah treatment. Namun, hasil yang lebih jelas baru mulai terlihat dalam 2-3 bulan, seiring proses regenerasi sel kulit yang terus berlangsung.

Lalu, berapa lama hasil ultherapy bertahan? Secara umum, efek pengencangan kulit dari ultherapy dapat bertahan hingga 1-2 tahun atau lebih, tergantung kondisi kulit dan gaya hidup. 

Bahkan, kulit dapat tetap terlihat lebih kencang hingga lima tahun. Namun proses penuaan alami akan terus berlangsung sehingga disarankan melakukan sesi maintenance setelah satu tahun atau lebih.

Apakah Ultherapy Worth It untuk Kamu?

Jika kamu berusia 30 tahun ke atas dan mulai melihat tanda-tanda penuaan seperti kulit leher yang mulai kendur atau alis yang tampak turun, ultherapy bisa menjadi dipertimbangkan. 

Namun, perlu diingat bahwa harga ultherapy umumnya lebih tinggi daripada prosedur pengencangan seperti HIFU. 

Jika kamu ingin prosedur yang ramah kantong tetapi efektif mengencangkan kulit, kamu bisa coba HIFU treatment di Sozo Skin Clinic.

Di Sozo Skin Clinic, HIFU menggunakan teknologi Liftera HIFU yang menargetkan lapisan SMAS untuk menghasilkan efek lifting tanpa operasi. 

Hifu Treatment di Sozo Skin Clinic
Hifu Treatment di Sozo Skin Clinic

Treatment ini berlangsung sekitar 60 menit tanpa menyebabkan rasa sakit yang berarti. Setelah prosedur, kamu bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Hasilnya bisa langsung terlihat dalam 1 bulan dan dapat bertahan hingga 1 tahun bulan jika diimbangi dengan gaya hidup sesuai anjuran dokter.

Untuk hasil yang lebih optimal, HIFU dapat dikombinasikan dengan treatment lain, seperti:

  • Collagen booster
  • Radiofrequency
  • Face thread lift

Jika masih bingung menentukan treatment yang tepat, sebaiknya konsultasi terlebih dulu di Sozo Skin Clinic, salah satu klinik kecantikan terbaik yang menyediakan berbagai pilihan perawatan anti-aging secara personal sesuai kebutuhan pasien. 

Langsung saja chat WhatsApp untuk jadwalkan sesi konsultasi bersama dokter terbaik di Sozo Skin Clinic!

Referensi: