Skin 11 mnt baca

15 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40, dari Alami hingga Treatment Klinik

15 Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40, dari Alami hingga Treatment Klinik

Kulit wajah mulai kendur pada usia 40-an karena penurunan kolagen secara alami. Skincare dan gaya hidup sehat dapat membantu mempertahankan kualitas kulit, tetapi tidak mampu mengangkat jaringan yang sudah turun. Hasil terbaik diperoleh dengan memilih perawatan profesional.

Ringkasan Cara Mengencangkan Kulit Wajah

KategoriTargetHasil
Kebiasaan harianMemperlambat kerusakan kolagenPencegahan dan perubahan tampilan ringan
SkincareEpidermis dan sebagian proses dermalTekstur, hidrasi, serta garis halus membaik
HIFU dan RFKolagen pada lapisan lebih dalamPengencangan ringan hingga sedang
Laser dan RF microneedlingTekstur serta pembentukan kolagenKulit lebih padat dan permukaan lebih halus
InjeksiHidrasi, kualitas kulit, atau volumeDisesuaikan dengan penyebab wajah terlihat turun
Thread liftJaringan yang mulai turunEfek pengangkatan mekanis sementara
OperasiKulit berlebih dan kekenduran beratHasil pengangkatan paling nyata

Memasuki usia 40-an, kulit wajah akan mulai kendur yang ditunjukkan dengan garis rahang terlihat kurang tegas, pipi mulai turun, dan lipatan di sekitar mulut tampak lebih dalam. 

Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh kulit yang kehilangan kolagen maupun melemahnya jaringan penahan.

Mengingat penyebabnya melibatkan beberapa lapisan, tidak ada satu krim atau perubahan kebiasaan yang dapat mengangkat seluruh struktur wajah. 

Perawatan rumahan lebih efektif untuk memperlambat kerusakan, sedangkan tindakan medis dapat menjangkau lapisan yang lebih dalam sehingga hasilnya lebih efektif.

Untuk membantu menemukan yang tepat, mari simak kumpulan cara mengencangkan kulit wajah usia 40!

Mengapa Kulit Wajah Mulai Kendur pada Usia 40-an?

Kulit wajah mulai kendur pada usia 40-an karena penuaan terjadi pada berbagai permukaan kulit yang melibatkan lemak, ligamen, otot, fasia, dan tulang. 

Perubahan pada struktur-struktur tersebut dapat mengurangi penopang wajah dan membuat kontur terlihat lebih turun.

Seiring bertambahnya usia, jumlah kolagen juga terus menurun dan serat kolagen yang tersisa pun semakin tidak teratur. 

Penurunan juga dipercepat akibat paparan sinar ultraviolet yang bisa merusak sel dan mengaktifkan enzim pemecah kolagen. 

Bagi perempuan, perubahan hormon menjelang dan setelah menopause juga dapat membuat penurunan kolagen berlangsung lebih cepat. 

AAD menyebut kulit perempuan dapat kehilangan sekitar 30% kolagennya dalam lima tahun pertama menopause, kemudian penurunannya berlangsung lebih lambat pada tahun-tahun berikutnya.

Perpaduan faktor di atas turut berkontribusi menyebabkan kulit wajah lebih kendur pada usia 40-an karena bagian dari proses alami tubuh.

Baca Juga: Skin Laxity: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasi Kulit Kendur

Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40

Artikel ini akan membahas kumpulan cara mengencangkan kulit wajah usia 40 secara alami dengan perubahan kebiasaan hingga treatment di klinik.

Masing-masing memiliki efektivitas yang berbeda. Untuk itu, mari simak satu per satu penjelasan caranya sebagai berikut:

Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40 Secara Alami

Ilustrasi Menggunakan Sunscreen di Wajah
Ilustrasi Menggunakan Sunscreen di Wajah

Cara alami tidak dapat menarik kembali kulit yang sudah turun secara signifikan. Kebiasaan berikut lebih berperan dalam mempertahankan kolagen dan mencegah kekenduran lebih cepat. 

Efeknya pun cenderung ringan, sehingga lebih disarankan sebagai perawatan sehari-hari, bukan mengangkat kulit wajah. Cara yang bisa dilakukan yaitu:

1. Melindungi Kulit dari Sinar Ultraviolet

Radiasi ultraviolet meningkatkan stres oksidatif dan mengaktifkan enzim yang memecah kolagen. 

Maka untuk melindungi kulit, kamu perlu menggunakan sunscreen agar jumlah radiasi yang mencapai kulit bisa diminimalkan. Pastikan pemakaiannya teratur guna mencegah kekenduran baru.

Langkah-langkah Menggunakan Sunscreen:

  1. Gunakan SPF minimal 30 dengan proteksi UVA.
  2. Ratakan tabir surya pada wajah, telinga, dan leher.
  3. Aplikasikan ulang setiap dua jam ketika berada di luar.
  4. Tambahkan proteksi fisik seperti topi dan payung.

2. Menghentikan Kebiasaan Merokok

Asap rokok mempercepat kerja enzim yang memecah kolagen. Nikotin juga menyempitkan pembuluh darah sehingga pasokan oksigen dan nutrisi menuju jaringan menjadi berkurang.

Karena itu, menghentikan kebiasaan merokok dapat mengurangi paparan faktor yang mempercepat munculnya penurunan elastisitas. 

3. Menjaga Berat Badan dan Massa Otot Tetap Stabil

Perubahan berat badan yang terlalu besar dapat meregangkan kulit sekaligus mengubah volume lemak pada wajah. 

Jika kondisi ini terjadi berulang, jaringan kulit harus terus menyesuaikan diri dengan proses peregangan dan penyusutan. Maka untuk mengurangi perubahan tersebut, berat badan sebaiknya dijaga tetap stabil.

4. Memenuhi Protein dan Antioksidan dari Makanan

Fibroblas membutuhkan asam amino, vitamin C, zinc, dan zat gizi lainnya untuk mendukung pembentukan kolagen. 

Pola makan yang seimbang di sini dapat mendukung proses biologis yang diperlukan untuk mempertahankan kualitasnya. 

5. Mencukupi Jam Tidur

Kurang tidur juga dapat mengganggu proses pemulihan jaringan dan meningkatkan sinyal stres di dalam tubuh. 

Pastikan kamu mendapatkan tidur yang cukup dan pengelolaan stres penting untuk menjaga proses perbaikan kulit tetap berjalan secara normal. 

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Pipi Kendur dengan Cara Alami dan Treatment Klinik 

Kandungan Skincare Anti-Aging Wajib di Usia 40-an

Ilustrasi Penggunaan Pelembab
Ilustrasi Penggunaan Pelembab

Produk topikal bekerja pada epidermis dan sebagian proses biologis di dermis. Namun krim tidak mampu mengangkat jaringan yang telah turun.

Hasilnya cenderung bertujuan untuk memperbaiki tekstur dan kualitas kulit. Adapun kandungan skincare yang bisa dipilih untuk membantu mengencangkan kulit wajah usia 40:

6. Retinoid untuk Merangsang Pembentukan Kolagen

Retinoid mengatur pergantian sel dan meningkatkan pembentukan beberapa jenis kolagen pada kulit. 

Namun retinoid tidak boleh digunakan selama kehamilan dan perlu dikonsultasikan pada masa menyusui. 

Langkah-langkah memulai retinoid:

  1. Mulai perlahan dengan gunakan dua malam setiap minggu terlebih dahulu.
  2. Gunakan sebesar kacang polong untuk seluruh wajah.
  3. Tambahkan pelembap untuk kurangi kekeringan selama masa adaptasi kulit.
  4. Tingkatkan frekuensi setelah kulit mampu menoleransinya.

7. Vitamin C untuk Melindungi dan Mendukung Kolagen

Vitamin C juga bisa menetralkan sebagian radikal bebas yang terbentuk akibat paparan lingkungan. 

Bahan ini juga diperlukan sebagai kofaktor dalam proses pembentukan kolagen oleh fibroblas. Efektivitasnya bergantung pada kualitas dan konsentrasi vitamin C yang digunakan.

Untuk hasil yang lebih nyata, kamu bisa coba infus vitamin C yang dilakukan di bawah pengamatan dokter.

8. Pelembap dengan Hyaluronic Acid

Bahan ini dapat mengikat air sehingga permukaan kulit terlihat lebih penuh dan garis dehidrasi tampak samar. 

Efeknya dapat memperbaiki kekenyalan visual, tetapi tidak membentuk kolagen sebanyak retinoid atau mengangkat jaringan dalam.

9. Peptide dan Niacinamide sebagai Pendukung

Peptide dam niacinamide dapat mendukung fungsi pelindung, metabolisme sel, serta dapat memperbaiki garis halus, kemerahan, dan pigmentasi. 

Kedua bahan tersebut dapat diposisikan sebagai pendamping retinoid, vitamin C, dan sunscreen daripada pengganti prosedur pengencangan.

Pilihan Treatment Profesional untuk Hasil Lebih Cepat

Ilustrasi Mendapatkan Treatment di Klinik
Ilustrasi Mendapatkan Treatment di Klinik

Cara mengencangkan kulit wajah usia 40 juga bisa dengan treatment di klinik. Prosedur ini menargetkan dermis yang tidak terjangkau produk topikal. 

Hasilnya bisa lebih nyata, tetapi tergantung pada jumlah sesi dan kualitas klinik yang dipilih. Adapun beberapa treatment di klinik yang bisa membantu yaitu:

10. HIFU untuk Menargetkan Jaringan Penyangga Dalam

HIFU atau high-intensity focused ultrasound menghantarkan energi ultrasonik terfokus ke titik tertentu di bawah permukaan kulit. 

Prosedur ini lebih sesuai untuk kekenduran ringan hingga sedang pada pipi, rahang, bawah dagu, atau leher.

Hasil HIFU muncul bertahap dalam 2 hingga 6 bulan, karena tubuh memerlukan waktu untuk membentuk dan menata kolagen baru.

Baca Juga: 10 Manfaat HIFU Wajah Untuk Wajah Lebih Kencang!

11. Radiofrequency untuk Memanaskan Lapisan Dermis

Radiofrequency atau RF menghasilkan panas melalui hambatan listrik di dalam jaringan kulit. Pemanasan tersebut menyebabkan serat kolagen berkontraksi sementara dan memicu proses pembentukan kolagen baru. 

Hasilnya berkembang bertahap dan lebih sesuai untuk kulit yang mulai kehilangan kepadatan. RF noninvasif tidak memerlukan jarum sehingga masa pemulihannya relatif singkat. 

12. RF Microneedling untuk Kekencangan dan Tekstur

Microneedling memasukkan jarum halus ke kedalaman tertentu lalu menghantarkan panas langsung ke dermis. 

Luka mikro dan energi panas mengaktifkan respons penyembuhan yang membentuk kolagen. Metode ini dapat menangani kekenduran ringan sekaligus tekstur kasa.

Namun, RF microneedling bersifat lebih invasif dan dapat menimbulkan kemerahan atau titik bekas jarum.

13. Laser Resurfacing untuk Merombak Permukaan dan Dermis

Laser resurfacing seperti Laser CO2 Treatment dapat menciptakan cedera termal terkontrol yang memicu pergantian epidermis dan pembentukan kolagen di dermis. 

Prosedur ini dapat memberikan perubahan tekstur dan kekencangan yang lebih nyata, tetapi membutuhkan masa pemulihan lebih panjang. 

AAD sendiri menyebut bahwa laser resurfacing termasuk prosedur nonbedah paling efektif untuk pengencangan.

14. Injeksi untuk Memperbaiki Kualitas atau Volume Wajah

Skin booster treatment bekerja untuk memperbaiki hidrasi dan kualitas kulit, sedangkan filler treatment ditujukan untuk mengembalikan volume yang hilang. 

Filler dapat membuat wajah terlihat lebih terangkat ketika penyebabnya adalah pipi atau pelipis yang mengempis, tetapi tidak mengencangkan kulit secara langsung. Penempatan bahan injeksi harus mempertimbangkan anatomi wajah.

15. Thread Lift untuk Mengangkat Jaringan Secara Mekanis

Thread lift menggunakan benang medis yang dimasukkan ke bawah kulit untuk menahan jaringan yang mulai turun. 

Benang memberikan efek tarikan mekanis dan dapat memicu pembentukan jaringan penunjang selama proses penyembuhan. 

Hasilnya bersifat sementara dan lebih sesuai untuk kekenduran ringan, bukan kasus yang berat.

banner promo skin

Apakah Pijat Wajah dan Face Yoga Bisa Mengencangkan Kulit?

Bisa, tetapi hanya memberikan efek sementara dan tidak mengencangkan kulit secara permanen. 

Pijat wajah dapat meningkatkan aliran darah untuk sementara dan membantu mengurangi tampilan bengkak, sehingga wajah mungkin terlihat sedikit lebih terdefinisi setelah dilakukan.

Namun, penelitian mengenai pijat wajah dan face yoga masih terbatas. Karena itu, pijat wajah dan face yoga tidak dapat disamakan dengan treatment profesional seperti HIFU. 

Perubahan yang terlihat segera setelah pijat biasanya lebih berkaitan dengan berkurangnya bengkak dan perubahan sirkulasi, bukan jaringan kulit yang benar-benar terangkat permanen.

Kapan Harus Memilih Perawatan Rumah vs. Treatment Dokter?

Perawatan rumah lebih sesuai untuk perubahan ringan, sedangkan treatment dokter diperlukan ketika masalah berasal dari struktur kulit yang lebih dalam. 

Perawatan harian dapat membantu mempertahankan kondisi kulit dan mengurangi kerusakan baru. 

Namun, kekenduran akibat penurunan kolagen hanya bisa ditangani dengan tindakan yang bekerja pada lapisan lebih dalam. 

Untuk membantumu menemukan perawatan yang tepat, simak tabel perbandingan berikut:

KondisiPilihan yang Lebih Sesuai
Kulit kering dan garis dehidrasiPelembap dengan kandungan HA atau ceramide
Garis halus dan kerusakan matahari ringanRetinoid dan vitamin C
Kulit mulai kurang padatHIFU, RF, laser nonablatif, atau biostimulator
Tekstur kasar dan bekas jerawatRF microneedling atau laser resurfacing
Pipi atau pelipis kehilangan volumeFiller atau biostimulator sesuai pemeriksaan
Jaringan mulai turunHIFU, RF, atau thread lift
Kulit berlebih dan kekenduran beratKonsultasi operasi pengangkatan wajah

Pada kekenduran ringan, prosedur nonbedah masih dapat dipertimbangkan karena targetnya adalah meningkatkan kualitas jaringan. 

Namun, ketika kulit berlebih sudah cukup banyak, prosedur yang dibutuhkan adalah tindakan operasi dengan efek pengangkatan yang lebih nyata.

Kapan Harus ke Dokter?

Cara mengencangkan kulit wajah pada usia 40-an sebaiknya disesuaikan dengan penyebabnya. 

Perawatan kulit seperti skincare dan gaya hidup sehat dapat membantu mempertahankan kualitas kulit. Perawatan tersebut berguna untuk memperlambat kerusakan kulit.

Namun jika kekenduran tampak ringan hingga sedang, dokter dapat mempertimbangkan HIFU Treatment untuk menghantarkan energi ultrasonik ke lapisan penyangga kulit. 

Pilihan lainnya adalah Radiofrequency Treatment yang menggunakan energi panas untuk merangsang pembentukan kolagen pada lapisan kulit.

Namun, tidak semua kekenduran membutuhkan prosedur yang sama. Kehilangan volume dapat memerlukan filler, sedangkan masalah tekstur dapat lebih sesuai ditangani dengan laser.

Untuk melihat berbagai pilihan tindakan yang tersedia, kamu dapat jelajahi layanan Sozo Skin Clinic lebih lanjut sesuai kebutuhan kulit. 

Setelah itu, buat janji konsultasi dengan dokter Sozo Skin Clinic agar penyebab kekenduran dapat diperiksa dan cari lokasi klinik terdekat dari rumahmu agar tidak membuang-buang waktu perjalanan.

chat untuk konsultasi

FAQ Seputar Cara Mengencangkan Kulit Wajah Usia 40

Pencarian mengenai kulit kendur banyak bermunculan di internet. Artikel berikut sudah mengumpulkan dan merangkum jawabannya satu per satu:

1. Apakah Kulit Wajah Usia 40 Bisa Kencang Kembali?

Ya, tampilan kulit dapat menjadi lebih padat dan kencang, terutama jika kekendurannya masih ringan. Namun, jaringan yang telah turun atau kulit berlebih tidak dapat kembali sepenuhnya hanya dengan skincare.

2. Apakah Wajah Bisa Dikencangkan dalam Satu Minggu?

Tidak secara permanen, karena pembentukan kolagen membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan. Perubahan cepat biasanya berasal dari hidrasi, berkurangnya bengkak, atau kontraksi kolagen sementara.

3. Skincare Apa yang Paling Efektif untuk Mengencangkan Wajah?

Retinoid memiliki bukti topikal paling kuat untuk meningkatkan kolagen dan memperbaiki garis halus. Vitamin C, pelembap, serta tabir surya melengkapi hasil dengan melindungi jaringan dan mempertahankan hidrasi.

4. Apakah Retinol Boleh Digunakan pada Usia 40?

Ya, retinol dapat digunakan selama kondisi kulit mampu menoleransinya. Pemakaian perlu dimulai bertahap karena kekeringan dan iritasi dapat muncul pada masa awal.

5. Lebih Bagus HIFU atau RF untuk Usia 40?

Tergantung lapisan dan tingkat kekendurannya. HIFU mengirim energi terfokus ke lapisan lebih dalam, sedangkan RF memanaskan dermis secara lebih menyebar untuk memperbaiki kepadatan kulit.

6. Apakah Filler Bisa Mengencangkan Wajah Kendur?

Bisa memperbaiki tampilan wajah yang turun jika penyebabnya adalah kehilangan volume. Filler tidak menghilangkan kulit berlebih dan penggunaan terlalu banyak dapat membuat wajah terlihat berat.

7. Apakah Minum Air Membuat Kulit Kembali Kencang?

Tidak secara langsung, tetapi kekurangan cairan dapat membuat kulit terlihat lebih kering dan garis halus lebih jelas. Minum cukup mempertahankan fungsi tubuh, sedangkan elastisitas kulit lebih banyak dipengaruhi kolagen, elastin, hormon, dan paparan matahari.

8. Berapa Lama Hasil Treatment Pengencangan Mulai Terlihat?

Hasil awal dapat muncul segera pada prosedur tertentu, tetapi perubahan kolagen biasanya berkembang selama dua hingga enam bulan. Waktu tersebut berbeda menurut HIFU, RF, laser, jenis injeksi, jumlah sesi, dan respons kulit.

 

Referensi

Learn How to Tighten Loose Skin with These Tips | Healthline

Skin Anti-aging Strategies | PMC

Facial Sagging at 40 – Understanding, Preventing and Firming | NOOANCE PARIS

Many Ways to Firm Sagging Skin | AAD

Why the Face Can Look Less Firm After 40 | PureLift LAB

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×